TERBIT 1 FEBRUARI 2012...... ......JUARA REMAJATENIS JAKARTA 43 ...ADALAH...10 PA LOUIS MAHA VIRA DEO TARIGAN (JKT) 10 PI SAUMAH ASZA (BEKASI), KU 12 PA DIMAS ARYA PUJANGGA WIBISONO (JAKARTA) , KU 12 PI AI TAMAKI (JKT), KU 14 PA RIFQY SUKMA RAMADHAN (BOGOR) , KU 14 PI FELICIA HALIM JAYASAPUTRA (JAKARTA) , KU 16 PA YUSUKE TAMAKI (JAKARTA) , KU 18 PA ANDI MUH SHOLEH YUSUF (KENDARI SULTRA). . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0813 1031 1045............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Petenis Yunior Indonesia Gagal di Bangkok


REMAJA-TENIS.COM, BANGKOK. Seluruh petenis yunior Indonesia gagal diturnamen internasional ITF Chang Thailand Grade 4 di Bangkok. Hanya satu yang berhasil lolos ke babak kuarter final sedangkan lainnya hanya sampai babak kedua sudah bertumbangan.

Fitiani Sabatini berhasil masuk kuarterfinal setelah kalahkan petenis Fiipina Maria D Ong 7-5 6-1. Sayangnya setelah itu Fitriani Sabatini telah berusaha lolos kesemifinal tetapi dihadang oleh ungguan 7 asal Korea S.Kim 4-6 4-6

Rekannya Shevita aulana gagal dibabak kedua dari petenis wild card asal tuan rumah Thurakitseree 6-7(5) 6-3 3-6.

Begitu pua Fitriana Sabrina terhenti dibabak pertama ditangan petenis asal Jepang M.Kawamura 4-6 4-6. Petenis asal Bandung Joleta Budiman setelah mendapatkan bye dibabak pertama kemudian terhadang lajunya kebabak ketiga dari petenis Jepang Yui Ando 2-6 0-6.

Petenis asal Bandung lainnya Samantha Nanere lolos dari babak kualifikasi berhasil masuk babak kedua setelah kalahkan lawannya asal Singapore Ashley Kei Yim 5-7 6-1 6-1 dan dibabak kedua dihadang oleh petenis tuan rumah Leenabachong 4-6 7-6(7) 3-6

Disektor putra, andaan Indonesia Christian Alvin Edison lolos kekabak kedua setelah mendapatkan bye. Tetapi langkahnya terhenti dibabak kedua ditangan petenis Malaysia S.A Rediyar 1-6 2-6.

Rekannya sala Surabaya Steven Harijanto Poedji terhadang dibabak pertama ditangan petenis tuan rumah Thuwanon Pattanamapong 1-6 6-1 3-6. >

Polisi sita “drone” yang diterbangkan di atas Wimbledon

London (ANTARA News) – Polisi menyita “drone” (pesawat terbang dengan pengendali jarak jauh) yang terbang di atas Wimbledon ketika sebagian dari petenis papan atas sedang melakukan persiapan untuk Grand Slam di London barat daya.

Para petugas sedang menyelidiki insiden itu setelah mendapat peringatan bahwa seorang pria menerbangkan “drone” di atas All England Club dari lapangan golf pada Sabtu pagi.

Inspektur Roger Robinson dari Kepolisian Merton berkata, “Merupakan suatu pelanggaran untuk menerbangkan drone dalam jarak 50 meter dari struktur. Siapapun yang berniat menerbangkan drone semestinya mempertimbangkan lanskap di sekelilingnya dan struktur-struktur atau arena-arena.”

“Meski bukan niat kami untuk mencegah masyarakat menikmati penggunaan drone, penting untuk mematuhi peraturan-peraturan yang ada.”

Roger Federer, Andy Murray, Rafael Nadal, Serena Williams, dan Maria Sharapova merupakan sebagian di antara para bintang yang berada di arena pada Sabtu, ketika mereka mempersiapkan diri untuk menghadapi pertandingan-pertandingan pembukaan yang dimainkan Minggu.

Drone telah menjadi perhatian pihak keamanan di ajang-ajang olahraga utama sejak Oktober, ketika pertandingan kualfikasi Piala Eropa 2016 antara Serbia melawan Albania harus dihentikan setelah drone yang membawa spanduk politis terbang di dalam stadion.

Para pemain berselisih ketika drone dan bendera itu dapat dirurunkan, dan para pemain Albania menolak untuk bermain setelah diserang para penggemar Serbia.

Masih pada tahun lalu, seorang pilot “drone” ditahan setelah perangkat itu terbang di atas Eastlands saat pertandingan Liga Utama Inggris antara Manchester City melawan Tottenham sedang berlangsung. Demikian laporan AFP.(antaranews.com)

Wimbledon: Novak Djokovic Bantah Curang di Pertandingan

.REMAJA-TENIS.COM,WIMBLEDON - Pemain nomor satu dunia, Novak Djokovic, membantah ia telah berbuat curang di lapangan dengan berkomunikasi secara khusus dengan pelatihnya, Boris Becker.

Memberi instruksi di lapangan oleh seorang pelatih terhadap pemainnya dilarang di tenis putra.

