TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... ..... . REMAJATENIS BANTUL--7 TGL 3-5 AGUSTUS 2018 DI BANTUL....REMAJATENIS JAKARTA-72 TGL 17-19 AGUSTUS 2018 DI JAKARTA..........REMAJATENIS BANDUNG TGL 24-26 AGUSTUS 2018.......... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Aturan Masuk GBK Saat Asian Games , Tanpa Tiket wajib Bayar Rp 30.000

REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA, – Panitia Pelaksana Asian Games 2018 (Inasgoc) dan pihak Gelora Bung Karno (GBK) memberlakukan aturan ketat sepanjang penyelenggaraan pesta olahraga tersebut. Salah satu aturan yang perlu diketahui masyarakat jika hendak memasuki kawasan GBK adalah soal pembayaran Rp 30.000 per orang jika tidak memiliki tiket pertandingan. Aturan lainnya adalah selama Asian Games 2018, kendaraan tanpa stiker khusus dari Inasgoc dilarang parkir atau bahkan masuk ke GBK. Inasgoc memang mengeluarkan sejumlah stiker bertuliskan kode-kode tertentu, yakni T1, T2, T3, T4, TF, TM, TC, dan TA.

Stiker berkode transportasi TM, misalnya, dikhususkan untuk kendaraan yang akan digunakan para awak media. Ada pula stiker berkode transportasi TA yang ditempel di bus para atlet. Pada Selasa (14/8/2018) malam kemarin, Ketua Inasgoc Erick Thohir kecewa lantaran banyak mobil tanpa stiker bebas berkeliaran di area GBK. Ia pun langsung meminta bawahannya untuk melakukan pengecekan soal terjadinya insiden tersebut.

Erick mengaku tak segan untuk mengambil tindakan tegas jika diketahui ada oknum yang melanggar aturan. “Banyak mobil tak berstiker. Apakah ada oknum atau apa, kami belum tahu. Kami kan mau semuanya pakai kendaraan umum,” ujar Erick kepada para awak media. “Kalau memang ada yang mau bawa kendaraan sendiri, silakan misalnya parkir di SCBD atau di tempat lain. Kalau punya kendaraan, berarti kan mereka punya duit,” ujarnya.

Aturan ini diterapkan untuk menghindari kepadatan kawasan GBK saat semua cabang olahraga Asian Games 2018 dipertandingkan. “Tanggal 28 Agustus, semua olahraga bertanding bersamaan. Prediksi ada 180.000 orang yang masuk GBK. Kita ngomong ekstremnya saja dulu, seandainya GBK penuh.” ujar Erick (Kompas.com)

JKT48 Siap Semarakkan Asian Games

REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA: Grup musik anak muda JKT48 tak mau ketinggalan ikut mendukung dan menyemarakkan pesta olahraga negara-negara Asia, Asian Games XVIII/2018 Jakarta – Palembang. Mereka akan meramaikan Asian Games dengan membuat lebih dari 60 video sports presentation yang akan dimainkan di setiap venue cabang olahraga.
Video yang dibuat bertujuan untuk memberikan informasi danedukasi cabang olahraga kepada masyarakat, serta mengajak untuk mengenal cabang olahraga tersebut secara langsung dengan menonton di venue.

Selain itu, JKT48 juga akan berpartisipasi sebagai MC di berbagai pertandingan, kurang lebih 60 nomor dari 40 cabang olahraga di Asian Games. Ini adalah bentuk dukungan yang terinspirasi dari kolaborasi bangsa-bangsa Asia, sesuai dengan tagline utamanya yaitu Energy of Asia.

“Setelah 56 tahun sejak Asian Games ke-2 yang digelar di Indonesia, inilah kesempatan besar bagi generasi muda, termasuk JKT48 untuk menjadi bagian sejarah dengan memanfaatkan Asian Games 2018 dalam mengembangkan potensi seni budaya Indonesia,” kata Ketua Inasgoc Erick Thohir kepada wartawan dalam acara jumpa pers yang berlangsung di FX Sudirman Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Hadir pula pada jumpa pers tersebut Fariq Abdul Halim dari 360 Brothers yang menjalin kerja sama dengan Inasgoc untuk menampilkan JKT48. Sementara dari JKT 48 sendiri diwakili oleh Cindy, Sania, dan Zara.

