TERBIT 1 FEBRUARI 2012...... ......JUARA REMAJATENIS JAKARTA 43 ...ADALAH...10 PA LOUIS MAHA VIRA DEO TARIGAN (JKT) 10 PI SAUMAH ASZA (BEKASI), KU 12 PA DIMAS ARYA PUJANGGA WIBISONO (JAKARTA) , KU 12 PI AI TAMAKI (JKT), KU 14 PA RIFQY SUKMA RAMADHAN (BOGOR) , KU 14 PI FELICIA HALIM JAYASAPUTRA (JAKARTA) , KU 16 PA YUSUKE TAMAKI (JAKARTA) , KU 18 PA ANDI MUH SHOLEH YUSUF (KENDARI SULTRA). . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0813 1031 1045............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Si Cantik Eugenie Bouchard Paling Laku Dijual


REMAJA-TENIS.COM,NEW YORK.- Petenis cantik Kanada, Eugenie Bouchard dianggap sebagai atlet yang paling laku dijual (Most Marketable Athletes) 2015 yang meliputi atlet putera dan puteri dari semua cabang.

Hal ini diungkap oleh SportsPro, lembaga bisnis olahraga yang menerbitkan media cetak dan digital serta menjadi penyelanggara event.

SportsPro menyebut Bouchard memiliki semua kriteria untuk “mudah dijual” termasuk usia, penampilan, karisma dan semangat. Hal ini berdasar analisis SportsPro dan pengamat industri.

Bouchard mencatat sejarah dengan menjadi atlet puteri pertama yang memuncaki daftar ini dalam enam tahun. “Peringkat ini sebenarnya bukan menunjuk pada kondisi sekarang, melalinkan pada kemungkinan atau prospek atlet yang bersangkutan dalam tiga tahun mendatang,” kata James Emmett dari SportsPro.

Nama-nama yang pernah masuk dalam kriteria ini antara lain Neymar dari sepakbola serta pebalap F1 Lewis Hamilton.

“Genie Bouchard mampu bertahan di lapangan dalam musim 2014 dania memiliki semua hal untuk berpeluang menggantikan Maria Sharapova dan Serena Williams sebagai figur yang paling sukses secara komersial di dunia olahraga.”

Bouchard tampil cemerlang di musim 2014 dengan lolos ke semifinal Australia Terbuka dan Perancis Terbuka. Ia juga menjadi petenis puteri Kanada pertama ynag mampu lolos ke final Wimbledon. Bouchard juga menjadi petenis Kanada pertama yang masuk dalam posisi 5 besar dunia.

Saat ini Bouchard menempati peringkat 6 dunia. Namun yang pasti penampilannya di setiap turnamen selalu mengundang sekelompok orang yang menyebut diri mereka sebagai penggemar fanatiknya atau “Genie’s Army.”(kompas.com)

Rifanty Kahfiani dan Vita Taher Berhasil Jaga Asa Indonesia


REMAJA-TENIS.COM,TARAKAN - Dua petenis muda berhasil menjaga asa Indonesia di nomor tunggal ajang Walikota Tarakan Bankaltim Open 2015.

Rifanty Kahfiani (17 tahun) dan Vita Taher (19) sukses melangkah ke perempat final turnamen kategori ITF Women’s Circuit yang berlangsung di Stadion Tenis Indoor Telaga Keramat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara ini.

Pada babak kedua Kamis (21/5), Rifanty Kahfiani menang atas Monica Putri Kusuma Dewi. Petenis non unggulan kelahiran 19 Februari 1998 itu memenangi laga sesama wakil Indonesia dengan skor sangat meyakinkan 6-0 6-0.
“Harus fokus, tak boleh kendor sepanjang pertandingan. Takutnya malah kebablasan,” tutur Rifanty soal permainanannya, setelah laga yang tak memberikan satu pun game kepada lawannya itu.

Selanjutnya, Rifanty akan menantang unggulan keempat asal Jepang Hirono Watanabe yang mengalahkan petenis Merah Putih, anggota Pelatnas SEA Games 2015 di Singapura, Ayu Fani Damayanti. Peringkat WTA 900 itu menang melalui pertarungan rubber set, 3-6 6-2 6-3.

“Lawan Watanabe , aku akan berusaha semaksimal mungkin. Bisa main yang terbaik dan semoga bisa mengambil kesempatan ini kendati target pribadiku masuk quarter final sudah terpenuhi,” tekad Rifanty.

