TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... ..... . ...REMAJATENIS JAKARTA-78 TGL 15-17 FEBRUARI 2019 DI LAP TENIS MARINIR CILANDAK JAKARTA SELATAN .,,,,..REMAJATENIS BANTUL-IX TGL 8-10 MARET 2019 DI LAP TENIS SULTAN AGUNG BANTUL DIY ....... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........
Foto Pilihan
foto-rt-intan-payakumbuh foto-rt-jaffery-w foto-rt-kenneth_0

24 Petenis Putra Yunior Indonesia Yang Memiliki Peringkat Dunia Yunior ITF

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Berdasarkan rilis ITF terkait ranking dunia yunior terbaru pada Senin, 328 Januari 2019, terdapat 24 petenis yunior putra Indonesia yang masuk dalam daftar. Jikalau berdasarkan 12 November 2018 tercatat 26 atlet Indonesia yang memiliki peringkat dunia yunior ITF.

Odeda Muhammad Arazza belum tergoyahkan dan masih menjadi petenis yunior Indonesia dengan ranking ITF tertinggi saat ini. Petenis kelahiran 29 Jul 2001 itu bertengger di peringkat 443 dengan total poin 86.25. Dengan mengikuti total turnamen sebanyak 23 turnamen internasional yunior ITF. Ada penghapusan sekitar 8 turnamen internasional.

Muhammad Althaf Dhaifullah yang pada rilis tanggal 12 November 2018 lalu bercokol di peringkat 706, minggu ini hilang namanya dari daftar peringkat dunia yunior ITF. Kemungkinan semua turnamen yang diikuti diakhir tahun dan awal Januari 2019 tahun lalu sudah dihapuskan, sehingga tidak ada poin yang tersisa, sedangkan Muhammad Althaf kelahiran 6 Mei 2002 artinya masih 17 tahun usianya. Sementara Ari Fahresi yang sebelumnya di peringkat 820, pada daftar terbaru meningkat menjadi peringkat 626

Berikut adalah daftar Ranking Dunia (ITF Junior) petenis putra Indonesia berdasarkan rilis ITF per Senin, 28 Januari 2019:

No Rank Nama Pemain Tgl Lahir Event Points

1. 491 Odeda Muhammad Arazza 29 Jul 2001 23 86.25
2. 820 Ari Fahresi 02 Agt 2002 10 50.50
3. 638 Muhammad Ali Akbar Ramadhani 17 Nov 2002 12 48.75
4. 718 Rafli Feby Putra Tri Prasetyo 28 Feb 2001 10 39.75
5. 887 Rifqy Sukma Ramadhan Sumiarsa 28 Agt 2002 14 26.50
6. 1012 Jerall Yasin 01 Agt 2002 25 20.00
7. 1151 Justin Kuo 03 Jun 2004 7 14.50
8. 1167 Gunawan Trismuwantara 09 Jan 2003 6 13.50
9. 1307 Muhammad Adhitya 25 Apr 2001 12 9.75
10. 1371 Lucky Candra Kurniawan 20 Des 2003 8 8.50
11. 1426 Nauvaldo Jati Agatra 12 Jul 2003 14 7.50
12. 1459 Brandon Surya 22 Jul 2002 14 7.00
13. 1544 James Ricy Sudibyo 27 Apr 2001 6 5.75
14. 1565 Tegar Abdi Satrio Wibowo 03 Mar 2003 8 5.50
15. 1625 Kareem Abdul Hakim 27 Apr 2004 9 5.00
16. 1664 Claudio Renardi Lumanau 04 Juni 2004 10 4.75
17. 1800 Giorgio Alessandro Soemarno 04 Mar 2001 6 3.50
18. 1811 Muhammad Rizal Muzaqir 20 Jun 2002 9 3.25
19. 1944 Owissa Makuta Anna 15 Jul 2002 9 2.00
20. 1844 Muhammad Shafy Dwijanuar 02 Jan 2003 4 2.00
21. 2239 Daniel Gunawan 05 Okt 2001 21 0.75
22. 2239 Brendan Hendrata 03 Apr 2005 8 0.75
23. 2239 Azmi Januarsyah 10 Jan 2003 6 0.75
24. 2239 Nicholas Eleazar Widyaputr 18 Agt 2002 7 0.75

Tim Fed Cup Indonesia Bertolak Ke Kazakhstan

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Pengurus Pusat Persatuan Tenis seluruh Indonesia (PELTI) mengirimkan tim tenis putri I menuju Kazakhstan, hari ini (Jumat 1/2) dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, untuk mengikuti kejuaraan dunia beregu Fed Cup by BNP Paribas 2019 Grup I zona Asia Oceania yang akan berlangsung 6-9 Februari 2019 di Daulet National Tennis Centre, Astana Kazakhstan.

