TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ..JUARA KEJURNAS REMAJA BANK PAPUA-3 ADALAH CHRIST CHESTER (KU 10 PA ASAL NABIRE), DESTRIAN REINHARD (KU 12 PA ASAL NABIRE), SASA MARSELINA (KU 12 PI ASAL SENTANI), BRYAN LEKATOMPESSY ((KU 14 PA ASAL NABIRE) , RITA FRANSINA (KU 14 PI ASAL SENTANI), AHMAD IKHWAN (KU 16 PA ASAL BONE SULSEL ),, ALLESSANDRA DONDI (KU 16 PI ASAL JAYAPURA), RAMADHAN TRI SANIAWAN (KU 18 PA ASAL BIAK), ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0813 1031 1045..................... KEJURNAS AFR BANDUNG TGL 29 APRIL-1 MEI 2016 DI GOR CARINGIN BANDUNG......KEJURNAS AFR REMAJATENIS SUMSEL-XV TGL 6-8 MEI 2016 DI SEKAYU MUSI BANYUASIN MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Joleta , Rifanty dan Alvin berjuang di Thailand kejar prestasi


REMAJA-TENIS.COM, THAILAND. Atlet potensial asal Bandung Joleta Budiman tinggal selangkah lagi tembus babak utama turnamen internasional junior Thailand dikota Nothaburi, Thailand. Setelah berhasil melewati hadangan petenis tuan rumah Linda Kumhom 7-6(5) 7-5. Joleta ditantang oleh petenis Chinese Taipei Ssu-Yi WU untuk menentukan lolos ke babak utama.

Selain Joleta ikut pula diajang ITF Junior Grade 1 tersebut, 2 petenis asal Bandung lainnya yaitu Rifanty Dwi Kahfiani dan Christian Alvin Edison yang keduanya langsung masuk babak utama karena peringkatnya seperti Rifanty telah memiliki peringkat ITF Junior 133 dan Christian Alvin Edison peringkat 281.

Sebelumnya di Bandung Joleta telah mengikuti seleksi nasional yunior yang diselenggarakan untuk kelompok 14 tahun dan 16 tahun. Dari hasil seleksi tersebut Joleta berhasil menang 5 kali dari 8 petenis tersebut dan kalah 2 kali. Hanya saja kekalahan Joleta diakhir seleksi dari rekannya sendiri Samantha Nanere tanpa tanding karena Joleta berangkat ke Bangkok untuk mengejar sign-in Thailand International Junior Champs tersebut.

Hanya saja karena aturan yang dibuat oleh PP Pelti sehingga Joleta dicoret keikut sertaannya dalam seleksi tersebut.
” Bagi saya bukan masalah Joleta tidak diikut sertakan dalam tim Junior Fed Cup Indonesia. Karena bagi Joleta tahun ini kejar peringkat dunia juniornya.” ujar David Budiman selaku orangtua Joleta kepada Remaja-Tenis.com.

Menurut pengamat tenis August Ferry Raturandang, sangat menyayangkan jika untuk membela nama negara dalam Junior Fed Cup tidak diwakili pemain terbaik yang dimilikinya. Pengunduran diri Joleta sebenarnya tidak mempengaruhi hasil seleksi tersebut dan Joleta bisa masuk dalam 3 besar. Tetapi ketentuan yang dibuat membuat skenario berbeda.(Foto Joleta /AFR Colection)

Daftar kemenangan pertandingan terbanyak petenis putra dunia


REMAJA-TENIS.COM, DUBAI. – Berikut daftar kemenangan pertandingan terbanyak petenis putra setelah Novak Djokovic mencatat kemenanganya yang ke-700 selama karirnya, Rabu:

1. Jimmy Connors 1.254
2. Ivan Lendl 1.071
3. Roger Federer 1.067
4. Guillermo Vilas 929
5. John McEnroe 875
6. Andre Agassi 870
7. Stefan Edberg 801
8. Ilie Nastase 779
9. Rafael Nadal 775
10. Pete Sampras 762
11. Boris Becker 713
12. Novak Djokovic 700.