Menurut Fariq, artis-artis muda ini tidak dibayar sama sekali untuk terlibat dalam Asian Games. Mereka rela tampil bayaran lantaran Asian Games merupakan kesempatan langka yang belum tentu akan datang dua kali bagi mereka untuk terlibat di dalamnya.

“Saya senang bisa terlibat di dalam pelaksanaan Asian Games, karena Indonesia menjadi tuan rumah. Ini kesempatan baik bagi kami untuk berpartisipasi di dunia olahraga,” kata Cindy.

Sementara sang kapten JKT48 Sania mengaku senang karena saat Asian Games pertama 1962 mereka belum lahir. Jadi, ikut berpartisipasi dalam Asian Games merupakan kesempatan berharga.

Sedangkan Zara berkomentar agar pelaksanaan Asian Games semoga lancar dari awal hingga akhir penyelenggaraan. “Saya suka dengan olahraga. Jadi dengan adanya kesempatan ini saya sangat senang,” kata Zara. *** (suarakarya.id)

Justin Barki/Christopher Rungkat Juara Tennis Open 2018

REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA – Pasangan tuan rumah, Justin Barki/Christopher Rungkat (28) berhasil memboyong gelar juara ganda seri ketiga Combiphar Tennis Open 2018, Sabtu (11/8).

Pada laga final di Lapangan Tenis The Sultan Hotel Jakarta, unggulan teratas itu mengalahkan ganda beda negara, Francis Casey Alcantara (Filipina) dan Kaito Uesugi (Jepang). Justin/Christo unggul straight set dengan skor akhir 6-3 6-2.

“Kemenangan ini menambah kepercayaan diri untuk tampil di ajang Asian Games. Pasti tidak mudah karena tingkat persaingannya tentu bakal lebih ketat,” tutur Christo usai laga berdurasi hanya 34 menit itu.

Bagi Justin dan Christo gelar juara ganda ini merupakan yang kelima di turnamen ITF Men’s Future sejak berpasangan dua tahun silam, terdiri dari tiga gelar level total hadiah 15.000 dollar AS dan dua kategori 25.000 dollar AS.

Sementara itu di nomor tunggal, Niki Kaliyanda Poonacha dari India tampil sebagai yang terbaik. Petenis non unggulan yang merangkak lewat babak kualifikasi itu menumbangkan wakil Australia, Michael Look melalui laga straight set 6-3 6-1.

“Ini serba pertama bagi saya. Bukan hanya gelar juara pertama turnamen ITF Men’s Future, tapi juga babak final pertama. Bahkan juga pertama kali saya bisa lolos hingga semi final,” ujar Niki.

Combiphar Tennis Open 2018 terdiri dari tiga seri Indonesia Men’s Future, merupakan turnamen yang masuk dalam kalender kompetisi resmi Federasi Tenis Internasional (ITF).

Event yang didukung oleh Combiphar, sebuah perusahaan modern healthcare di Indonesia ini telah bergulir sejak 2016. Total hadiah turnamen ini adalah 55.000 dollar AS atau sekitar Rp 770 juta.(tribunews.com)

Justin Barki/Christopher Rungkat Ke Final Tennis Open 2018

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA – Ganda Indonesia, Justin Barki/Christopher Rungkat berhasil melangkah ke babak akhir Combiphar Tennis Open 2018, Sabtu (11/8/2018).

Seeded teratas seri ketiga Indonesia F3 ITF Men’s Future itu akan meladeni tantangan unggulan kedua, Kaito Uesugi (Jepang) dan Francis Casey Alcantara (Filipina) di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta.

