TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... ..... . ..REMAJATENIS JAKARTA-73 TGL 14-16 SEPTEMBER 2018 DI LAP TENIS MARINIR CILANDAK..........REMAJATENIS BANDUNG TGL 21-23 SEPT DI LAP TENIS CARINGIN BANDUNG.....ASIAN PARA GAMES 2018 ,MULAI 6-13 OKTPOBER 2018......... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Presiden Jokowi Akan Lepas Kontingen Indonesia Minggu

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA - Upacara Pengukuhan Tim Indonesia untuk Asian Games 2018 Jakarta – Palembang akan dilaksanakan pada hari Minggu (5/8) di Istora Senayan pukul 16.00 WIB. Setelah upacara pengukuhan akan dilakukan ceremony Pelepasan Kontingen Indonesia dipimpin langsung Presiden RI. Mengenai pelaksanaan upacara pengukuhan Kontingen Indonesia, disampaikan Chef de Mission Indonesia untuk Asian Games 2018, Komjen Pol Drs Syafruddin MSi dalam rapat konsolidasi internal pada hari Kamis (02/08) di Sekretariat CDM STIK-PTIK.

“Jadwalnya masih tentative, kita haturkan di tanggal 6, 7, atau 8 Agustus, semoga Presiden berkenan,”ungkapnya. CDM berpesan, upacara pengukuhan Kontingen harus dilakukan dengan tidak mengganggu proses latihan para atlet, “Hampir 45% atlet sedang konsentrasi berlatih di luar, saat Pengukuhan nanti, diharapkan seluruh atlet yang ada di Indonesia bisa hadir, nanti juga akan pakai seragam training, akan dibagikan”, ujarnya.

Pada rapat konsolidasi internal, Komjen Pol. Drs. Syafruddin memastikan bahwa seluruh administrasi yang dibutuhkan untuk pencairan uang saku atlet sudah dirapatkan secara khusus dan bersama-sama dengan pejabat terkait. Sehingga bisa dipastikan tidak ada masalah lagi karena anggaran tersebut sudah ada dan sudah cair, tinggal sedikit revisi. “Ïntinya, semua permasalahan administrasi terkait dengan keuangan sudah selesai dan uang saku segera dapat diterima yang berhak”, ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, CdM Tim Indonesia juga mengundang langsung kehadiran Deputy IV Kemenpora, Sekjen KOI, Direktur Sistem Penganggaran Kemenkeu, Perwakilan BPKP dan seluruh pimpinan PP/ PB cabor. (www.kompas.com)

Ganda Tuan Rumah Raih Gelar Juara Kejurnas Tenis Veteran Blora

REMAJA-TENIS.COM, BLORA. Duet petenis tuan rumah sukses merengkuh gelar juara Ganda Pria Kelompok Umur (KU) 55+ diajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Veteran Blora.

Pada laga puncak KU 55+ kejurnas tenis veteran yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Blora itu, pasangan ganda tuan rumah, Budi Nur P/ Slamet Sucahyo berhasil mengalahkan duet andalan Kudus, Achmad Khoirun/ Ngatmono dengan skor 8-5.

Dukungan penonton tuan rumah sangat berpengaruh menambah semangat Budi Nur dan Slamet Sucahyo.

Kendati harus bertanding dibawah cuaca panas terik yang menyengat di lapangan utama Pringgodani Blora, namun sedikitpun tidak mematahkan semangat juang para petenis senior tersebut untuk tampil all out merebut gelar juara.

“Harus diakui lawan lebih bagus.” ujar Ngatmono singkat usai laga final di lapangan tenis Pringgodani Blora.

Sebelumnya, di semifinal pasangan Budi Nur/ Slamet Sucahyo berhasil menyisihkan pasangan dari Samarinda, Kalimantan Timur, Agun Pratutyastoto/ Mulyadi K dalam pertarungan yang cukup ketat dan harus diselesaikan melalui tie break dengan skor akhir 9-8 (0) . Sedangkan pasangan Achmad Khoirun/ Ngatmono di semifinal membukukkan kemenangan atas pasangan dari Surabaya, Ari Juwantara/ Didik Gunanto, dengan skor akhir 8-1.

