TERBIT 1 FEBRUARI 2012...... ......JUARA REMAJATENIS JAKARTA 42 ...ADALAH...10 PA ARVIANSYAH GALIH CAHYA ILMI (INDRAMAYU), 10 PI SAUMAH ASZA (BEKASI), KU 12 PA DIMAS ARYA PUJANGGA WIBISONO (JAKARTA) , KU 12 PI NATALIA MICHTA (JAKARTA), KAREEM ABDUL HAKIM (JAKARTA), KU 14 PI FELICIA HALIM JAYASAPUTRA (JAKARTA) , KU 16 PA YUSUKE TAMAKI (JAKARTA) , KU 18 PA MUHAMMAD SYARIEF HIDAYATULLAH (DEPOK). ......,REMAJATENIS JAKARTA-43 TGL 1-3 MEI 2015 DI KEMAYORAN.... REMAJATENIS SUMSEL-14 TGL 15-17 MEI 2015 DI LAP TENIS PEMKOT PALEMBANG... .......REMAJATENIS SULSEL-4 TGL 7-9 AGUSTUS 2015 DI MAKASSAR ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0813 1031 1045............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Deria Nur Haliza Tertahan di Final


REMAJA-TENIS.COM,NONTHABURI. Hanya satu satunya petenis yunior Indonesia yang berhasi lolos ke final adalah Deria Nur Haliza. Tetapi Deria difinal tertahan oleh petenis India Pranjala Yadapalli 4-6 1-6.

Sedangkan rekan rekannya seperti Rifanty Dwi K asal Bandung tertahan dibabak kedua oleh petenis Asutralia unggulan 1 Naiktha Bains 6-7(4) 3-6. Nasib yang sama juga dialami oleh setia Indri harto kalah dibabak awal dari petenis Tiongkok R.Chen 4-6 4-6

Petenis putra juga ikut bertanding diajang Chang Thailand ITF Junior Grade 1 ini adalah Anthony Susanto dan Bryan Husin. Anthony kalah dibabak kedua dari petenis Jepang Akin Santillan 2-6 2-6, sedangkan Bryan Husin kalah dari petenis Uzbekistan dibabak kedua Diurabek Karimov yang ungguan 2 , 0-6 0-6.

Turnamen internasional yunior di Thailand ini berlangsung sejak 2-7 Maret 2015, termasuk kategori ITF Grade 1. (Foto Deria Nur Haliza/AFR).

Indonesia Libas Iran 5-0

REMAJA-TENIS.COM, PALEMBANG. Pertandingan hari ketiga perebutan Davis Cup by BNP Paribas zone Asia Oceania Grup 2 antara Indonesia melawan Iran telah dipertandingkan 2 partai tunggal yang sudah tidak menentukan hasil akhir arena Indonesia sudah menang 3-0.

Turun dihari ketiga ini, Sabtu (8/3), David Agung Susanto berhasil menambah kemenangan menjadi 4-0 seteah berhasil menaklukkan Mohsen Hossein Zeda dalam dua set langsung 6-4 6-4. Kemudian dilanjutkan pertandingan terakhir Aditya Hari Sasongko, petenis kidal asal DIY berhasil menutup kemenangan Indonesia menjadi 5-0 seteah berhasil melibas hahin Khaledan 6-2 6-1.

Tim Piala Davis Indonesia memukul Iran tanpa balas dengan skor 5-0 pada putaran pertama Grup II Zona Asia Oceania setelah pada pertandingan terakhir di Palembang, Minggu. setelah kedua petenis tuan rumah berhasil menambah angka kemenangan dihari terakhir.

“Sejak awal saya bertekad memenangkan pertandingan ini meski sudah tidak ada pengaruh lagi bagi tim . Pertandingan ini penting buat saya secara pribadi dan tim, agar ke depannya kami bisa lebih percaya diri,” ujar David.

“Saya merasa udaranya panas sekali dan ini sangat mengganggu, selain itu saya memang terbiasa bermain di lapangan tanah liat, sementara di sini lapangannya lapangan keras. Selain itu, saya juga melihat ada semangat yang tinggi dari tuan rumah untuk menang karena mendapat dukungan dari penonton,” ujar dia.

