TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1438 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. KEJURNAS AFR REMAJATENIS SUMSEL -XVI TGL 14-16 JULI 2017 DI PALEMBANG....,,,.KEJURNAS AFR REMAJA TENIS SULSEL-XI TGL 14-16 JULI 2017 DI MAKASSAR,,..., AFR REMAJATENIS KALTENG TGL 21-23 JULI 2017 DI PALANGKA RAYA ......JAKARTA-64 TGL 4-6 AGUTUS 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA... REMAJA TENIS CIREBON 1-3 SEPT 2017 DI CIREBON . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA... IKUTILAH WWW.REMAJATENIS.BLOGSPOT,COM ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

AGS 7 Junior Tennis Championships 2017: Tebar Pesona Janice, Althaf dan Odeda

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA – Petenis Indonesia menebarkan pesonanya pada babak ketiga AGS 7 Junior Tennis Championships 2017 yang berlangsung di lapangan tenis The Sultan Hotel and Residence Jakarta, Kamis (13/7/2017).

Mereka sukses menekuk peserta mancanegara yang berperingkat jauh lebih tinggi pada turnamen junior berlevel Grade 4 dalam kalender kompetisi resmi Federasi Tenis Internasional (ITF).

Di tunggal putri, Janice Tjen yang berperingkat junior dunia ke-949 membuat kejutan besar. Unggulan ke-13 itu menjungkalkan seeded teratas yang bercokol di posisi ke-314 ITF Junior, Tanisha Kashyap dari India. Janice unggul telak straight set dengan skor akhir 6-2 6-4.

Sektor putra pun tak kalah gemilang. Muhammad Althaf Dhaifullah, unggulan kesembilan tampil perkasa menyisihkan seeded kedelapan, Nikit Reddy (AS) 6-7(2) 7-5 6-0.

Sedangkan Odeda Muhammad Arazza menghentikan perlawanan unggulan keempat asal India, Karan Srivastava. Seeded ke-13 unggul dalam pertarungan rubber set, 6-4 3-6 6-3.

“Setelah menang di set pertama, saya terburu-buru ingin segera menang dua set langsung. Hasilnya, malah banyak membuat kesalahan sendiri dan banyak membuang peluang,” ucap Odeda, peringkat ke-1041 ITF ini.

“Set ketiga saya benar-benar fokus ingin lolos ke perempat final. Jadi saya berpikir ulang, bagaimana bisa menang di set pertama. Akhirnya, saya bisa bertanding lebih tenang dan hal itu berbuah kemenangan,” lanjut remaja kelahiran 29 Juli 2001 ini.

Jumat (14/7), turnamen yang telah digelar sejak tiga tahun silam ini akan menggelar babak perempat final nomor tunggal putra dan putri. Tiga wakil Merah Putih yang masih bertahan pada fase delapan besar ini akan menghadapi lawan-lawan berat untuk memastikan tempat di semi final.

Janice bakal terlibat bentrok dengan wakil Korea yang berposisi sebagai unggulan ketujuh, Jimin Kwon. Odeda menantang seeded ketujuh tunggal putra, Yuttana Charoenphon (Thailand).

Sedangkan Althaf menguji ketangguhan unggulan ketiga, Yu Feng Chen (Taipei) yang di babak ketiga menggusur wakil Indonesia, Giorgio Alessandro Soemarno 6-3 6-2.

“Lawan di perempat final pasti lebih berat karena memiliki peringkat yang lebih tinggi lagi,” tutur Althaf.

“Fokus bermain baik, dan yang paling utama adalah tidak boros alias banyak melakukan unforced errors,” lanjut petenis yang mematok target juara di ajang ini. (tribunews.com)
Buktikan!

Hasil Babak Ketiga, Kamis (13/7)
Putra
9-Muhammad Althaf Dhaifullah v 8-Nikit Reddy (AS) 6-7(2) 7-5 6-0
13-Odeda Muhammad Arazza v 4-Karan Srivastava (India) 6-4 3-6 6-3
3-Yu Feng Chen (Taipei) v 14-Giorgio Alessandro Soemarno 6-3 6-2
6-Yuchen Wu (Taipei) v Muhammad Adhitya 6-1 6-2.
Putri
5-Shivani Manjanna (India) v 12-Samantha Nanere 2-6 6-3 6-3
13-Janice Tjen v 1-Tanisha Kashyap (India) 6-2 6-4
Jadwal Perempat Final Jumat (14/7)
Putra
9-Muhammad Althaf Dhaifullah v 3-Yu Feng Chen (Taipei)
13-Odeda Muhammad Arazza v 7-Yuttana Charoenphon (Thailand)
Putri
13-Janice Tjen v 7-Jimin Kwon (Korea)

AGS 7 Junior Tennis Championships 2017: Enam Petenis Indonesia Masih Bertahan

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA – Enam petenis Indonesia masih bertahan di babak kedua AGS 7 Junior Tennis Championships 2017 yang berlangsung di Lapangan Tenis The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Rabu (12/7/2017).

