TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... .....REMAJATENIS BANDUNG 13-15 APRIL 2018........REMAJATENIS BANTUL 27-29 APRIL........REMAJATENIS JAKARTA-70 4-6 MEI 2018......... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Indonesia Kalah 0-2 dari Jepang di Piala Fed Yunior zona Asia Oceania

REMAJA-TENIS.COM,KUCHING - Indonesia kalah 0-2 dari Jepang pada pertandingan terakhir babak penyisihan Grup C Piala Fed Yunior zona Asia Oceania di Kuching, Malaysia, Rabu (18/4).

Pada partai pertama, Janice Tjen harus mengakui keunggulan wakil Negeri Matahari Terbit, Ange Oby Kajuru 0-6 4-6 dalam durasi satu jam 10 menit.

Sedangkan andalah Merah Putih, Priska Madelyn Nugroho pun tak kuasa menahan kedigdayaan Himari Sato. Priska yg berhasil merebut set pertama, kalah dalam laga rubber set dg skor akhir 6-2 2-6 5-7.

“Sayang banget akhirnya kalah karena sebenarnya ada peluang menang. Di set ketiga, saya sempat unggul 5-4 dan match point 40-30, tapi malah akhirnya kalah stlh 5 x deuce,” jelas Priska Madelyn.

Namun demikian, tim Merah Putih tetap berpeluang melaju ke babak final Dunia yang akan berlangsung di Budapest, Hungaria, September 2018.(tribunnews.com)

Petenis Tuan Rumah Mendominir RemajaTenis Bandung

REMAJA-TENIS.COM, BANDUNG, 15 April 2018. Hasil kejurnas RemajaTenis Bandung didominasi petenis tuan rumah Bandung diselingi oleh petenis Jakarta,Cianjur, Karawang. Demikian menurut promotor RemajaTenis August Ferry Raturandang. Disamping itu pula banyak kakak beradik yang sukses bisa gondol pemenang diberbagai kelompok umur.

Kekompok 10 tahun putra keluar sebagai juara petenis Jakarta, Jaden Elliott diikuti runner up Raihan Somantri asal Karawang dan semifinalis M.Fakhri Akbar Siregar (Bogor) dan Akbar Bintang Agassi asal Cianjur. Putri 10 tahun juara petenis Jakarta Mischka Sinclaire Goenadi dan runner up Quirina Trea(Bdg) dan semifinalis L Nabila Aswidita(Bdg) dan Keisha Allison Halim (Bdg).

Kelompok 12 th putra juara Abidhzan Al Ghifa (Bdg), runner up Joshua Eldridge Jusuf(Bdg), semifinalis Taqy Ahmad Farisy(Cibinong) dan Arviansyah Galih asal Indramayu. Putri 12 th juara Shinar Zahra(Bdg), runner up Catelyn Isman(JKT) semifinalis Sheryl N Halim(Bdg) dan Sabrina Adia Putri(Bdg).

14 tahun putra juara Nur Alfachry(Cianjur), runner up Samvid Andhare(Karawang), semifinalis Audric Madyapanna(Bekasi) dan Jayden Farrel Jusuf(Bdg). Putri 14 th juara Nicoke N Isman(Jkt), runner up Faura Fitri S Siregar (Bogor), semifinalis Alifah Ranariya Shavna (Karawang).

Putra 16 tahun juara Wilriz Zulgifar Waby (Bdg) runner up Rafieal Aqsho Rushanfekr(Bdg) senifinalis Jeremy Morgab Isman(Jkt) dan Rafly Ariansyah Effendi(Bdg). Putri 16 tahun juara Iraqi Maharani(karawang) runner uo Akya Nabika(Karawang( semifinalis Fahsya Aliefta Azzahra Siregar (Bogor).

18 tahun putra juara Rifky Ananda Somantri S(karawang), runner uo M.Ridwan(Bdg), semifinalis Raihan Pitoliteono(Bgr) dan M.Fikryadi Fadlan(Karawang)

Kelompok putri 18 tahun juara Jennifer Budiman(Bdg), runner up Putri Aminah (Bgr), semifinalis Diva (Bgr) dan Permata H (Bgr).

Kejurnas RemajaTenis berlangsung tanggal 13-15 April 2018 di lapangan tenis Caringin Bandung.

LAPANGAN TENIS CARINGIN MAU DIGUSUR
August FerryRaturandang mengatakan kegiatan ini akan kembali setelah Lebaran sehingga beri kesempatan petenis Jawa Barat bisa berkenbang dengan baik. Hanya disayangkan, ada rencana lapangan tenis Caringin akan dibongkar 3 laoangan menjadi kolam renang dan satu lapangan untuk bulutangkis. Sehingga disisakan stadion dengan 2 lapangan saja.
” Kami prihatin terhadap lapangan tenis di Indonesia ini. Setelah lap tenis Senayan berubah fungsi jadi lapangan bisbol maka korban berikut lapangan tenis Caringin menunggu nasib saja dibongkar” kata August Ferry Raturandang

Reply, Reply All or Forward

REMAJATENIS BANDUNG: Para Unggulan Mulai Tumbang

REMAJA-TENIS.COM, BANDUNG, 14 April 2018. Hari kedua mulai bertumbangan petenis unggulan diajang kejurnas RemajaTenis yang berlangsung di lapangan tenis Caringin Bandung.

