TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... .....SELAMAT MENJALANI IBADAH PUASA..........REMAJATENIS BANDUNG 22-24 JUNI 2018........REMAJATENIS JAKARTA-71 TGL 29 JUNI-1 JULI 2018.............. MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Rakernas Pelti 2015 Dipertanyakan oleh Pengda


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Menjelang akhir tahun 2015, kewajiban Pengurus Pusat Persatuan Tenis seluruh Indonesia periode 2012-2017 yang dicantumkan dalam AD ART Pelti 2012 – 2017 adalah selenggarakan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) belum ada tanda tandanya. Muncullah pertanyaan datang dari Pengda Pelti DKI Jakarta seperti yang diungkapkan oleh Wakil Ketua Pengda Pelti DKI Jakarta, Drs. Johannes Susanto.

“ Sampai saat ini belum ada tanda tanda akan diselenggaraannya Rakernas Pelti 2015. Ada apa sebenarnya?” ujar Johannes Susanto pertilpon. Demikian pula Sekretaris Pengda Sumatra Utara Dr. Hadi Sujono mempertanyakan hal yang sama tentang Rakernas Pelti 2015.

Oleh Sekretaris Pengda Pelti Sulawesi Selatan Julius Yunus Tedja, menyatakan Rakernas itu sangat penting. “ Banyak agenda penting perlu dibicarakan.” ujar Julius Yunus Tedja. “Pengda harus sepakat mendesak untuk pelaksanaan Rakernas.” kata Julius. Hal yang sama disampaikan oleh Sekretaris Pengda Pelti Sulawesi Utara, Dr. Marnex Berhimpong.” Yang namanya amanat itu harus dilaksanakan.” ujarnya yang mengacu kepada amanat Musyawarah Nasional Pelti 2012 yang mewajibkan dilaksanakan Rakernas setiap tahunnya.

Sejak dilantik kepengurusan PP Pelti, Rakernas sudah dilaksanakan ditahun 2013 dan 2014 sedangkan tahun 2015 belum ada pemberitahuan resmi ke Pengda seluruh Indonesia. Amanat Munas 2012 menyebutkan keajiban PP Pelti selenggarakan setiap tahun.

Tujuan dari Rakernas adalah untuk mempertanggung jawabkan program kerja ditahun tersebut dan merencanakan program tahun berikutnya.

Ketika ditanyakan masalah ini ke Sekjen PP Pelti Umbu S dianjurkan untuk bertanya langsung ke Ketua Umum PP Pelti.

Oleh Ketua Umum PP Pelti Maman Wirjawan dikatakan tidak ada yang urgent karena prioritas ke Pra PON (Oktober 2015). Padahal Pra PON sudah lewat yang semua program ditahun 2015 perlu dievaluasi dan penataan kembali program 2016.

” Ditengah minimnya dana perlu prioritas. PraPON lebih urgent. Rakernas kita buat 2016 kecuali kalo ada yang urgent.” kata Maman Wirjawan selaku Ketua Umum PP Pelti.

Comments are closed.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media