TERBIT 1 FEBRUARI 2012......SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1 SYAWAL 1435 H. MOHOM MAAF LAHIR BATHIN....JUARA REMAJATENIS SULSEL 2014 DI MAKASSAR ADALAH FIRNAS MUTTAQIN ASAL BERAU KALTIM (KU 10 PA), MFARHAN SIDDIK ABDILLAH ASAL BERAU KALTIM (KU 12 PA), WIDIA MUTIARA SARI ASAL BERAU KALTIM (KU 12 PI) ), DYVAC AKBAR FIQBILLAH ASAL BULUNGAN KALIMANTAN UTARA (KU 14 PA), RINI PUSPITASARI ASAL SINJAI SULSEL (KU 14 PI), ANDI MUH SHOLEH YUSUF ASAL KENDARI SULTARA (KU 16 PA), MUH RESKY JABIR ASAL MAKASSAR SULSEL (KU 18 PA), INDAH PERMATASARI ASAL SINJAI SULSEL (KU 18 PI) ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0812 8402 4970........................ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0812 8402 4970...............TURNAMEN NAS REMAJATENIS SUMSEL-2 TGL 5-7 SEPT DI SEKAYU MUBA.................... .. .......TURNAMEN NASIONAL REMAJA BANK PAPUA TGL 12 - 14 SEPT 2014 DI JAYAPURA...

Singkirkan Serena, Cornet Cium Tanah


REMAJA-TENIS.Com,LONDON. – Petenis Perancis, Alize Cornet langusng mencium lapangan rumput Wimbledon, usai menyingkirkan petenis legendaris Serena Williams, Sabtu (Minggu WIB).

Cornet yang diunggulkan di tempat 25 memupus harapan Serena meraih gelar juara keenam di Wimbledon dengan tiga set 1-6, 6-3, 6-4. Ini merupakan kekalahan pertama Serena di bawah babak keempat Wimbledon sejak 2005.

Dalam pertandingan yang dibayangi cuaca mendung, Cornet mampu meredam pukulan bertenaga dari Serena. Ia mnerebut set kedua 6-3 dan menang 6-4 di set ketiga.

“Saya sulit percaya. Jika beberapa tahun lalu jika saya masih bertahan di pekan kedua Wimbledon dan mengalahkan Serena, saya tentu tidak akan percaya,” kata Cornet yang lasngung mencium rumput Wimbledon usai kemenangan.

Kekalahan ini juga membuat batalnya pertemuan antara petenis AS tersebut dengan pemain Kanada yang tengah meroket, Eugenie Bouchard yang maju ke babak 16 besar dengan mengalahkan Andrea Petkovic 6-3, 6-4.(kompas.com)

Sharapova ke putaran empat Wimbledon


REMAJA-TENIS.Com, LONDON - Maria Sharapova tampil gemilang Sabtu waktu setempat di arena Wimbledon untuk menang 6-3, 6-0 atas petenis AS Alison Riske guna mencapai putaran keempat.

Unggulan kelima yang berusaha menyandingkan gelar Prancis Terbuka dengan Wimbledon itu sempat esulitan ketika Riske mematahkan servenya pada game pertama namun segera menemukan ritmenya.

Sharapova, yang tersingkir pada putaran kedua tahun lalu, menunjukkan kelasnya dengan melepaskan pukulan-pukulan keras untuk mengatasi permainan net Riske dan sekarang ia hanya kehilangan tujuh game dari tiga pertandingan.

Ia akan meneruskan perjuangannya dalam memenangi gelar Wimbledon kedua dengan menghadapi unggulan kesembilan asal Jerman Angelique Kerber atau Kirsten Flipkens dari Belgia, demikian Reuters.(antaranews.com)

Batas Usia Peserta PON XIX adalah 21 Tahun


REMAJA-TENIS.Com, JAKARTA. Upaya menggagalkan hasil Rapat Kerja Nasional Khusus (Rakernassus) Pelti 2014 akhirnya tidak berhasil setelah Ketua Umum PP Pelti mengeluarkan surat edaran Nomor 244/KU/VI/2014 t3rtanggal 23 Juni 2014 yng menyatakan batas usia peserta Pekan Olahraga Nasional XIX 2016 di Jawa Barat adalah 21 tahun.

Sempat pula keluar ancman datang dari beberapa Pengda Pelti terhadap keinginan segelintir orang di PP Pelti yang mencoba melobi KONI Pusat dengan harapan keluar surat keputusan dari KONI Pusat membebaskan usia peserta PON XIX. Kecaman keras datang dari beberapa Pengda seperti Maluku, NTT, Katim, Jabar, Kaltara yang akan membuat mosi tidak percaya karena dianggap PP Pelti tidak bisa menjalankan amanat Rakernasssus maupun Munas 2012.

