TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1438 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. KEJURNAS AFR REMAJATENIS SUMSEL -XVI TGL 14-16 JULI 2017 DI PALEMBANG....,,,.KEJURNAS AFR REMAJA TENIS SULSEL-XI TGL 14-16 JULI 2017 DI MAKASSAR,,..., AFR REMAJATENIS KALTENG TGL 21-23 JULI 2017 DI PALANGKA RAYA ......JAKARTA-64 TGL 4-6 AGUTUS 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA... REMAJA TENIS CIREBON 1-3 SEPT 2017 DI CIREBON . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA... IKUTILAH WWW.REMAJATENIS.BLOGSPOT,COM ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Unggulan Pertama Lansgung Tumbang di Perancis Terbuka 2017


REMAJA-TENIS.COM, PARIS - Kejutan terjadi di babak pertama Prancis Terbuka 2017 . Unggulan pertama Angelique Kerber tumbang Ekaterina Makarova 2-6, 2-6.

Tampil di lapangan utama Philipe-Chatrier Court, Minggu (28/5/2017), Kerber dipaksa tak berdaya sepanjang laga. Di set pertama, Kerber menyerah 2-6 setelah sempat tertinggal 1-5.

Nasib sama di set kedua, permainan Kerber masih belum membaik. Petenis Jerman pun lagi-lagi menyerah 2-6 dan mengakhiri pertandingan berdurasi 1 jam 22 menit dengan kekalahan.

Kekalahan membuat Kerber jadi petenis unggulan teratas pertama yang langsung tersingkir di babak pembuka Prancis Terbuka. Di semua Grand Slam, Kerber jadi yang keempat setelah Virginia Ruzici (Australia Terbuka 1979), Steffi Graf (Wimbledon 1994), dan Martina Hingis (Wimbledon 1999 dan 2001)

Setelah lolos ke babak kedua,Makarova akan menghadapi Lesia Tsurenko asal Ukraina yang berhasil lolos kebabak kedua setelah mengalahkan Kateryna Kozlova 6-4, 6-0.

“Saya sangat senang. Ini babak pertama yang cukup sulit. Kami berhadapan cukup sering di masa lalu dengan banyak momen menegangkan,” ungkap Makarova di situs resmi turnamen.

“Selalu sulit menghadapi Angelique, terutama saat dia jadi petenis nomor satu. Ini lawan yang sangat berbeda, jadi saya senang bisa mengontrol emosi dan bermain tenis dengan bagus hari ini,” imbuhnya,

Dari pertandingan lainnya, Petra Kvitova menandai comeback-nya dengan kemenangan 6-3, 6-2 atas Julia Boserup. Kvitova selanjutnya akan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Bethanie Mattek-Sands dan Evgeniya Rodina.

Aksi Djokovic Hibur Anak-anak di Roland Garros


REMAJA-TENIS.COM,PARIS. – Petenis Serbia, Novak Djokovic, menghibur para penggemar ciliknya pada acara Roland Garros Kid’s Day di Stadion Philippe Chatier, Roland Garros, Paris, Perancis, Sabtu (27/5/2017).

Roland-Garros Kid’s Day merupakan sebuah kegiatan yang rutin diselenggarakan menjelang berlangsungnya turnamen Perancis Terbuka.

Dalam acara tersebut, anak-anak berkesempatan bertemu langsung dengan para petenis jagoan mereka yang akan bersaing memperebutkan gelar Perancis Terbuka.

Djokovic antusias mengikuti rangkaian acara. Ia beberapa kali memeragakan teknik bermain tenis dan membuat suasana di stadion menjadi riuh.

Tak hanya itu, Djokovic dan sejumlah petenis lainnya turut berbagi momen lucu di lapangan demi menghibur anak-anak yang hadir.

Para petenis juga melakukan sesi tanda tangan dan foto bersama dengan penonton yang ada di tribune stadion.

Momen lain yang menjadikan Roland Garros Kid’s Day semakin meriah adalah kehadiran petenis asal Belarusia, Victoria Azarenka (27).

