TERBIT 1 FEBRUARI 2012.......JUARA REMAJATENIS JAKARTA-3 DI KEMAYORAN ADALAH BRENDAN NICHOLAS HENDRATA (KU 10) ), NATALIA MICHTA (KU 10), JONES PRATAMA (KU 12 ), DAVINA MONICA ILYAS (KU 12), DIEGO GARCIA (KU 14), HARRISON SOEGIARTO (KU 16), PUTRI SANJUNGAN INSANI (16 PI), DIAS WIBAWA (KU 18) ....... ...................JUARA SINGAPORE NAT'L JUNIOR CHAMPS 2014 (15-23 MARCH) ADALAH KAREEM ABDUL HAKIM (TUNGGAL PA 10 TH), NUR ROSIDA MEGA H (JUARA TUNGGAL 12 PI ) , JESSICA CHRISTA/NUR ROSIDA MEGA JUARA GANDA PI 12 TH) ............. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0813 1031 1045........................ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0813 1031 1045................................... ...TURNAMEN REMAJATENIS JAKARTA-4 TGL 2-4 MEI- 2014 DI KEMAYORAN JAKARTA

Patrick Tjandra kalahkan Kareem Abdul Hakim

REMAJA-TENIS.Com, JAKARTA. Upaya meningkatkan prestasi dilakukan oleh juara turnamen nasional yunior Singapore Kareem Abdul Hakim dengan upgrade kelompok umurnya dari KU 10 tahun ke 14 tahun ternyata dihadang oleh Patrick Tjandra diajang turnamen nasional RemajaTenis Jakarta-3 yang berlangsung hari ini (Sabtu,29/3) di lapangan tenis Kemayoran Jakarta.

Kareem telah berusaha menekan Patrick di set pertama tetapi ternyata Patrick masih bisa melayaninya dengan baik dengan penempatan bola bola yang menyulitkan Kareem dalam pengembaliannya. Penematan bola Kareem masih bisa dilayani oleh Patrick karena balam pengembaliannya. Justru Patrick mengembalikan bola Kareem masih lebih banyak ditujukan kepada diri Patrick sehingga bagi Patrick tidak ada keseulitan dalam pengembaliannya. St pertma Patrick unggul 6-3.

Diset kedua kedua pemainpun masih saling adu pukulan ground stroke, tetapi ternyata Patrick masih lebih unggul dan menutup set kedua 6-4.

Daniel Gunawan asal Jakarta berhasil menyingkirkan Taimur Saleem 7-6 (1), 6-3.

Unggulan utama tumbang di kelompok 10 tahun

REMAJA-TENIS.Com, JAKARTA.  Unggulan utama tunggal putra 10 tahun, Aje Derian petenis tuan rumah tumbang ditangan rekannya sendiri Brendan Nicholas Hendrata dikuarter final diajang turnamen nasional RemajaTenis Jakarta-3 yang berlangsung hari ini di lapangan tenis Kemayoran Jakarta.

Gebrakan dilakukan Brendan sehingga Aje kewalahan juga dibuatnya dan Aje hanya berhasil mengumpulkan 3 games, sedangkan Brendan berhasil menutup kemenangan dengan 8 games.

Lawannya disemifinal adalah Sulistyo Wibowo (DKI) yang berhasil mengalahkan Stefan Murdiono (DKI) 8-4.

Semifinalis lainnya adalah, unggulan 2 asal DKI, Andrew Santoso sebagai juara bertahan,  berhasil kalahkan Nigel Ong (DKI) 8-6. Dan lawannya besok (Minggu 30/3) adalah Samvid Andhara asal Karawang. Samvid berhasil menyingkirkan Nicholas Andika Putra asal Bandung 8-0. (Foto Aje Derian/AFR)

Sabrina Kalahkan Balqis Asri di Kemayoran

REMAJA-TENIS.Com, JAKARTA. Tampil sedikit malu malu petenis putri asal klub Bank Papua Jayapura, Balqis Asri M turun dilapangan tenis Kemayoran Jakarta melawan jagoan asal Sukabumi Sabrina Ristawan di ajang turnamen nasional RemajaTenis Jakarta-3 di lapangan nomor 8.