Wakil Indonesia tersebut terdiri dari lima unggulan dan satu petenis non-seeded yang berhasil melangkah ke fase enam belas besar turnamen Grade 4 dalam kalender kompetisi reguler Federasi Tenis Internasional (ITF) Junior.

Unggulan ke-14, Giorgio Alessandro Soemarno mampu membuka jalan kemenangan wakil tuan rumah. Remaja kelahiran 4 Maret 2001 itu mengungguli kompatriotnya, Gunawan Trismuwantara 6-3 6-1.

“Ya, tentu saja senang karena menang dan lolos ke babak ketiga. Namun secara keseluruhan saya tak begitu puas dengan penampilan hari ini. Jelek sekali, terutama pukulan backhand,” tutur Gio usai laga.

Sukses Gio, berhasil diikuti oleh dua tunggal putra Indonesia yang masuk dalam daftar unggulan.
Muhammad Althaf Dhaifullah, seeded kesembilan itu menepiskan perlawanan wakil Perancis, Thibault Gadilhe. Peringkat ITF ke-618 itu menang straight set 7-5 6-4.

Sedangkan unggulan ke-14, Odeda Muhammad Arazza (1041) mengandaskan Matthew Garcia (Filipina) 6-1 6-1.
Sementara itu petenis bukan unggulan, Muhammad Aditya mampu membuat kejutan nan melegakan kubu tuan rumah.
Siswa Sekolah Khusus Atlet Ragunan Jakarta itu menumbangkan seeded ke-11 asal Malaysia, Jian Keong Takeshi Koey melalui laga rubber set 6-4 3-6 6-1.

Di sektor putri, dua putri Indonesia juga masih sanggup melaju ke babak ketiga. Unggulan ke-12, Samantha Nanere mengalahkan Natalia Michta (Polandia) 6-2 6-3, sedangkan Janice Tjen (13) tampil meyakinkan saat melumat Marine Michel (Perancis) 6-0 6-1.
Tantangan Berat

Pada babak ketiga, Kamis (13/7), enam wakil tuan rumah tersebut bakal melakoni laga berat untuk mengincar peluang meluncur ke perempat final.

Dua petenis Indonesia bakal beradu dengan wakil India. Samantha menantang unggulan kelima tunggal putri, Shivani Manjanna (ITF 642) dan Janice melawan seeded teratas, Tanisha Kashyap (314).

Althaf bakal bentrok dengan unggulan kedelapan Nikit Reddy (India). Odeda menghadapi seeded keempat dari India, Karan Srivastava.

Gio bakal menguji ketangguhan petenis Taiwan, Yu Feng Chen yang berposisi sebagai unggulan ketiga.

“Saya akan berusaha bermain lepas saja, toh target untuk mengoleksi tambahan 10 poin peringkat junior internasional sudah terpenuhi dengan lolos ke babak ketiga ini,” ucap Gio yang kini bercokol di peringkat ke-1140 ITF (per 10 Juli) dengan raihan 27,5 poin.
Perhelatan bertajuk AGS 7 Junior Tennis Championships 2017 ini merupakan satu dari empat turnamen junior internasional yang dimiliki oleh Indonesia setiap tahun.

Peraih gelar juara tunggal kejuaraan ini akan meraup 40 poin, finalis 30, semifinalis 20 dan perempat final 15 serta babak 16 besar sebesar 20 poin.(tribunnew.com)

Hasil Rabu (12/7)
Putra
9-Muhammad Althaf Dhaifullah v Thibault Gadilhe (Perancis) 7-5 6-4
13-Odeda Muhammad Arazza v Mathew Garcia (Filipina) 6-1 6-1
14-Giorgio Alessandro Soemarno v Gunawan Trismuwantara 6-3 6-1
Putri
12-Samantha Nanere v Natalia Michta (Polandia) 6-2 6-3
13-Janice Tjen v Marine Michel (Perancis) 6-0 6-1
Jadwal Babak Ketiga, Kamis (13/7)
Putra
9-Muhammad Althaf Dhaifullah v 8-Nikit Reddy (India)
13-Odeda Muhammad Arazza v 4-Karan Srivastava (India)
14-Giorgio Alessandro Soemarno v 3-Yu Feng Chen (Taipei)
Putri
12-Samantha Nanere v 5-Shivani Manjanna (India)
13-Janice Tjen v 1-Tanisha Kashyap (India)

