TERBIT 1 FEBRUARI 2012..REMAJATENIS JAKARTA-7 TGL 19-21 DES 2014 DI KEMAYORAN....JUARA TURNAMEN NASIONAL REMAJATENIS SUMSEL-3 .ADALAH KU 10 PA M.ADIS NARARYA, KU 10 PI RIKA ARI PUSPITA (LAMP), 12 PA APREDO LANEVA (BATURAJA), KU 12 PI ISYABELLA NURULIA VIANA (BATURAJA), KU 14 PA DIMAS RISKI PRATAMA (SEKAYU MUBA), KU 14 PI INDAH SEPTIA PUTRI (LAMPUNG), KU 18 PA SAHRUDIN (LAMPUNG), KU 18 PI INTAN PURNAMA SARI (BATURAJA) ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0812 8402 4970............. TURNAMEN NASIONAL REMAJATENIS SUMSEL-3 TGL 21-23 NOPEMBER 2014 DI TG ENIM.... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900943...........

Aan : Soal Atlet Rekrutan, KONI Jabar Tidak Transparan


REMAJA-TENIS.Com, BANDUNG. KONI Jawa Barat harus menanggapi semua persoalan selama Pekan Olahraga Daerah (Porda) XII/2014 di Kabupaten Bekasi. Selama ini, KONI Jabar dinilai banyak laporan dari setiap daerah mengenai ketidakpuasan selama pelaksanaan Porda sama sekali tidak ditanggapi KONI Jabar.

“Kami meminta kepada KONI Jabar untuk setiap masalah yang dilaporkan selama Porda untuk ada tanggapan. Kalau tidak ada tanggapan, ini akan menjadi prseden buruk buat KONI Jabar,” ujar Ketua KONI Kota Bandung, Aan Johana, di Kantor KONI Kota bandung, Jln. A. Yani Bandung, Rabu (26/11/14).

Aan mengatakan, mengenai rekrutmen atlet yang dilakukan KONI Jabar juga tidak transparan. Ia mengatakan, setiap daerah tidak mengetahui atlet yang direkrut KONI Jabar untuk kepentingan Jabar Kahiji.

“Selama ini KONI tidak transparan dengan perekrutan atlet yang dilakukannya. Apalagi atlet yg direkrutnya ini disimpan di satu daerah sehingga tidak tahu mutasinya,” paparnya.

Aan mengaku kecewa dengan perekrutan ini, kekecewaan itu lebih kepada rusaknya pembinaan atlet yang telah dilakukan oleh KONI daerah selama ini.

“Kami sempat ngobrol dengan beberapa pengurus KONI daerah lain. Mereka juga sependapat bahwa atlet-atlet yang dititipkan KONI Jawa Barat untuk memperkuat Jabar di PON 2016 tetapi turun di Porda 2014 kemarin, telah meluluh lantahkan pembinaan lokal yang selama ini dilakukan,” jelasnya.(galamedia.com)

Christopher Rungkat terlalu tangguh bagi Roy Cahyo


REMAJA-TENIS.Com, JAKARTA. Atlet DKI Jakarta Christopher Rungkat terlalu tangguh bagi Roy Cahyo Setiabudi (Jawa Timur) setelah meraih kemenangan mudah 6-3, 6-2 pada turnamen Garuda Indonesia Tennis Open 2014 di lapangan tenis Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (27/11).

“Ini kali kedua saya berhadapan dengan dia (Roy). Sebelumnya pernah ketemu di kejuaraan tenis di Bali. Di sana saya menang juga,” kata atlet yang akrab disapa Christo itu seusai pertandingan.

Di babak kedua ini, pria berdarah Manado tersebut tampil dominan pada set pertama setelah berbagi poin di game ke empat dan keenam.

Setelah itu peraih tiga medali emas SEA Games 2011 ini semakin tak terkejar karena pukulan-pukulannya mampu menjinakkan permainan agresif Roy.

Beberapa kali petenis Jawa Timur itu menang dalam permainan net, tapi tak mampu mencuri poin sebelum ditutup 6-3 untuk kemenangan Christo.

Pada set kedua, permainan Roy semakin menurun bahkan banyak melakukan kesalahan sendiri hingga tertinggal 0-5. Dia berhasil mencuri dua game sebelum Christo menutup set ini dengan skor 6-2.

“Dia (Roy) bermain ngotot di set pertama sehingga terjadi kejar-mengejar angka hingga game ke tujuh. Setelah itu permainannya terus menurun,” ujarnya.

Christo yang menjadi unggulan pertama di turnamen ini, akan berhadapan dengan M Iqbal Anshori (Papua) yang menang atas Jeremy Nahor.(antaranews)

David Langsung Tumbang


REMAJA-TENIS.Com, JAKARTA. Kejutan besar terjadi di babak pertama tunggal putra turnamen tenis Garuda Indonesia Terbuka 2014, Rabu(26/11). Finalis edisi 2013, David Agung Susanto , harus angkat koper lebih awal.
Bermain di center court lapangan tenis hotel Borobudur, Jakarta, petenis yang membela Riau itu tumbang di tangan pemain bukan unggulan M.Iqbal Anshori . Setelah kalah 6-7(4) di set pertaa, unggulan kedelapan itu mundur dalam kedudukan 0-1 di set kedua akbiat cedra.