Di semi final, Jumat (10/8), duet yang bakal membela Merah Putih di ajang Asian Games 2018 itu sukses menepiskan perlawanan pasangan asal India, SD Prajwal Dev/Mohit Mayur Jayaprakash. Christo/Justin menang straight set hanyadalam durasi 45 menit dengan skor akhir 6-2 6-2.

Sedangkan Uesugi/Alcantara lolos ke babak pamungkas setelah melewati laga super tie break mendepak duet Australia, Michael Look/Matthew Romios. Unggulan kedua itu unggul atas juara seri pertama dengan skor akhir 6-2 3-6 [10-4].

“Meski menang relatif mudah di semi final, kami tetap fokus, tak akan lengah menghadapi partai final. Siapapun akan tampil all-out di partai akhir meskipun di semi final Alcantara dalam kondisi kurang sehat,” ungkap Christo, petenis ganda peringkat ke-105 dunia itu.

Sejak berpasangan dua tahun silam, kombinasi petenis yunior dan senior terbaik Indonesia ini telah mengoleksi empat gelar juara ganda turnamen dalam kalender kompetisi Federasi Tenis Internasional (ITF).

Pada seri pertama Combiphar Tennis Open 2018, dua pekan silam, Justin/Christo harus puas hanya berada di posisi runner-up turnamen yang menyediakan total hadiah 55.000 dollar AS atau sekitar Rp 770 juta ini.

“Tentu saja kami ingin juara di seri penutup ini untuk mengobati kekecewaan pada seri perdana. Gelar juara pasti akan jadi bekal berharga menuju Asian Games,” tutur si kidal, Justin.

Seperti lawannya, baik Kaito Uesugi maupun Francis Casey Alcantara juga bakal tampil di pesta olahraga antar bangsa di kawasan Asia, dua pekan mendatang di Jakabaring, Palembang.(tribunnews.com)

Justin/Christo Melangkah Ke Empat Besar Tennis Open 2018 Seri III

REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA - Andalan Indonesia, Justin Barki (18 tahun)/Christopher Rungkat (28) sukses melangkah ke semi final seri ketiga Combiphar Tennis Open 2018, Jumat (10/8).

Pada babak empat besar di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, unggulan teratas itu bakal meladeni wakil India, SD Prajwal Dev/Mohit Mayur Jayaprakash (India).

Di perempat final, Kamis (9/8), unggulan teratas itu berhasil menyudahi pasangan asal Lebanon, Hady Habib/Giovani Samaha. Justin/Christo unggul straight set dengan skor akhir 6-4 7-6(5).

“Kami beruntung bisa memenangi laga ini, mengalahkan lawan yang juga akan tampil di ajang Asian Games 2018. Pasangan Lebanon, terutama Hady Habib, tampil sangat solid terutama di set kedua. Kami kesulitan untuk mematahkan servis mereka dan harus menjalani tie break,” tutur Justin usai laga berdurasi 68 menit.

“Kami berharap bisa tampil makin baik di semi final dan mengincar tempat di babak final,” imbuhnya

Sayangnya, tuan rumah harus kehilangan duet yang juga bakal berlaga di Asian Games 2018. Pasangan kakak-beradik, Anthony dan David Agung Susanto harus mengakui ketangguhan seeded kedua, Kaito Uesgi (Jepang) dan Francis Casey Alcantara (Filipina) 6-7(3) 2-6.

David juga terhenti di nomor tunggal. Petenis penerima fasilitas wild card itu kandas di tangan wakil Australia, Michael Look. David kalah dari finalis seri pertama itu dalam laga dua set langsung dengan skor akhir 6-7(3) 2-6.

Combiphar Tennis Open 2018 terdiri dari tiga seri Indonesia Men’s Future, merupakan turnamen yang masuk dalam kalender kompetisi resmi Federasi Tenis Internasional (ITF).

Event yang didukung oleh Combiphar, sebuah perusahaanmodern healthcare di Indonesia ini telah bergulir sejak 2016. Total hadiah turnamen ini adalah 55.000 dollar AS atau sekitar Rp 770 juta.(tribunnews.com)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media