AGS 7 Junior Tennis Championships 2017: Lebih Separuh Wakil Tuan Rumah Terjungkal di Babak Awal

REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA – Baru hari pertama, lebih dari separuh wakil Indonesia telah gugur di laga perdana AGS 7 Junior Tennis Championships 2017 di Lapangan Tenis The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Selasa (11/7/2017).

Hanya sepuluh dari 26 petenis putri tuan rumah yang mampu melangkah ke babak kedua turnamen junior level Grade 4 Federasi Tenis Internasional (ITF) itu.
Delapan dari sepuluh wakil kubu Merah Putih yang berhasil melaju karena memenangi duel antar rekan senegara.

Diantaranya Carrolina Martha Sanjaya yang menang atas sesama penerima fasilitas wild card, Shilvi Patricia Audy 6-3 6-3.
Sedangkan yang lain adalah Danisa Amalia Erriad, Anggi Dwi Hidayati, Happiness Beauty Heart, Felicia Halim, Elma Malinda dan Ayu Maharani Gempita Swatantri serta Jessica Christa Wirahadipoernomo.

Sebagai unggulan, Samantha Nanere (ITF 929/seeded ke-12) dan Janice Tjen (949/13) tak perlu berkeringat untuk lolos lantaran mendapat bye di babak perdana.

Kondisi serupa juga melanda sektor putra, di mana hanya sepuluh dari 24 wakil Merah Putih yang sukses melangkah ke babak kedua.
Yang agak melegakan dua diantaranya berhasil menyingkirkan petenis manca negara. Rafli Feby Putra Tri Prasetyo mengandaskan wakil Amerika Serikat, Andrew Yang 6-2 6-0 dan Lucky Candra Kurniawan menyingkirkan Chanasom Nakaurai (Thailand) 6-4 6-2.

Sedangkan yang lain menang duel atas sesama wakil Indonesia, yaitu Daniel Gunawan, Muhammad Aditya, Rifky Sukma Ramadhan dan Gunawan Trismuwantara serta Athallah Firdianto.

Tiga putra tuan rumah yang menempati daftar unggulan, otomatis lolos ke babak kedua. Mereka adalah Muhammad Althaf Dhaifullah (618/9), Odeda Muhammad Arazza (1041/13) dan Giorgio Alessandro Soemarno (1123/14).

“Inilah gambaran prestasi tenis Indonesia di ajang internasional. Ramainya kejuaraan junior nasional saat ini harus diikuti dengan penataan pemeringkatan baik untuk petenis maupun penyelengaraan turnamen.

Namun demikian, saya tetap optimistis ada wakil Merah Putih yang mampu menembus babak akhir turnamen AGS ini,” tutur Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Junior PP Pelti, Aga Soemarno yang juga bertindak sebagai Direktur Turnamen.(tribunnews.com)

Jadwal Rabu (12/7)
Putra
9-Muhammad Althaf Dhaifullah v Thibault Gadilhe (Perancis)
13-Odeda Muhammad Arazza v Mathew Garcia (Filipina)
14-Giorgio Alessandro Soemarno v Gunawan Trismuwantara
Putri
12-Samantha Nanere v Natalia Michita (Polandia)
13-Janice Tjen v Marine Michel (Perancis)

Kejurnas RemajaTenis SUMSEL-XVII siap Digelar

REMAJA-TENIS, PALEMBANG. Kejurnas RemajaTenis Sumsel-XVI di lapangan tenis Pemkot Palembang siap digelar mulai 14-16 Juli 2017. Demikian menurut Promotor RemajaTenis August Ferry Raturandang.

Selanjutnya dikatakan kegiatan ini merupakan kerjasama dengan Pengcab Pelti Kota Palembang 2017-2021 dibawah ketua H.Harrey Hadi M.Sc sebagai program pertama kepengurusannya.

Kota Palembang akan menjadi pusat tenis nasional setelah selesai pembangunan lapangan tenis Bukit Asam di Jakabaring yang sedang dipersiapkan menjadi ajang Asian Games Agustus 2018, setelah Jakarta yang telah musnahnya lapangan tenis di Jakarta seperti Pusat Tenis Kemayoran dengan 20 lapangan telah berubah menjadi wisma atlet Asian Games 2018, kemudian 14 lapangan tenis GBK Senayan berubah menjadi lapangan bisbol.

