TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... JUARA .KEJURNAS AFR REMAJATENIS SULSEL-IX DI MAKASSAR .... FEBBYARO RIBY (DKI JAKARTA, KU 10 PI), M.RAISYA AZZAKI ( MAKASSAR 10 PA), ANNISA AZZAHRA (BALIKPAPAN 12 PI), MUH. ALIEF R (MAKASSAR 12 PA), NOVIA RAHMADHANI (BALIKPAPAN 16 PI), OSCARLINO HALIM ( MAKASSAR 16 PA), MUH RINALDY NB (PALOPO 18 PA).... ... ...KEJURNAS AFR REMAJATENIS JAKARTA-59 TGL 13-15 JANUARI 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Kakak Adik Di Final Australia Terbuka 2017


SREMAJA-TENIS.COM, MELBOURNE. Serena Williams mengakhiri perjalanan bak dongeng petenis Mirjana Lucic-Baroni pada Australia Terbuka, Kamis, dengan menang 6-2 6-1 untuk menciptakan final melawan kakaknya, Venus Williams.

Venus sendiri maju ke final setelah menang 6-7(3) 6-2 6-3 melawan rekan senegaranya dari AS Coco Vandeweghe.

Petenis nomor dua dunia itu kembali kepada penampilan terbaiknya di Rod Laver Arena dengan tidak memberi kesempatan bernafas kepada petenis Kroasia berperingkat 79 itu sampai kemudian menang dalam waktu 50 menit.

Serena, juara enam kali Australia Terbuka, mengakhiri pertandingan setelah Lucic-Baroni menghujamkan bola yang menyangkut di net.

Kemenangan ini membuat Serena mencatat final Grand Slam ke-29 dalam karirnya demi memenuhi ambisi dia meraih gelar turnamen besar yang ke-23 kalinya.

Williams bersaudara untuk pertama kalinya akan saling berhadapan pada sebuah final Grand Slam sejak Wimbledon 2009 ketika Serena menang dua set, demikian Reuters.

AFR RemajaTenis Blora : Hari Pertama Belum Ada Kejutan


REMAJA-TENIS.COM, BLORA. Hari pertama Kejurnas AFR RemajaTenis di lapangan tenis GOR Pringgodani, Blora Jawa Tengah, belum ada kejutan dari para peserta,Jumat (27/1).
Pertandingan berjalan cukup lancar, walau cuaca silih berganti antara mendung dan cerah,. Namun demikian , hujan derS yang disertai angin menghentikan pertandinganterakhir. Sempat dipindahkan ke lpangan indoor, tetapi tidak bisa dilanjutkan karena tetesan air membasahi lapangan.

Laga awal dibuka petenis kota Pati, Natanael Santoso mengalahkan Panji Ardiansyah dari Blora 8-0 di KU 12 Putra. Kemudian KU 10 putra Hafiz Kevindari Blora menang walk out (WO) melawan M Iba dari Madiun. Selanjutnya Adyba Adelia menuai sukses mengalahkan Innaya Khauni 8-1 disektor putri. Petenis lokal Regina Widya mengalahkan Dalila Tyanty 8-1.

Afra Anggita dari Kudus menang 6-1 6-3 atas Rachel Yunan dari Blora di KU 14 putri. Masih di KU yang sama Alifea Ayu dari Blora menang WO dari Raihan Rizky asal Tuban.
Dari KU 18 putra, Fibio Isnando asal Tuban menang WO atas Said Rafli asal Blora. Petenis Musi Banyuasin (Sumsel), Dhimas Rizki Pratama menang mudah 6-1,6-0 atas petenis Blora Ahmad Albar.

Dari KU 18 putri, Septiana Herawati asal Kudus menundukkan rekan sedaerahnya, Laili Dwi 6-1 6-1. Sebaliknya, Indri Kurnia Wardani yang juga dari Kudus sempt mendapat perlawanan atas rekannya , Laila Eka sebelum menang 6-4 6-1.

Pertandingan terakhir antara Fatima Wardoyo (Semarang) melawan Niken Feriyana untuk kelompok umur 16 tahun, akan diteruskan besok. Lapangan basah . Tapi secara keseluruhan pertandingan hari ini berjalan lancardan sesuai jadwal.” ujar Refereee Parjan.
Ajang ini memainkan kelompok umur (KU) 10,12,14,16 dan 18 tahun.

Sambutan kehadiran AFR RemajaTenis dikota Blora cukup besar dengan hadirnya beberapa pelatih kondang Jawa Tengah di GOR Pringgodani , yang datang memngantar anak asuhnya untuk mengujui prestasinya.