“Pinggang saya bermasalah lagi. Cedera ini saya rasakan saat ikut turnamen di Kamboja dua pekan lalu. Saya sudah merawatnya dengan pijatanm stretchingm dan berendam di air panas dan dingin. Pagi sebelum bertanding sudah baikan, tapi sakitnya muncul agi di tengah prtandingan.” kata David kepada Harian BOLA.
David sempat meminta medical time out untuk mendapatkan perawatan medis di pertengahan set pertama. Namun, karena rasa sakit yang semakin menjadi, ia akhirnya memilih mundur.
“Psikologis saya sudah terganggu, Untuk mengejar bola saja saya kesulitan, Namun, cedera ini tak bisa dijadikan alasan. Harus diakui lawan mwmang bermain lebih bagus.” ujar David.

Iqbal mengaku tak menyangka bisa menang, Bahkan, karena tak merasa punya peluang menang, ia sudah bersiap pulang sebelum bertanding.

“Sejak awal David tak bermain seagresif biasanya. Ia lebih sering bertahan dan melalkukan kesalahan sendiri. Kepercayaan diri saya sempat goyah saat David mengejar. Namun, saya berusha tetap fokus meraih poin demi poin hingga akhirnya David memilih mundur. Walau menang dengan cara seperti ini, saya tetap puas karena David pemain bagus.” kata Iqbal.

Selain David, pe main unggulan lain masih belum terbendung. Unggulan pertama Christopher Rungkat (DKI) lolos ke babak kedua setelah menang mudah 6-2 6-1 atas Irfandi Hendrawan (DKI).
“Pada set pertama saya masih adaptasi lapangan karena baru pulang dari Tiongkok, Setelah dapat feeling , permainan saya semakin berkembang.” kata Christo.
Juara bertahan Joseph Sirriani (Austraia) juga mulus melewati babak pertama. Unggulan kedua itu menaklukkan Kurnia Suranto (Jateng) 7-6(5), 6-1(wartakota)

Chyntia Melita: Thailand Lawan Terberat di POM Asean


REMAJA-TENIS.Com,JAKARTA – Petenis nasional, Chyntia Melita, menilai bahwa atlet Thailand akan menjadi lawan terberatnya di ajang Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) ASEAN di Palembang, Sumatera Selatan 9 – 19 Desember mendatang.

Chyntia Melita, mahasiswa Universitas Ciputra, Surabaya, akan memperkuat tim tenis putri Indonesia di ajang kejuaraan bergengsi antar mahasiswa tersebut.

“Saat ini saya masih mempersiapkan diri untuk berlaga di ajang POM ASEAN. Lawan tidak mudah di sana. Thailand masih menjadi lawan terberat karena sebagian besar atlet Thailand banyak yang berlaga di turnamen profesional,” ujar Chyntia kepada Harian Super Ball.

Meskipun demikian Chintia menaruh target tembis babak semiifnal di ajang multievent tersebut. “Target awal saya tembis semifinal. Tapi fokus utama saya menang dulu di pertandingan pertama. Kalu di awal sudah menang tentu percaya diri semakin meningkat. Saya harus fokus dari babak awal dulu. Jika di awal menang percaya diri semakin meningkat dan main jadi lebih enak,” ujar Chyntia.

Karena fokus untuk tampil maksimal di ajang POM ASEAN, Chyntia memilih untuk absen dari turnamen Garuda Indonesia Tennis Open 2014 yang digelar pekan ini. Chyntia hanya mengikuti ajang eksebisi Garuda Indonesia ekesekutif turnamen. (tribunnews)

Oxi Gravitasi Putri Juara Garuda Indonesia Master 2014


REMAJA-TENIS.Com, JAKARTA – Akhirnya Oxi Gravitasi Putri asal Jakarta berhasil memenuhi ambisisnya sebagai juara turnamen Garuda Indonesia Junior Tennis Master 2014 setelah di laga final mampu mengalahkan pemain unggulan pertama asal Kudus, Hanna Levinia dalam 2 set langsung 6-1 6-3.

Mengomentari kemenangannya Oxi katakan percaya diri cukup tinggi karena sudah sering bertemu.”Tadi di final melawan Hanna saya main cukup enak, meskipun demikain lawan juga bermain cukup konsisten dan tidak mudah mengalahkannya. Saya sudah sering berhadapan dengan dia, sejak kecil sudah selalu berhadapan di turnamen resmi,” ujar Oxi.
Di set pertama Oxi tampuil dengan percaya diri tinggi dan bebas bermainnya karena sebelumnya dibabak penyisihan Oxi juga mampu mengalahkan Hanna. Set pertama juga dilalui dengan mudah oleh Oxi. Namun di set kedua, Oxi mendapat perlawanan ketat dari Hanna.

“Di set kedua Hanna sudah mulai panas. Dia juga merubah permainan dengan melakukan pukulan-pukulan lob. Dan itu cukup menyulitkan saya. Dia sempat mengejar poin hingga 5-3. Tapi saya bisa mengantisipasi permainannya. Bola lob nya saya kejar tidak saya tunggu dan itu berhasil,” ujar Oxi.

Ini merupakan kemenangan pertama Oxi di ajang Garuda Indonesia Yunior Tennis Master. Sebelumnya di tahun 2013 Oxi sudah tersingkir di babak penyisihan setelah dikalahkan oleh Deria Nur Haliza dan Arum.

“Tahun ini saya memang sudah target untuk juara di sini. Meskipun Deria sudah tidak main di level yunior tapi persaingan masih ketat,” ujar Oxi.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media