Azarenka, yang kini berada di peringkat ke-978, sengaja datang ke Paris hanya untuk menghadiri Roland Garros Kid’s Day. Dia sudah absen cukup panjang dari dunia tenis karena hamil.(kompas.com)

Pada 20 Desember 2016, eks petenis tunggal putri nomor satu dunia itu melahirkan seorang anak laki-laki yang diberi nama Leo.

Rencananya, Azarenka bakal kembali beraksi di atas lapangan pada turnamen Mallorca Terbuka, Juni 2017.

Tim Nasional Indonesia Gagal dibabak Pertama Singapore MF-1


REMAJA-TENIS.COM,SINGAPORE. Tim nasional Indonesia yang dipersiapkan menghadapi SEA Games 2017 di Klaua Lmpur Agustus mendatang gagal total dalam try out pertama ikuti Singapore ITF Futures $ 15,00 yang berlangsung sejak 22-28 Mei 2017.

PP Pelti kirim tim terdiri dari David Agung Susanto, Sunu Wajhyu Trijati, Aditya Hari Sasongko dan Anthony Susanto dibawa pelatih Andrian Raturandang

David Agung Susanto satu satunya yang diterima dibabak utama langsung kalah dibabak pertama dari petenis Swiss Marc-Andrea Huesler 1-6 3-6. Sedangkan anggota lainnya Aditya Hari Sasongko dan Anthony Susanto gagal lolos dari babak pertama setelah dihadang petenis asing lainnya.

Dibabak kuaifikasi, Anthony Susanto kalah dari petenis Vietnam Linh Giang Trinh 4-6 36, sedangkan Aditya Hari Sasongko juga kalah dibabak pertama kualifikasi dari Aryan Goveas asal India 6-4 1-6 4-6.

Selain itu pula ikut serta petenis muda Indonesia Fitriadi N Rifqi berhasil lolos kebabak kedua kualifikasi setelah kalahkan petenis Vietnam Thien Nguyen Hoong 6-3 6-4. Tetapi dibabak kedua Fitriadi tertahan langkahnya dari unggulan kualifikasi Nicholas S Hu (USA) 1-6 1-6.

Nasib yang sama dialami juga oleh David Agung Susanto berpasangan dengan Sunu Wahyu Trijati kalah dibabak pertama dari unggulan utama pasangan gad gado Vietnam dan India, Nam Huang Ly/ Vijay S Pimohant 2-6 0-6

Setelah itu petenis Indonesia ini akan melanjutkan pertandingannya di Singapore ITF Futures -F2 ditempat yang sama. ( Foto David Agung/Sunu di Combiphar)

Bouchard Persulit Jalan Sharapova ke Wimbledon


REMAJA-TENIS.COM, MADRID — Rivalitas petenis cantik dunia, Eugenie Bouchard dengan Maria Sharapova, meruncing sejak beberapa waktu lalu. Bouchard memang pernah mengakui Sharapova sebagai salah satu idolanya. Tapi April 2017 lalu, petenis Kanada tersebut mengeluarkan komentar pedas terkait kasus doping yang melibatkan Sharapova.

Bouchard menyebut petenis asal Rusia tersebut “petenis curang”. Dia menilai Sharapova seharusnya dilarang bertanding seumur hidup atas perbuatannya. Sharapova sendiri hanya mendapat sanksi larangan bertanding 15 bulan sejak positif memakai zat meldonium pada Australian Open 2016.

Semua sorot mata pun tertuju pada Bouchard dan Sharapova ketika kedua petenis ini dipertemukan pada babak kedua Madrid Open di Madrid, Selasa (9/5/2017) WIB. Bouchard berhasil menjadi pemenang dalam duel itu. Petenis berusia 23 tahun itu membungkam Sharapova dengan skor 7-5, 2-6, 6-4.

“Saya benar-benar mendapat motivasi ekstra saat turun lapangan kali ini. Sebab, saya tidak pernah mengalahkannya sebelumnya,” jelas Bouchard seusai laga, seperti dilansir Reuters.

“Saya benar-benar terinspirasi sebelum laga karena banyak pemain yang memberi dukungan secara pribadi, para pemain yang jarang ngobrol dengan saya pun mengirimkan pesan. Jadi saya tidak hanya ingin melakukan yang terbaik untuk diriku, namun juga demi banyak orang. Saya benar-benar mendapat dukungan.”