Kejurnas RemajaTenis ini sebagai awal kebangkitan tenis diawali dikota Palembang. Demikian menurut Irianto Rusman dari komite pembinaan Pengcab Pelti kota Palembang.

” Kami akan pantau atlet2 Palembang yang ikuti RemajaTenis ini untuk diundang seleksi pembentukan tim tenis persiapan PORPROV atau Porda 2017 mendatang.” ujar Irianto Rusman di Palembang.

Menurut H.Harrey Hadi M.Sc rencana kejurnas akan dibuka oleh Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda pada hari Jumat 14 Juki 2017 pukul 14.00 di lapangan tenis Pemkot Palembang.

Peserta yang sudah mendaftar dari Riau, Jambi, Lampung, Babel, Sumsel, Jakarta
” Target peserta 100 dan saat ini dari petenis Sumsel ikut serta datang dari Baturaja, Lahat, Sekayu MUBA, Tanjung Enim.” ujar August Ferry Raturandang.

Keterpurukan tenis Sumatera Selatan akan memicu semangat Pengcab Pelti Palembang untuk lebih aktip jalankan program2 tenis yang ada.
Menurut Bambang Harsono dari Pengcab Pelti Palembang katakan akan meningkatkan kualitas SDM pelatih di Palembang. ” Kualitas pelatih juga merupakan prioritas program kerja Pengcab kedepan. Kalau sudah duduk dalam kelengurusan Pengcab saya himbau seluruh anggota pengcab harus bisa berkomunikasi sesama anggota. Faktor internal communication sangatlah penting agar bisa kembangkan tenis di Palembang.” ujar Bambang dengan semangat tinggi.

Kejurnas RemajaTenis XVI yang masuk dalam kalender Turnanen Diakui Pelti th 2017 ini memertandingkan kelompik umur 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun, 16 tahun dan 18 tahun.(Foto Wakil Walikota Palembang)

Detec Open 2017: Carolina Martha Sanjaya ke Final

REMAJA-TENIS.COM,SOLO

Petenis non unggulan asal Sragen itu memenangi laga semi final yang berlangsung Jumat (7/7), mengalahkan seeded kedua, Rifky Sukma Ramadhan (Bogor). Lucky menang melalui pertarungan super tie break dengan skor 6-2 4-6 [10-4].

“Ini kemenangan pertama atas Rama, sebelumnya sudah tiga kali pertemuan selalu kalah darinya,” tutur remaja kelahiran 20 Desember 2003 ini.

Di final nomor tunggal kategori 16 tahun, Lucky akan menantang unggulan ketiga, Angga Saputra (DKI) yang juga sukses menorehkan kejutan dengan mengandaskan seeded teratas, Nicholas Marison (Bekasi) 7-5 6-2.

Misi balas dendam juga diusung oleh unggulan kedua tunggal putri KU 16, Carrolina Martha Sanjaya dari Magelang.
Siswi kelas X SMA Khusus Atlet Ragunan Jakarta ini akan menguji ketangguhan seeded pertama, Nadya Dhaneswara dari Kudus di laga pamungkas Detec Open 2017 ini.

“Sudah lupa berapa kali bertanding melawan Nadya karena kami memang seumuran. Yang saya ingat, pokoknya selalu kalah dan belum pernah menang sekalipun,” tutur remaja kelahiran 8 Agustus 2002 ini.

Di semi final, Carrolina tampil sangat dominan menyingkirkan Fatima Wardoyo (Semarang) 6-1 6-0. Sedangkan Nadya membekuk Aulia Risma dari Purwodadi (Jawa Tengah) 6-3 6-2.

“Ini saatnya menang atas Nadya dan jadi juara,” tekad Carrolina.

Sementara itu, tiga kelompok umur putri telah tuntas menggelar pertarungan babak akhir. Petenis Bantul (DIY), Nafidiah Dwi memboyong gelar juara kategori 18 tahun dan Chofifah Indar (Jember) memenangi KU 14 serta Shinar Zahra (Bandung)menjadi ratu kategori 10 tahun.

“Sesuai aturan PP Pelti dan Federasi Tenis Internasional, Detec Open sebagai turnamen junior tidak memberikan hadiah uang kepada para juara. Namun penghargaan berupa medali dan piagam serta produk dari sponsor,” tutur Direktur Turnamen, Anshari Nursida.(tribunews.com)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media