TERBIT 1 FEBRUARI 2012......TURNAMEN NASIONAL REMAJATENIS JAKARTA-44 TGL 7-9 AGST 2015 DI KEMAYORAN.... REMAJATENIS SUMSEL-14 TGL 14-16 AGUSTUS 2015 DI PALEMBANG..... .JUARA REMAJATENIS JAKARTA 43 ...ADALAH...10 PA LOUIS MAHA VIRA DEO TARIGAN (JKT) 10 PI SAUMAH ASZA (BEKASI), KU 12 PA DIMAS ARYA PUJANGGA WIBISONO (JAKARTA) , KU 12 PI AI TAMAKI (JKT), KU 14 PA RIFQY SUKMA RAMADHAN (BOGOR) , KU 14 PI FELICIA HALIM JAYASAPUTRA (JAKARTA) , KU 16 PA YUSUKE TAMAKI (JAKARTA) , KU 18 PA ANDI MUH SHOLEH YUSUF (KENDARI SULTRA). . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0813 1031 1045............KEJURNAS VETERAN BAVETI 2015 TGL 21-23 AGST 2015 DI SENAYAN JAKARTA....... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Deria Nur Haliza Wakil Indonesia di Wimbledon Junior


REMAJA-TENIS.COM, WIMBLEDON. Satu satunya petenis Indonesia yang berlaga diajang Grand Slam Wimbledon adalah Deria Nur Haliza. Petenis muda ini berlaga di Wimbledon Junior. Jika tahun lalu, Tam Grende yang berhasil mengangkat nama Indonesia diajang Grand Slam Wimbledon, tsehingga keluar sebagai juara ganda putri, tahun 2015 Deria Nur Haliza mencoba dengan modal peringkat dunia ITF 61, langsung diterima dibabak utama tanpa melalui babak kualifikasi.

Satu satunya sebagai waki dari Asia Tenggara, Deria Nur Haliza diibabak pertama akan dijajal oleh petenis kualifikasi asal Slovakia Manca Pislak.

Wakil dari Australia petenis putri brdarah Indonesia yang telah menjadi warga negara Austraia adalah Olivia Tjandramulia telah berhasl lolos kebabak kedua dengan mengalahkan petenis tuan rumah Emily Arbuthnott 6-3 6-2.

Saat ini Indonesia krisis petenis putra yang bisa berlaga di Wimbledon Junior, sejak terakhir kali dilakukan oleh Christopher Rungkat. Pembinaan petenis putra perlu ditingkatkan sehingga bisa memberikan kontribusi ditingkat dunia, yang selama ini sebagian besar dilakukan oleh petenis putri saja. Masih rendahnya peringkat dunia petenis putra Indonesia sehingga belum bisa diterima sekalipun dibabak kualifikasi.

Juara Wimbledon 2014 , Petra Kvitova Out


REMAJA-TENIS.COM, WIMBLEDON. Kejutan lagi di tunggal putri Wimbledon dengan tumbangnya juara bertahan Petra Kvitova kalah dari mantan petenis peringkat satu dunia asal Serbia Jelena Jankovic,di putaran ketiga kejuaraan tenis Wimbledon di London, Inggris, Sabtu (4/7).

Petra Kvitova sebagai ungguan No 2 melaju mulus pada dua pertandingan pertamanya di turnamen ini dan memenangi set pertama melawan Jankovic (30) namun petenis Ceko itu kemudian melakukan banyak kesalahan yang membuat Jankovic menang 3-6, 7-5, 6-4.

“Oh Tuhan! Saya sangat gembira dan bersemangat,” kata Jankovic, petenis unggulan ke-28 yang menempati peringkat satu dunia tahun 2008.

“Saya bermain sangat buruk beberapa tahun lalu dan bermain di Centre Court melawan juara bertahan itu luar biasa,” katanya seperti dilansir kantor berita Reuters.

“Bermain di lapangan rumput sangat sulit bagi saya, ini tidak datang dengan sendirinya. Saya gembira bisa menang melawan juara dua kali Wimbledon. Ini menakjubkan.”

Sementara Kvitova (25) tidak dapat menjelaskan bagaimana ia bisa kehilangan satu set dan keunggulan 4-2 untuk kalah pada pertandingan di mana ia terlihat menguasai permainan.

“Sulit untuk dijelaskan. Jika saya tahu apa yang terjadi, saya akan memberitahukan Anda. Namun saya benar-benar tidak yakin apa yang terjadi di sana. Saya seperti menguasai set kedua. Tiba-tiba saya merasa seperti, Anda tahu, bangkit, bermain dengan sedikit lebih agresif,” kata Kvitova.

“Saya tidak memiliki jawaban untuk itu. Serve saya tidak membantu saya kali ini. Saya benar-benar kesulitan dengan setiap tembakan yang saya mainkan,” kata Kvitova, yang terlihat percaya diri pada awal pertandingan dan sempat unggul dari Jankovic.