Sementara itu, Vita Taher lolos dari hadangan petenis asal Hong Kong. Meski sempat tertinggal di set pertama, Vita berhasil menyudahi perlawanan Man Ying Maggie Ng 7-6(2) 6-1. Petenis yang belum memiliki peringkat dunia itu bakal menantang unggulan teratas, Pei Chi Lee (572) asal Taiwan.(tribunnews.com/Foto Vita Taher)

Christopher Rungkat targetkan pertahankan emas SEAG


REMAJA-TENIS.COM, PALEMBANG- Petenis terbaik tunggal putra Indonesia Christopher Rungkat menargetkan meraih medali emas SEA Games XXVIII di Singapura, Juni mendatang, untuk mempertahankan prestasi yang dicapai pada ajang serupa di Palembang, 2011.

“Pada SEA Games terakhir (tenis tidak dipertandingkan di SEA Games Myanmar 2013, red) saya dapat emas, tentunya saya secara pribadi menargetkan emas di Singapura nanti, meski PP Pelti menargetkan perak di nomor tunggal putra,” kata Christopher di Palembang, Senin.

Christo, sapaan akrabnya, yang dijumpai di sela perhelatan Turnamen Internasional Tenis ISSF 2015 mengatakan sangat optimitis mampu mencapai target mengibarkan kembali Merah Putih tersebut karena telah menjalani persiapan cukup mantang sejak awal 2015.

Menurut petenis berusia 25 tahun ini, bukti kerja kerasnya itu terlihat dari peringkat Federasi Tenis Internasional (ITF) yang sudah menembus 450 dari 648 pada awal 2015.

“Setelah istirahat selama kurang lebih tujuh bulan karena cedera pinggang, saya berjuang keras masuk rangking 500 ITF, dan saat ini sudah tembus 450 ITF. Secara rangking, artinya sudah naik cukup signifikan dan ini menjadi modal kepercayaan diri saya ketika turun di SEA Games nanti,” kata Christo.

Terkait siapa yang bakal menjadi saingannya pada SEA Games Singapura, Christo menyebut petenis unggulan pertama tunggal putra asal Thailand Danai Udomchoke (peringkat 353 ITF).

Selain itu, ia juga mewaspadai kekuatan lain dari petenis asal Fhilipina dan Vietnam.

“Di tunggal memang tidak mudah, tapi saya yakin peluang masih ada,” ujar Christo.

Selain diharapkan mengondol medali di nomor tunggal, petenis yang pernah mencatat rangking terbaik ITF di posisi 241 pada 2013 ini juga diharapkan kembali memberikan andil dalam mempertahankan emas nomor beregu putra.

Untuk itu, Chisto akan dipersiapkan mengikuti turnamen future di Tiongkok pada pekan ini.

Pelatih Nasional Roy Therik mengatakan keikutsertaan Christo pada turnamen di China untuk menyempurnakan kesiapan sebelum mengikuti SEA Games.

Christopher membutuhkan lawan tanding yang memiliki kualitas lebih baik untuk meningkatkan performa di ajang negara-negara Asia Tenggara mendatang.

“Hanya Christo yang diberikan kesempatan satu kali lagi uji coba, sementara pemain lain David, Sunu, dan Aditya uji coba terakhirnya di Turnamen Tenis ISSF di Palembang,” kata Roy.(antaranews)

Prancis Terbuka 2015: Empat Langsung Lolos


REMAJA-TENIS.COM,PARIS – Empat petenis Tiongkok langsung tampil di babak utama turnamen grand slam Prancis Terbuka 24 Mei-7 Juni. Hal itu disampaikan oleh Federasi Tenis Prancis seperti dikutip koran China Daily.

Keempat petenis itu adalah Peng Shuai (WTA 21), Zheng Saisai (74), Zhang Shuai (81), dan Wang Qiang (96).

Direktur turnamen Rolland Garros juga mengumumkan petenis Prancis yang mendapatkan dirrect acceptance. Delapan pria dan empat perempuan diberi fasilitas itu Gilles Simon (ATP 13), Jo-Wilfried Tsonga (14), Gael Monfils (18), Richard Gasquet (27), Adrian Mannarino (30), Jeremy Chardy (35), Julien Benneteau (39), dan Benoit Paire (90).

Untuk tunggal putri adalah Alize Cornet (WTA 28), Caroline Garcia (29), Kristina Mladenovic (58), dan Pauline Parmentier (89).(foto Peng Shuai/bolanews.com)

Kesempatan Petenis Indonesia Berpeluang dapat Poin WTA besar di Tarakan


REMAJA-TENIS.COM,TARAKAN.- Turunnya prize money dari USD 25,000 ke USD 10,000 membawa dampak positip bagi petenis tuan rumah karena minimnya petenis asing berkuaitas hadir di turnamen yang sudah berjalan bertahun tahun. Hanya bedanya kali ini ada penurunan prize money yang sebelumnya telah mencapai USD 25,000. Turnamen internasional ITF Women’s Circuit berlabel Walikota Tarakan Bankaltim Open 2015 berlangsung di Stadion Tenis Indoor Bukit Keramat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara. Ini perubahan termasuk perubahan provinsi baru yang sebelumnya masih didalam Provinsi Kalimantan Timur sekarang menjadi Provinsi Kalimantan Utara.

