TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... .....REMAJATENIS BANDUNG 13-15 APRIL 2018........REMAJATENIS BANTUL 27-29 APRIL........REMAJATENIS JAKARTA-70 4-6 MEI 2018......... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Muhammad Mouressi keluar sebagai Juara kalahkan Jaden Elliot

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Ketinggalan 0-2 tidak membuat Muhammad Mouressi Urwah Muqorie putus asa, bahkan petenis asal Serang ini bangkit kembali untuk memimoin babak final tunggal putra 10 tahun melawan petenis tuan rumah Jaden Elliot. Bahkan Mouressi berhasil menyamakan kedudukan 2-2 dan bahkan meningalkan permainan lawannya untuk menutup pertenadingan 6-2 dan keluar sebagai juara.
Sebelumnya dibabak semifinal kejurnas RemajaTenis Jakarta-67 Piala SIWO PWI Pusat, Mouressi menyisihkan andalan Sungailiat Bangka, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong 8-0, sedangkan Jaden menyisihkan Rafalentino Da Costa asal Tangerang 8-2
Kelompok putri 10 tahun keluar sebagai juara Faiza Queena Safiya asal Cibinong setelah difinal mengalahkan Callista Gabrielle Purwadi asal Jakarta 8-7. Disemifinal Faiza mengalahkan Mischka Goenadi 8-1 sedangkan Faiza mengalahkan Febyrao Ribby asal Jakarta 8-2

Tunggal putra kelompok 12 tahun keluar sebagai juara petenis asal Bandung M. Hidayatul Rezky Djufri yang difinal menang tanpa tanding karena lawannya asal Lahat telah kembali ke Lahat , Wong Ara Dewanata. Disemifinal Hidayatul mengalahkan Razan Dhawy asal Jakarta dalam pertandingan cukup ketat 9-7 sedangkan Wong Ara mengalahkan petenis Cibubur Jojo Indradewa 8-6

Kelompok putri, keluar sebagai juara petenis asuhan pelatih Rivelino Raturandang, Lulwa Naswardhani setelah difinal mengalahkan andalan Depok Zelda Gracia Muttaqin 8-5. Sebelumnya disemifinal Lulwa berhasil menyisihkan Cyclova Zuleyka asal Cilegon dan Zelda Gracia mengalahkan petenis asal Palembang Dwi Rahmasari 8-2
Kejurnas RemajaTenis Jakarta ke 67 Piala SIWO PWI Pusat berlangsung sejak 27 – 29 Desember 2017 dilapangan tenis Marinir Cilandak Jakarta Selatan.

Pembinaan Tenis di Bangka Libatkan Orang Tua

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Keterlibatan orang tua dalam pembinaan atlet dari suatu cabang olahraga diakui atau tidak merupakan langkah strategis untuk menunjang prestasi. Hal itu disadari penuh oleh Pengurus Pelti Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Pelti Kabupaten Bangka, John Paul Simangunsong dalam bincang-bincang khusus dengan TribunOlahraga.com di sela-sela berlangsunya Kejurnas Tenis Remaja Piala SIWO PWI Pusat di Lapangan Tenis Kompleks Marinir Cilandak Jakarta, Kamis, (28/12), mengaku peran orang dalam pembinaan suatu cabang olahraga tak bisa diabaikan.

Meski baru satu tahun memimpin Pelti Kabupaten Bangka, John mengakui perkembangan tenis di Bangka cukup menggembirakan.

Menurut dia, sekarang ini ada 16 petenis junior dibina oleh Pelti Bangka di bawah pengawasan pelatih Suhardi Amis. Pada pertengahan Desember lalu, Pelti Bangka menggelar turnamen junior yang bekerjasama dengan AFR (Agus Ferry Raturandang) Manajemen.

John mengakui antusias peserta di turnamen ini cukup tinggi karena pesertanya bukan hanya datang dari Bangka atau Bangka Belitung juga dari daerah lain di luar Jawa seperti Sulut, Papua, Kaltim dan Maluku.

Bercermin dari tingginya minat peserta, membuat Pelti Bangka termotivasi untuk menggelar even serupa pada tahun 2018.”Kami akan menggelar even ini lebih besar apalagi PT Timah sudah memberikan isyarat akan mendukung dari segi pendanaan,”papar John yang juga Ketua Pengadilan Negeri Bangka ini.

Khusus di kejurnas remaja Piala SIWO PWI ini, Pelti Bangka memang hanya mengirim dua petenis saja yakni Rafa J Chunia Ferdasco yang tampil di KU-10 dan Akbar Hakim (KU-16).