Set pertama kedua petenis mengeluarkan kemampuannya,  dan terjadi kejar mengejar angka. Balqis, semifinalis Remaja Bank Papua 2013, ternyata masih bisa mengimbangi permainan Sabrina, sehingga terlihat menguras tenaganya sendiri. Dan set pertama keberuntungan masih ditangan Sabrina 6-4.

Memasuki set kedua , terlihat tenaga Balqis sudah terkuras dipanas terik Kemayoran membuat banyak energinya hilang, permainan Balqis mulai lamban,  sehingga Sabrina bisa memanfaatkan keunggulan fisiknya, akhirnya Sabrinapun unggul dan menutup set kedua 6-1 (Foto Sabrina dan Balqis/AFR)

Willy A Paembonan asal Jayapura lolos ke final di Kemayoran

REMAJA-TENIS.Com, JAKARTA. Masih ada satu andalan klub Bank Papua Jayapura diajang turnamen nasional RemajaTenis Jakarta-3 yang berlangsung hari ini dilapangan tenis Kemayoran Jakarta.

Turun dikelompok 16 tahun, Willy A Paembonan sebagai unggulan 2 berhasil lolos ke final tunggal putra kelompok 16 tahun.  Willy turun dengan percaya diri cukup tinggi sehingga berhasil mengatasi permasalahan dirinya dengan baik sedangkan lawannya M.Irfan Fauzi asal Depok dibuat tak berdaya. Set pertama milik Willy AP. 6-2

Diset kedua, terjadi anti klimaks, Willy banyak buat kesalahan sendiri sedangkan Irfan mulai membaik permainannya dan kontrol permaianan lawannya yang mulai terlihat goyah. Set kedua menjadi milik Irfan 6-4.

Set penentuan dilakukan dengan sistem super tie break, tenrnyata Willy berhasil menguasai diri dan mulai mengumpulkan angka dengan baik dan ternyata berhasil unggul dan menutup set ketiga 10-6, Willypun lolos ke final. Lawannya difinal adalah petenis tuan rumah juara bertahan Harrison Soegiarto yang lolos setelah kalahkan Yuki Hasegawa petenis berdarah Jepang 6-1 6-1.

“Saya belum pernah lawan Harrison, tapi saya berusaha besok menjadi juara.” ujar Willy sambil tertawa.

Apolos Wenda gagal ke semifinal di Kemayoran

REMAJA-TENIS.Com, JAKARTA. Minimnya pengalaman karena kurang rajin ikut pertandingan membuat hari ini petenis asal Klub Bank Papua Jayapura bermain sejak awal turun dengan tidak percaya diri. Itulah petenis potensial asal Papua Apolos Wenda turun pertam akali di Jakarta merupakan pengakamn paht karena dibabak pertama gagal menembus babak kedua, dihadang petenis berdarah Spanyol Indonesia, Enrique Garcia dalam 2 set lenagung.

Set pertama terlihat Apolos sangat grogi sangat banyak buat kesalahan sendiri sehingga dengan mudah Enrique yang postur tubuhnya jauh lebih tinggi dari pada Apolos memiliki kelebihan dalam hal over head. Apolos ketinggalan 1-6 diset ertama.

Set kedua tekanan hari Enrique tetap saja bergulir dengan baik membuat Apolos sedikirt kewalahan tetapi masih berusaha sampai titik akhir untuk menutup atau mengurangi kekalahan yang diperoleh. Ternyata Enrique makin percaya diri bermain lebih teliti dibandingkan set pertama Enrique banyak buat kesalahan sendiri. Akhirnya Apolos kebagian 3 games saja dan Enrique mendapatkan 6 games dan lolos ke babak semifinal.

” Hanya sayang sekali Apolos di set pertama juga banyak buat kesalahan sendiri sehingga membuat keuntungan banyak bagi lawannya.” ujar August Ferry Raturandang yang menonton dipinggir lapangan bersama dengan pelatih Jeffry Suwardi dari Jayapura. Selanjutnya dikatakan, Apolos masih perlu banyak diasah lagi kedepan sehingga menjadi mutiara hitam dari Papua.

(foto Apolos Wenda in action/AFR)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media