Adalah suatu kebanggaan bagi setiap orang tua yang anaknya menjadi petenis atau atlet yang berprestasi. Kendati harus mengorbankan waktu, tenaga dan uang untuk sang anak menggeluti olahraga prestasi, tidak membuat semangat orang tua gentar sedikitpun. “Punya anak yang menggeluti olahraga sangat membanggakan, apalagi saat bisa menang dalam pertandingan maupun mendapat penghargaan dari pemerintah daerah setempat. Soal peralatan dan lainnya, bisa dicicil. Yang penting harus semangat dan mengabdi demi prestasi anak,” ujar Dwiyanto yang juga pegawai negeri sipil Kementrian Agama ini. (Foto TFatima Wardoyo/kin)

Hasil Hari Ini
1. KU 12 Pa Natanael (PATI)) v Panji (BLORA) 80
2. KU 10 Pa Hafiz (BLORA) v M. Iha (MADIUN(0 v WO
3. KU 10 Pi Adyba (BLITAR) v Innasya (BLORA) 81
4. KU 18 Pa Said (BLORA) v Fibio (TUBAN) wo
5. KU 18 Pa Dhimas Rizki Pratama (MUBA) v Ahmad Akbar (BLORA) 61 60
6. KU 18 Pi Septiana (KUDUS) v Laili Dwi (KUDUS) 61 61
7. KU 18 Pa Faris M (BREBES) vM. Firx wo
8. KU 12 PiNahla Rizki (TUBAN) Tabinna (BLORA) 83
9. KU 14 Pi Afra (KUDUS) v Rachel (BLORA) 62 63
10. KU 18 Pi Lila Eka(KUDUS) v Indri (KUDUS) 64 61
11. KU 12 Pi Duandra (BLORA) v Chantika (GRESIK) 80
12. Aulia (PURWODADI) v Isroqul (BLORA 64 60
13. KU 14 Pi Raihan Rizki (TUBAN) v Alifea (BLORA) wo
14. KU 12 Pi Eva Nuraini (BLORA) v Chintia (BLORA) 86

AFR Remaja Tenis Blora Digelar


REMAJA-TENIS.COM, BLORA- Puluhan petenis remaja putra dan putri bertarung di ajang Kejurnas AFR Remaja Tenis di lapangan tenis GOR Pringgondani, Blora, Jawa Tengah. Ajang ini memainkan kategori putra dan putri Kelompok Umur (KU) 10, 12, 14, 16 dan 18 tahun, pada 27-29 Januari 2017. Turnamen ini diikuti para petenis dari Musi Banyuasin, Semarang, Brebes, Kudus, Pati, Madiun, Tuban, Purwodadi, serta beberapa daerah lain termasuk Blora sebagai tuan rumah.

“Turnamen ini digelar untuk memberikan kesempatan kepada para petenis junior setempat, agar bisa mengasah kemampuan dan merasakan suasana pertandingan pada turnamen resmi,” ujar penggagas turnamen August Ferry Raturandang, Jumat (27/1). Dia menambahkan, bila turnamen lokal sangat minim dipastikan prestasi atlet pun akan minim. Kejurnas AFR Remaja Tenis ini diharapkan bisa menjadi wadah prestasi bagi petenis daerah, mengingat turnamen tersebut digelar secara konsisten di daerah-daerah sejak 2009 lalu.

Lebih jauh Ferry Raturandang mengatakan, diharapan kejuaraan ini akan menstimulir Pengcab Pelti maupun klub-klub tenis menggelar turnamen yang sama, demi kemajuan prestasi para petenisnya. “Jawa Tengah punya atlet yunior terbanyak dibandingkan provinsi lainnya,” imbuh Ferry. Diharapkan, lanjut Ferry, daerah lain turut peduli atas prestasi petenis dengan menggelar turnamen lokal maupun nasional secara kontinyu.

Hal senada diungkapkan Bendahara Pengcab Pelti Blora, Dwiyanto yang mengatakan, semakin banyak turnamen di Blora akan semakin bagus prestasi petenisnya. Pihaknya pun menegaskan, tidak memberikan target jumlah peserta, asalkan turnamen bisa digelar. “Turnamen AFR Remaja Tenis ini sangat membantu kami untuk melahirkan para petenis potensial di Blora. Kami siap bantu untuk Remaja Tenis, berapapun pesertanya, harus digelar,” kata Dwiyanto.

Hadirnya turnamen AFR Remaja Tenis di Blora dalam beberapa tahun terakhir membuat geliat prestasi tenis maupun animo peserta semakin menggeliat. Kondisi ini menjadikan performa petenis setempat tidak kalah bersaing dengan para petenis di Jawa Tengah. Bahkan hingga kini terdapat empat petenis Blora yang bersekolah di Sekolah Khusus Olahragawan Ragunan di Jakarta. Kebetulan putri dari Dwiyanto yang bernama Nur Rosida Mega Hadiati bersekolah di Ragunan berkat prestasi di turnamen AFR Ramaja Tenis. “Dengan adanya turnamen yang kontinyu digelar, maka mental bertanding dan hasil dari pelatihan bisa teruji dengan maksimal,” imbuhnya. (Foto petenis Tuan Rumah/ kin)

Serena Williams Ingin Final Sesama Amerika


REMAJA-TENIS.COM, MELBOURNE. Serena Williams mengaku senang lawan yang akan dihadapinya adalah sesama petenis Amerika jika dia berhasil lolos babak final Australia Terbuka. Serena menghadapi petenis Kroasia, Mirjana Lucic Baroni pada laga yang akan digelar hari ini, Kamis (26/1).