Mulai dari unggulan kedua kelompok umur 10 tahun putra Denzel Law asal Bandung tumbang ditangan petenis Bogor Fachry Akbar Siregar 18. Unggulan dua 16 putra Rafli Aryansyah Effendie asal Bandung tumbang ditangan petenis Raviel Aqsho dari Banjarnegara 26 16.

Masuk semifinal 10 tahun putra, petenis Jakarta Jaden Elliott setelah kalahkan Bryan Wilson Purnama asal Bandung 81. Lawannya disemifinal adalah Akbar Bintang Agassi asal Cianjur yang berhasil kalahkan Reifan Muiz’ataya asal Serang Banten 84. Semifinalis lainnya Fakhri Akbar Siregar yang kalahkan Alvin Sutendi asal Ciamis 81. Fakhri setelah tumbangkan Denzel Law dibabak pertama.
Fakhri akan melawan Raihan Somantri asal Karawang 86 dikuarterfinal.

Lolos ke final 12 tahun putra Joshua Eldridge Jusuf asal Bandung setelah kalahkan Arviansyah Galih asal Indramayu. Lawannya di final Abidhzan Al Ghiffary asal Bandung yg lolos dari hadangan Taqy Ahmad Farisy asal Cibinong Bogor 18.

Kelompok 12 tahun putri andalan tuan rumah Shinar Zahra berhasil lolos kefinal setelah singkirkab Sabrina Adia Putri 80. Lawannya difinal Catelyn Isman (DKI) yang lolos kefinal setelah kalahkan Sheryl Natalie Halim (BDG) 81

Tunggal putra 14 tahun Samvid Andhare lolos kesemifinal setelah kalahkan Jason Halim 64 36 10/7. Lawannya disemifinal Jayden Farrel Jusuf (Bandung) yang kalahkan Brilliant R Bachtiar asal Tasikmalaya 75 63.

Semifinalis lainnya Nur AkFachry asal Cianjur yang kalahkan Ramli Ilyasha 60 61. Lawannya adalah Audric Madyapanna asal Bekasi yang lolos dari Faikar Rafi 60 60

Kejurnas Remaja Tenis Bandung diikuti 73 petenis dari berbagai kota berlangsung sejak 13-15 April 2018 di lapangan tenis Caringin Bandung.

Tim Tenis Beregu Putra Indonesia tetap bertahan di Grup II Zona Asia Oseania,

REMAJA-TENIS.COM, KOLOMBO - Tim Tenis Beregu Putra Indonesia tetap bertahan pada Piala Davis Grup II Zona Asia Oseania tahun mendatang setelah berhasil memenangi babak relegation play off di lapangan tanah liat Asosiasi Tenis Sri Lanka (SLTA) di Kolombo, Minggu (8/4). Indonesia sukses menumbangkan tuan rumah 3-1.

Christopher Rungkat (28 tahun) menjadi penentu kemenangan regu Merah Putih ketika mengandaskan petenis utama Sri Lanka, Harshana Godamanna pada partai keempat melalui laga rubber set dengan skor akhir 6-4 4-6 7-6(7).

Christo, peringkat tunggal ke-824 dunia itu butuh waktu dua jam lima menit untuk mengandaskan perlawanan andalan tuan rumah yang bercokol di urutan single dunia ke-1106 itu.

“Seharusnya saya bisa menang lebih cepat, straight set 6-4 6-2. Setelah mematahkan serve lawan di game kelima hingga unggul 3-2, saya justru kehilangan momentum ketika memimpin 4-2 karena kehabisan tenaga,” ucap Christo.

“Set ketiga saya hanya melayani permainan lawan saja dan berusaha agar tak melakukan kesalahan sendiri serta tidak kehilangan serve,” imbuhnya.

“Kunci kemenangan hari ini adalah pengalaman bertanding dan jam terbang tinggi di ajang beregu seperti Piala Davis ini,” tutur petenis yang kini memegang rekor kemenangan terbanyak dalam kiprah tim Indonesia pada ajang perebutan supremasi tenis beregu putra ini dengan koleksi 36 kemenangan itu.

Sebelum partai tunggal keempat, Christo telah menyumbangkan angka kemenangan dari nomor ganda berpasangan dengan Justin Barki (17).

