TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1438 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. KEJURNAS AFR REMAJATENIS SUMSEL -XVI TGL 14-16 JULI 2017 DI PALEMBANG....,,,.KEJURNAS AFR REMAJA TENIS SULSEL-XI TGL 14-16 JULI 2017 DI MAKASSAR,,..., AFR REMAJATENIS KALTENG TGL 21-23 JULI 2017 DI PALANGKA RAYA ......JAKARTA-64 TGL 4-6 AGUTUS 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA... REMAJA TENIS CIREBON 1-3 SEPT 2017 DI CIREBON . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA... IKUTILAH WWW.REMAJATENIS.BLOGSPOT,COM ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Martina Widjaja Terima ” Lifetime Achievement” SIWO 2017


REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA. – Kecintaan kepada dunia tenis di Tanah Air, tak bisa dipungkiri. Dedikasi dan pengabdian serta kontribusi tiada akhir, sudah menjadi bagian dari hidup serta kehidupan seorang Martina Widjaja. Wanita aktif kelahiran Surabaya, 26 Agustus 1942 ini selain aktif di tenis juga turut dalam kegiatan sosial lainnya, di antaranya sebagai Ketua Umum Yayasan AIDS Indonesia (YAI), dan salah satu ketua di sebuah yayasan yang berhubungan dengan pemberdayaan perempuan.

Martina mengawali kiprahnya di kepengurusan tenis pada masa kepemimpinan Ketua Umum PB Perli Moerdiono di Komite Dana dan Komite Pertandingan pada medio 1986 hingga 1990. Selanjutnya saat Pelti dipimpin Cosmas Batubara (1990-1994), Martina duduk sebagai Ketua Bidang Promosi dan Marketing. Posisi yang sama dijalankan saat era Ketua Umum PB Pelti Sarwono Kusumaatmaja(1994-1998). Kemudian saat Ketua Umum PB Pelti Tanri Abeng, Martina menjadi Ķetùa bidang Hubungan Luar Negeri sekaligus Ketua Bidang Pengembangan. Dia juga sempat menjadi Ketua Pengda Pelti DKI Jakarta periode 1996 hingga 2000.

Selanjutnya, Martina menjadi Ketua Umum PB Pelti selama dua periode yakni 2002-2007 dan 2007-2012. Kini, Martina selain mengurusi bisnis dan kegiatan di luar tenis , dirinya tetap menjadi Penasehat PP Pelti periode 2012-2017. Banyak suka dan duka saat memimpin cabang olahraga yang dicintainya ini. Tidak terhitung berapa dana dan tenaga yang sudah dipersembahkan untuk tenis. Semua dilakukan atas nama kecintaan dan pengabdian pada cabang olahaga bergengsi ini. Bahkan ketika dirinya tidak diundang saat pelantikan kepengurusan PP Pelti oleh KONI Pusat pada 17 Februari 2013 karena dianggap tidak punya program sepanjang mengurusi Pelti, Martina menerima dengan lapang dada,

Rekam jejak prestasi inilah yang menjadi bagian terbaik dan mendapat sorotan bagi para wartawan olahraga yang tergabung dalam Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) Pusat. Sebuah penghargaan Lifetime Achievement dalam acara Golden Award 2017 yang digagas SIWO PWI Pusat di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (28/4). Namanya tergabung bersama para insan olahraga terbaik seperti Agum Gumelar (Ketua Umum PSSI 1999-2003, Ketua Umum KONI Pusat 2003-2007), Achmad Sutjipto (Ketua Umum PB PODSI, CdM Asian Games 2006, SEA Games 2007 Thailand dan Ketua Satlak Prima) serta Rita Subowo (Ketua Umum PB PBVSI, Wakil Ketua Umum KONI Pusat 2003-2007, Ketua KONI Pusat dan Ketua Umum KOI, juga anggota kehormatan IOC). “Ibu Martina layak mendapatkan penghargaan itu, mengingat keberadaan dan kiprahnya di tenis Indonesia,” kata Ketua Umum PP Pelti Maman Wiryawan.

Bagi pengurus di daerah maupun para pemangku kepentingan tenis, apa yang dilakukan Martina cukup mendapat tanggapan positif. Kendati ada juga terdapat kelemahan, pembinaan tenis di daerah selalu menjadi perhatian Martina Widjaja. “Kami sudah merasakan langsung pembinaan dan kepedulian serta bantuan Martina, baik selaku ketua umum maupun pribadi. Kami bersyukur dia mendapat penghargaan ini menjadi sebuah penghargaan atas pengabdiannya yang sudah dilakukan selama ini,” ujar Purnomo seorang pengurus Pelti Jateng yang juga pelatih SPTC Tegal. Kemudian Ketua Umum Pengcab Pelti Bantul, Nurcahyo mengatakan, penghargaan yang diberikan kepada Martina Widjaja itu tidak berlebihan mengingat kinerja dan pengabdiannya selama ini untuk kemajuan tenis di Indonesia. “Saya tahu persis beliau mau terjun langsung memberikan dukungan saat petenis bertanding dan selalu mentradisikan memberikan reward kepada pemain dan pelatih.

Hal senada juga disampaikan mantan Ketua Umum Pengda Bali, Nurjaya yang menyebut dedekasi dan loyalitas Martina sangat pantas untuk mendapat penghargaan terbaik dari institusi manapun. Sedangkan Ketua Harian Pengda Pelti Sulawesi Tengah, Jemmy Hosan mengatakan, penghargaan lifetime achievement sangat tepat diberikan kepada Martina Widjaja. “Mudah-mudahan pada setiap kegiatan olahraga Nasional, pembina seumur hidup mendapat undangan khusus dan diberi kehormatan duduk pada deretan VVIP,” ujar Jemmy. Sedangkan Rudy Basuki selaku Sektrataris Pengda Pelti NTT menyebutkan, penghargaan itu sangat tepat karena Martina adalah penggiat dan pembina tenis di Indonesia dengan pengorbanan serta dedikasi tinggi dalam olahraga tenis. Ketua Siwo PWI Pusat Raja Parlindungan Pane mengatakan, semua nominasi yang masuk adalah mereka yang mengharumkan nama bangsa maupun klub tingkat nasional dan internasional. (RS)

Comments are closed.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media