Indonesia akan bersaing untuk memperebutkan tiket promosi menuju Grup Dunia. Indonesia bergabung dalam grup B bersama Korea, China dan Pacific Oceania.

Pada babak penyisihan grup B tersebut, tim yang berhasil menempatkan diri sebagai juara grup mendapatkan promosi menuju Grup Dunia 2020 , sementara dua tim peringkat terbawah akan terdegradasi ke Grup II.

Tim Fed Cup Indonesia 2019 terdiri dari Beatrice Gumulya, Aldila Sutjiadi, Jessy Priskila Rompies dan Deria Nur Haliza. Mereka didampingi oleh captain Deddy Tedjamukti dan pelatih Frank P. C. Van Fraayenhoven.

” Kami sudah siap bertanding” ujar Beatrice Gumulya

Pengda PELTI Jawa Barat Dipimpin Prof Wawan Gunawan

REMAJA-TENIS.COM, BANDUNG. Hari ini hasil Musyawarah Daerah Persatuan Tenis seluruh Indonesia (PELTI) Jawa Barat telah terpilih wajah baru yaitu Prof. Dr. Wawan Gunawan A. Kadir, menjadi Ketua Pengurus Daerah (Pengda) Persatuan Tenis seluruh Indonesia (PELTI) Jawa Barat untuk Masa Bakti 2019 – 2024 secara aklamasi.

Suatu kejutan muncul diawal tahun 2019 dikarenakan pada tahun 2018 sempat dimunculkan salah satu anggota PP Pelti yang dijagokan menjadi Ketua Pengda Pelti Jawa Barat karena dianggap bisa bermanfaat terhadap pembangunan tenis Jawa Barat karena tokoh tersebut seorang pejabat Kementerian PUPR.

Begitu santernya nama tersebut sempat dimanfaatkan dalam kejurnas tenis veteran di Bandung dilakukan pendekatan kepada Pengcab Pelti se Jawa Barat dalam suatu pertemuan disela sela kejurnas tenis veteran 2018 tersebut yang dimotori oleh salah satu petinggi PP Pelti.

Memasuki tahun 2019, suasana berubah total dengan munculnya nama petingi ITB Prof Wawan Gunawan mencuat sedangkan nama tokoh PUPR tersebut hilang karena mengundurkan diri berita yang diterima. Kekuatiran muncul ketika berkembang berita dimedia massa masalah OTT oleh KPK terhadap pejabat di PUPR.

Terpilihnya Profesor Wawan Gunawan disampaikan dalam sidang Pleno Musyawarah Daerah (Musda) tahun 2019 yang berlangsung di Hotel Anggrek Bandung.

Selain terpilih menjadi ketua umum pengda PELTI Jawa Barat, menjabat sebagai Wakil Rektor Bidang Keuagan, Perencanaan dan Pengembangan (WRURK) Institut Teknologi Bandung (ITB) ditunjuk sebagai Ketua Tim Formatur.

Selain pengda PELTI Jawa Barat, saat ini tercatat ada satu pengda lainnya yang diketuai oleh warga Paguyuban Tenis Alumni 16 Perti, yaitu pengda PELTI Sumatera Barat yang dinahkodai oleh Prof. Dr. Syahrial Bakhtiar, M. Pd (Wakil Rektor IV Bidang Perencanaan & Kerja Sama Universitas Negeri Padang/UNP).

Dengan munculnya tokoh tokoh dari perguruan tinggi, oleh pengamat tenis August Ferry Raturandang mengharapkan adanya perubahan dipembinaan tenis didaerah daerah untuk menunjang pertenisan nasional tersebut.

” Maksimalkan potensi Tenis Daerah saat ini. Karena petenis daerah bisa menjadi kunci untuk mengatasi masalah prestasi nasional. Tugas Pelti adalah mengembangkan berbagai ragam potensi tenis daerah dan jadikan sebagai bagian pola pembinaan nasional. Ini sangat membantu percepat perbaikan prestasi nasional.” ujarnya Diamping itu pula diharapkan agar kinerja Pengcab Pelti didaerah daerah lebih dikembangkan dengan baik. ” Pengda tidak akan berhasil jika Pengcab tidak dikembangkan ” ujarnya kemudian karena sangat mengharapkan tenis didaerah daerah bisa lebih berkembang.(remajatenis.blogspot.com)

Pelti Palembang Siap Gelar Kejurnas RemajaTenis di Palembang

REMAJA-TENIS.COM, PALEMBANG. Kejuaraan nasional (Kejurnas) RemajaTenis Sumatera Selatan ke 18 bakal digelar di lapangan tenis Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang. Tepatnya pada tanggal 8-10 Februari 2019. Demikian menurut Bambang Harsono dari Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kota Palembang.

Tujuannya agar pertenisan di Sumatera Selatan bisa berkembang ketingkat Nasional.

