TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... ..... . REMAJATENIS BANTUL--7 TGL 3-5 AGUSTUS 2018 DI BANTUL....REMAJATENIS JAKARTA-72 TGL 17-19 AGUSTUS 2018 DI JAKARTA..........REMAJATENIS BANDUNG TGL 24-26 AGUSTUS 2018.......... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Januari, Atlet Popnas Jabar Mulai Lakukan Desentralisasi


REMAJA-TENIS.Com, BANDUNG.- Menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XIII/2015 Jawa Barat, Dinas Pemuda Olah Raga dan Pemuda (Disorda) Jabar saat ini mulai menyiapkan para atletnya dalam menghadapi ajang olahraga multieven dua tahunan tersebut.

“Awal bulan Januari mendatang para atlet akan mulai melaksanakan desentralisasi di daerahnya masing-masing. Rencananya desentralisasi akan dilakukan hingga bulan Juni atau selama kurang lebih enam bulan,” kata Kepala Dinas Olah Raga dan Pemuda Jawa Barat Yudha M Saputra, usai acara syukuran HUT ke-5 Tahun Disorda Jabar, di Gedung Disorda, Jalan dr Radjiman, Kota Bandung, Selasa (30/12/2014).

Dilakukannya desentralisasi ini selain untuk menjaga kebugaran para atlet, juga sebagai persiapan sebelum pelaksanaan sentralisasi pad bulan Juli. Dengan demikian, diharapkan peak performance para atlet pelajar Jabar dalam keadaan puncak saat pelaksanaan Popnas nanti.

“Saat ini para atlet juga masih sekolah, sehingga kita sudah beritahukan kepada pengurus cabang olah raga di daerah untuk terus memantau kondisi para atletnya melalui desentralisasi ini. Jeda waktu yang sudah semakin dekat ini harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungki, supaya target juara umum bisa tercapai,” kata Yudha.

Disorda Jabar bersama tim pelatih sudah menyiapkan materi program bagi para atletnya yang akan ikut serta pada sentralisasi nanti. Materi tersebut tidak hanya berupa pelatihan fisik saja tetapi juga mental.

“Melihat hasil di kejuaraan piala gubernur, mental para atlet masih harus diasah seperti saat bertanding mereka belum bisa untuk mengontrol emosi, sehingga berimbas kepada kemampuan. Ini yang harus kita lebih matangkan baik teknik atau skill, mental, dan stamina,” ucapnya.

Para atlet pelajar yang ikut desentralisasi ini merupakan hasil dari penjaringan pada seleksi yang dilakukan pada bulan Agustus dan bulan Oktober lalu. Sebelumnya atlet yang diikutsertakan pada seleksi ini merupakan hasil tim pemantau yang diturunkan ke cabang-cabang olah raga, dan juga hasil dari berbagai kejuaraan seperti Popda serta Piala Gubernur.

Dari hasil tersebut terjaring 400 atlet yang akan memperkuat Jabar pada Pada Popnas XIII/2015. Sementara untuk jumlah pelatih, mengalami peningkatan dibandingkan saat Ponas 2013 dimana hanya ada 56 pelatih. Penambahan kuota pelatih ini dilakukan untuk cabang olah raga pencak silat, sepak bola, dan renang. Diharapkan dengan adanya penambahan pelatih ini, bisa turut mengatrol prestasi para atlet di Popnas nanti.

Pada Popnas XII/2013 di Jakarta, Jawa Barat hanya mampu menempati peringkat ketiga dengan raihan 29 emas, 26 perak, dan 23 perunggu. Di Popnas XIII/2015 dimana Jabar akan menjadi tuan rumah, Disorda Jawa Barat menargetkan menjadi juara umum.

Disinggung mengenai persiapan, Yudha menuturkan saat ini persiapan penyelenggaraan Popnas sudah berjalan sekitar 80 persen. Disorda Jabar langsung bekerja sejak ditetapkannya Jawa Barat sebagai penyelenggaran ajang olah raga antarpelajar terbesar di Indonesia ini.

Untuk venue yang digunakan, panitia akan mengoptimalkan venue-venue yang sudah ada. Bahkan jika nanti ada venue yang disiapkan untuk PON, juga akan digunakan.

Ajang Popnas 2015 ini juga akan menjadi test case atau ujicoba untuk PON XIX/2016, dimana Jawa Barat juga menjadi tuan rumah.

“Kami akan menggiring panitia PON yang sudah terbentuk untuk turut serta di Popnas. Kalau Popnas bisa berjalan sukses maka kita tidak khawatir untuk penyelenggaraan PON nanti, tetapi kalau misal Popnas berjalan tidak sesuai harapan, maka akan kita lakukan evaluasi untuk penyelenggaraan PON nanti,” tutur Yudha.

Tim pantia Popnas juga saat ini tengah menyusun technical handbook, yang secepatnya akan diserahkan kepada seluruh peserta. Selain itu tim technical delegates juga sudah terjun untuk memantau segala persiapan, termasuk kondisi venue-venue yang akan digunakan nanti.

“Sampai saat ini semuanya berjalan dengan lancar dan masih on the track. Saya berharap pelaksanaan Popnas nanti bisa berjalan lancar dan sukses, untuk itu kami mohon doa restu serta dukungannya dari seluruh masyarakat Jawa Barat,” katanya.(pikiranrakyat)

Comments are closed.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media