Jika Serena lolos babak final, maka dipastikan dia akan menghadapi petenis yang sama-sama berasal dari AS. Dia berpeluang menghadapi pemenang laga semifinal lainnya yang mempertemukan Coco Vandeweghe melawan kakak Serena Williams, Venus Williams.

“Ini akan menjadi luar biasa untuk bisa melihat semuanya adalah orang Amerika di babak final. Tentu saja saya suka kalau ada pertemuan petenis dari Amerika di babak final. Sekalipun, kalau petenis Amerika itu namanya bukan Serena Williams, Saya pikir itu akan menjadi hal yang mengagumkan,” kata Serena seperti dilansir USA Today.

Serena sudah mengoleksi gelar juara turnamen grand slam di sektor tunggal putri sebanyak 22 kali. Sebuah rekor di era Open yang menyamai prestasi legenda tenis, Steffi Graf. Dia mengincar gelar juara yang Ke-23 di Australia Terbuka tahun ini.

Serena yang menempati unggulan Kedua menyambut kesempatan tampil di semifinal yang Ke-10 kali secara berturut-turut setelah dia menang 6-2, 6-3 atas Johanna Konta pada babak perempatfinal.

Dia bangga melihat persaingan turnamen Australia Terbuka musim ini didominasi petenis AS. Di mana, tiga dari empat petenis yang lolos semifinal berasal dari AS.

Selain itu, tiga dari empat petenis yang lolos itu berusia di atas 30. Venus Williams berusia 36, Serena berusia 35, dan Mirjana Lucic Baroni berusia 34.

Ini adalah kedua kalinya dalam sejarah bahwa tiga wanita di atas usia 30 menjadi semifinalis Grand Slam. Pada turnamen AS Terbuka 2015, ada tiga petenis di atas 30 yang menembus semifinal. Yaitu juara Flavia Penetta, finalis Roberta Vinci, dan semifinalis Serena Williams semua dalam usia tiga puluhan.

Kali ini, hanya Coco Vandeweghe, semifinalis yang usianya di bawah 30. Dia berusia 25. Serena akan bermain melawan Lucic-Baroni, sementara Venus akan menghadapi Vandeweghe di semifinal lainnya.

“Ini benar-benar menakjubkan. Pada usia tiga puluh bisa mencetak semifinal Ke-10 secara beruntun. Saya sangat bangga tanding melawan Mirjana. Kami sudah bermain lebih dari satu dekade yang lalu dan sekarang bermain lagi,” kata Serena.(tribunews.com)

Vandeweghe pertama kali tembus semifinal grand slam


REMAJA-TENIS.COM, MELBOURNE. Petenis AS, Coco Vandeweghe menjadi satu-satunya semifinalis Australia Terbuka yang usianya di bawah 30. Dia siap berjuang di antara petenis veteran; Venus Williams, Serena Williams, dan Mirjana Lucic Baroni. Vandeweghe menghadapi Venus di laga semifinal Kamis (26/1).

Petenis Coco Vandeweghe menembus semifinal turnamen Grand Slam untuk pertama kalinya ketika tampil dominan membabat juara Prancis Terbuka Garbine Muguruza 6-4, 6-0 pada Australia Terbuka di Melbourne, Selasa. Vandeweghe mengaku menjadi sedikit gugup. Namun dia bisa menangani masalah ini.

Dia lahir dari keluarga atlet, Vandeweghe, petenis yang berusia 25 tahun ini adalah keponakan dari mantan pemain NBA, Kiki Vandeweghe dan putri dari atlet perenang Olimpiade. Dia selalu tertantang menghadapi pemain terbaik dunia. Dia pernah memenangkan gelar juara AS Terbuka junior pada tahun 2008 menembus perempatfinal Wimbledon dua tahun lalu.

Petenis Amerika Serikat berusia 25 tahun, yang juga tampil meyakinkan ketika menumbangkan petenis nomor satu dunia Angelique Kerber pada putaran sebelumnya, mengendalikan permainan sejak dari game ketujuh set pertama saat dia meraih break pertamanya.

Memerlukan 56 menit untuk menyelesaikan set pertama, Vandeweghe melaju pada set kedua saat dia memasukkan pukulan bola mematikan dari kedua sisi lapangan dan tidak memberi kesempatan Muguruza untuk mencuri angka dari servisnya hingga pertandingan berakhir.

Vandeweghe, yang penampilan terbaik sebelumnya pada turnamen Grand Slam adalah mencapai perempat final di Wimbledon pada 2015, kini akan menghadapi petenis senegaranya Venus Williams pada semifinal yang akan dimainkan pada Kamis mendatang, demikian Reuters.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media