Kemungkinan menyadari atas kekeliruan yang dibuatnya, sehingga keluar surat edaran tersebut yang ditanda tangani oleh Ketua Umum PP Pelti Maman Wirjawan untuk menetraliser gejolak yang akan timbul jika melanggar amanat Rakernassus 2014.

Pengamat tenis August Ferry Raturandang menyayangkan jika PP Pelti sampai melanggar amanat Rakernassus 2014 termasuk Rakernasus 2013 lalu. “Bersyukurlah tidak terjadi pelanggaran tersebut, karena dampaknya akan merugikan PP Pelti sekarang.” ujar August Ferry Raturandang.

Dikatakan pula Pengda Pelti akan menentang jika bebas usia, karena setiap Pengda Pelti dengan KONI Provinsi telah menyediakan anggaran persiapan PON XIX 2016 dan bahkan sudah lakukan Pelatda masing masing. Hanya disayangkan terjadi pembelian atet tenis oleh beberapa daerah. ” Kalau masih tetap terjadi jual beli atlet maka pembinaan didaerah tersebut tidak jalan. Yang dicari adalah PRESTISE bukan PRESTASI lagi. ” ujarnya yang selama ini sangat anti jual beli atlet.

Menurut informasi pelaku jual beli ini dilakukan oleh pelatih pelatih sendiri yang aktip menawarkan anak asuhannya kepada daerah daerah yang kuat finansialnya. Anehnya pelatih tersebut justru anggota pengurus Pelti didaerah.

Tugas PP Pelti adalah mengoptimalkan potensi daerah yang harus lebih diutamakan, karena selama ini dari 2013-2014, programnya justru lebih banyak di Jawa belaka. Tugas PP Pelti adalah mengoptimalkan potensi daerah yang harus lebih diutamakan, karena selama ini dari 2013-2014, programnya justru lebih banyak di Jawa semata.

Aturan Grand Slam Wimbledon Semua Serba Putih Kecuali Pakaian Dalam Dinilai Aneh


REMAJA-TENIS.LONDON.Juara 1987, Pat Cash, mempermasalahkan aturan pakaian dalam, khususnya bagian untuk wanita, di Wimbledon yang menurutnya sangat aneh.

Peraturan pada grand slam lapangan rumput itu dari dulu memang sama, semua pemain harus mengenakan pakaian putih-putih, termasuk topi, wristband, kaus kaki, dan bandana.

Yang menjadi masalah adalah para pemain putri yang tidak mengenakan pakaian dalam putih. Alasannya, saat berkeringat dan kaus basah, pakaian dalam berwarna akan terlihat jelas. Beberapa pemain putri diminta untuk mengganti bra mereka yang berwarna, bahkan warna krem yang mendekati putih pun tidak boleh.

“Peraturan itu makin aneh saja,” kata Cash kepada BBC.

Peraturan di Wimbledon, bila pemain tidak berbaju putih bisa didiskualifikasi. Bahkan sol sepatu pun harus berwarna putih. Tahun lalu Roger Federer diminta mengganti sepatunya yang bersol oranye.(tribunnews.com)

Li Na Terhenti di Babak Ketiga Wimbledon


REMAJA-TENISLONDON.- Petenis Tiongkok, Li Na, terhenti di babak ketiga Wimbledon setelah menelan kekalahan 6-7(5), 6-7(5) dari petenis Ceko, Barbora Zahvalova Strycova, Jumat (27/3/2014). Li Na merupakan unggulan tertinggi yang tumbang, sejauh ini.

Menghadapi pemain dengan peringkat yang jauh di bawahnya, Li Na gagal menunjukkan permainan terbaiknya. Sepanjang pertandingan, unggulan kedua ini mengalami kesulitan menaklukkan lapangan Wimbledon yang licin.

Sementara itu, di bagian putra, Novak Djokovic berhasil melewati ujian berat saat menghadapi petenis Perancis, Gilles Simon.

Unggulan pertama ini memimpin 3-2 pada set ketiga, ketika dia jatuh cukup keras saat melakukan pukulan forehand. Petenis Serbia tersebut bergulingan kesakitan sambil memegang bahu kiri.

Untungnya, setelah mendapat perawatan medis dia bisa melanjutkan pertandingan dan akhirnya menang dengan 6-4, 6-2, 6-4.

Djokovic punya kesempatan beristirahat pada akhir pekan ini, sebelum bertemu petenis Perancis lainnya, Jo-Wilfried Tsonga, pada babak keempat, Senin (30/6/2014) (kompas.com).


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media