Ngatmono yang juga selaku pelatih tenis klub Rukun Kudus telah membawa atlet-atlet potensial dari Kudus yang tergabung dalam klub tersebut dan atlet-atlet asuhan pelatih Suharto untuk turut ambil bagian pada Kejurnas RemajaTenis Blora-6 yang berlangsung 25-29 Juli 2018 yang beriringan dengan kejurnas tenis veteran Blora.

Suradi Fatah/Koesmeidi Juara KU 50 Kejurnas Tenis Veteran Di Blora
Dikelompok 50 tahun, duet petenis Jawa Timur, Suradi Fatah asal Madiun berpasangan dengan Koesmeidi asal Kediri, keluar sebagai juara setelah di partai final mencatatkan kemenangan atas pasangan tuan rumah, Teguh Sedio Utomo dan Susanto Aji.

Kendati Teguh Sedio Utomo dan Susanto Aji mendapatkan dukungan penuh dari suporter tuan rumah, namun tak membuat pasangan ganda Jawa Timur patah semangat. Kolaborasi dua petenis asal kota Pecel dan kota Tahu tersebut tak terbendung untuk memenangi laga pamungkas dengan skor 8-4.

Sebelum berlaga di babak puncak, di semifinal Suradi/ Koesmeidi berhasil menyisihkan pasangan DIY, Hari Yuliarto/ Priajaya Kusen, 8-4, sedangkan pasangan Susanto Aji/ Teguh Sedio Utomo berhasil menyingkirkan pasangan gado-gado Medan dan Jogja Rafilin/ Tri Joko, dengan skor 8-6.

“Kami salut terhadap tuan rumah yang berhasil menyelenggarakan kejurnas veteran ini yang berbarengan dengan kejuaraan yunior.” ujar Suradi Fatah yang juga pelatih tenis bersertifikat ITF Level-1.

Hal senada juga diungkapkan oleh Koesmeidi. Pria asli Malang, Jawa Timur yang kini menjadi pelatih tenis di Kota Kediri itu mengapresiasi pelaksanaan kejurnas tenis veteran yang pelaksanaannya beriringan dengan kejurnas bagi kelompok yunior di Blora ini.

“Kejuaraan ini juga bisa jadi ajang silahturami sesama pelaku tennis di tanah air” kata Koesmeidi kepada arayanaNews melalui pesan singkat, Kamis (2 Agustus 2018).

Para juara kelompok veteran di kejuaraan ini berhak menerima hadiah berupa piala, piagam penghargaan dan prize money untuk juara Rp 2.500.000,- dan runner up Rp 1.500.000.

August Ferry Raturandang selaku penyelenggara cukup puas dengan antusias masyarakat tenis di Blora dan sekitarnya.

“Melihat potensi maupun sarana dan prasarananya sebaiknya di pantura ini bisa rutin diselenggarakan kejurnas baik yunior dan veteran. Ada Kudus, Blora dan juga Pati yang memiliki sarana dan prasarana memadai. Semua dikembalikan kepada masyarakat tenis sendiri.” Ujar August Ferry Raturandang yang gencar mempromosikan tenis melalui RemajaTenis kedaerah-daerah.

Dikatakan pula untuk bulan Agustus 2018 memasuki usia AFR ke 72 tahun akan diadakan Kejurnas RemajaTenis Bantul-7 pada tanggal 3-5 Agustus, kemudian RemajaTenis Jakarta ke 72 pada tanggal 17-19 Agustus 2018 di Jakarta dan RemajaTenis Bandung pada tanggal 24-26 Agustus 2018.

“Hanya ini yang bisa kami berikan kepada Tenis di Tanah Air diusia kami yang senja ini.” imbuh August Ferry Raturandang atau yang biasa disapa AFR tersebut.

Perjalanan sejarah AFR berkecimpung di turnamen tenis nasional dan internasional dimulai sejak tahun 1986 sehingga berbagai kendala baik finansial maupun non finansial tetap tegar bisa dilalui dengan baik.

“Puji Tuhan , saya masih bisa berkarya di Tenis Indinesia.” ujar AFR yang akan genap berusia 72 tahun pada tanggal 7 Agustus 2018.

