TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... ..... . ..REMAJATENIS JAKARTA-75 TGL 9 -11 NOPEMBER 2018 DI LAP TENIS MARINIR CILANDAK...,, REMAJATENIS SUMSEL-XVII TGL 23-25 NOP 2018 DI LAP TENIS PEMKOT PALEMBANG... REMAJATENIS SULSEL 23-25 NOP 2018 DI LAP TENIS KAREBOSI MAKASSAR.,,,,..REMAJATENIS BANDUNG TGL 23-25 NOP 2018 DI LAP TENIS CARINGIN BANDUNG.............. MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........
Foto Pilihan
foto-rt-intan-payakumbuh foto-rt-jaffery-w foto-rt-kenneth_0

Pendaftaran Volunteer untuk Asian Para Games 2018 Dibuka

REMAJA-TENIS,COM, JAKARTA. Indonesia Asian Para Games 2018 Organizing Committee (INAPGOC) telah membuka pendaftaran volunteer untuk main event Asian Para Games 2018 yang akan diselenggarakan pada 6-13 Oktober di Jakarta. Panitia penyelenggara Indonesia 2018 Asian Para Games (INAPG 2018) membuka pendaftaran volunteer hingga tanggal 17 Agustus 2018. INAPGOC mencari 8.000 orang volunteer yang siap menjadi bagian dari penyelenggaraan event empat tahunan ini. Volunteer yang telah melalui tahap seleksi akan ditempatkan ke dalam 18 divisi berbeda, di antaranya divisi General Affairs, Media & PR, dan Broadcasting.

Setiap divisi memiliki standar kualifikasi tersendiri yang harus dipenuhi oleh pendaftar program volunteer.

Secara general, kualifikasi dasar bagi pendaftar program volunteer Indonesia Asian Para Games 2018 adalah :
Berusia di atas 18 tahun (per Juli 2018);
Berkomitmen untuk bertugas sebagai volunteer sepanjang rangkaian acara untuk berkontribusi dalam menyukseskan event Para Games terbesar di Asia;
Ingin belajar dan mendapatkan pengalaman di dunia volunteer;
Memiliki antusiasme yang tinggi dan mampu menjalankan tanggung jawab;
Ingin menantang diri untuk menjadi bagian dari salah satu pesta olahraga terbesar di Asia.
Setelah masa pendaftaran ditutup, tahap seleksi dan penjaringan volunteer akan dilangsungkan mulai 18 Agustus.

Sedangkan hasil seleksi dan pembagian divisi bagi volunteer akan diumumkan pada akhir bulan Agustus. Pelatihan dan persiapan bagi volunteer pun akan dilaksanakan pada bulan September, sebelum Indonesia Asian Para Games 2018 dimulai pada 6 Oktober mendatang. Untuk informasi lengkap, peminat program volunteer dapat membuka situs resmi Asian Para Games 2018 di https://asianparagames2018.id/volunteer dan klik Register Now untuk melakukan pendaftaran online. Masyarakat dapat mendapatkan info terbaru mengenai pelaksanaan salah satu pesta olahraga terbesar di Asia ini melalui akun Instagram resmi Asian Para Games 2018 di @asianpg2018. (kompas.com)

Petenis Kudus Berjaya Di Kejurnas RemajaTenis Blora-6

REMAJA-TENIS.COM, BLORABlora. Para petenis yunior asal Kudus berhasil mendominasi gelar juara diajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) RemajaTenis Blora-VI yang berlangsung di lapangan tenis Pringgodani Blora.

Di tunggal putri kelompok umur (KU) 12 tahun, terjadi All Kudus Final, antara Fattya kontra Riristina Novita Maharani. Dalam laga derby itu, Fattya unggul dan meraih gelar juara setelah menang 8-5.
Sebelumnya di semifinal, Fattya menyingkirkan Putri Salma Nabila Zaky asal Wonogiri dengan skor 8-5, sedangkan Riristina mencatatkan kemenangan atas Regina Bintang Widya asal Blora, 9-7.

Kejutan terjadi pada tunggal putra KU 12 tahun. Ravel Indro SP dari Pemalang yang didapuk sebagai unggulan teratas, tumbang ditangan petenis Pati, Michal Ikhsan dengan skor 3-8.

Tidak hanya unggulan utama yang tumbang, unggulan kedua di kelompok tersebut juga mengalami hal yang sama. Petenis Pati, Diego Armando yang diunggulkan di posisi kedua, harus takluk pada petenis asal Ciamis, Achmad Bey Nurmultazan 4-8. berhasil menumbangkan unggulan 2 asal Pati Diego Armando dibabak kedua 8-4.

