TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT TAHUN BARU 1 JANUARI 2018. ................REMAJATENIS JAKARTA-68 TGL 19-21 JANUARI 2018...........REMAJATENIS TGL 9-11 FEBR DI BANTUL D,I,Y........ ....... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Rildo Ananda Anwar Terpilih Jadi Ketua Umum PP Pelti periode 2017-2022

REMAJA-TENIS.COM,BANJARMASIN. “Alhamdulillah, saya bisa terpilih. Marilah kita majukan tenis bersama apalagi tantangan tenis Indonesia ke depan lebih berat saat menjadi tuan rumah Asian Games 2018. Tidak ada blok-blokan. Kita semua termasuk pecinta tenis,” ungkap Rildo Ananda Anwar usai pemilihan diacara Musyawarah Nasional (Munas) Pengurus Pusat Persatuan Tenis seluruh Indonesia (PP Pelti) di Hotel Rattan In Banjarmasin, Kalimantan Selatan , Minggu (26/11/2017).
Mantan petenis yang juga Irjen PUPR, Rildo Ananda Anwar terpilih sebagai Ketua Umum (Ketum) PP Pelti periode 2017-2022 dengan mengalahkan saingannya Gede Widiade dalam pemungutan suara tertutup.
Rildo didukung 19 suara dan Gede 15 suara.
Ketika ada usulan salah satu peserta Munas agar Gede Widiade dilibatkan dalam kepengurusan PP Pelti, Rildo menjawab, “Pak Gede itu adik saya. Tadi, saya juga sudah berbisik dengannya. Dan, saya akan menempatkan beliau pada posisi sesuai bidangnya.”

Berbicara mengenai program, Rildo mengatakan akan berusaha menciptakan Christo-Christo (Christopher Rungkat, red) baru. Kemudian, memetakan atlit muda potensial dan mendorong Pengda-pengda Pelti untuk aktif dalam menjalanlan program pembinaan dan membuat kompetisi.
“Saya juga akan melibatkan mantan petenis dalam pembinaan. Dan, saya akan mengumpulkan para sponsor untuk bersedia memberikan dukungan di setiap pertandingan atau even tenis,” ujarnya.
Ia menuturkan, untuk persoalan sponsorship, Rildo, yang juga menjabat sebagai Irjen di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR), akan meminta dukungan lewat CSR dari beberapa perusahaan BUMN.
“Kita bisa pakai CSR untuk mendanai pertandingan tenis. Misalnya, Waskita Tenis Turnamen atau lain sebagainya. Pembiayaan dari CSR tidak melanggar aturan asalkan programnya jelas,” ujarnya.
Pembiayaan melalui CSR, kata Rildo, secara garis besar bukan untuk PP Pelti melainkan untuk pertandingan atau even itu sendiri.
“Bantuan CSR itu tidak akan menabrak aturan. Ini kan untuk prestasi olahraga dan itu tidak ke saya melainkan langsung pada mereka-mereka yang menyelenggarakan. Karena penyelenggara ini lah yang tahu berapa biaya untuk wasit, lapangan dan lain sebagainya. Makanya tidak ada pembiayaan yang mengalir ke saya,” paparnya.

Comments are closed.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media