TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT TAHUN BARU 1 JANUARI 2018. ................REMAJATENIS JAKARTA-68 TGL 19-21 JANUARI 2018...........REMAJATENIS TGL 9-11 FEBR DI BANTUL D,I,Y........ ....... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Rildo Ananda Anwar Itu Maniak Tenis dan Pantas Jadi Ketua Umum PB Pelti kata Prasetyo

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA – Di kalangan pemain tenis senior nama Prasetyo Edi Marsudi sudah tidak asing lagi.
Ketua DPRD DKI Jakarta ini pernah terlibat sebagai tim sukses Piala Davis Indonesia yang diperkuat Suharyadi dan kawan-kawan saat mengalahkan Korea Selatam dengan skor 4-1.
Prasetyo yang juga offroader ini ikut miris melihat prestasi tenis Indonesia yang memasuki masa suram. Era kejayaan Suharyadi, Wailand Walalangi, Tintus Arianto Wibowo, Yayuk Basuki, Susana Anggarkusuma, Anggelique Wijaya benar-benar tenggelam.

Tak ada lagi bintang-bintang tenis Indonesia yang mampu mengulang sukses mereka.
“Petenis Indonesia itu punya potensi bersaing di kancah internasional. Dan, saya yakin jika PB Pelti dipimpin Rildo Ananda Anwar kejayaan tenis Indonesia bisa dikembalikan,” kata Prasetyo saat menemui sahabatnya Rildo Ananda Anwar yang berkumpul dengan mantan-mantan petenis nasional di Lapangan Tenis Widya Chandra Jakarta, Kamis (16/11/2017) malam.

Prasetyo sengaja datang ke Widya Chandra untuk memberikan dukungan penuh terhadap keinginan Rildo Ananda Anwar mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PB Pelti pada Munas Pelti di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, 24-26 November 2017.

“Tenis Indonesia itu butuh sosok pemimpin yang peduli dan ‘setengah gila’. Dalam arti pimpinan itu tidak menuntut banyak dari para atlet tenis kecuali prestasi. Dan, figur itu hanya ada pada Rildo Ananda Anwar yang benar-benar maniak tenis. Rasanya, tidak salah jika seluruh Pengprov Pelti memberikan dukungan. Dan, saya juga siap ditunjuk sebagai Sekjen PB Pelti jika Rildo terpilih,” papar Prasetyo Edi Marsudi.

Ia mengaku sangat mengenal sosok Rildo di kancah tenis Indonesia.

“Saya kenal dengan beliau bukan satu atau dua tahun. Saya kenal beliau sudah lama dan tahu kalau dia juga atlet muda tenis. Semenjak ikut dengan amarhum Moerdiono, Rildo paham betul dasar-dasar tenis Indonesia. Makanya saya akan dukung 100 persen pencalonannya,” ujarnya.

Ya, memang tenis Indonesia membutuhkan sosok yang pemberani seperti Presiden RI Pertama Soekarno.
“Soekarno itu dikenal dunia lewat olahraga. Ia mampu membangun stadion yang begitu megah dan dikenal dunia. Nah, di tenis kita butuh sosok seperti itu. Sosok yang mampu membawa pembenahan untuk tenis Indonesia. Karena jujur saja saat ini tenis Indonesia tidak berkembang,” jelasnya.

Prasetyo juga mengingatkan agar figur yang tidak mencintai tenis untuk mencalonkan diri.
“Kalau figur Ketua Umum PB Pelti tidak peduli dengan tenis mendingan jangan jadi pemimpin,” tegasnya.(tribunnews.com)

TEZ Capital & Finance Gelar Dua Seri Kejuaraan Tenis Bertajuk TEZ Tennis Open

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA - EZ Capital & Finance akan menggelar dua seri kejuaraan tenis bertajuk TEZ Tennis Open di Jakarta, 20 November hingga 2 Desember 2017.
Turnamen tenis internasional kategori Men’s Future ini menyediakan total hadiah 50.000 dolar AS atau sekitar Rp 650 juta.
“Saat ini adalah kesempatan yang baik bagi TEZ Capital and Finance untuk berkontribusi pada cabang olahraga tenis melalui event turnamen tenis internasional TEZ Tennis Open 2017 dimana TEZ sebagai perusahaan pembiayaan pertama di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengkhususkan diri dalam pemberian ‘Bridging Financing’ sangat concern untuk mendukung perkembangan cabang olahraga tenis di Indonesia,” papar Presiden Komisaris TEZ, Arwin Rasyid.

