TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ..KEJURNAS TENIS REMAJA PELTI CILEGON TGL 19-21 AGUSTUS 2016 DI LAP TENIS KRAKATAU STR=TEEL, CILEGON..............JUARA KEJURNAS REMAJATENIS JAKARTA-54 ADALAH RAINER SCHESTAK (KU 10 PA ASAL DKI), CYCLOVA ZULEYKA HUKMASABIYYA (KU 10 PI ASAL SERANG), M.NUR AL FACHRY (KU 12 PA ASAL CIANJUR),NURHADANAH S RINWAR (KU 12 PI ASAL MAKASSAR), CLAUDIO RENARDI LUMANAUW ((KU 14 PA ASAL DKI) , NAILAH SAFINA (KU 14 PI ASAL MAKASAR), AZMI JANUARSYAH (KU 16 PA ASAL JAMBI ),, ANA KAWENGIAN (KU 16 PI ASAL MANADO). ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0813 1031 1045..................... KEJURNAS TENIS VETERAN BAVETI TH 2016 DI LAP TENIS ELITE EPICENTRUM CLUB JAKARTA......... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Christo/David Melaju ke Perempat Final Permata Bank Men’s Future 2016


REMAJA-TENIS.COM, MAKASAR.Andalan Indonesia, Christopher Rungkat (26) berhasil melaju ke perempat final Permata Bank Men’s Future 2016, baik untuk nomor tunggal maupun ganda yang berlangsung di Lapangan Tenis Karebosi, Makassar.
Peringkat 564 dunia itu mengalahkan petenis kualifikasi asal Taiwan, Wei De Lin, Rabu (24/8). Unggulan keempat di turnamen berhadiah total 10.000 dollar AS atau sekitar Rp 130 juta ini menang straight set 7-5 6-1.

“Secara keseluruhan permainan saya makin solid meski di set pertama sempat kesulitan, namun harus terus berjuang memperbaiki service pertama,” tutur Christo seusai laga berdurasi satu jam 18 menit.

Merujuk data pertandingan, petenis berjuluk Bandit ini sukses melesakkan lima aces alias service yang tak tertepis lawan. Namun, dia juga melakukan tiga kali gagal service atau double faults.

Pada perempat final, Kamis (25/8), Christo akan meladeni unggulan kelima asal India, Sasi Kumar Mukund (660). Christo menang telak atas Mukund, 6-2 6-1 pada babak kedua Thailand F7 Futures di Bangkok, dua tahun silam.

“Saya optimistis bisa menang lagi. Namun hasil dua tahun lalu tentu tidak bisa menjadi patokan karena lawan juga pasti sudah berkembang permainannya,” ucap Christo.

Berduet dengan David Agung Susanto, Christo pun melaju ke babak perempat final ganda turnamen internasional yang kembali bergulir di ibu kota Sulawesi Selatan ini setelah absen sejak 2007 ini. Pasangan unggulan kedua itu menepiskan perlawanan Kunal Anand/Anvit Bendre (India) 6-2 6-0 hanya dalam waktu 39 menit.

Sementara itu, kejutan jagoan muda Arief ‘Ucil’ Rahman berakhir di tangan unggulan keenam asal Jepang, Masato Shiga. Ucil yang untuk pertama kali mencicipi babak kedua dari 12 turnamen internasional level yang diikutinya sejak 2014 ini tak kuasa melawan keuletan petenis yang bercokol di peringkat 691 dunia itu.

“Capek bener, bolanya balik terus tidak ada matinya,” ucap Ucil, kelelahan sehabis pertandingan yang berlangsung satu jam 22 menit.(tribunnews.com)

Hasil Rabu (24/8) Babak Kedua
Cheng-Yu YU (TPE) 6-0 6-3 Kunal ANAND (IND)
Masato SHIGA (JPN) [6] 6-4 6-1 Arief RAHMAN (INA)
Christopher RUNGKAT (INA) [4] 7-5 6-1 Wei-De LIN (TPE)
Sasi Kumar MUKUND (IND) [5] 6-1 6-2 Jui-Chen HUNG (TPE)
Soichiro MORITANI (JPN) 6-1 6-3 Rigele TE (CHN) [8)
Lucas GOMEZ (MEX) [3] 6-1 7-6(3) Aryan GOVEAS (IND)
Sami REINWEIN (GER) [7] 6-4 1-0 ret Kelsey STEVENSON (CAN)
Kento TAKEUCHI (JPN) [2] 6-3 6-2 Weiqiang ZHENG (CHN)

Mantan Petenis Nasional Ramaikan Kejurnas Veteran


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Sejumlah mantan petenis nasional bakal ambil bagian pada Kejurnas Tenis Veteran 2016 di lapangan tenis Elite Club Rasuna Epicentrum, Jakarta, 26-28 Agustus mendatang. Para petenis tersebut, antara lain Tintus Arianto, Sebastian Dacosta, Edi Kus, Samsudin Pare, Sulistyo Wibowo dan Irawati Moerid.

