TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... ..... . ..REMAJATENIS JAKARTA-76 TGL 21-23 DESEMBER 2018 DI LAP TENIS MARINIR CILANDAK JAKARTA SELATAN .,,,,..REMAJATENIS BANTUL -VIII TGL 27-29 DESEMBER 2018 DI LAP TENIS SULTAN AGUNG, BANTUL D.I.Y ....... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........
Foto Pilihan
foto-rt-intan-payakumbuh foto-rt-jaffery-w foto-rt-kenneth_0

Dampak Insiden Musornas, Pecah Kongsi dalam PP Pelti


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Ketua Umum PP Pelti Maman Wiryawan digugat oleh Sekjen PP Pelti Umbu Sampathy. Akibat berkelanjutan dari penolakan sebagai peserta Musornas KONI yang berlnagung hari ini di Hotel Aston Jayapura Papua.

” Dia tidak tahu berorganisasi.” ujar Umbu pertilpon hari ini. Disebutkan kalau undangan KONI Pusat kepada PP Pelti untuk 3 orang wakil PP Pelti yang terdiri dari unsur Ketua, Sekjen dan Organisasi.

Oleh karena Ketua Umum tidak mau keluarkan surat rekomendasi 3 nama yang diusulkan oleh Sekjen PP Pelti yaitu Umbu Sampathy, Donad Wailan Walalangi dan Mukti, maka Sekjen mempunyai wewenang keluarkan surat yang ditandatangani Sekjen.

Tetapi apa yang terjadi di Musornas KONI di hotel Aston Jayapura. Sekjen menyodorkan 3 nama untuk mendapatkan ID Card maupun fasilitas selaku peserta Musornas KONI, tetapi disatu sisi Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Donald Wailan Walalangi sodorkan surat rekomendasi yang ditanda tangani oleh Ketua Umum PP Pelti sendiri dan tanpa sepengetahuan Sekjen PP Pelti.
Akibatnya disaat sidang pleno, Umbu dan Mukti tidak bisa masuk dalam ruangan karena namanya tidak ada dalam absensi Panpel. Dan hari ini fasilitasnya dicabut sebagai peserta.

Ini kejadian untuk pertama kalinya di Musornas KONI dimana sekejn PP Pelti tidak diperkenankan hadir. Melihat kejadian ini maka kesimpulannya antara Ketua Umum PP Pelti dan Sekjen PP Pelti sudah tidak ada kerjasama yang baik lagi
Menurut salah satu anggota PP Pelti lainnya mengatakan masalah ini sudah lama terjadi, karena saat dia berbicara langsung dengan Ketua Umum PP Pelti maka dikatakan tidak perlu lagi berkomunikasi dengan Sekjen tetapi langsung ke Wakil Sekjen saja. Hal ini tidak disadari oleh Sekjen PP Pelti.

Ketika dicoba hubungi per sms ke Ketua Umum PP Pelti tetapi tidak ada tanggapan sama sekali.

Langsung Sekjen PP Pelti, menyampaikan keluhannya dan bersedia mendukung agar dilakukan Munaslub Pelti karena situasi saat ini sudah tidak mendukung pertenisan nasional. “Siapapun ketuanya nanti saya akan dukung.” ujar Umbu dalam percakapan telpon pagi ini. Dikatakan pula Ketua Umum saat ini dikelilingi oleh penjilat2 saja.

Dikatakan pula ada beberapa hal yang pernah dikemukakan masalah pelatih nasional kepada Ketua Umum PP Pelti tetapi tidak ditanggapi olehnya. “Harus diakui kalau prestasi tenis saat ini merosot.” ujar Sekjen PP Pelti Umbu Sampathy kepada Remaja-Tenis.com.

Kekecewaan besar datang dari Umbu Sampathy ,rekan dekat yang awalnya sebagai pendukung atau yang membawa Maman Wiryawan untuk masuk kebursa calon Ketua Umum PP Pelti 2012 lalu tetapi saat ini justru merasa dilecehkan dengan perlakuan oleh Ketua Umum PP Pelti, sehingga sikatakan pula ” Air susu dibalas air tuba”. (Foto Maman W di Munas Pelti 2015)

Comments are closed.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media