Keikutsertaan kedua petenis muda usia ini diakui John murni dibiayai oleh orang tuanya. ”Memang mereka dibiayai penuh oleh orang tuanya. Ini yang membuat saya tertantang karena anak-anak ini punya potensi,”urai John menambahkan. (www.tribunolahraga.com)

Kejurnas RemajaTenis Piala SIWO PWI Pusat Dibuka Resmi oleh Ketua Harian PP Pelti

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Kejurnas RemajaTenis Jakarta-67 Piala SIWO PWI Pusat teah dibuka secara resmi oleh Ketua Harian PP Pelti Sutikno Mulyadi mewakili Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar yang berhalangan hadir pada hari ini (27/12) di lapangan tenis Marinir Jakarta Selatan. Didepan peserta yunior, Sutikno menyampaikan permintaan maaf dari Ketua Umum PP Pelti yang berhalangan hadir dan disampaikan salam hangat dari Ketua Umum PP Pelti. “ Kami sampaikan salam hangat dari Ketua Umum PP Pelti kepada para peserta yang dengan setia ikuti acara pembukaan dimulai.”

Sebelumnya dalam laporan dari Promotor Remaja Tenis August Ferry Raturandang (AFR) disampaikan 120 peserta yang mendaftar berasal dari 10 provinsi di Indonesia yaitu Sumbar, Jambi, Sumsel, Bangka Belitung, Sulut, Papua, Jatim, Jabar, Banten dan DKI Jakarta.
“ Kami laporkan RemajaTenis merupakan salah satu solusi terhadap kebutuhan atlet tenis di Indonesia untuk meningkatkan prestasi ke nasional maupun internasional. Kami telah selengarakan sampai ke 22 Provinsi di Indonesia”

Setelah itu sambutan datang dari Ketua Umum SIWO PWI Pusat, Raja Parlindungan Pane menyampaikan agar para atlet yunior ini bisa meniru kakak kakakya yang telah mengangkat nama bangsa Indonesia didunia Internasional. “Lagu Indonesia Raya itu dinyanyikan diluar negeri hanya dua event yaitu saat Presiden Indonesia berkunjung keluar negeri dan saat atlet Indonesia juara turnamen internasional.” Ujarnya dengan memberikan semangat agar atet muda bisa berprestasi Internasional.

Dalam kesempatan ini, Ketua Harian PP Pelti Sutikno Mulyadi menyampaiakn kalau kegiatan RemajaTenis ini perlu didukung oleh Pelti. Apa yang Pelti bisa berikan kepada RemajaTenis. Dianjurkan juga untuk bisa menghubungi Bidang Hubungan Daerah PP Pelti agar kerjasama dengan Pengda Pelti bisa lebih lancar.
Stelah pembukaan dolanjutkan dengan pertandingan. Beberapa atlet luar Jakarta memperlihatkan ketangguhanya. Giovan Lumenta asal Sulawesi Utara dikelompok 14 tahun, berhasil lolos kebabak kedua setelah menyisihkan petenis asal Palembang Kaka Alfarizie 60 62. Sedangkan atlet Palembang lainya Rafa Satya berhasil lolos kebabak kedua setelah menyisihkan Darrel Khayru asal Tangerang Selatan 62 61. Demikian pula at;et Jambi Zidan Albani menyisihkan \Arsya Philo asal Tangerang Selatan 60 62
“ Saya bisa menang karena lawan banyak buat kesalahan sendiri.” Ujar Zidan Albani setelah pertandingans elesai
Begitu pula atlet Musi Banyuasin Sumatra Selatan, Rizky Fadilah berhasil lolos kebabak kedua kelompok 16 tahun setelah kalahkan petenis tuan rumah Iclasul H 61 61.
Dikelompok 10 tahun, atlet Bangka Belitung, M. Faiz HR lolos kebabak kedua seteah mengalahkan atlet Bekasi Arib Tanuwijaya 84. Atlet Karawang Reihan Soemantri berhasil menyisihkan atlet tuan rumah Gabriel BM 85. Rafalentino mengalahkan petenis tuan rumah Rama Oksha 80. Atlet Bekasi lainnya Oscar Iqbal berhasil mengalahkan atlet tuan rumah Gardan H 86. Sedangkan atlet tuan rumah Jaden Eliott lolos kebabak kedua setelah mengalahkan Fathony Akmal asal Jakarta 81.
Pertandingan hari ini sempat terhenti dengan turunya huja tetapi setelah berhenti maka pertandingan dilanjutkan setelah dikeringkan.