Petenis tuan rumah pun mengisi lebih dari separuh tempat di babak utama. Tercatat 19 petenis tuan rumah lolos babak utama (32 besar), enam diantaranya berasal dari babak kualifikasi.

“Minimnya petenis asing beri kesempatan bagi petenis Indonesia untuk dapat mengambil poin peringkat dunia WTA,” ujar pengamat tenis August Ferry Raturandang. Dikatakan pula kalau maksud dan tujuan tuan rumah adalah beri kesempatan petenis tuan rumah ambil poin WTAnya.
Disayangkan jika ada petenis tuan rumah yang tidak ambil bagian, karena kalau keluar negeri kesempatan dapat poin sangat kecil. Demikian pendapatnya melihat minimnya petenis asing. Dikatakan pula ini akibat turunya prize money membuat petenis asing kurang berminat karena ada turnamen sejenis juga berada dinegara masing masing.

Petenis asal Jatim Efriliya Herlina kelahiran 24 April 1995 itu mampu melaju ke babak kedua setelah mengalahkan petenis asal Pulau Dewata (Bali) , Ni Luh Sintha Eka 6-2 6-2.

Sukses di tunggal, Efrilya berpasangan dengan Voni Darlina mengalahkan Vicky Octaviana/Septiana Zahiroh melalui pertarungan rubber set, 2-6 6-4 (17-15). “Target saya saat ini, nama saya bisa muncul kembali dalam daftar peringkat dunia,” tutur petenis yang pernah bertengger di posisi 1262 dunia, dua tahun silam.

Pada babak kedua tunggal turnamen berhadiah total 10.000 dollar AS (sekitar Rp 130 juta) ini, Efriliya akan menantang unggulan teratas asal Taiwan, Pei Chi Lee (WTA 572).(Foto Efrilya/kompas)

Hasil Lengkap, Selasa (19/5)
Babak Pertama
Tunggal
Pei Chi Lee (1/Taiwan) v Kintan Pratiwi Anwar 6-1 6-2
Efriliya Herlina v Ni Luh Sintha Eka 6-2 6-2
Man Ying Maggie Ng (Hong Kong) v Joleta Budiman 6-4 6-2
Vita Taher v Ai Kamiyoshihara (Jepang) 6-0 6-4
Hernanda Melia Cholis v Arrum Damarsari 6-0 6-2
Piia Suomalainen (5/Finlandia) v Vivian Mayumi Toma (Brasil) 6-0 6-0
Ashmitha Easwaramurthi (India) v Angeline Devanthiran (Singapura) 6-4 6-0
Laksmi Nuraningsih v Irma Elita Evania 2-6 6-4 7-6(2)

Ganda
Oxy Gravitasi Putri/Angeline Devie Devanthiran (Singapura) v Man Ying Maggie Ng (Hong Kong)/Khee Yen Wee (Singapura) 6-0 4-6 (10-6)
Waka Kirihata (Jepang)/Sarah Pang (Singapura) v Kintan Pratiwi Anwar/Monica Kusuma Wardhani 6-2 6-2
Voni Darlina/Efriliya Herlina v Vicky Oktaviana/Septiana Zahiroh 2-6 6-4 17-15
Ashmitha Easwaramurthi (2/India)/Yuanyi Yu (China) v Rifanty Kahfiani/Vita Taher 7-5 6-3

Jadwal, Rabu (20/5)
Tunggal
Lavinia Tananta (2) v Jiaxi Lu (China)
Vicky Octaviana v Dan Ni Wang (China)
Rifanty Kahfiani v Khee Yen Wee (Singapura)
Sarah Pang (Singapura) v Monica Wardhani
Octavia Ayu Dewi v Ayu Fani Damayanti
Voni Darlina v Hirono Watanabe (4/Jepang)
Jessica Audina v Septiana Zahiroh
Oxi Garvitasi Putri v Tamara Curovic (2/Serbia)

Ganda
Tamara Curovic (Serbia)/Piia Suomalainen (Finlandia) v Ayu-Fani Damayanti/Lavinia Tananta
Ni Luh Sintha Eka /Faiza Munabari Saskia v Putri Sanjungan Insani/Vivian Mayumi Toma (Brasil)
Jiaxi Lu /Dan Ni Wang [3/China] v Joleta Budiman/Laksmi Nuraningsih
Pei-Chi Lee (1/Taiwan)/Hirono Watanabe [1/Jepang] v Hernanda Melia Cholis /Arrum Damarsari


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media