Menurut Ketua Panitia Kejurnas Samudra Sangitan, mayoritas mantan atlet nasional tersebut akan tampil di kelompok umur 35 tahun ke atas (35+). Selain itu, nomor lain yang diperlombakan adalah 45+, 55+ da 65+.

“Kejuaraan ini hanya mempertandingkan dua kategori, ganda putra dan ganda putri. Sedangkan untuk mantan pemain nasional yang mengikuti ajang ini, mereka tidak boleh berpasangan. Utamanya bagi pemain nasional yang pernah mengikuti Piala Davis, Piala Fed, Asian Games dan SEA Games,” ujar Samudra Sangitan didampingi Ketua Harian PP Baveti Johny Lontoh, Sekum PP Baveti Johannes Susanto dan sejumlah pengurus lain di Jakarta, Jumat (19/8).

Ajang yang digelar Pengurus Pusat Badan Veteran Tenis Indonesia (PP Baveti) ini juga bagian untuk melihat kemampuan para petenis usia uzur di seluruh Tanah Air. Sebab, dalam waktu dekat ini PP Baveti bakal membentuk timnas tenis veteran untuk diikutkan kejuaraan di luar negeri.

“Kami bertekad pada tahun depan sudah punya timnas veteran. Untuk membentuknya, tentu butuh seleksi yang benar. Selain itu, kami juga perlu melihat pemain kita yang bisa bersaing dengan negara lain di kelompok umur berapa. Itu yang akan kami tentukan,” jelas Samudra.

Hingga kini, pemain yang sudah mendaftar untuk ambil bagian pada turnamen berhadiah total Rp 71 juta tersebut mencapai 200 orang. Panitia masih membuka pendaftaran hingga 22 Agustus mendatang. “Yang sudah daftar berasal 12 provinsi. Kami harapkan peserta bisa terus bertambah karena baru akan ditutup pada 22 Agustus. Minimal ya 250 pemain,” ujar dia.(suaramerdeka.com)

Petenis Cantik Indonesia Menjaga Mimpi Berkiprah di Grand Slam


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA – Petenis cantik Indonesia, Aldila Sutjiadi, sudah cukup kenyang berkiprah di level junior. Kini, perempuan yang akrab disapa Dila ini punya misi lebih besar, berkarier di seri Grand Slam dengan menembus ranking 100-besar WTA.

Kebetulan, dara yang baru saja dinobatkan sebagai salah satu Elite 90 NCAA untuk kedua kali beruntun dalam dua tahun beruntun itu tinggal setahun lagi menempuh pendidikan di University of Kentucky (UK) di Amerika Serikat.

Sejak mulai menimba ilmu di Negeri Paman Sam pada 2013, perjuangan Dila terbilang cukup luar biasa. Dia mampu meraih sederet gelar di lapangan tenis dan meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,0 alias cum laude untuk jurusan Matematika Ekonomi di UK.

Dua aspek itu pula yang mengantarkannya sebagai salah satu remaja paling berprestasi di AS dalam Elite 90, sebuah penghargaan bergengsi yang digagas oleh The National Collegiate Athletic Associate (NCAA).

Setahun jelang merampungkan kuliahnya, Dila mengaku belum punya bayangan bagaimana jalan hidupnya pada masa depan.

Bermodal bakat tenis dan nilai akademis yang sama-sama baik, Dila menghadapi kebimbangan memilih karier. Apakah bekerja kantoran atau mulai fokus mengejar prestasi sebagai petenis profesional.(jawapos.com)

Jangan Cemburu Yah, Atlet PON Papua Punya Bonus Lebih Besar dari Jakarta


REMAJA-TENIS.COM, JAYAPURA – Ketua Umum KONI Papua Lukas Enembe memastikan kontingen yang akan berjuang dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jawa Barat 2016 telah siap tempur.