(Keterangan foto Dokumentasi petenis Amerika Serikat legendaris, Jimmy Connor, mendapat kecupan saat menerima piala setelah menang atas lawannya, Ivan Lendel, di Madison Square Gard­en, New York, pada 1981. Sampai kini rekor kemenangannya, 1.254 kali, dalam karir tenis profesionalnya tidak terkalahkan. Dia dikenal sebagai petenis kidal dengan tipe permainan baseline dan bertemperamen kalem. Pada masanya, dia sempat menjadi lawan bebuyutan John McEnroe dan Ivan Lendl. (antaranews.com)

Deria Baru Terima Minggu Ini Rp 30 juta


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Akhirnya ada pengakuan dari pelatih Roy Therik terhadap keluhan pelatih Deddy Prsetyo akibat selama ikuti pelatnas atlit DKI Jakarta, Deria Nur Haliza tidak menerima hak sepenuhnya kecuali honor dari Satlak Prima yang sudah ditransfer setiap bulan ke rekening atletnya.

” Hari itu Wailan titip saya, karena dari dulu sampai hari ini saya menghormati Om Dedy Prasetyo. Saya bilang mau antar langsung bukan transfer sebagai penghormatan terhadap beliau.” ujar Roy Therik dalam jawabannya melalui WA.

Ketika ditanyakan kembali mengenai dana tersbut apakah sudah diberikan. Roy hanya menjawab ” Jadi mis komunikasi karena lama nga bersua jd motivasinya He is stil very Important person and so special.”

Menurut Deddy sendiri minggu lalu Deria telah terima transfer dari Pelti Rp 30 juta, katanya uang perlengakapn. ” Ini kaau tidak keluar di remaja-tenis.com, mereka diam diam saja. Bayangkan berapa besar dana ditahan hak atletnya dari tahun 2013 sampai saat ini baru Rp 30 juta dikirimnya. Dan tidak tahu berapa haknya. Belum lagi uang akomodasinya berapa ? Itu kalau tidak salah jumlahnya bisa ratusan juta. ” ujar Deddy Prasetyo yang baru saja jalani operasi tumor kecil.

Menurut Roy Therik akan segera ditransfer lagi haknya Deria Nur Haliza, tetapi tidak beritahu berapa besar dana yang ditahan tersebut.

“Agak lucu juga ya, Roy sering ke Senayan tapi tidak mau ketemu saya di Senayan juga. Kan bisa serahkan saja uang tersebut tidak perlu transfer sesuai janjinya itu mau datang sendiri bawa dana tersebut.” ujar Deddy Dikatakan pula kaau sudah menulis surat ke Satlak Prima masalah ini tetapi belum ada jawabannya.

Sedangkan Ketua Umum PP Pelti Maman Wirjawan ketika dimintakan konfirmasi masalah ini hanya mengakatakn akan dicek lagi. ” Kami cek lagi.” ujarnya.

Saat ini tim Davis Cup sedang berlatih di Singapore sebelum ke Solo sebagai persiapan menghadapi Vietnam. Sedangkan Deria pagi ini terbang ke Tiongkok untuk try out.

Indonesia Yakin Tundukkan Vietnam


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Indonesia optimistis mampu menundukkan tim Vietnam pada putaran pertama kejuaraan dunia tenis beregu putra Piaa Davis Zona Asia Oceania Grup II yang akan berlangsung di lapangan tenis Gelora Manahan, Soo, Jawa Tengah, 4-6 Maret 2016. Tim tenis Indonesia ditargetkan lolos ke babak final grup ini.
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis eluruh Indonesia (Pelti) Wibowo Suseno Wirjawan mengatakan, untuk menghadapi Vietnam, tim Piala Davis Indonesia melakukan dengan berlatih di Pusat Tenis nasional Kallang, Singapore.

“Kami optimistis bisa memenangi pertandingan ini. Ranking petenis Indonesia lebih baik dibandingkan dengan petenis Vietnam.” kata Wibowo di Solo, Rabu (24/2).