Achmad Bey akhirnya keluar sebagai juara setelah di partai final berhasil mengandaskan harapan Michal Ikhsan melalui pertarungan ketat yang berkesudahan dengan skor 9-7.

Di kelompok 14 tahun putra, petenis Kudus, M. Akbar Aidil Fitri keluar sebagai juara setelah membukukan kemenangan atas petenis asal kota Pahlawan, Surabaya, Putra Suyadi, melalui laga sengit yang berkahir dengan skor 3-6, 7-5, 10-8.

Di semifinal, Akbar mengalahkan rekannya sendiri, Surya Gani dalam dua set langsung, 6-1 dan 6-0. Sedangkan Putra Suyadi menang atas petenis Pati, Kevin Putra Kurniawan, 6-1 dan 6-4.

Kholisa Siti Maisaroh berhasil membawa pulang gelar juara KU 14 putri ke Kudus setelah pada laga final menumbangkan unggulan utama asal Blora, Diandra Kirana Wulansari dalam dua set langsung 6-1 dan 6-3.

Di semifinal, Diandra menundukkan petenis Kediri, Revanda Nafa Mustofa dengan skor telak 6-0 dan 6-2, sedangkan Kholisa di semifinal mengalahkan Bunga Nuraini asal Surabaya, 6-2 dan 6-4.

Petenis Kudus lainnya, Luis Darsono menyabet gelar juara tunggal KU 16 tahun putra setelah di partai puncak meraih kemenangan atas Dimas Rizki Sadewa, 6-2 dan 6-0.

Menanggapi kekalahannya, Dimas mengakui bila banyak membuat kesalahan sendiri. “Saya kurang pemanasan awalnya, sehingga banyak membuat kesalahan sendiri.” ujar Dimas ketika ditemui disisi lapangan Pringgodani.

Di babak semifinal, Luis dan Dimas membuat kejutan. Luis menumbangkan unggulan pertama asal Blora, Tito Zuhda Irhami dalam laga sengit yang berakhir dengan skor 6-7(6), 6-3 dan 10-3. Sementara Dimas menumbangkan unggulan dua asal Kudus M. Aldi Zakaria, 6-2 dan 7-6(3).

Di KU 16 putri, petenis yunior asal Pati, Diah Ayu Novita keluar sebagai juara, sementara Safa Dheani asal Kudus menempati posisi runner up. Sedangkan Safira Mardlyaliari dan Putri Sunandar yang sama-sama berasal dari Kudus, harus puas sebagai semifinalis.

Di kelompok 18 tahun putra, M Reza Falevi asal Kudus keluar sebagai juara setelah menyisihkan rekannya sendiri M. Iqballudin dengan skor 6-1 dan 6-1.

Pada kelompok putri 18 tahun, Nadya Dhaneswara berhasil merengkuh gelar juara setelah di final mengalahkan Fatima Wardoyo asal Semarang, dua set langsung, 6-3 dan6-4.

Di semifinal , Nadya menundukkan Aulia Risma asal Purwodadi dengan skor 6-1 dan 6-1, sedangkan Fatima memupuskan asa petenis Kudus, Laila Eka Safitri, juga dalam dua set langsung, 6-1 dan 6-1.

Nomor ganda putri KU 18 tahun, duet Nadya Dhaneswara/Aulia Risma keluar sebagai juara setelah di final mencatatkan kemenangan atas Fatima Wardoyo/Nurul Aini Putri 6-0 dan 6-1.

Sementara di nomor ganda putra KU 16 tahun, Dimas Rizki Sadewo/Naufal Aki Ahmadi asal Blora berhak menjadi yang terbaik setelah di pertandingan final membukukkan kemenangan atas M. Tito Zuhda / Ferdyan Arya Novanda, dalam pertarungan ketat yang berkahir dengan skor, 7-5, 4-6 dan 10-8.

Pada nomor ganda putri KU 14 tahun, duet petenis Kudus, Farren Allysia Sandy/Kholisa Siti Maisaroh sukses menyabet gelar juara setelah di laga final berhasil menumbangkan unggulan teratas, Bunga Nuraini (Surabaya)/Revanda Nafa Mustofa (Kediri), 6-3 dan 6-3.

Pasangan Putra Suyadi/Firman Azis asal Surabaya keluar sebagai juara ganda putra KU 14 tahun setelah pada laga pamungkas KU tersebut, menang atas Kevin Putra/Galang Patriaka asal Pati, 6-1,6-2.

Di semifinal, Putra/Firman membekuk unggulan 2 asal Kudus Surya Ghani/Jefrey Ukinnuha, 6-3,6-1, sedangkan Kevin/Galang menumbangkan unggulan pertama asal Kudus M. Akbar Aidil F/Adrian Cahya Maulana, 6-,6-3.