“Jelas kami sangat kecewa sekali, karena saat ke Palembang juga memupuk harapan yang besar untuk membalas kekalahan tahun 2011 lalu dengan skor 3-2,” kata dia.

Berbeda dengan pelatih Indonesia Roy Therik mengatakan tidak menyangka anak asuhnya mampu menuai hasil sempurna pada putaran pertama ini. “Sejak awal memang ada kepercayaan diri bakal menang dari Iran karena pada 2011 saja ketika main di Teheran bisa menang apalagi ini di Palembang. Tapi, saya benar-benar tidak menyangka bakal sapu bersih dan tak satu pun ada set yang lepas,” kata dia.

Menurut dia, kemenangan ini berkat komitmen yang tinggi dari pemain dalam mengangkat kembali prestasi tenis Indonesia di level Asia. “Saya lihat ada yang berbeda di tim ini, saya melihat ada komitmen yang tinggi dan rasa kebersamaan untuk bahu membahu memetik kemenangan. Seperti Sunu yang terakhir kali turun di Piala Davis pada 2012 mampu,” ujar Roy.

Davis Cup by BNP Parbas, Tim Indonesia yang diperkuat Chistopher Rungkat (25), Sunu Wahyu Trijati (28), David Agung Susanto (24), dan Aditya Harry Sasongko (27) ditargetkan menembus putaran final (putaran ketiga) grup II zona Asia Oceania.

Tim Davis Indonesia ditahun 2014, gagal melaju ke putaran kedua setelah takluk dari Tim Kuwait dengan skor 3-2, dan memenangkan pertandingan melawan Hong Kong pada babak playoffs dengan skor 3-1.

Prestasi terbaik Indonesia, yakni pada tahun 1982 dan 1988 dengan menembus putaran grup dunia dengan menjadi wakil zona Asia Oceania. Tahun 1988 tim Indonesia terdiri dari Tintus Arianto Wibowo, Abdul Kahar MIM, Donald Wailan Waalangi dan Suharyadi bisa lolos setelah di Senayan mengaahkan Korea 3-2.

Jakarta Yang Penuhi syarat tuan rumah Asian Games 2018


REMAJA-TENIS.COM, PALEMBANG. sebagai tuan rumah Asian Games 2018 mendatang , ada tiga daerah yng tertarik menggelar pertandingan cabor tenis, yaitu DKI Jakarta, Sumatera Selatan, dan Jawa Barat.

Wakil Sekjen Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia Goenawan Tedjo di Palembang, mengatakan ketiga daerah saat ini sama-sama bersaing mendapatkan suara dari PP Pelti dan pemerintah.

“Hingga kini belum ditentukan siapa yang dipilih karena berbagai pihak terkait masih mempelajari. Pada prinsipnya, ketiga daerah ini sama-sama menjanjikan infrastruktur dan persiapan yang matang,” ujar dia.

DKI Jakarta berani menyatakan akan merenovasi arena yang ada dengan menambah jumlah lapangan serta kapasitas penonton.

Jawa Barat yang juga sedang membangun kompleks lapangan tenis baru untuk Pekan Olahraga Nasional XIX 2016, telah menyatakan siap sebagai tuan rumah untuk Asian Games mendatang.

Sumatera Selatan juga telah siap bersaing baik dari segi lapangan dan pengalaman mengingat pernah menjadi tuan rumah cabang olahraga tenis untuk ajang SEA Games 2011, Islamic Solidarity Games 2013, dan Asean University Games 2014.

“Secara fasilitas, Sumsel tidak ada masalah lagi, begitu pula dengan pengalaman. Memang peluang besar ada di Sumsel, tetapi pemerintah juga memiliki pertimbangan lain tak hanya sebatas fasilitas dan pengalaman,” kata dia.