Duet kombinasi senior dan yunior yang telah mengoleksi empat gelar juara turnamen kategori ITF Men’s Futures ini sukses membungkam Sharmal Dissanayake/Harshana Godamanna 6-4 6-3 dalam laga berdurasi satu jam 19 menit.

Hasil gemilang pada hari kedua laga, Minggu (8/4) itu menggenapi kemenangan Christo pada partai pembuka, Sabtu (7/4). Christo menyudahi perlawanan Sharmal Dissanayake dalam waktu dua jam 19 menit dengan kedudukan akhir 6-4 4-6 3-0 retired.

Kendati sukses menghindari degradasi, tim Piala Davis Indonesia masih belum mampu lepas dari keperkasaan sepak terjang Christopher Rungkat.

Hal tersebut merupakan formula lama untuk bertahan di Grup II Asia Oseania sebagaimana yang telah dilakukan dalam empat laga di babak serupa dalam lima tahun terakhir, Christo selalu menjadi faktor penentu kemenangan tim Merah Putih.

“Kami bersyukur hasil hari ini sesuai dengan skenario dimana ganda Christo dan Justin mampu mengambil angka kemenangan dari partai ketiga. Tidak ada pilihan yang lebih baik selain memasang kembali Christo untuk memastikan kemenangan,” ungkap non-playing captain Merah Putih, Febi Widhiyanto.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kepengurusan PP Pelti periode ini untuk terus menyiapkan lapisan petenis muda untuk menggantikan Christo di masa depan,” lanjutnya.

Hasil ini membawa tim Piala Davis Indonesia tak turun kasta tetap bercokol di Grup II Zona Asia Oseania, sementara Sri Lanka kembali terjerembab ke Grup III sebagaimana dua tahun lalu ketika kalah 0-5 dari Indonesia dalam laga yang berlangsung di Stadion Tenis Gelora Manahan Surakarta.(www.tribunennews.com)

Hasil Lengkap Piala Davis Grup II Zona Asia Oseania Babak Relegation Play-Off

Sri Lanka v Indonesia

Sabtu (7/4)

Sharmal Dissanayake – Christopher Rungkat 4-6 6-4 0-3 ret

Harshana Godamanna – David Agung Susanto 6-3 6-1

Minggu (8/4)

Sharmal Dissanayake/Harshana Godamanna – Justin Barki/Christopher Rungkat 4-6 3-6

Harshana Godamanna – Christopher Rungkat 4-6 6-4 6-7(7)

PP Pelti Rekrut Pelatih Asal Belanda

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA- PP Pelti resmi mengikat pelatih asal Belanda, Frank van Fraayenhoven untuk meningkatkan olahraga tenis Indonesia. Frank diikat selama dua tahun hingga 2020. Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar mengatakan, Frank akan ditugaskan keliling Indonesia untuk melatih petenis usia muda. Dia ditarget bisa memunculkan petenis berkualitas dan bisa bersaing di tingkat internasional.

“Dia (Frank) tidak akan stay di Jakarta karena manfaatnya tidak maksimal. Dia akan melatih pemain di daerah-daerah, mungkin di Purwokerto, sekitar Jawa Tengah atau Jogja, setelah itu ke Makassar seminggu dan seterusnya. Setelah melatih, bulan berikutnya akan datang lagi ke kota itu untuk melihat perkembangannya seperti apa,” ujar Rildo saat acara ramah tamah dan pengenalan Frank van Fraayenhoven kepada media di Kantor Irjen Kemenpupera, Jakarta, Kamis (5/4).

Meski dikontrak selama dua tahun, namun kinerja pelatih Belanda itu tetap akan dievaluasi secara rutin. Jika tak mampu mencetak petenis handal, bisa jadi Frank akan dikembalikan ke negaranya. “Target yang kami harapkan kepada Frank adalah bisa menelurkan pemain yang punya ranking. Dia akan dievaluasi oleh tim pembinaan Pelti setiap bulan,” jelasnya.

Sementara itu, pelatih Frank van Fraayenhoven siap menjalankan tugas yang dibebankannya. Dia mengaku sudah mengetahui kualitas pemain Indonesia. Menurutnya, jika diasah secara baik, petenis dari negara ini bisa bersaing dengan pemain luar negeri.

“Pemain kita bakatnya besar sekali, sekarang tinggal bagaimana mengembangkan kemampuan mereka. Saya berharap waktu dua tahun nanti benar-benar bisa membagikan ilmu kepada pemain Indonesia. Setelah saya pulang, ilmu itu bisa dipraktikkan,” ujar Frank.

Dia juga siap melatih sesuai arahan PP Pelti. Saat mengembangkan petenis muda, Frank akan fokus pada empat hal, yaitu teknik, taktik, mental dan fisik. “Keempat pendekatan itu menjadi satu kesatuan, tidak boleh dipisah. Kalau dulu teknik prioritas pertama, tapi sekarang tidak. Mental juga sangat penting,” ujarnya.(suaramerdeka.com)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media