Pasangan ganda tuan rumah, Regina Bintang Sidya/Tabina Rahmadhanaisya keluar sebagai juara ganda putri KU 12 tahun setelah di final menumbangkan unggulan utama asal Kudus Anisa Kumala Tungga/Riristina Novita Maharani, dengan skor telak 8-1.

Di semifinal Regina/Tabina mengandaskan pasangan asal Kudus lainnya, Fattya/Selli, 8-4, sedangkan Anisa/Riristina menundukkan Putri Salma/Fera Wijayanti asal Wonogiri/Bojonegoro, 8-4.

Arief Wisnu Hariyanto/Ravel Indro asal Tegal/Pemalang, sukses menyabet gelar juara nomor ganda putra KU 12 setelah memenangi laga final kontra Ahmad Bey/Michal Ikhsan(Ciamis/Pati) dengan skor 8-2.

Sementara pasangan ganda asal Sragen/Pati, Wicaksono Wahyu Trijati/Christian Dwi Widianto keluar sebagai juara nomor ganda putra KU 10 tahun setelah partai puncak mengalahkan Seehan Maulana/Misbach Abdullah (Blora/Madiun) dengan skor 8-4.

Di semifinal, Christian/Wicaksino menundukkan Fachrul Arya Kusuma/Hafiz Kevin Biantara (Kudus/Blora), 8-2. Sedangkan pasangan Seehan/Misbach mengandaskan Rangga Wisnu Kresna/Akbar F Haqi (Semarang/Blora) dengan skor 8-4.

Dengan berakhirnya kelompok yunior maka dilanjutkan dengan mempertandingkan kelompok veteran yang akan berlangsung hingga Minggu (29 Juli 2018)

Harno dari Pengcab Pelti Kudus menyambut baik kehadiran RemajaTenis di Kudus. “Sebagai pemanasan menghadapi Porda Jawa Tengah pada bulan Oktober 2018 mendatang” ujarnya didampingi promotor RemajaTenis, August Ferry Raturandang, ketika kami temui di lapangan tenis Pringgodani Blora.(***)

Justin Barki/Christopher Rungkat Keok di Final Combiphar Tennis Open 2018

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA – Pasangan tuan rumah, Justin Barki/Christopher Rungkat harus puas berada di posisi runner-up Combiphar Tennis Open 2018.

Pada babak final di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, Sabtu (28/7), unggulan teratas turnamen seri pertama ITF Men’s Future itu harus mengakui ketangguhan ganda Australia, Michael Look/Matthew Romios.

Justin/Christo kandas straight set dari duet non-unggulan itu dalam laga berdurasi 74 menit dengan skor akhir 6-7(6) 6-7(5).

“Pertandingan berlangsung ketat karena masing-masing pasangan tidak bisa mematahkan servis lawan. Saat tie-break, baik di set pertama maupun kedua, kami kalah konsistensi dari lawan,” tutur Justin yang hanya akan tampil di nomor tunggal pada seri kedua pekan depan.

Kendati demikian pasangan yang akan menjadi ujung tombak Merah Putih di ajang Asian Games 2018 itu tak ingin larut menangisi kegagalan meraih gelar juara ganda kejuaraan yang menyediakan hadiah total 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 210 juta ini.

“Hasil turnamen Combiphar Open ini menjadi bahan evaluasi yang sangat baik untuk menghadapi Asian Games bulan depan,” timpal Christo yang akan segera bertolak ke Chengdu, Tiongkok mengikuti turnamen ATP Challenger.

Setelah merengkuh gelar juara ganda, Michael Look memiliki kesempatan untuk memboyong gelar juara tunggal ke Benua Kangguru. Petenis berperingkat tunggal ke-993 dunia itu bakal berjibaku dengan wakil Reunion, Quentin Robert. Laga antar non unggulan itu akan menjadi partai pamungkas Indonesia F1 Men’s Future berlabel Combiphar Tennis Open 2018.

Hasil Sabtu (28/7)

Final Ganda

Michael Look/Matthew Romios (Australia) v 1-Justin Barki/Christopher Rungkat 7-6(6) 7-6(5)

Christopher Rungkat/Justin Barki Melenggang ke Final Combiphar Tennis Open 2018

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA – Ganda andalan Indonesia,Christopher Rungkat/Justin Barki berhasil melangkah ke babak final Combiphar Tennis Open 2018 yang berlangsung di lapangan tenis The Sultan Hotel Jakarta, Sabtu (28/7/2018).