Di putaran 16 besar, Jankovic akan menghadapi unggulan ke-13 asal Polandia Agnieszka Radwanska, yang menang 6-1, 6-4 atas Casey Dellacqua asal Australia.

Non unggulan, petenis Amerika Coco Vandeweghe Tumbangkan Safarova


REMAJA-TENIS.COM, WIMBLEDON. Muncul kejutan besar dilakukan petenis putri Amerika Serikat, Coco Vandeweghe di turnamen tenis grand slam Wimbledon. Sebagai non unggulan, ia bisa lolos ke babak perempat final setelah menyingkirkan Lucie Safarova di babak keempat, Senin (6/7/2015).

Coco Vandeweghe telah melaui perjuangan keras untuk menyingkirkan Safarova 7-6 (7-1), 7-6 (7-4).

Di perempat final, Vandeweghe akan menantang pemenang pertandingan babak keemnpat lain antara Maria Sharapova kontra Zarina Diyas yang masih berlangsung.

Petenis AS lain, Madison Keys juga menggapai babak perempat final usai menyingkirkan petenis kejutan Olga Govortsova 6-3, 4-6, 6-1.

Wasit Muslim Arab Pertama bertugas di Wimbledon


REMAJA-TENIS.COM, WIMBLEDON. Grand Slam Wimbledon mencatat sejarah baru dalam perangkat pertandingan. Untuk pertama kali hakim garis perempuan Arab pertama bertugas di Wimbledon. Namanya Aseel Shaheen. Dia adalah satu dari 350 perangkat pertandingan di turnamen tenis Wimbledon 2015 yang tengah berlangsung di Birmingham, Inggris.

Aseel Shaheen berusia 41 tahun itu berasal dari Kuwait dan resmi menjadi panitia wasit setelah mengikuti pelatihan pada 2002.

“Sungguh menakjubkan bisa berada di sini. Ini tantangan. Saya perempuan Arab pertama yang menjadi wasit di Wimbledon,” kata dia dalam wawancara dengan Sport360, Senin (6/7/2015).

“Awalnya saya khawatir mereka tidak akan menerima karena saya pakai hijab, tapi justru sebaliknya, mereka menerima saya.”

Meski begitu Shaheen juga masih merasa cemas jika kehadirannya bisa memprovokasi para penggemar tenis.

“Saya katakan kepada mereka, saya ingin menjadi wasit internasional. Saya cukup memenuhi kualifikasi dan bahasa Inggris saya cukup bagus,” ujar Shaheen.

Sampai saat ini belum ada petugas wasit berasal dari Indonesia bertugas di Wimbledon.

Serena Wiiams Nyaris Tersingkir oleh Heather Watson


REMAJA-TENIS.COM,WIMBLEDON- Penonton Wimbledon mendapat suguhan menyenangkan saat petenis tuan rumah Heather Watson mampu bermain ketat menghadapi unggulan pertama, Serena Williams di babak ketiga, Rabu (03/07/2015).

Watson yang maish berusia 23 tahun bermain gemilang dengan memaksa Serena bermain ketat sebelum menyerah 2-6, 6-4, 5-7

Di set pertama, Serena seperti biasa memperlihatkan keperkasaannya dengan menang mudah 6-2. Namun di set kedua, Watson mampu menekan pemain Amerika tersebut untuk menang 6-4.

Set ketiga pertandingan berlangsung dramatis, Watson unggul cepat 3-0 sebelum dilampaui Serena 4-3. Watson kemudian membalik keadaan dengan unggul 5-4, sebelum dikejar dan diselesaikan Serena 7-5.

“Semakin tua, saya semakin keras mencapai ke atas,” kata Williams yang bakal menghadapi kakaknya Venus yang unggulan keempat pada babak selanjutnya. “Mungkin kali ini tahun depan saya akan lebih kuat lagi.”

Di babak keeempat Serena akan menghadpi kakak kandungnya, Venus Williams.

Sebaliknya, Novak Djokovic dan Maria Sharapova melenggang mudah, masing-masing dengan kemudahan mudah 63, 6-3, 6-3 dan 6-4, 6-3. Djokovic mengalahkan Bernard Tomic, sedangkan Sharapova menggulung petenis Rumania Irina-Camelia Begu.

Usai mengatasi lawannya, Djokovic berkata, “Saya berharap saya bisa bermain lebih baik dan semakin baik begitu turnamen ini melaju dan itulah yang sedang terjadi. Saya merasa lebih percaya diri.”

Juara Prancis Terbuka yang menjadi unggulan keempat Stan Wawrinka juga melenggang mudah setelah menang 6-4 6-3 6-4 dari Fernando Verdasco, sedangkan Richard Gasquet membuat unggulan 11 dari Bulgaria Grigor Dimitrov angkat koper lebih cepat setelah dikalahkannya dengan straight set.

Petenis Australia Nick Kyrgios juga maju ke babak berikutnya setelah mengalahkan unggulan ketujuh Milos Raonic 5-7 7-5 7-6(3) 6-3, demikian Reuters. (Foto Heather Watson)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media