Sharapova sendiri enggan berkomentar panjang-lebar mengenai komentar negatif Bouchard. “Saya sudah menjadi bagian dari olahraga ini selama bertahun-tahun. Saya tahu kondisinya. Namun intinya, ini hanya soal dua atlet yang berkompetisi, dan saya salah satunya. Ini soal bagaimana saya bermain di pertandingan ini. Anda sudah berusaha berjam-jam per hari untuk memenangi pertandingan. Namun hari ini bukan milikku,” jelas Sharapova.

Kekalahan dari Bouchard membuat langkah Sharapova untuk lolos ke Wimbledon musim ini semakin berat. Sejak kembali dari sanksi larangan bertanding, Sharapova memang tak memiliki ranking maupun poin.

Dia kini memerlukan 250 poin lagi di satu turnamen tersisa, Italian Open, untuk memastikan bisa ke ajang grand slam di lapangan rumput Inggris itu. Kecuali, jika Sharapova mendapat hadiah cuma-cuma wildcard maka dia tidak perlu repot-repot mengumpulkan poin untuk bisa bermain di Wimbledon.(solopos.com)

Manado Perlu Stadion Tenis


REMAJA-TENIS.COM, MANADO. ” Sudah waktunya Sulawesi Utara memiliki sarana dan prasarana tenis Internasional. Yaitu stadion tenis dengan tribun penonton yang memadai,” ujar August Ferry Raturandang pemerhati tenis disela sela kejurnas Manado Open di lapangan tenis KONI Sario Manado.
Hal ini dikatakan beralaskan anthusias penonton menyaksikan kejurnas tenis Manado Open 2017 bisa betah sampai malam hari tidak keluar dari lapangan tenis KONI Sario Manado dengan kapasitas penonton sangat minim yang tersedia saat ini.

Dikatakan pula potensi tenis di Sulawesi Utara cukup besar disamping keinginan Ketua Pengda Pelti (2017-2022) Drs Steven Kandouw dalam visi dan misinya memimpin Pengda Pelti Sulut untuk kembali membangkitkan pertenisan di negeri Nyiur Melambai Sulawesi Utara ini.

Hal ini sangat penting jika berkeinginan diselenggarakan turnamen tenis profesional dibawah naugan ITF (International Tennis Federation), maupun ATP-Tour dan WTA-Tour yang kelasnya lebih tinggi. Dibutuhkan persyaratan persyaratan tertentu selain stadion untuk penonton, ruangan pemain, media room, ruang kerja Referee dan Panpel bersama wasit wasit dan balboys yang bertugas.

Daya tarik Sulawesi Utara sebagai objek pariswisata dimilikinya disamping itu transportasi cukup mudah dengan penerbangan langsung dari dan ke Singapore sebagai penunjang turnamen telah tersedia hotel hotel berbintang yang dimiliki dikota Manado.

Apa yang harus dilakukan ? Menurut August Ferry Raturandang ada 2 pilihan yaitu membangun kompleks lapangan tenis baru dengan 6-8 lapangan outdoor atau lapangan tenis KONI Sario ini direnovasi dengan mengorbankan satu lapangan indoor (yang sedang dibangun) dan 6 lapangan lainnya sudah cukup memadai , hanya perlu dicat ulang permukaan lapangan tersbut.

” Saya tertarik jika kejuaraan dunia beregu Davis Cup by BNP Paribas bisa dilaksanakan dikota Manado.” kata pria berkaca mata kelahiran 71 tahun silam. Dikatakan pula selama 5 tahun terakhir Davis Cup by BNP Paribas telah dilaksanakan di Palembang, Jakarta dan kota Solo yang memiliki stadion untuk penonton

Disamping itu pula dikatakan kalau kota Manado bisa ditawarkan ke ITF sebagai tempat pertemuan AGM ITF (Annual General Meeting) yang diselenggarakan setiap tahun ditberbagai negara sebagai angota ITF. PP Pelti pernah mengajukan permohonan ke ITF sebagai tempat AGM ITF dengan tempat di Bali, tetapi tidak diteruskan sehingga akhirnya hilang. Pengajuan minimal 2 tahun sebelumnya dimana tahun berikutnya harus difollow up dalam AGM ITF.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media