TEZ Tennis Open 2017 menyediakan 32 slot pada babak utama, terdiri dari 18 direct acceptance, dua special exempt dan empat wild card serta delapan qualifier.
Wakil Korea Selatan, Duckhee Lee yang berperingkat tunggal ke-205 dunia akan menjadi unggulan teratas, diikuti oleh petenis Jerman, Daniel Altmaier (240) dan Chen Ti (318/Taipei) pada posisi kedua dan ketiga.

Christopher Rungkat (812) menjadi satu-satunya wakil tuan rumah yang lolos langsung ke babak utama turnamen yang diikuti petenis dari 16 negara yakni Amerika Serikat, Jerman, Italia, Belarusia, Moldova, Australia, Jepang, Taipei, India, Korsel, Uzbekistan, Tajikistan, Thailand, Singapura dan Malaysia serta Indonesia.
“Turnamen ini sangat baik bagi perkembangan tenis Indonesia, terutama sebagai ajang uji coba petenis Merah Putih menuju Asian Games 2018,” tutur Ketua Umum PP PELTI, Wibowo Suseno Wirjawan.
Babak kualifikasi seri pertama TEZ Tennis Open 2017 berlangsung di Lapangan Tenis The Sultan Hotel & Residence, Jakarta, 18-19 November.
Sebanyak 64 petenis berjuang memperebutkan delapan tempat yang berhak melaju ke babak utama.(tribunews.com)

Test Event Tennis Road to Asian Games 2018: Rifqy Fitriadi Borong Gelar

REMAJA-TENIS.COM,PALEMBANG - Petenis Jawa Timur, M Rifqy Fitriadi (18 tahun) memborong gelar juara tunggal dan ganda Test Event Tennis Road to Asian Games 2018 di Stadion Tenis Bukit Asam, Jakabaring Palembang, Minggu (12/11/2017).
Di final tunggal, Rifqy yang menempati posisi seeded keempat berhasil menepiskan perlawanan rekan sedaerahnya, Ari Fahresi (15) 6-3 6-2.
“Sejak awal, saya berusaha menekan lawan terlebih dahulu dan tidak membiarkan permainannya berkembang,” tutur remaja kelahiran 23 Januari 1999 ini sesuai laga.

Berpasangan dengan wakil Jawa Tengah, Iswandaru Kusumo Putro (17), Rifqy juga keluar sebagai yang terbaik di sektor ganda putra.
Duet seeded keempat itu sukses menaklukkan unggulan kedua, Achad Imam Maruf (Jawa Barat) dan Indra Adiguna (DKI Jakarta). Iswandaru/Rifqy menang straight set 7-5 6-3.

“Lumayan buat persiapan tampil di turnamen internasional TEZ Capital and Finance Tennis Open di Jakarta pekan depan,” tutur petenis yang bercokol di peringkat ke-1450 tunggal dunia ini.

Di kelompok putri, Deria Nur Haliza (20) menyabet gelar juara tunggal setelah memenangi bentrok antar wakil DKI Jakarta.
Deria, unggulan keenam, mengalahkan juniornya, Fitriana ‘Ana’ Sabrina (16) yang menduduki seeded kedua, 6-4 6-3.

“Sejak awal saya yakin mampu mengatasi permainan Ana. Namun saya sempat kesulitan karena sebagai junior karena Ana bermain seolah tanpa beban,” ucap Deria yang meraih medali perunggu ganda campuran bersama M. Rifqy Fitriadi pada ajang Asian Indoor & Martial Art Games di Turkmenistan, bulan lalu.

