TERBIT 1 FEBRUARI 2012......KEJURNAS TENIS REMAJA BUPATI MUBA CUP TGL 5-7 SEPT DI SEKAYU MUSI BANYUASIN SUMSEL........JUARA REMAJATENIS SULSEL 2014 DI MAKASSAR ADALAH FIRNAS MUTTAQIN ASAL BERAU KALTIM (KU 10 PA), MFARHAN SIDDIK ABDILLAH ASAL BERAU KALTIM (KU 12 PA), WIDIA MUTIARA SARI ASAL BERAU KALTIM (KU 12 PI) ), DYVAC AKBAR FIQBILLAH ASAL BULUNGAN KALIMANTAN UTARA (KU 14 PA), RINI PUSPITASARI ASAL SINJAI SULSEL (KU 14 PI), ANDI MUH SHOLEH YUSUF ASAL KENDARI SULTARA (KU 16 PA), MUH RESKY JABIR ASAL MAKASSAR SULSEL (KU 18 PA), INDAH PERMATASARI ASAL SINJAI SULSEL (KU 18 PI) ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0812 8402 4970........................ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0812 8402 4970................. .......KEJURNAS TENIS REMAJA BANK PAPUA TGL 12 - 14 SEPT 2014 DI JAYAPURA....TURN NAS REMAJATENIS JAKARTA TGL 19-21 SEPT DI KEMAYORAN....TURNAMEN NASIONAL REMAJATENIS SULSEL-2 TGL 26-28 SEPTEMBER 2014 DI MAKASSAR DAN SOLO ...

Petenis DKI Gagal di Gresik


REMAJA-TENIS.Com, GRESIK. Satu satunya petenis andalan Jakarta sebagai unggulan 1, James Rc Sudibyo terhenti difinal tunggal 14 tahun putra diajang Turnamen Semen Indonesia yang berlangsung di Gresik. James dipatahkan oleh petenis Sampang Ari Fahrezi yang juga ungguan 2 dalam pertarungan cukup sengit. Ari butuh 3 set untuk mematahkan perlawanan James difinal.
Set pertama, Ari langsung melejit dan hanya berikan 1 game saja 6-1. Bangkit diset kedua James unggul 6-2, tetapi diset penentuan James tidak bisa mematahkan permainan Ari Sampang dan Ari menutup kemenangan dengan 6-3.
Dikelompok putri 14 tahun, Dika Nanda Permatasari asal Surabaya sebagai ungguan 1 berhasil lolos difinal dan menyisihkan unggulan 2 asal Surabaya Silvia Andriani 6-4 6-1.

Kelompok putri 16 tahun, Kd Gita Purnanmi asal Gresik yang juga unggulan 2 berhasil keluar sebagai juara setelah menumbangkan ungulan 1 asal Gresik Khairun Nisa dalam 2 set langsung 6-2, 6-1.

Kelompok 16 tahun putra, unggulan 1 petenis tuan rumah M.Rifky Fitriadi berhasil menggondol gelar juara setelah menyisihkan Arqy Jordy non unggulan asal Probolinggo 6-1 6-0.(foto James R Susdibyo/AFR)

Sharapova Masih Jadi Atlet Putri Berpendapatan Tertinggi


REMAJA-TENIS.Com, WASHINGTON — Maria Sharapova masih tercatat sebagai atlet putri dengan pendapatan paling besar. Petenis putri asal Rusia itu sudah menduduki puncak daftar tersebut selama 10 tahun berturut-turut.

Dalam daftar yang dirilis oleh Majalah Forbes, Rabu (13/8/2014) seperti dilansir detiksport, Sharapova disebut memperoleh pendapatan sebesar US$ 24,4 juta (sekitar Rp284,9 miliar) di periode Juni 2013 sampai Juni 2014. Jumlah itu lebih sedikit lima juta dollar AS jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Menurunnya pendapatan Sharapova tak lepas dari cedera yang mengganggunya di sepanjang tahun lalu. Dari berbagai turnamen yang diikuti, pemilik lima gelar grand slam itu hanya membawa pulang hadiah sebesar US$ 2,4 juta–atau empat juta dollar AS lebih sedikit jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Kendati demikian, Sharapova punya pendapatan besar dari kontraknya dengan berbagai sponsor. Dari beberapa sponsor seperti Nike, Tag Heuer, Porsche, sampai produk kosmetik Avon, Sharapova memperoleh US$ 22 juta.

Duduk di posisi kedua adalah petenis asal Tiongkok, Li Na. Li –yang pendapatannya meroket sejak menjadi petenis Asia pertama yang menjuarai grand slam saat memenangi Prancis Terbuka 2011– secara keseluruhan memperoleh pendapatan sebesar US$ 23,6 juta (sekitar Rp 275,6 miliar) tahun lalu.

Sementara itu, Serena Williams menduduki peringkat ketiga dengan pendapatan sebesar US$ 22 juta (sekitar Rp 256,9 miliar). Namun petenis rangking satu dunia itu punya pendapatan dari hasil prestasi di atas lapangan yang lima kali lebih besar daripada Sharapova tahun lalu.

Petenis putri mendominasi daftar tersebut dengan menempatkan empat lagi atletnya. Victoria Azarenka (US$ 11 juta), Caroline Wozniacki (US$ 10,8 juta), Agnieszka Radwanska (US$ 6,8 juta), dan Ana Ivanovic (US$ 6,4 juta) berturut-turut menduduki peringkat keenam hingga kesembilan.