Kejurnas RemajaTenis Jakarta -67 Piala SIWO PWI Pusat Siap Digelar

REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA - Kejurnas RemajaTenis Jakarta-67 Piala SIWO PWI Pusat siap digelar di lapangan tenis Marinir Jakarta. Tepatnya tanggal 27-29 Desember 2017. Hal ini dikemukakan oleh Promotor RemajaTenis August Ferry Raturandang. Seratus lebih petenis dari seluruh Tanah Air, tepatnya 10 Provinsi yang mendaftar.

Sampai penutupan pendaftaran Minggu (24/12/2017), menurut Ferry, tercatat lebih dari 100 peserta yang mendaftarkan diri. Tepatnya ada 120 pemain yang mendaftar untuk kelompok umur 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun dan 18 tahun.

Selain dari Papua, peserta yang mendaftar berasal dari Sumatra Barat, Jambi, Sumsel, Bangka Belitung, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Barat, Banten , dan DKI Jakarta ikut meramaikan kejurnas RemajaTenis Jakarta ke-67 itu. Terdaftar atlet andalan Jambi Azmi Januarsyah Juara tungal dan ganda 16 tahun Kejurnas Remaja Bupati Bangka 2017 dan Giovan Lumenta asal Manado juara tungal dan ganda Bupati Bangka kelompok 14 tahun

Seperti biasa jenis pertandingan yang digelar meliputi tunggal putra maupun putri kelompok umur 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun dan 18 tahun

Untuk kali ini order of play belum dikeluarkan sehari sebelumnya karena direncanakan diadakan upacara Pembukaan pada tanggal 27 Desember 2017, pukul 08,00 dilapangan tenis Marinir Cilandak.

Diharapkan peserta semua bisa hadir dan akan diberikan sovenir kaos yang telah dipersiapkan penyelenggar

Panitia juga mengundang Ketua Umum Pengurus Pusat Pelti Rildo Ananda Anwar. Namun karena bersamaan ada rapat di PB Pelti maka diperkirakan Rildo berhalangan hadir.

Asian Para Games Pembuktian Indonesia Ramah Disabilitas

REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA.- Ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah Asian Para Games 6-13 Oktober 2018 membuktikan bahwa Indonesia sebagai salah satu negara di Asia yang ramah disabilitas.

Seperti dilansir Kantor Berita Antara, Direktur Media Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Commitee (INAPGOC) Ashagindo Fahreza Nasution di Medan, Minggu, 17 Desember 2017 mengatakan, Indonesia adalah negara pertama di Asia Tenggara yang terpilih untuk menyelenggarakan Asian Para Games. Kesempatan itu menjadi salah satu implementasi dari UU 8 tahun 2016 mengenai penyandang disabilitas.

Melalui momen itu, Indonesia memiliki kesempatan untuk membuktikan diri untuk mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas menuju kehidupan yang sejahtera, mandiri, dan tanpa diskriminasi untuk hidup maju dan berkembang secara adil dan bermartabat.

Dia menjelaskan, dengan slogan “The Inspiring Spirit and Energy of Asia”, APG 2018 hadir dengan empat misi yakni determination, courage, equality dan inspiration. Keempat misi itu diharapkan dapat memperkenalkan tekad kuat dan kepercayaan diri para atlet dalam menghadapi segala tantangan baik fisik mau pun mental.

“Selain itu, ajang empat tahunan sekali ini juga berusaha mempromosikan kesetaraan dalam kehidupan bermasyarakat serta menjadikan aksi para atlet penyandang disabilitas sebagai sumber ispirasi dan motivasi,” katanya.

Elang Bondol
Slogan yang kuat juga didukung dengan kehadiran sebuah maskot bernama Momo (Motivation and Mobility) yang mengambil inspirasi dari Elang Bondol.

“Sebagaimana penyelenggaraan Asian Games 1962 yang meninggalkan warisan berupa komplek Gelora Bung Karno Senayan, ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah APG 2018 juga juga diharapkan dapat meninggalkan warisan, baik fisik mau pun nonfisik,” ujarnya.

Dari sisi fisik, fasilitas olahraga yang memenuhi syarat aksesibilitas penyandang disabilitas diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi siapapun dengan kondisi apapun untuk berolahraga.

Dari sisi nonfisik, warisan-warisan yang ingin ditinggalkan dan dilestarikan adalah peningkatan kesadaran masyarakat akan keberadaan olahraga khusus penyandang disabilitas, pemahaman tentang isu-isu disabilitas secara umum, serta pentingnya partisipasi aktif dan lingkungan yang berempati bagi semua kalangan masyarakat.**(www.pikiran-rakyat.com)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media