TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... JUARA .KEJURNAS AFR REMAJATENIS SULSEL-IX DI MAKASSAR .... FEBBYARO RIBY (DKI JAKARTA, KU 10 PI), M.RAISYA AZZAKI ( MAKASSAR 10 PA), ANNISA AZZAHRA (BALIKPAPAN 12 PI), MUH. ALIEF R (MAKASSAR 12 PA), NOVIA RAHMADHANI (BALIKPAPAN 16 PI), OSCARLINO HALIM ( MAKASSAR 16 PA), MUH RINALDY NB (PALOPO 18 PA).... ... ...KEJURNAS AFR REMAJATENIS JAKARTA-59 TGL 13-15 JANUARI 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Utamakan Karakter dan Mental Petenis


REMAJA-TENIS.COM, BLORA. Dalam memberikan pelatihan kepada seorang atlet tidak harus melulu diisi dengan latihan fisik dan tehnik. Namun diperlukan pula pembentukan karakter individu dan mental bertanding agar siap saat bertanding.

” Bagi saya, yang tidak kalah penting dalam pelatihan adalah membentuk karakter petenis dan mental, agar tangguh di dalam maupun di luar lapangan,” ujar pelatih klub Lovinton, Ahmad Supriyanto saat menyaksikan pertandingan AFR RemajaTenis di lapangan tenis Pronggodani, Blora, Jawa Tengah, Sabtu(28/1).

Pembentukan karakter ini nantinya berkenaan dengan disiplin atlet dan kemandirian. Selain itu mental bertanding agar petenis mampu bertahan dalam kondisi apapun di lapangan.

Pria yang akrab disapa Anto ini mengaku, pola ini diterapkan sejak dulu dan diterima oleh anak anak asuhannya maupun orang tua petenis. Kedekatan antar orang tua petenis memberikan kontribusi positip bagi prestasi para asuhannya.

” Dukungan orang tua sangat penting dan ikatan silahturahmi inilah kami kedepankan.” kata Anto.

Lebih jauh Anto mengisahkan , dirinya mulai merintis pembinaan petenis melalui klub Lovinton sejak 2006. Latihan setiap hari di lapangan sambil menerapkan latihan fisik dan mental, menjadi keutamaan. Tak heran dalam tempo 10 tahun, klub ini menelurkan empat petenis andal yang bergabug di sekolah khusus olahragawan di Ragunan Jakarta.

Ketika disinggung soal turnamen AFR RemajaTenis, Anto mengakui turnamen ini turut membantu memunculkan bibit peteis asal Blora. Sebab, dengan adanya turnamen RemajaTenis yang secara konsisten digelar, pasti membuka kesempatan petenis muda untuk uji hasil pelatihannya.

” Saya berharap, turnamen seperti AFR RemajaTenis terus bermunculan dan konsisten digelar. Dengan demikian, potensi petenis semakin bermunculan untuk regenerasi.” imbuh Anto. (Foto Ahmad Supriyanto/lin)

” Stake Holder ” Daerah Perlu Dibangun


REMAJA-TENIS.COM, BLORA . Minimnya turnamen di daerah membuat prestasi petenispun sulit dikembangkan. Munculnya turnamen lokal sangat penting agar terjadi kesinambungan antara pembinaan dan prestasi tentunya. Namun demikian, peran orang tua dan pengurus pun harus tumbuh bersama.

” Para pemangku kepentingan tenis di daerah perlu dikembangkan. Peran orangtua, atlet dan pengurus harus sejalan, sehingga prestasi tenis bisa diwujudkan.” ujar Sekretaris Pengda Pelti DI Yogyakarta. Hari Yuliarto di sela pertandingan AFR Remaja Tenis di Blora, Jateng, Sabtu, (28/1). Menurutnya, diperlukan sinergi antar Stake holder tenis agar potensi petenis daerah bisa digali secara maksimal. Hal inilah yang harisnya dimiliki setiap daerah dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan prestasi khususnya di cabang tenis.