Pendaftaran Volunteer untuk Asian Para Games 2018 Dibuka

REMAJA-TENIS,COM, JAKARTA. Indonesia Asian Para Games 2018 Organizing Committee (INAPGOC) telah membuka pendaftaran volunteer untuk main event Asian Para Games 2018 yang akan diselenggarakan pada 6-13 Oktober di Jakarta. Panitia penyelenggara Indonesia 2018 Asian Para Games (INAPG 2018) membuka pendaftaran volunteer hingga tanggal 17 Agustus 2018. INAPGOC mencari 8.000 orang volunteer yang siap menjadi bagian dari penyelenggaraan event empat tahunan ini. Volunteer yang telah melalui tahap seleksi akan ditempatkan ke dalam 18 divisi berbeda, di antaranya divisi General Affairs, Media & PR, dan Broadcasting.

Setiap divisi memiliki standar kualifikasi tersendiri yang harus dipenuhi oleh pendaftar program volunteer.

Secara general, kualifikasi dasar bagi pendaftar program volunteer Indonesia Asian Para Games 2018 adalah :
Berusia di atas 18 tahun (per Juli 2018);
Berkomitmen untuk bertugas sebagai volunteer sepanjang rangkaian acara untuk berkontribusi dalam menyukseskan event Para Games terbesar di Asia;
Ingin belajar dan mendapatkan pengalaman di dunia volunteer;
Memiliki antusiasme yang tinggi dan mampu menjalankan tanggung jawab;
Ingin menantang diri untuk menjadi bagian dari salah satu pesta olahraga terbesar di Asia.
Setelah masa pendaftaran ditutup, tahap seleksi dan penjaringan volunteer akan dilangsungkan mulai 18 Agustus.

Sedangkan hasil seleksi dan pembagian divisi bagi volunteer akan diumumkan pada akhir bulan Agustus. Pelatihan dan persiapan bagi volunteer pun akan dilaksanakan pada bulan September, sebelum Indonesia Asian Para Games 2018 dimulai pada 6 Oktober mendatang. Untuk informasi lengkap, peminat program volunteer dapat membuka situs resmi Asian Para Games 2018 di https://asianparagames2018.id/volunteer dan klik Register Now untuk melakukan pendaftaran online. Masyarakat dapat mendapatkan info terbaru mengenai pelaksanaan salah satu pesta olahraga terbesar di Asia ini melalui akun Instagram resmi Asian Para Games 2018 di @asianpg2018. (kompas.com)

Petenis Kudus Berjaya Di Kejurnas RemajaTenis Blora-6

REMAJA-TENIS.COM, BLORABlora. Para petenis yunior asal Kudus berhasil mendominasi gelar juara diajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) RemajaTenis Blora-VI yang berlangsung di lapangan tenis Pringgodani Blora.

Di tunggal putri kelompok umur (KU) 12 tahun, terjadi All Kudus Final, antara Fattya kontra Riristina Novita Maharani. Dalam laga derby itu, Fattya unggul dan meraih gelar juara setelah menang 8-5.
Sebelumnya di semifinal, Fattya menyingkirkan Putri Salma Nabila Zaky asal Wonogiri dengan skor 8-5, sedangkan Riristina mencatatkan kemenangan atas Regina Bintang Widya asal Blora, 9-7.

Kejutan terjadi pada tunggal putra KU 12 tahun. Ravel Indro SP dari Pemalang yang didapuk sebagai unggulan teratas, tumbang ditangan petenis Pati, Michal Ikhsan dengan skor 3-8.

Tidak hanya unggulan utama yang tumbang, unggulan kedua di kelompok tersebut juga mengalami hal yang sama. Petenis Pati, Diego Armando yang diunggulkan di posisi kedua, harus takluk pada petenis asal Ciamis, Achmad Bey Nurmultazan 4-8. berhasil menumbangkan unggulan 2 asal Pati Diego Armando dibabak kedua 8-4.

Achmad Bey akhirnya keluar sebagai juara setelah di partai final berhasil mengandaskan harapan Michal Ikhsan melalui pertarungan ketat yang berkesudahan dengan skor 9-7.

Di kelompok 14 tahun putra, petenis Kudus, M. Akbar Aidil Fitri keluar sebagai juara setelah membukukan kemenangan atas petenis asal kota Pahlawan, Surabaya, Putra Suyadi, melalui laga sengit yang berkahir dengan skor 3-6, 7-5, 10-8.

