TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT TAHUN BARU 1 JANUARI 2018. ................REMAJATENIS JAKARTA-68 TGL 19-21 JANUARI 2018...........REMAJATENIS TGL 9-11 FEBR DI BANTUL D,I,Y........ ....... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

” Maria Sharapova” muncul di RemajaTenis Jakarta Piala SIWO PWI Pusat

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Ada yang menarik tampak mewarnai Kejurnas RemajaTenis Jakarta-67 Piala SIWO PWI Pusat dilapangan tenis Marinir Cilandak Jakarta Selatan. Munculnya petenis cilik cantik asal Russia, Arina Varaksina. Teringat akan petenis cantik Russia Maria Sharapova, beberapa pengunjung mengatakan cikal bakal pengganti Sharapova untuk beberapa puluh tahun mendatang ada di Jakarta Arina Varaksina kelahiran 18 Maret 2007 turun dikelompok 14 tahun putri berhasil keluar sebagai juara tunggal putri kelompok 14 tahun setelah menyisihkan andalan Sulawesi Utara Keila Mangesti Paath 6-1 6-1
Sebelumnya disemifinal Arina menyisihkan petenis asal Kediri Jawa Timur Shirly Arayana 6-1 6-1 sedangkan Keila menyisihkan Justmin Da Costa sal Tangerang 6-1 7-5.

Pelatih Arina, Rivelino Raturandang mengomentari masalah Arina adalah komitmen Arina sendiri cukup tinggi dibantu dukungan dari kedua orangtuanya sebagai contoh. ” Arina cukup tingi disiplinnya sebagai modal saya meningkatkan kemampuan dimilikinya. Motivasi cukup tinggi dan kemauan main tenis datang dari dirinya sendiri bukan paksaan orangtua. Punya sifat fighter sehinga tidak mau kalah kalau dilapangan.” ujar Rivelino disela sela pertandingan di lapangan tenis Marinir Cilandak. Mengomentari kekalahan Keila Paath , pelatih Sonny Ratag mengatakan kekagumanya terhadap Arina. ” Saya salut atas fighting spirit dimilik Arina. Ini contoh yang baik.” ujar Sonny Ratag yang membawa beberapa atlet asuhannya ikut berlaga di lapangan tenis Marinir.

Kelompok putra, final antara Sulistyo Wibowo melawan Keyla Zefabya sempat terhanti akibat protes yang muncul dari pihak Keyla Zefanya akibat ketidak becusan dari Wasit. Akhirnya Referee Parjan turun tangan kelapangan dan bisa menilai langsung kepemimpinan wasit tersbut. Dan keputusan final Referee mengganti wasit tersebut dengan wasit nasional Haryono sehingga pertandingan bisa diselesaikan dengan lancar.
Pertandingan cukup ketat. set pertama milik Keyla Zefabya 7-6 (5) sedangkan set kedua milik Sulistyo Wibowo 6-3. Penentuan diset ketiga dengan mengunakan system super tie break 10-5 milik Keyla Zefabya.
Disemifinal Keyla mengalahkan Giovan Lumenta asal Manado 6-4 4-6 10-5 sedangkan Sulistyo Wibowo mengalahkan Rafa Saptya asal Palembang 6-1 6-3.

Mengomentari masalah wasit tersebut, August Ferry Raturandang selaku Promotor kegiatan mengatakan kalau itu kesalahan fatal wasit tersebut sehingga wajar diganti oleh Referee. ” Saya akui penempatan wasit tersebut keliru, karena ini babak final 14 tahun bukan 10 tahun sehingga dibutuhkan skill yang lebih baik. Maaf sampai terjadi hal ini. Kami akan evaluasi bersama Referee dalam pemilihan wasit yang bertugas dimasa mendatang.” ujar AFR

Comments are closed.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media