Tetapi menurut August Ferry Raturandang selaku pengamat tenis mengatakan hanya Jakarta yang sudah pasti memenuhi persyaratan lapangannya. ” Beda antara SEA Games dan Asian Games.” ujarnya menanggapi kesediaan ketiga daerah tersebut.

Dikatakan pula kalau Jakabaring hanya memiliki 8 lapangan dan Bandung sedang membangun 8-10 lapangan, maka itu masih belum cukup untuk Asian Games.

“SEA Games hanya 11 negara peserta sedangkan Asian Games itu bisa lebih dari 24 negara peserta. Ini beda, kecuali kedua daerah tersebut menambah jumlah lapangan yang ada, dan memungkinkan.” ujarnya.

Kebutuhan pertandingan untuk Asian Games bukan hanya lapangan untuk tanding tetapi harus dipikirkan juga lapangan untuk practice, mutlak harus disediakan penyelenggara.

Davis Cup Indonesia Lolos ke putaran kedua


REMAJA-TENIS.COM,PALEMBANG – Tim Piala Davis Indonesia denga tulang punggung Christopher Rungkat berhasil lolos ke putaran kedua Grup 2 zona Asia Oseania setelah ganda Christopher Rungkat/David Agung Susanto mengalahkan pasangan Iran, Amirvala Madanchi/Anoosha Shahgholi, 6-0, 6-4, 6-1 di Palembang, Sabtu (7/3).

Hasil pertandingan hari ini, memastikan Indonesia unggul 3-0 atas Iran. Pada hari pertama, Jumat (6/3), Indonesia sudah meraih dua kemenangan lewat Christopher dan Sunu Wahyu Trijati.

Pertandingan terakhir pada hari Minggu (8/3), akan dimainkan dua partai tunggal antara Indonesia dan Iran. Karena sudah tidak menentukan hasil akhir, pertandingan, Indonesia kemungkinan akan menurunkan David Agung Susanto dan Aditya Hari Sasongko Dan sistem pertandingan yang tidak menentukan hasil akhir ikut berubah dari the best of 5 menjadi the best of 3 sets.

Lawan Indonesia di putaran kedua, pemenang antara Pakistan dan Kuwait di Indonesia.

Untuk lolos ke Grup I Asia Oseania, harus mengalahkan lawan berat Pakistan yang diprediksi akan menang lawan Kuwait.

Melihat hasi ini ada kemungkinan putaran kedua dilaksanakan kembai di Palembang.

Suwandi dan Bonit Terima Davis Cup Commitment Award dari ITF di Jakabaring


REMAJA-TENIS.COM, PALEMBANG Sesuai dengan jadwal dari ITF, acara penyisihan grup Davis Cup by BNP Paribas diadakan acara penyerahan trophy Davis Cup Commitment Award 2015 bagi petenis dinegara tuan rumah pada hari kedua, Sabtu (7/3).

Indonesia saat ini sedang menjamu Iran di stadion tenis Bukit Asam Jakabaring Palembang, pada hari Sabtu distadion tenis Bukit Asam Jakabaring Palembang, telah diadakan acara khusus penyerahan trophy Davis Cup Commitment Award kepada Suwandi dan Bonit Wiryawan yang telah ditunjuk ITF karena peran sertanya dalam membela Indonesia dalam ajang Davis Cup by BNP Paribas terbanyak.

Bonit dan Suwandi mengaku terharu dan terkejut dengan penghargaan ini. Di saat sudah tidak aktif bermain tenis rupanya masih ada kebanggaan yang bisa mereka terima.

“Ini kejutan besar buat saya dan mungkin Bonit. Saya senang karena merasa dihargai dan diperhatikan oleh komunitas tenis dunia lewat ITF,” kata Suwandi.

Disaksikan oleh Ketua Umum PP Pelti Maman Wiryawan, perwakilan ITF telah menyerahkan Davis Cup Commitment Award kepada Suwandi dan Bonit Wiryawan. Tampak hadir mantan Ketua Umum PP Pelti Martina Widjaja. Sayang sekali acara penyerahan trophy ini disaksikan sangat minim penonton Palembang.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media