TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... ..... . ..REMAJATENIS JAKARTA-73 TGL 14-16 SEPTEMBER 2018 DI LAP TENIS MARINIR CILANDAK..........REMAJATENIS BANDUNG TGL 21-23 SEPT DI LAP TENIS CARINGIN BANDUNG.....ASIAN PARA GAMES 2018 ,MULAI 6-13 OKTPOBER 2018......... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Petenis Yunior Indonesia Terhenti langkahnya di Cambodia


REMAJA-TENIS.COM,PHNOM PENH. Petenis Indonesia berguguran diajang ITF Junior Cambodia Grade 5 yang berlangsung di Phnom Penh Cambodia. 5 petenis yunior putri yang terdiri dari Shevita Aulana, Joleta Budiman, Putri Sanjungan Insani, Janice Chen, Samantha Nanere dan putra Odeda Muhammad Arazza. Turnamen yang berlangsung sejak 20-26 Februari 2017 merupakan ITF World Ranking Junior Circuit 2017.

Hanya Shevita Aulana dan Joleta Budiman yang bisa melewati ababk pertama sampai kalah dibabak kuarterfinal. Yang lainya perjalanan terhenti dibabak pertama. Begitu pula di ganda, Joleta Budiman berpasangan dengan petenis Korea Sumim Kim hanya mencapai semifinal saja.

Shevita Aulana dibabak pertama berhasil menyisihkan petenis Chinese Taipei Ting Yi Chu 64 60 kemduian dibabak kedua berhasil menyisihkan petenis Russia Evelina Kontarevs 64 63 dan akhirnya langkahnya dihentikan oleh petenis Thailand Punnin Kovapitukted yang masuk melalui fasilitas wild card 36 26.

Sedangkan rekannya Joleta Budiman dibabak pertama sukses mengalahkan petenis Thailand P.Jattavapornvanit 63 62 kemudian berhasil menyisihkan petenis Jepang Shioni Ito dalam 3 set 36 64 64. Akhirnya terhenti dibabak kuarterfinal ditahan oleh petenis Jepang Y Ando 26 16.

Berpasangan dengan Janice Chen, Samantha Nanere terhenti dibabak pertama oleh pasangan Jepang Shiori Ito/Saki Oyama 67(4) 46, sedangkan pasangan Putri Sanjungan Insani/Tifay Linh Nguyen (USA) dibabak pertama berhasil mengalahkan pasangan oleh pasangan gado gado Cambodia dan Jepang Sreynoh Ho/Emiri Takanishi 62 60. Tetapi selanjutnya terhenti dari pasangan Shiori Ito/Saki Oyama 26 26. Pasangan Jepang ini yang lolos kefinal setelah menumbangkan ungulan kedua Joleta Budiman/Sumim Kim 67(4) 26.

Mengomentari kekalahan petenis yunior Indonesia, pengamat tenis August Ferry Raturandang mengatakan segera dievaluasi program pembinaan petenis yunior Indonesia. ” Ini cambuk bagi pelatih tenis kita. Ada yang salah. Ini grade 5 belum bisa lolos ke final apalagi juara. Try out ke Luar Negeri sangat diperlukan untuk melatih mental petenis muda. ” ujar Ferry (Foto Joleta Budiman)

Comments are closed.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media