TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... .....SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1439 H MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN..........REMAJATENIS BANDUNG 22-24 JUNI 2018........REMAJA TENIS SUMSEL XVI 22-24 JUNI 2018......REMAJATENIS JAKARTA-71 TGL 29 JUNI-1 JULI 2018.............. MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

“Azmi Seng Ada Lawan ”

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Jagoan dari Jambi Azmi Januarsyah masih perlihatkan keperkasaannya difinal 16 tahun putra. Juara RemajaTenis Bangka 2017 Azmi berhasil kokohkan juara difinal stelah berhasil mengalahkan Jonathan Pildasi Nahgor asal Manado
Disemifinal Azmi menyisihkan Claudio Renardi Lumanauw asal Jakarta 7-6(4) 6-4. sedangkan Jonathan Pildasi Nahor mengalahkan andalan Musi Banyuasin Sumsel Jones Pratama 7-6(3) 1-6 11-9.

Mengomentari atlet asuhannya, Teddy Widi katakan kalau Azmi itu punya fighting spirit cukup tinggi. ” Azmi memang atlet berpotensi. Punya talenta. Fighting spiritnya cukup tinggi didalam lapangan. Itu yang saya jaga terus agar tidak kendor didalam lapangan”ujar Teddy Widi disisi lapangan tenis Marinir.

Untuk putri 16 tahun keluar sebagai juara Keysa Saridevi asal Jakarta.

” Maria Sharapova” muncul di RemajaTenis Jakarta Piala SIWO PWI Pusat

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Ada yang menarik tampak mewarnai Kejurnas RemajaTenis Jakarta-67 Piala SIWO PWI Pusat dilapangan tenis Marinir Cilandak Jakarta Selatan. Munculnya petenis cilik cantik asal Russia, Arina Varaksina. Teringat akan petenis cantik Russia Maria Sharapova, beberapa pengunjung mengatakan cikal bakal pengganti Sharapova untuk beberapa puluh tahun mendatang ada di Jakarta Arina Varaksina kelahiran 18 Maret 2007 turun dikelompok 14 tahun putri berhasil keluar sebagai juara tunggal putri kelompok 14 tahun setelah menyisihkan andalan Sulawesi Utara Keila Mangesti Paath 6-1 6-1
Sebelumnya disemifinal Arina menyisihkan petenis asal Kediri Jawa Timur Shirly Arayana 6-1 6-1 sedangkan Keila menyisihkan Justmin Da Costa sal Tangerang 6-1 7-5.

Pelatih Arina, Rivelino Raturandang mengomentari masalah Arina adalah komitmen Arina sendiri cukup tinggi dibantu dukungan dari kedua orangtuanya sebagai contoh. ” Arina cukup tingi disiplinnya sebagai modal saya meningkatkan kemampuan dimilikinya. Motivasi cukup tinggi dan kemauan main tenis datang dari dirinya sendiri bukan paksaan orangtua. Punya sifat fighter sehinga tidak mau kalah kalau dilapangan.” ujar Rivelino disela sela pertandingan di lapangan tenis Marinir Cilandak. Mengomentari kekalahan Keila Paath , pelatih Sonny Ratag mengatakan kekagumanya terhadap Arina. ” Saya salut atas fighting spirit dimilik Arina. Ini contoh yang baik.” ujar Sonny Ratag yang membawa beberapa atlet asuhannya ikut berlaga di lapangan tenis Marinir.

Kelompok putra, final antara Sulistyo Wibowo melawan Keyla Zefabya sempat terhanti akibat protes yang muncul dari pihak Keyla Zefanya akibat ketidak becusan dari Wasit. Akhirnya Referee Parjan turun tangan kelapangan dan bisa menilai langsung kepemimpinan wasit tersbut. Dan keputusan final Referee mengganti wasit tersebut dengan wasit nasional Haryono sehingga pertandingan bisa diselesaikan dengan lancar.
Pertandingan cukup ketat. set pertama milik Keyla Zefabya 7-6 (5) sedangkan set kedua milik Sulistyo Wibowo 6-3. Penentuan diset ketiga dengan mengunakan system super tie break 10-5 milik Keyla Zefabya.
Disemifinal Keyla mengalahkan Giovan Lumenta asal Manado 6-4 4-6 10-5 sedangkan Sulistyo Wibowo mengalahkan Rafa Saptya asal Palembang 6-1 6-3.

Mengomentari masalah wasit tersebut, August Ferry Raturandang selaku Promotor kegiatan mengatakan kalau itu kesalahan fatal wasit tersebut sehingga wajar diganti oleh Referee. ” Saya akui penempatan wasit tersebut keliru, karena ini babak final 14 tahun bukan 10 tahun sehingga dibutuhkan skill yang lebih baik. Maaf sampai terjadi hal ini. Kami akan evaluasi bersama Referee dalam pemilihan wasit yang bertugas dimasa mendatang.” ujar AFR