Pada laga pamungkas, seeded teratas seri pertama ITF Men’s Future itu akan meladeni tantangan pasangan non-unggulan asal Australia, Michael Look/Matthew Romios.
Di semi final, Jumat (27/7), duet yang bakal membela Merah Putih di ajang Asian Games 2018 itu sukses menepiskan perlawanan pasangan, Connor Farren (AS) dan Kaito Uesugi (Jepang). Christo/Justin menang straight set atas ganda yang menempati posisi unggulan keempat dalam durasi 74 menit dengan skor akhir 7-6(6) 6-1.

“Bukan pertarungan yang mudah, jauh lebih baik dari lawan di babak sebelumnya. Pertahanan keduanya solid, masing-masing memiliki serve yang keras serta cerdik. Kami kesulitan melepaskan dari tekanan lawan pada awal set pertama,” kata Justin.

“Pengalaman saat melawan Uesugi di nomor tunggal, menjadi factor penting memenangi laga semi final ini. Setidaknya, saya sudah memiliki gambaran permainan lawan,” ujar petenis yang mengayun raket dengan tangan kiri itu.

Sejak berpasangan dua tahun silam, kombinasi petenis yunior dan senior terbaik Indonesia ini telah mengoleksi empat gelar juara ganda turnamen dalam kalender kompetisi Federasi Tenis Internasional (ITF). Saat ini, Christo bercokol di peringkat ganda ke-108 dunia, sedangkan Justin di posisi ke-659.

“Tentu saja kami ingin juara di seri pertama ini, namun lawan di final sudah pasti lebih berat. Tapi apapun, kami siap berjuang bersama mewujudkan gelar ganda yang kelima,” tutur Justin.

Kendati bukan pasangan unggulan, Michael Look/Matthew Romios membuat langkah gemilang di turnamen yang menyediakan total hadiah 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 210 juta ini.

Sebelum lolos ke babak akhir, wakil Australia itu sukses menyingkirkan unggulan kedua dan ketiga seri pertama Combiphar Tennis Open ini.(www.tribunews.com)

Christopher Rungkat/Justin Barki Lewati Hambatan Pertama di Combiphar Tennis Open 2018

REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA - Unggulan teratas, Christopher Rungkat/Justin Barki berhasil melewati hadangan perdana Combiphar Tennis Open 2018 yang berlangsung di Lapangan Tenis The Sultan Hotel Jakarta, Rabu (25/7). Pasangan Indonesia itu mengalahkan wakil Polandia, Daniel Kossek/Maciej Smola.

Duet Christo dan Justin yang bakal menjadi andalan Merah Putih di ajang Asian Games 2018 itu unggul straight set dalam laga berduarasi satu jam dengan skor akhir 6-4 6-4.

“Kami bermain cukup baik pada babak pertama ini, meskipun saya sudah lebih dari tiga bulan tidak berpasangan dengan Justin. Ini awal yang baik, jauh di atas ekspetasi kami,” tutur Christo yang saat ini bercokol di peringkat ganda ke-106 dunia.

“Untuk pertandingan berikutnya, kami harus memperbaiki pengembalian serve yang membuat kurang percaya diri dalam laga tadi,” timpal Justin.

Pada perempat final ganda turnamen seri pertama Indonesia F1 Men’s Future ini, Kamis (26/7), Christo/Justin akan meladeni tantangan duet gado-gado Indonesia dan Korea, David Agung Susanto/ Cheong Eui Kim.

Sementara itu, dua wakil tuan rumah masih bertahan di babak enam belas besar nomor tunggal kejuaraan khusus pria berhadiah total 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 210 juta ini. David Agung Susanto (27) sukses menapaki jejak M. Rifqi Fitriadi yang telah memastikan lolos ke ronde kedua sehari sebelumnya.

David menyingkirkan wakil India, Kunal Anand melalui pertarungan rubber set berdurasi satu jam 41 menit. Petenis yang masuk babak utama melalui kualifikasi itu menang 4-6 6-3 6-1.

Di babak kedua, Kamis (26/7), David akan menantang unggulan keempat Aryan Goveas (India) yang menempati peringkat tunggal ke-761 dunia. Sedangkan Rifqi Fitriadi (19) bakal menjajal ketangguhan last accepted player di turnamen seri perdana Combiphar Tennis Open 2018, Quentin Robert asal Reunion.

Rifqi juga masih bertahan di sektor ganda berpasangan dengan Anthony Susanto. Pasangan Rifqi/Anton memenangi laga awal atas duet India, Kunal Anand/Anvit Bendre lewat laga super tie break berposisi akhir 4-6 7-5 [10-6] untuk menjajal ketangguhan seededketiga, Aryan Goveas (India)/Courtney John Lock (Zimbabwe).(tribunnews.com)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media