TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... ..... . ..REMAJATENIS JAKARTA-73 TGL 14-16 SEPTEMBER 2018 DI LAP TENIS MARINIR CILANDAK..........REMAJATENIS BANDUNG TGL 21-23 SEPT DI LAP TENIS CARINGIN BANDUNG.....ASIAN PARA GAMES 2018 ,MULAI 6-13 OKTPOBER 2018......... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

INAPGOC Gelar Rekrutmen Fieldworker di Kampus

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Penyelenggaraan Asian Para Games 2018 akan membutuhkan banyak tenaga relawan dan juga pekerja lapangan untuk membantu Panitia Pelaksana Indonesia 2018 Asian Para Games, INAPGOC, dalam menggelar pesta olahraga untuk atlet difabel ini. Maka, INAPGOC pun bergerak pro aktif dalam melakukan rekrutmen.

Seperti yang dilakukan divisi sport saat menggelar kegiatan Visitasi dan Pembukaan Rekrutmen Fieldworker di lima kampus di Jakarta, Banten, dan Jawa Barat, pada 16-24 Mei lalu. Kampus yang dikunjungi adalah Universtias Negeri Jakarta (UNJ), STKIP Setia Budhi Rangkasbitung, Universitas Pendidikan Indonesia Bandung, Universitas Islam 45 Bekasi, dan STKIP Pasundan Cimahi.

Ketua Panitia Angel Indriani mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan Asian Para Games 2018 dan juga merekrut calon fieldworker untuk kebutuhan cabang olahraga pada kegiatan yang akan berlangsung 6-13 Oktober mendatang.

“Untuk penyelenggaraan test event yang bertajuk Indonesia Para Games Invitational Tournament kami membutuhkan 300 tenaga fieldworker, sementara untuk Asian Para Games Oktober mendatang akan dibutuhkan sekitar 1300 orang. Untuk itu, kami melakukan kerja sama dengan kampus-kampus untuk melakukan rekrutment,” kata Angel.

Universitas Negeri Jakarta menjadi kampus pertama yang dikunjungi pada Rabu (16/5), dengan narasumber assistant competition manager para swimming, Fajar Vidya Hartono, dan member divisi legal & HR, Haryo Nugroho. Dalam kesempatan itu, Fajar memberikan gambaran tentang tugas dan fungsi tenaga pekerja lapangan yang sangat diperlukan untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi. Dari UNJ, INAPGOC berhasil menjaring 334 orang yang berminat untuk terlibat dalam penyelenggaraan Asian Para Games 2018.

Sehari kemudian, INAPGOC mendatangi Fakultas Pendidikan dan Ilmu Keolahragaan Universitas Pendidikan Indonesia, yang berada di Bandung. Para mahasiswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam kegiatan ini karena kegiatan ini memang dekat dengan ilmu yang mereka pelajari. Terlibat dalam Asian Para Games 2018 tak hanya memberi pengalaman untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari, tapi juga ikut menjadi bagian dari sejarah penyelenggaraan Asian Para Games pertama kalinya di Indonesia.

Cimahi menjadi tujuan berikutnya, tepatnya kampus Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan Pasundan. Di sana INAPGOC diterima langsung oleh Ketua STKIP Pasundan, Prof. Dr. Endang Komarudin, M.Si. Para mahasiswa banyak bertanya tentang teknis pelaksanaan dan juga uraian tugas pekerja lapangan, baik untuk pelaksanaan Indonesia Para Games Invitational Tournamen maupun Asian Para Games 2018.

Kunjungan berikut berlanjut ke kampus Universitas Islam 45 Bekasi, pada Senin (21/5). Selain memberikan pemaparan tentang fungsi dan tugas pekerja lapangan pada pelaksanaan Indonesia Para Games Invitational Tournamen maupun Asian Para Games 2018, Muhammad Arif dari divisi sport juga menjelaskan proses administrasi yang harus dijalani calon pekerja lapangan karena kelengkapan dokumen administrasi ini juga akan berpengaruh dalam tahap seleksi.

Kampus STKIP Setia Budhi Rangkasbitung menjadi perhentian terakhir INAPGOC dalam sosialisasi dan rekrutmen tenaga lapangan pada Kamis (24/5). Wakil Dekan III, Dr. H. Maman Rukmana, mengatakan pihaknya siap mendukung pelaksanaan Indonesia Para Games Invitational Tournamen maupun Asian Para Games 2018.

“Kami sudah menyiapkan 300-400 mahasiswa untuk didaftarkan pada kegiatan Indonesia Asian Para Games 2018 dan berharap bahwa mahasiswa yang sudah diajukan bisa lolos seleksi. Saya juga berpesan pada para mahasiswa agar bisa memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya dan bertugas secara total karena mereka membawa nama baik kampus, nama baik INAPGOC, dan nama baik Indonesia,” ujar Maman.(www.asianparagames2018)

Comments are closed.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media