Empat petenis yaitu Christopher “Christo” Rungkat , David Agung Susanto, Aditya Hari Sasongko dan Sunu Wahyu Trijati akan menjadi andalan Indonesia untuk melawan Vietnam yang terdiri dri Nam Hoang Ly, Thien Nguyen Hoang, Minh Tuan Pham dan Arem Vu.

Christo, petenis paling berpengalaman di tim Indonesia, berperingkat ke-461 dunia. Peringkat ini lebih baik dibandingkan dengan petenis terbaik Vietnam, Nam diperingkat ke-916.
“Christo sudah kembali kdi peringkat 400-an. Tahun lalu sempat jatug di level 1.000 karena cedera.” kata Wibowo.

Indonesia ditargetkan lolos ke final Grup II Asia Oceania da diprediksi melawan Taiwan dalam perebutan tiket ke Grup I. Namun, jika lolos dari hadangan Vietnam, Indonesia harus berhadapan lebih duu dengan pemenang antara Thailand dan Sri Langka. ” Laan terberat di Grup II Asia Oceania adalah Taiwan. ” kata Wibowo.

Pelti realistis tidak mematok target berlebihan, yaitu lolos ke Grup I karena kualitas tenis Indonesia dinilai masih berada di tingkat Grup II.

Pertemuan dengan Vietnam dalam ajang Piala Davis adalah kedua bagi Indonesia. Pada pertemuan pertama di Saigon, Vietnam, 28-30 Maret 1970, tim Indonesia kalah 0-3.

Kaptem tim Indonesia Roy Therik mengemukakan, Christo dan kawan kawan sudah memasuki tahap akhir latihan dengan menggelar simulasi pertandingan. Sebelu berlatih di Singapore, mereka menimba ilmu di ITS Tennis Center Olomouc, Ceko awal 2016.
Piahkanya yakin, tim Davis Indonesia mampu melewati Vietnam pada babak pertama. (Kompas/Foto Mama Wirjawan/AFR Collection)

Deddy pertanyakan Uang Akomodasi dan Perlengkapan Atlet Pelatnas


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Salah satu anggota tim nasional Deria Nur Haliza masih belum terima haknya sebagai anggota Satlak Prima. Demikian menurut pelatih Deri Nur Haliza, Deddy Prasetyo disampaikan kepada Remaja-Tenis.com hari ini (Rabu 24/02) di lapangan tenis Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.

“Setelah diberitakan dimedia, saya terima telpon langsung dari pelatih Roy Therik. Saya maki maki dia karena kurang ajar bicara tidak ada sopan santunnya. Saya jauh lebih tua dari dia, kok kurang ajar begitu. Roy bilang kalau dana yang diminta itu dibarter dengan wild card yang diberikan kepada Deria . Apa hubungannya? Itu kan hak Deria uang akomodasi dan uang perlengkapan dari Satlak Prima. Sedangkan wild card diturnamen itu merupakan kewajiban Pelti untuk mencarinya sebagai bagian try out tim.” ujarnya. Kemudian disampaikan bagaimana pertanggung jawabannya karena harus ada tanda terima langsung dari atletnya. Dikatakan pula kalau jumlahnya bisa ratusan juta selama pelatnas.

Anggota pelatnas mendapatkan fasilitas dari Satlak Prima berupa honor yng ditransfer tiap bulan langsung ke rekening atletnya sedangkan uang akomodasi diberikan setiap 3 bulan sekali dan juga uang perlengkapan yang diterima oleh tim manajer.

Ketika hal ini ditanyakan ke Roy Therik tetapi belum diberikan jawabannya.

” Pengda Pelti sudah tulis surat ke PP Pelti per 1 Februari 2016, tapi belum dapat jawabannya.” ujarnya. Menurut Wakil Sejen PP Pelti Goenawan Tedjo mengaui kalau surat itu sduah diterima dan akan segera dijawab dan agak terlambat karena kesibukan menghadapi Davis Cup di Solo sebagai tuan rumah Indonesia menjamu Vietnam.Foto Deria Nur Haliza/AFR Collection)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media