Djokovic membantah tuduhan tersebut pada konferensi pers sebelum Wimbledon bergulir pada 29 Juni. Sebelumnya, Becker sempat keceplosan bahwa ia punya cara khusus untuk berkomunikasi dengan Djokovic di lapangan.

“Saya rasa, kami punya ikatan, rasa pengertian antara pelatih dan pemain. Ada saat-saatnya ia melihat kepada saya untuk memastikan apakah yang telah ia lakukan benar, dan kami punya cara sendiri untuk berkomunikasi dan memberi tahu kalau pukulannya salah dan terserah ia bagaimana memperbaikinya,” kata Becker, juara 1985 dan 1986, kepada Radio BBC 5.

Namun dalam konferensi pers menjelang turnamen, Djokovic menyangkal pernyataan itu.
“Rasanya kami tidak berbuat curang. Memang ada cara khusus untuk berkomunikasi, yaitu cara kami saling menatap dan dari tatapan itu bisa menjadi sinyal yang memberi kepastian dan kepercayaan diri,” tutur Djokovic.

Jadi menurut petenis Serbia itu, komunikasi tak harus dilakukan secara verbal. Apalagi tenis adalah olah raga individu.(tribunnews.com)

JELANG GRAND SLAM WIMBLEDON 2015 Teroris Tebar Ancaman, Pengamanan Wimbledon Diperketat

REMAJA-TENIS.COM,LONDON — Pengamanan di arena tenis Wimbledon diperketat menyusul semakin santernya ancaman terorisme di Inggris.

Pengamanan di Wimbledon ditingkatkan dalam sepekan terakhir setelah Perdana Menteri Britania Raya, David Cameron, mengatakan Inggris tengah menghadapi ancaman terorisme. Aksi terorisme itu dikaitkan dengan serangan yang melanda Tunisia, Prancis, dan Kuwait.

Lebih banyak petugas berpatroli mengelilingi wilayah London Barat Daya itu karena khawatir venue turnamen tenis ikonik itu akan menjadi target utama para teroris. Polisi bahkan menangkap sebuah pesawat tak berawak yang terbang melintasi kawasan Wimbledon, Sabtu (27/6/2015) sore waktu setempat. Polisi tengah menginvestigasi mengapa pesawat yang dioperasikan seseorang dari dekat lapangan golf itu diarahkan ke area turnamen tenis.

Kepolisian Metropolitan Inggris di Scotland Yard telah merilis rencana pengamanan Wimbledon dengan menyebar petugas keamanan ekstra, menutup jalan di wilayah London Barat Daya dan membentuk tim untuk mendukung intelejen. Kepolisian juga bekerja sama dengan All England Lawn Tennis Club yang mengelola Grand Slam Wimbledon.

“Kami telah berkaca dari rencana operasional sebelumnya dan memastikan memberi keaman dan kenyaman dari kejuaraan selama 2015. Turnamen tahun ini akan dijaga dengan level profesional sesuai tingkat ancaman saat ini,” komandan wilayah lokal Kepolisian Metropolitan Inggris, Ch Supt Stuart Macleod, primenewspaper.com, Minggu (28/6/2015).

Pekan kedua turnamen Wimbledon bertepatan dengan peringatan ke-10 pengeboman 7/7 di London. Oleh sebab itu, potensi terorisme dalam perhelatan grand slam kali ini semakin tinggi.

Kendati demikian, Perdana Menteri menjamin Inggris siap membendung segala gangguan terorisme. “Tidak ada keraguan yang kami hadapi untuk ancaman seperti ini di negara kami. Kami telah mempersiapkannya selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun,” kata David Cameron.(solopos.com)

Si Bandit, Christopher Rungkat Juara


REMAJA-TENIS.COM, BANGKOK. Bermain solid dengan presentase servis pertama cukup bagus sebagai modal utama petenis andalan Indonesia Christopher Rungkat difinal ITF Pro-Circuit di Bangkok, membuat lawannya Shuichi Sekiguchi asal Jepang tidak berkutik dalam 2 set, sehingga Christo atau si Bandit julukan kepadanya oleh pelatih Robert selama ini, berhak menyandang gelar juara.

Si Bandit, julukan cukup akrab di Thailand bagi Christo, menyadari kemampuan lawannya yang ternyata juara turnamen sejeni seminggu lalu di Bangkok, bermain penuh keyakinan sehingga memotivasi bermain cukup fokus dengan permainannya sehingga bisa mengatasi perlawanan lawannya. Christo berhasil menang 6-4 6-3.

“Ini hasil yang saya harapkan setelah kalah di SEA Games lalu. ” ujarnya kepada Remaja-Tenis.com.

Sebenarnya perjuangan Christo alias si Bandit yang cukuo berat dilakukannya sehari sebelumnya dibabak semifinal. Karena lawannya itu adalah petenis tuan rumah Kittipong Wachiramanowong yang berhasil bersama rekan rekanya di SEA Gamens bisa mengalahkan tim Indonesia di SEA Games 2015.

Menyadari hal itu Christopun berhasil bermain cukup solid dengan modal return service yang sebaik mungkin sehingga bisa mengatasi perlawanan lawannya. Permainan cukup ketat sejak servis pertama

Kemenangan Christo disemifinal dengan angka 7-5 7-6 (5). (Foto christo di Palembang)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media