Lebih jauh Hari menambahkan, untuk turnamen seperti AFR Remaja Tenis sudah cukup bagus, mengingat turnamen ini secara konsisten dan berkala hadir dibeberapa kota di Tanah Air. ” Turnamen ini diharapkan bisa membangkitkan pertenisan sekaligus memunculkan bibit bibit baru petenis masa depan.” kata Hari.

Dia mengakui , turnamen yang berlangsung tiga hari diakhir pekan ini cukup bagus, baik bagi peserta maupun orang tua. ” Anak-anak tidak mengorbankan sekolah dan orang tua bisa ikut.”imbhnya

Hari yang juga dosen Pendidikan Olahraga di Universitas Negeri Yogyakarta ini mengatakan, phaknya siap memberikan asistensi bilaman turnamen AFR Remaja Tenis berlangsung di Yogyakarta. ” Kami akan bantu AFR RemajaTenis di Yogyakarta. Saya jamin , pesertanya lebih banyak mengingat animo pecinta tenis sangatr bagus di Yogyakarta.” tandas Hari (Foto Har Yuliarto/kin)

Niken Merenda Prestasi Terbaik Blora


REMAJA-TENIS.COM, BLORA – Berbekal pelatihan maksimal dan dukungan dari banyak pihak, membuat petenis remaja putri, Niken Ferlyana Kusumaningtyas lebih fokus dan semangat dalam menjejakkan kaki di tiap pertandingan. Tuaian prestasi pun didapat melalui kerja keras berlatih serta bertanding dari gadis kelahiran Blora, 26 Maret 2003 ini.

“Saya mau fokus dalam pelatihan dan bertanding. Latihan fisik dan mental menjadi kunci kemenangan dalam setiap pertandingan,” ujar Niken usai bertanding di Kejurnas AFR Remaja Tenis di GOR Pringgondani, Blora, Jateng, Sabtu (28/1). Gadis manis yang kini bersekolah di SMP khusus olahragawan Ragunan ini, semakin yakin akan pilihannya di kancah tenis. “Di Ragunan, saya mendapat pengalaman baru dari sisi pelatihan di bawah asuhan pelatih Suharyadi dan Sulistyo,” imbuhnya. Sebelumnya, Niken bersekolah di SMPN 1 Ngawen sebelum pindah ke Ragunan.

Dari catatan prestasi yang ada, NIken sempat menuai gelar juara nasional di ajang New Armada 2013 di Magelang dan mempertahankan gelar di tahun berikutnya di ajang yang sama. Pada tahun 2015, Niken pun menuai sukses di ajang tenis Sportama di Temanggung. Sempat pula meraih kemenangan di ajang AFR Remaja Tenis 2016 lalu di Blora

Pada tahun 2016, juara satu AFR Nasional di Blora. Selanjutnya di Sukoharjo ia juga berhasil mendapat duduk di posisi runner up pada sportama kelas 14 tahun putri. Saat bertarung di ajang Piala Christopher Rungkat di Tegal, Niken malah meraih juara di nomor ganda putri serta posisi runner-up tunggal putri di Kelompok Umur 14 tahun.

Kendati dengan prestasi yang ada, tidak membuat sulung dari dua bersaudara pasangan Pujiono dan Sri Puji Handayani ini lupa diri. Dia pun tetap memberikan semangat kepada para juniornya. Niken berharap, dari para juniornya ini bisa ada yang mengikuti jejak prestasinya. “Untuk pembinaan dan regenerasi, saya berharap prestasi dari petenis junior-junior lebih baik lagi,” komentar Niken yang bercita-cita menjadi Polisi Wanita ini. (Kin)

Rafael Nadal Ketemu Roger Federer di Final Australia Terbuka 2017


REMAJA-TENIS.COM, MELBOURNE. Petenis Spanyol Rafael Nadal akan bertemu Roger Federer asal Swiss dalam final tunggal putra Grad Slam Australia Terbuka, Minggu (29/1). Petenis Spanyol itu melaju ke partai pamungkas setelah menundukkan Grigor Dimitrov 6-3, 5-7, 7-6, 6-7, dan 6-4, Jumat (28/1).