Lukas yang juga Gubernur Papua itu juga memberikan apresiasi tinggi kepada Satgas Papua Bangkit Prestasi yang selama setahun telah bekerja keras mempersiapkan atlet. “Sebanyak 380 orang atlet dipastikan tampil di PON Jawa Barat, dan dalam waktu dekat saya akan lepas kontingen secara resmi,” kata Lukas di Sasana Karya Kantor Gubernur Papua, seperti dikutip dari Cenderawasih Pos, Selasa (23/8).

Secara umum kontingen Papua bakal beranggotakan 700 orang yang terdiri dari atlet, pelatih dan ofisial. “Kami menargetkan harus masuk 10 besar, memang ada faktor non-teknis yang disampaikan dalam forum pertemuan tadi, tapi saya pikir kami akan bisa mengatasinya,” ujar Lukas.

Menyoal anggaran untuk PON XIX Jawa Barat, dia menegaskan pihaknya telah mengganggarkan dalam APBD Tahun 2015 mencapai Rp 170 milliar, di mana Rp 70 milliar telah dicairkan dan Rp 100 miliar dicairkan dalam waktu dekat.

“Kami juga sudah menganggarkan bonus bagi atlet, yang jelas lebih besar dari DKI Jakarta. Kalau DKI Jakarta kasih bonus Rp 500 juta, kami kasih Rp 600 juta untuk perorangan, begitu juga bagi beregu dan juga pelatih dan ofisial akan kami perhatikan juga,” tandasnya. (www,fajar,co,id)

Hanya 2 petenis tuan rumah lolos kebabak kedua turnamen Bank Permata di Makassar


REMAJA-TENIS.COM, MAKASSAR. Dua petenis tuan rumah berhasil lolos kebabak utama setelah bertarung dikualifikasi turnamen internasional Bank Permata dilapangan tenis Karebosi Makassar. Kedua petenis tersebut adalah Odeda Muhamad Arazza dan Arif Rahman . Sedangkan 6 petenis kualifikasi yang lolos kebabak utama datang dari India, Taipei, Jepang, Canada, Tiongkok,

Dibabak utama kedua petenis kualifikasi tersebut bersama sama rekannya penerima wild card yaitu Anthony Susanto, Aditya Hari Sasongko, Armando Soemarno gagal lolos kebabak kedua kecuali Arif Rahman yang mendampingi Christopher Rungkat.
Sedangkan David Agung Susanto terhanti langkahnya dibabak pertama ditangan petenis ungulan 3 asal Mexico Lucas Gomex 4-6 6-7(2).

Odeda kalah dari petenis Jerman yang ungulan 7, Sami Reinwein 1-6 2-6, Armando Soemarno kalah ditangan petenis ungulan 2 asal Jeang Kento Takeuchi 2-6 4-6. Aditya Hari Sasongko tertahan langkahnya dari petenis yang lolos kualifikasi berasal Taipei Wei-De-Lin dalam 3 set 4-6 6-2 4-6. Nasib yang sama dialami juga oleh Anthony Susanto kalah dari unggulan 6 asal Jepang Masato Shiga 6-3 4-6 1-6.
Nasib baik dialami petenis Arif Rahman ketika melawan petenis India Mohit Mayur Jayaprakash yang diset ketiga tidak bisa melanjutkan pertandingan ,1-6 6-3 4-1 ret

Andalan tuan rumah Christopher Rungkat yang mingu lalu juara turnamen sejenis ini maju kebabak kedua setelah berhasil kalah petenis India Paramveer Singh Bajwa 6-1 6-1.

Babak kedua Christopher Rungkat sebagai ungulan 4 akan ditantang Wei De Lin asal Taipei sedangkan Arif Rahman menantang unggulan 6 asal Jepang Masato Shiga.

Turnamen internasional Bank Permata merupakan seri kedua dari Indonesia Men;s Futures dengan prize money USD 10,000 berlangsung 3 seri diawali di Jakarta kemudian di Makassar dan terakhir di Jakarta.

Julius Yunus Tedja selaku direktur turnamen internasional Bank Permata menyatakan puas dengan pelaksanaan turnamen ini di Makassar.
” Terima kasih kepada PP Pelti telah beri kesempatan kami selaku tuan rumah sehingga bisa menggalakkan pertenisan di Indonesia Timur.” ujar Julius
Turnamen internasional Bank Permata ini berlangsung sejak tanggal 21-27 Agustus 2016 dilapangan tenis Karebosi Makasar, dengan memperebutkan prize money USD 10,000. (Foto David Agung Susanto/AFR collection)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media