Di semifinal, Akbar mengalahkan rekannya sendiri, Surya Gani dalam dua set langsung, 6-1 dan 6-0. Sedangkan Putra Suyadi menang atas petenis Pati, Kevin Putra Kurniawan, 6-1 dan 6-4.

Kholisa Siti Maisaroh berhasil membawa pulang gelar juara KU 14 putri ke Kudus setelah pada laga final menumbangkan unggulan utama asal Blora, Diandra Kirana Wulansari dalam dua set langsung 6-1 dan 6-3.

Di semifinal, Diandra menundukkan petenis Kediri, Revanda Nafa Mustofa dengan skor telak 6-0 dan 6-2, sedangkan Kholisa di semifinal mengalahkan Bunga Nuraini asal Surabaya, 6-2 dan 6-4.

Petenis Kudus lainnya, Luis Darsono menyabet gelar juara tunggal KU 16 tahun putra setelah di partai puncak meraih kemenangan atas Dimas Rizki Sadewa, 6-2 dan 6-0.

Menanggapi kekalahannya, Dimas mengakui bila banyak membuat kesalahan sendiri. “Saya kurang pemanasan awalnya, sehingga banyak membuat kesalahan sendiri.” ujar Dimas ketika ditemui disisi lapangan Pringgodani.

Di babak semifinal, Luis dan Dimas membuat kejutan. Luis menumbangkan unggulan pertama asal Blora, Tito Zuhda Irhami dalam laga sengit yang berakhir dengan skor 6-7(6), 6-3 dan 10-3. Sementara Dimas menumbangkan unggulan dua asal Kudus M. Aldi Zakaria, 6-2 dan 7-6(3).

Di KU 16 putri, petenis yunior asal Pati, Diah Ayu Novita keluar sebagai juara, sementara Safa Dheani asal Kudus menempati posisi runner up. Sedangkan Safira Mardlyaliari dan Putri Sunandar yang sama-sama berasal dari Kudus, harus puas sebagai semifinalis.

Di kelompok 18 tahun putra, M Reza Falevi asal Kudus keluar sebagai juara setelah menyisihkan rekannya sendiri M. Iqballudin dengan skor 6-1 dan 6-1.

Pada kelompok putri 18 tahun, Nadya Dhaneswara berhasil merengkuh gelar juara setelah di final mengalahkan Fatima Wardoyo asal Semarang, dua set langsung, 6-3 dan6-4.

Di semifinal , Nadya menundukkan Aulia Risma asal Purwodadi dengan skor 6-1 dan 6-1, sedangkan Fatima memupuskan asa petenis Kudus, Laila Eka Safitri, juga dalam dua set langsung, 6-1 dan 6-1.

Nomor ganda putri KU 18 tahun, duet Nadya Dhaneswara/Aulia Risma keluar sebagai juara setelah di final mencatatkan kemenangan atas Fatima Wardoyo/Nurul Aini Putri 6-0 dan 6-1.

Sementara di nomor ganda putra KU 16 tahun, Dimas Rizki Sadewo/Naufal Aki Ahmadi asal Blora berhak menjadi yang terbaik setelah di pertandingan final membukukkan kemenangan atas M. Tito Zuhda / Ferdyan Arya Novanda, dalam pertarungan ketat yang berkahir dengan skor, 7-5, 4-6 dan 10-8.

Pada nomor ganda putri KU 14 tahun, duet petenis Kudus, Farren Allysia Sandy/Kholisa Siti Maisaroh sukses menyabet gelar juara setelah di laga final berhasil menumbangkan unggulan teratas, Bunga Nuraini (Surabaya)/Revanda Nafa Mustofa (Kediri), 6-3 dan 6-3.

Pasangan Putra Suyadi/Firman Azis asal Surabaya keluar sebagai juara ganda putra KU 14 tahun setelah pada laga pamungkas KU tersebut, menang atas Kevin Putra/Galang Patriaka asal Pati, 6-1,6-2.

Di semifinal, Putra/Firman membekuk unggulan 2 asal Kudus Surya Ghani/Jefrey Ukinnuha, 6-3,6-1, sedangkan Kevin/Galang menumbangkan unggulan pertama asal Kudus M. Akbar Aidil F/Adrian Cahya Maulana, 6-,6-3.