“Palembang sedang menuju ke Pusat Tenis Nasional karena saat ini memiliki sarana prasarana terbesar di Indonesia. Khususnya keberadaan Jakabaring Sport City sudah tidak bisa disaingi kota-kota lainnya termasuk Jakarta” ujar pengamat tenis August Ferry Raturandang.

Untuk itu sudah sewajarnya bila frekuensi turnamen di Palembang ditingkatkan. Demikian menurut Bambang Harsono. Dikatakan pula diprogramkan di Palembang pada tahun 2019 akan digelar turnamen yunior skala nasional sampai 7 kali.

Diawali dengan kejurnas RemajaTenis Sumsel-XVIII pada 8-10 Februari 2019 yang akan mempertandingkan kelompok umur 8 tahun, 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun dan 18 tahun.

Bambang Harsono mengharapkan kegiatan ini direspon dengan baik oleh pelatih-pelatih tenis terutama yang ada di Palembang maupun kota-kota lainnya. “Turnamen itu kebutuhan atlet. Dan juga show room bagi pelatih-pelatih maupun klub-klub tenis.” kata Bambang Harsono yang didukung pula oleh Ketua Pengcab PELTI Kota Palembang, Ir Harrey Hadi. Dikatakan pula, agenda kegiatan Pengcab PELTI Kota Palembang adalah menggalakkan turnamen-turnamen maupun kepelatihan bagi para pelatih.

RemajaTenis Jakarta-77 Berakhir dengan sukses

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Turunnya hujan yang melanda kota Jakarta diakhir bulan Januari 2019 membuat pertandingan Kejurnas RemajaTenis Jakarta-77 sempat terhenti . Tetapi akhirnya babak final yang berakhir (Mingu 27/01) paling malam adalah final tunggal putra kelompok umur 16 tahun antara M.Nur AlFachry (14 tahun) asal Cianjur melawan petenis tuan rumah Akhe Ray Delrian (15 tahun) yang dimenangkan oleh M.Nur AlFachry dalam 3 set. Set pertama petenis tuan rumah lebih unggul 7-5 kemudian diset kedua Nur AlFachry ambil alih keunggulan mejadi 5-7 dan penentuan terjadi diset ketiga. Keberuntungan jatuh ditangan petensi Cianjur yang bisa menutup set ketiga 10-7.

Sebelumnya dilapangan no 2 final antara Giovan Lumenta (Kab Tangerang) melawan M.Kevindra Putra Harimurti (DKI) itungal 18 tahun, dimenangkan oleh Giovan Lumenta dalam 3 set juga yaitu 6-2 5-7 12-10.
Pertandingan kedua babak final ini cukup memukau penonton karena keduanya memperlihatkan kemampuan adu stroke dari base line dana seekali maju ke net untuk menutup peluang lawannya. Tampak hadir mantan Wakil Sekjen PP Pelti (2-12-2017) Goenawan Tedja yang juga sebagai pelatih Kevindra Putra Harimurti.
” Kevindra sudah bermain bagus tetapi lawannya bisa memanfaatkan peluarng yang dimilikinya.” ujar Gunawan disisi lapangan tenis Marinir Cilandak Jakarta.

Babak final tungal putri 16 tahun antara Keila M Paath (Ciamis) dan Nazwa Syamsabilla (Ciamis)juga berlangsung cukup seru. Adu pukulan dari baseline dipertontonkan kediuanya yang berlatih dalam satu klub, ternyata Nazwa bisa unggul 6-4 7-6(2)

Tidak kalah serunya babak final tungal putra 14 tahun antara putra dari mantan petenis nasional Sebastian Da Costa, Rafalentino Da Costa (9 tahun) melawan Valentino Bagas Kurniadhilsa (13 th) dimenangkan oleh Bagas 8-1 6-1.

Sedangkan babak final putri 14 tahun antara Cylova Zuleyka Hukmasabiyya (Serang) melawan Nabella Ridwan asal Bulukumba Sulawesi Selatan , dimenangkan oleh Cylova 6-3 7-5

Babak final tunggal 12 tahun putra antara Arief Wisnu Hariyanto (Tegal) melawan Dwi Ade Rahmantoro (DKI) dimenangkan oleh Arief Wisny hariyanto 8-3. sedangkan tunggal putri 12 tahun, Danella Clara Suryaranata (DKI) mengalahkan Farra Novianti Sabila (Bogor) 806.
Final tunggal putra 10 tahun antara Gardan Hermawan (DKI) melawan Elroy Hendera (DKI) dimenangkan oleh Gardan Hermawan 803.

Kejurnas RemajaTenis Jakarta-77 berlangsung di lapangan tenis Marinir Cilandak dan lapangan tenis rumah kediaman mantan ketua umum PP Pelti (2002-2012) Martina Widjaja jalan TB Simatupang Jakarta Selatan.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media