TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... ..... . ..REMAJATENIS JAKARTA-76 TGL 21-23 DESEMBER 2018 DI LAP TENIS MARINIR CILANDAK JAKARTA SELATAN .,,,,..REMAJATENIS BANTUL -VIII TGL 28-30 DESEMBER 2018 DI LAP TENIS SULTAN AGUNG, BANTUL D.I.Y ....... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........
Foto Pilihan
foto-rt-intan-payakumbuh foto-rt-jaffery-w foto-rt-kenneth_0

Fitriani Sabatini Juara

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Petenis kelahiran 13 Februari 2001 asal Jakarta, Fitriani Sabatini cetak prestasi terbaiknya dibulan ini dengan cara keluar sebagai juara tunggal AGS International Junior Champiosnhips 2018 di lapangan tenis Hotel Sultam Jakarta. Difinal Fitriani kalahkan Janice Tjen difinal Mingu ( 28/10)

Fitriani Sabatini sebagai unggulan ketiga, memetik kemenangan dua set langsung atas Janice Tjen yang berlaga di kejuaraan ini dengan memanfaatkan fasilitan wild card. Ani, demikian sapaan akrab Fitriani Sabatini, mengalahkan Janice dengan skor 6-3 dan 6-2.

Sementara itu di nomor tunggal putra, gelar juara direbut oleh petenis China Taipei, Kai Shiang Yang menyusul kemenangan yang ditorehkannya atas petenis tuan rumah, Rifqy Sukma Ramadhan Sumiarsa.

Kai Shiang Yang seeded 3 di turnamen ini, mengalahkan Rifqy Sukma Ramadhan Sumiarsa yang merupakan unggulan ke 14, melalui pertarungan

All Indonesia Finals di Sarawak

REMAJA-TENIS,COM, SARAWAK, Putri Indonesia menoreh hasil gemilang membawan nama baik Indonesia dikancah Internasional. Hal ini dilakukan oleh Janice Tjen dan Priska Madelyn Nugroho berhasil menaklukan lawan-lawannya dan menciptakan All Indonesian Final di 32nd Sarawak Chief’s Minister Cup di Malaysia.

Kemenangan di Final akhirnya direbut oleh Janice yang menumbangkan rekannya Priska yang pada turnamen ini diunggulkan di tempat pertama dengan skor 6-4,6-3. Priska dan Janice adalah dua petenis muda Indonesia yang bahu membahu pada turnamen Fed Cup Junior beberapa saat yang lalu. Dalam nomor ganda, kedua petenis Indonesia ini berduet dengan pasangan dari luar negeri. Priska yang berpasangan dengan Shivani Amineni dari India terhenti di Semi Final. Janice yang berpasangan dengan Wing Ka Lin dari Hongkong juga harus mengakui keunggulan pasangan yang sama Li Xuanjin/Zhao Cong Ying dari Cina di babak Final.

Makin sering ikuti kegiatan internasional mempermudah peningkatan prestasi atlet atlet tenis Indonesia. Tetapi yang jadi pertanyaan sekarang seberapa banyak atlet tenis Indonesia yang Go International. Saat ini di Tanah Air juga diselengarakan ITF Junior Champsionship yaitu di Surabaya yaitu ITF Widjojo Soejono Junior dan di Jakarta ITF AGS Junior Champs. Kesempatan berprestasi di Tanah Air harus bisa dibuktikan atlet tuan rumah.

Kelihatan atlet tenis Indonesia terpukau dengan kegiatan kegiatan lokal seperti Pekan Olahraga Daerah (PORDA) yang saat ini berlangsung di Jawa Barat dan Jawa Tengah

Atlet Tenis Kursi Roda Terima Raket

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA – Atlit Tenis Kursi Roda Indonesia Asian Para Games 2018 hari ini (11/10) menerima pemberian sponsor dari Head Indonesia. Melalui PT. Pradajaya Sportivo Indonesia yang merupakan perwakilan dari Head di Indonesia, PP Pelti telah memfasilitasi penerimaan 2 buah raket Tenis bagi setiap pemain.

Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar secara pribadi didampingi Wakil Ketua Umum Sutikno Muliadi menyerahkan kepada 7 pemain sponsor peralatan tenis berupa 2 raket merek Head dan 1 tas raket Head. Diharapkan agar ke depannya prestasi para pemain tenis kursi roda di Indonesia dapat memiliki pengalaman bertanding di tingkat internasional. Dalam acara ini hadir pula beberapa pengurus PP Pelti seperti Johannes Susanto yang juga Ketua Panpel Tenis Kursi Roda Asian Paragames 2018, Wynne Prakusya, Henny Santoso, Pelatih Frank Van Vraayenhoven dan wakil dari Head Indonesia.

Komentar dari salah satu pembina Tenis Kursi Rida Jogjakarta, Nuken di lapangan tenis Kelapa Gading Sport Club menyayangkan tidak diberikan kepada atlet2 tenis kursi roda lainnya didaerah. ” Saya mau minta bantuan ke Pelti untuk atlet tenis kursi roda di Jogja.: ujarnya disampaikan kepada August Ferry Raturadanng

Jokowi Memotivasi Kaum Difabel di Pembukaan Asian Para Games 2018,

REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA-Pembukaan Asian Para Games 2018 menyalurkan pesan kemanusiaan, dan memberikan pemahaman mengenai disability. Mereka punya kekurangan tapi sekaligus juga memiliki kelebihan.
Spirit itu coba ditularkan Presiden Jokowi kepada kaum difabel saat membuka Asian Para Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, kemarin. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memuji Presiden Jokowi yang menggunakan bahasa isyarat dalam sambutan.

“Presiden Jokowi menggunakan bahasa isyarat sebagai bentuk dukungannya kepada kaum difabel,” kata Hasto.

Aksi Jokowi, bersama penyandang disabilitas Karunia dan atlet panahan Abdul Hamid melepaskan anak panah membidik tulisan DISABILITY yang membuat huruf DIS jatuh dan tersisa tulisan ABILITY.

“Ini tidak sekedar atraksi yang menghibur. Presiden menggulung lengan kemeja sebelum memanah. Presiden Jokowi ingin memberi motivasi bagi semua penyandang difabel bahwa banyak hal positif yang bisa dan mampu dilakukan,” ujarnya.
“Termasuk menciptakan prestasi meski kondisi tubuh tak sempurna. Ini sejalan dengan semangat kerja, kerja dan kerja yang dikampanyekan Presiden Jokowi,” papar Hasto, Minggu (7/10/2018).

Pemerintah juga memberikan apresiasi bagi atlet yang berprestasi di Asian Para Games dengan nilai yang sama dengan atlet peraih medali Asian Games 2018 lalu.

“Ini sesuai dengan spirit Asian Para Games, We are one. Kita ini adalah sama,” tegas Hasto.
Ditegaskan, parade miniatur rumah ibadah dan rumah adat yang mengawali upacara pembukaan sesuai dengan spirit dan tema Asian Para Games.

“Meskipun beda agama, budaya, termasuk beda kemampuan fisik kita adalah satu. Satu bangsa Indonesia dalam bingkai NKRI. Selamat bertanding kepada seluruh atlet,” pungkas Hasto.(www.tribunews.com)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media