Pasangan ganda tuan rumah, Regina Bintang Sidya/Tabina Rahmadhanaisya keluar sebagai juara ganda putri KU 12 tahun setelah di final menumbangkan unggulan utama asal Kudus Anisa Kumala Tungga/Riristina Novita Maharani, dengan skor telak 8-1.

Di semifinal Regina/Tabina mengandaskan pasangan asal Kudus lainnya, Fattya/Selli, 8-4, sedangkan Anisa/Riristina menundukkan Putri Salma/Fera Wijayanti asal Wonogiri/Bojonegoro, 8-4.

Arief Wisnu Hariyanto/Ravel Indro asal Tegal/Pemalang, sukses menyabet gelar juara nomor ganda putra KU 12 setelah memenangi laga final kontra Ahmad Bey/Michal Ikhsan(Ciamis/Pati) dengan skor 8-2.

Sementara pasangan ganda asal Sragen/Pati, Wicaksono Wahyu Trijati/Christian Dwi Widianto keluar sebagai juara nomor ganda putra KU 10 tahun setelah partai puncak mengalahkan Seehan Maulana/Misbach Abdullah (Blora/Madiun) dengan skor 8-4.

Di semifinal, Christian/Wicaksino menundukkan Fachrul Arya Kusuma/Hafiz Kevin Biantara (Kudus/Blora), 8-2. Sedangkan pasangan Seehan/Misbach mengandaskan Rangga Wisnu Kresna/Akbar F Haqi (Semarang/Blora) dengan skor 8-4.

Dengan berakhirnya kelompok yunior maka dilanjutkan dengan mempertandingkan kelompok veteran yang akan berlangsung hingga Minggu (29 Juli 2018)

Harno dari Pengcab Pelti Kudus menyambut baik kehadiran RemajaTenis di Kudus. “Sebagai pemanasan menghadapi Porda Jawa Tengah pada bulan Oktober 2018 mendatang” ujarnya didampingi promotor RemajaTenis, August Ferry Raturandang, ketika kami temui di lapangan tenis Pringgodani Blora.(***)

Justin Barki/Christopher Rungkat Keok di Final Combiphar Tennis Open 2018

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA – Pasangan tuan rumah, Justin Barki/Christopher Rungkat harus puas berada di posisi runner-up Combiphar Tennis Open 2018.

Pada babak final di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, Sabtu (28/7), unggulan teratas turnamen seri pertama ITF Men’s Future itu harus mengakui ketangguhan ganda Australia, Michael Look/Matthew Romios.

Justin/Christo kandas straight set dari duet non-unggulan itu dalam laga berdurasi 74 menit dengan skor akhir 6-7(6) 6-7(5).

“Pertandingan berlangsung ketat karena masing-masing pasangan tidak bisa mematahkan servis lawan. Saat tie-break, baik di set pertama maupun kedua, kami kalah konsistensi dari lawan,” tutur Justin yang hanya akan tampil di nomor tunggal pada seri kedua pekan depan.

Kendati demikian pasangan yang akan menjadi ujung tombak Merah Putih di ajang Asian Games 2018 itu tak ingin larut menangisi kegagalan meraih gelar juara ganda kejuaraan yang menyediakan hadiah total 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 210 juta ini.

“Hasil turnamen Combiphar Open ini menjadi bahan evaluasi yang sangat baik untuk menghadapi Asian Games bulan depan,” timpal Christo yang akan segera bertolak ke Chengdu, Tiongkok mengikuti turnamen ATP Challenger.

Setelah merengkuh gelar juara ganda, Michael Look memiliki kesempatan untuk memboyong gelar juara tunggal ke Benua Kangguru. Petenis berperingkat tunggal ke-993 dunia itu bakal berjibaku dengan wakil Reunion, Quentin Robert. Laga antar non unggulan itu akan menjadi partai pamungkas Indonesia F1 Men’s Future berlabel Combiphar Tennis Open 2018.

Hasil Sabtu (28/7)

Final Ganda

Michael Look/Matthew Romios (Australia) v 1-Justin Barki/Christopher Rungkat 7-6(6) 7-6(5)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media