Sementara itu, Susan Soebakti selaku Competition Manager Tennis Asian Games 2018 merasa gembira dengan pelaksanaan Test Event ini.

“Dari sisi prestasi, beberapa petenis muda bisa menunjukkan kemampuannya. Sedangkan soal venue pertandingan, kami melihat beberapa hal yang harus diperbaiki sebelum pelaksanaan pesta olahraga antar negara di Benua Asia, tahun mendatang,” tuturnya.

Wanita berkacamata yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti ini berharap masih memiliki kesempatan kembali mencoba lapangan pertandingan sebelum Asian Games 2018.

“Indonesia akan menjamu Filipina pada babak pertama Piala Davis Grup II zona Asia Oseania, awal Februari 2018. Alangkah baiknya kalau bisa berlangsung di Palembang,” imbuhnya. (tribunnews.com)

Hasil Minggu (12/11)
Final
Tunggal Putra
4-M. Rifqy Fitriadi (Jatim) v Ari Fahresi (Jatim) 6-3 6-2
Ganda Putra
4-Iswandaru Kusumo Putro (Jateng)/M. Rifqy Fitriadi (Jatim) v 2-Achad Imam Maruf (Jabar)/Indra Adiguna (DKI) 7-5 6-3
Tunggal Putri
6-Deria Nur Haliza (DKI) v 1-Fitriana Sabrina (DKI) 6-4 6-2

Seratus Petenis Siap Tanding di RemajaTenis Jakarta-66 di Lapangan tenis Marinir

REMAJA-TENIS,COM,, JAKARTA. Sratus atlet yinior siap ikuti Kejurnas RemajaTenis Jakarta-66 yang berlangsung di lapangan tenis Marinir Cilandak Jakarta mulai 17-19 Nopember 2017 Hal ini disampaikan oleh Promotor RemajaTenis August Ferry Raturandang. Dikatakan pula peserta berdatangan dari berbagai daerah nbahkan dari luar Jawa ikut serta seperti dari Tondano (Sulawesi Utara ) dan Manado. Ini menunjukan betapa minimnya turnamen didaerah daerah sehingga berkorban untuk mengejar prestasi bagi petenis cilik dari daerah daerah tersebut.

Kesulitan tempat pelaksanaan turnamen sebagai kendala sebagai pelaksana akibat dibongkar sejumlah lapangan di Ibukota ini, seperti Kemayoran dengan 20 lapangan kemudian di Senayan dengan 14 lapangan dan Rawamangun dengan 7 lapangan tenis. Keprihatinan pecinta tenis di Jakarta sangat terasa dikala mencari tempat untuk pelaksanaan turnamen

RemajaTenis Jakarta-66 dimulai hari Jumat 17 Nopember 2017 pukul 13.00 dan dilanjutkan sabtu dan minggu mulai pukul 08,30,
Suasana kopleks Ksatrian Marinir Hartono Cilandak cukup meriah sehungungan dengan HUT Marinir

Test Event Tennis Road to Asian Games 2018: Ari Fahresi Siap Ladeni Rifqy Fitriadi di Final

REMAJA-TENIS.COM,PALEMBANG - Kejutan Ari Fahresi (15 tahun) terus berlanjut pada ajang Test Event Tennis Road to Asian Games 2018 yang berlangsung di Stadion Tenis Bukit Asam, Jakabaring Palembang.
Belia kelahiran Sampang (Madura), 2 Agustus 2002 itu berhasil melaju ke babak final tunggal putra setelah menggulung unggulan ketiga, Iqbal Bilal Saputra asal Kalimantan Timur, Sabtu (11/11).
Ari yang masuk babak utama turnamen berlabel Kejuaraan Nasional dengan fasilitas wild card ini menang atas Iqbal yang mundur lantaran sakit dalam skor 6-2 4-1.