Rafael Nadal ( 30 th) yang kini menempati peringkat kesembilan dunia mengakui rivalitasnya dengan petenis Swiss ( 35 th) itu lebih dari sekadar tenis. Rafael Nadal dan Roger Federer sama-sama memerlukan lima set di semifinal untuk bisa melaju ke partai akhir. Federer menundukkan rekan senegaranya Stan Wawrinka 7-5, 6-3, 1-6, 4-6, dan 6-3.

Rafael Nadal yang kini berusia 30 tahun memenangkan 23 dari 34 pertemuan dengan petenis Swiss tersebut termasuk kemenangan tak terlupakan ketika menjuarai Wimbledon tahun 2008.

“Orang-orang dari luar dunia kami membicarakan soal ini dan itu bagus untuk persaingan kami dalam bidang olahraga,’ papar Rafael Nadal.

“Kombinasi dari dua gaya membuat pertandingan ini sangat spesial,” kata Rafael Nadal yang pernah menjuarai Australia Terbuka pada 2009.

Rafael Nadal juga unggul dalam catatan pertemuan keduanya di final Grand Slam. Petenis Spanyol itu menang enam kali sementara Nadal dua kali. Sementara catatan di Australia Open juga Nadal unggul dalam tiga pertemuan, sementara Federer tak pernah menang.

Namun menurut Nadal yang sudah meraih 14 gelar juara Grand Slam ini persaingannya dengan Federer akan menemui babak baru pada Minggu mendatang.

“Itu sudah lama berselang. Ini pertandingan yang berbeda, momen yang berbeda bagi kami. Pertandingan nanti akan benar-benar berbeda dibanding sebelumnya,” Nadal menambahkan.

“Saya sama sekali tak memikirkan apa yang terjadi di masa lalu. Saya pikir pemain yang bermain lebih baik akan menjadi pemenang,” ungkapnya lagi.

Roger Federer sendiri kini menempati posisi ke-17 dunia. Dia memang lebih sukses di Australia Terbuka dibanding Nadal. Petenis kelahiran Bottmingen ini telah telah empat kali menjuarai kejuaraan Grand Slam yang biasa digelar setiap awal tahun ini yakni pada 2004, 2006, 2007, dan 2010.

Namun tahun 2016, keduanya sama-sama gagal meraih prestasi maksimal lantaran cedera. Cedera lutut membuat Federer membuatnya harus mengalami kekalahan dari Milas Raonic di Wimbledon. Sementara cedera pergelangan tangan membuat Nadal absen di Prancis Terbuka.

Kakak Adik Di Final Australia Terbuka 2017


SREMAJA-TENIS.COM, MELBOURNE. Serena Williams mengakhiri perjalanan bak dongeng petenis Mirjana Lucic-Baroni pada Australia Terbuka, Kamis, dengan menang 6-2 6-1 untuk menciptakan final melawan kakaknya, Venus Williams.

Venus sendiri maju ke final setelah menang 6-7(3) 6-2 6-3 melawan rekan senegaranya dari AS Coco Vandeweghe.

Petenis nomor dua dunia itu kembali kepada penampilan terbaiknya di Rod Laver Arena dengan tidak memberi kesempatan bernafas kepada petenis Kroasia berperingkat 79 itu sampai kemudian menang dalam waktu 50 menit.

Serena, juara enam kali Australia Terbuka, mengakhiri pertandingan setelah Lucic-Baroni menghujamkan bola yang menyangkut di net.

Kemenangan ini membuat Serena mencatat final Grand Slam ke-29 dalam karirnya demi memenuhi ambisi dia meraih gelar turnamen besar yang ke-23 kalinya.

Williams bersaudara untuk pertama kalinya akan saling berhadapan pada sebuah final Grand Slam sejak Wimbledon 2009 ketika Serena menang dua set, demikian Reuters.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media