Tiga atlet putri dari luar tenis yang melengkapi daftar tersebut adalah atlet ice skating Korea Selatan Kim Yuna yang menduduki peringkat keempat (US$ 16,3 juta), pebalap Nascar AS Danica Patrick (kelima, US$ 15 juta), dan pemain golf AS Paula Creamer (ke-10, US$ 5,5 juta).(solopos)

Murray Melaju, Djokovic Terhenti di Cincinnati


REMAJA-TENIS.Com, CINCINNATI. – Andy Murry harus bertanding selama dua jam 23 menit untuk mendapatkan kemenangan atas John Isner pada babak ketiga Western & Southern Open di Cincinnati, Kamis (15/8/2014) siang waktu setempat (Jumat dini hari WIB). Murray menang 6-7(3), 6-4, 7-6(2).

Kemenangan ini mengantar Murray ke perempat final untuk menghadapi pemenang laga antara Roger Federer dan Gael Monfils yang akan berlangsung pagi ini. Murray pernah dua kali juara di Cincinnati, pada 2008 dan 2011.

Pada laga lainnya, Stanislas Wawrinka juga harus bertanding tiga set untuk mendapatkan kemenangan atas Marin Cilic. Setelah kehilangan set pertama, petenis Swiss tersebut membalikkan keadaan dan menang dengan 3-6, 6-0, 6-1.

Di perempat final, Warinka akan menghadapi Julien Benneteau yang melangkah setelah menumbangkan Jerzy Janowicz dengan 7-5, 6-1.

Sementara itu, kejutan besar dicatat Tommy Robredo. Petenis Spanyol tersebut berhasil menyingkirkan unggulan pertama, Novak Djokovic, dengan 7-6(6), 7-5.

Pekan lalu di Toronto Masters, Djokovic juga terhenti di babak ketiga setelah dikalahkan Jo-Wilfried Tsonga. Sekali lagi, Djokovic gagal menjadi juara di Cincinnati, satu-satunya turnamen Masters 1000 yang belum pernah dia menangi.(kompas.com)

Federer Catat Kemenangan Ke-300 di Turnamen Masters 1000


REMAJA-TENIS.Com, CINCINNATI. – Mantan petenis nomor satu dunia asal Swiss, Roger Federer, menambah daftar rekor dalam kariernya. Ayah empat anak tersebut menjadi petenis pertama yang mencatat kemenangan ke-300 di turnamen Masters 1000.

Roger Federer memenuhi rekor tersebut setelah mengalahkan Vasek Pospissil (Kanada), 7-6(4), 5-7, 6-2, pada babak kedua Cincinnati Masters, Rabu (13/8/2014) sore waktu setempat (Kamis dini hari WIB). Dia mencatat kemenangan pertamanya di turnamen Masters 1000 di Miami, 14 tahun lalu, dengan mengalahkan Justin Gimelstob.

“Turnamen Masters 1000 merupakan turnamen utama dalam tur,” kata pemegang 17 gelar Grand Slam tersebut. “Saya tahu banyak orang membicarakan Grand Slam, tetapi turnamen-turnamen yang utama adalah Masters 1000, 500, dan 250.”

Rekor menang-kalah Federer di Masters 1000 saat ini adalah 300-89. Di bawah Federer, ada Rafael Nadal dan Novak Djokovic yang mengikuti di posisi dua dan tiga.

Maman Wirjawan Yakin Medali Emas di Asian Games Incheon 2014


REMAJA-TENIS.Com, DENPASAR.- Ketua Umum PP PELTI ( Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia), Maman Wirjawan menargetkan atlet Indonesia mampu menyumbang medali emas dalam ajang Asian Games di Incheon, Korea Selatan, September-Oktober 2014.

“Target tersebut cukup realistis mengingat lolosnya petenis Indonesia, Christopher Rungkat dari degradasi Piala Davis Grup II Zona Asia-Oceania di Gelora Bung Karno, Jakarta pada April 2014 lalu,” ujar Maman di sela-sela “Welcome Dinner” Nusa Dua Bali Open 2014 di Denpasar, Rabu.

Ia mengatakan hal tersebut menjadikan momentum atlet Indonesia dalam mempersiapkan diri menghadapi Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan nanti sehingga mampu mendulang lebih banyak medali dalam ajang itu.

Maman mengatakan telah menyiapkan program untuk menghadapi kompetisi multi cabang se-Asia itu. “Sampai saat ini persiapan untuk ajang Asian Games sudah berlangsung diantaranya menjalani latihan di Spanyol selama tiga bulan dan mengikuti beberapa turnamen di Eropa,” ujarnya.

Pihaknya mengharapkan tim tenis Indonesia yakni Christopher Rungkat, Aditya Hari Sasongko dan petenis lainnya yang diunggulkan mampu menunjukan performa terbaiknya.

“Saat ini kami masih melihat kekuatan lawan dari negara lain seperti Jepang dan India,” ujarnya.

Menyinggung ajang Nusa Dua Bali Open 2014, Maman mengharapkan kejuaraan tersebut mampu digelar secara berkelanjutan.

“Kejuaraan tersebut sangat bagus untuk regenerasi atlet. Namun, harus dibina sejak usia dini dan tidak bisa dicapai dengan singkat,” ujarnya.

Ia menegaskan, potensi atlet terbaik bangsa ini akan telihat lima hingga 10 tahun ke depan. “Tentu harus ada dukungan semua pihak agar kejuaraan ini bisa digelar secara berkelanjutan,” ujarnya.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media