“Saya beruntung karena lawan sakit. Ini turnamen senior kedua yang pernah saya ikuti. Jadi tidak pernah berpikir bisa masuk sampai babak final,” tuturnya.
Kendati muka baru di level senior, Ari Fahresi adalah salah satu andalan Indonesia di turnamen kelompok umur 14 tahun.

Tahun lalu, siswa kelas X SMA Khusus Atlet Ragunan Jakarta ini memperkuat tim Merah Putih pada ajang World Junior Tennis kualifikasi Asia/Oseania di Bangkok, Thailand.
“Sama dengan babak-babak sebelumnya, pokoknya main bagus saja. Tak ada beban apa pun meski di partai final,” ucapnya.
Di final Kejurnas 2017, Ari bakal terlibat bentrok dengan sesama wakil Jawa Timur, yakni M. Rifqy Fitriadi (18) yang menempati posisi seeded keempat. Rifqi mengandaskan perlawanan unggulan kedua asal Nusa Tenggara Barat, Panji Untung Setiawan. Rifqi unggul straight set, 6-2 6-3.
Selain lolos di final tunggal, Rifqy juga sukses melaju ke babak pamungkas nomor ganda berpasangan dengan petenis asal Jawa Tengah, Iswandaru Kusumo Putro setelah menyisihkan duet DKI, Hendrawan Susanto/Odeda M. Arazza 6-2 6-3.
Di final, Minggu (12/11), ganda unggulan ketiga itu akan menjajal ketangguhan seeded kedua, Achad Imam Maruf (Jabar)/Indra Adiguna (DKI).
Sementara itu, unggulan teratas tunggal putri, Fitriana ‘Ana’ Sabrina (16) memenangi partai all DKI Jakarta semi final. Ana mengalahkan rekan sedaerahnya, Oxi Gravitasi Putri 6-2 6-3. Pada laga puncak, Ana akan meladeni petenis senior, Deria Nur Haliza (DKI) yang mengempaskan wakil Bali, Putu Armini 6-0 6-1.
Pasangan gado-gado, Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan) dan Putri Sanjungan Insani (Kalimantan Utara) memboyor gelar juara ganda putri Test Event Tennis Road to Asian Games 2018. Fadona/Putri menghentikan perlawanan duet Jawa Barat, Shevita Aulana/Novela Rezha 6-3 6-1.(tribunnews.com)

Hasil Sabtu (11/11)
Babak Semi Final
Tunggal Putra
Ari Fahresi (Jatim) v 3-Iqbal Bilal Saputra (Kaltim) 6-2 4-1 retired
4-M. Rifqy Fitriadi (Jatim) v 2-Panji Untung Setiawan (NTB) 6-2 6-3
Ganda Putra
3-Iswandaru Kusumo Putro (Jateng)/M. Rifqy Fitriadi (Jatim) v Hendrawan Susanto/Odeda M. Arazza (DKI) 6-2 6-3
2-Achad Imam Maruf (Jabar)/Indra Adiguna (DKI) v 4-Jeremy Nahor/Yoga Argisyahputra (DKI) 2-6 6-4 [10-6]

Tunggal Putri
1-Fitriana Sabrina (DKI) v 4-Oxi Gravitasi Putri (DKI) 6-2 6-3
6-Deria Nur Haliza (DKI) v 7-Ni Putu Armini (Bali) 6-0 6-1
Final Ganda Putri
Fadona Titalyana (Kalsel)/Putri Sanjungan Insani (Kaltara) v Shevita Aulana/Novela Rezha (Jabar) 6-3 6-1

Jadwal Minggu (12/11)
Final
Tunggal Putra
Ari Fahresi (Jatim) v 4-M. Rifqy Fitriadi (Jatim)
Ganda Putra
Achad Imam Maruf (Jabar)/Indra Adiguna (DKI) v
Tunggal Putri
1-Fitriana Sabrina (DKI) v 6-Deria Nur Haliza (DKI)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media