Muhammad Mouressi keluar sebagai Juara kalahkan Jaden Elliot

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Ketinggalan 0-2 tidak membuat Muhammad Mouressi Urwah Muqorie putus asa, bahkan petenis asal Serang ini bangkit kembali untuk memimoin babak final tunggal putra 10 tahun melawan petenis tuan rumah Jaden Elliot. Bahkan Mouressi berhasil menyamakan kedudukan 2-2 dan bahkan meningalkan permainan lawannya untuk menutup pertenadingan 6-2 dan keluar sebagai juara.
Sebelumnya dibabak semifinal kejurnas RemajaTenis Jakarta-67 Piala SIWO PWI Pusat, Mouressi menyisihkan andalan Sungailiat Bangka, Rafa Jeconia Verdasco Mangunsong 8-0, sedangkan Jaden menyisihkan Rafalentino Da Costa asal Tangerang 8-2
Kelompok putri 10 tahun keluar sebagai juara Faiza Queena Safiya asal Cibinong setelah difinal mengalahkan Callista Gabrielle Purwadi asal Jakarta 8-7. Disemifinal Faiza mengalahkan Mischka Goenadi 8-1 sedangkan Faiza mengalahkan Febyrao Ribby asal Jakarta 8-2

Tunggal putra kelompok 12 tahun keluar sebagai juara petenis asal Bandung M. Hidayatul Rezky Djufri yang difinal menang tanpa tanding karena lawannya asal Lahat telah kembali ke Lahat , Wong Ara Dewanata. Disemifinal Hidayatul mengalahkan Razan Dhawy asal Jakarta dalam pertandingan cukup ketat 9-7 sedangkan Wong Ara mengalahkan petenis Cibubur Jojo Indradewa 8-6

Kelompok putri, keluar sebagai juara petenis asuhan pelatih Rivelino Raturandang, Lulwa Naswardhani setelah difinal mengalahkan andalan Depok Zelda Gracia Muttaqin 8-5. Sebelumnya disemifinal Lulwa berhasil menyisihkan Cyclova Zuleyka asal Cilegon dan Zelda Gracia mengalahkan petenis asal Palembang Dwi Rahmasari 8-2
Kejurnas RemajaTenis Jakarta ke 67 Piala SIWO PWI Pusat berlangsung sejak 27 – 29 Desember 2017 dilapangan tenis Marinir Cilandak Jakarta Selatan.

Pembinaan Tenis di Bangka Libatkan Orang Tua

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Keterlibatan orang tua dalam pembinaan atlet dari suatu cabang olahraga diakui atau tidak merupakan langkah strategis untuk menunjang prestasi. Hal itu disadari penuh oleh Pengurus Pelti Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung.

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Pelti Kabupaten Bangka, John Paul Simangunsong dalam bincang-bincang khusus dengan TribunOlahraga.com di sela-sela berlangsunya Kejurnas Tenis Remaja Piala SIWO PWI Pusat di Lapangan Tenis Kompleks Marinir Cilandak Jakarta, Kamis, (28/12), mengaku peran orang dalam pembinaan suatu cabang olahraga tak bisa diabaikan.

Meski baru satu tahun memimpin Pelti Kabupaten Bangka, John mengakui perkembangan tenis di Bangka cukup menggembirakan.

Menurut dia, sekarang ini ada 16 petenis junior dibina oleh Pelti Bangka di bawah pengawasan pelatih Suhardi Amis. Pada pertengahan Desember lalu, Pelti Bangka menggelar turnamen junior yang bekerjasama dengan AFR (Agus Ferry Raturandang) Manajemen.

John mengakui antusias peserta di turnamen ini cukup tinggi karena pesertanya bukan hanya datang dari Bangka atau Bangka Belitung juga dari daerah lain di luar Jawa seperti Sulut, Papua, Kaltim dan Maluku.

Bercermin dari tingginya minat peserta, membuat Pelti Bangka termotivasi untuk menggelar even serupa pada tahun 2018.”Kami akan menggelar even ini lebih besar apalagi PT Timah sudah memberikan isyarat akan mendukung dari segi pendanaan,”papar John yang juga Ketua Pengadilan Negeri Bangka ini.

Khusus di kejurnas remaja Piala SIWO PWI ini, Pelti Bangka memang hanya mengirim dua petenis saja yakni Rafa J Chunia Ferdasco yang tampil di KU-10 dan Akbar Hakim (KU-16).

Keikutsertaan kedua petenis muda usia ini diakui John murni dibiayai oleh orang tuanya. ”Memang mereka dibiayai penuh oleh orang tuanya. Ini yang membuat saya tertantang karena anak-anak ini punya potensi,”urai John menambahkan. (www.tribunolahraga.com)

Kejurnas RemajaTenis Piala SIWO PWI Pusat Dibuka Resmi oleh Ketua Harian PP Pelti

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Kejurnas RemajaTenis Jakarta-67 Piala SIWO PWI Pusat teah dibuka secara resmi oleh Ketua Harian PP Pelti Sutikno Mulyadi mewakili Ketua Umum PP Pelti Rildo Ananda Anwar yang berhalangan hadir pada hari ini (27/12) di lapangan tenis Marinir Jakarta Selatan. Didepan peserta yunior, Sutikno menyampaikan permintaan maaf dari Ketua Umum PP Pelti yang berhalangan hadir dan disampaikan salam hangat dari Ketua Umum PP Pelti. “ Kami sampaikan salam hangat dari Ketua Umum PP Pelti kepada para peserta yang dengan setia ikuti acara pembukaan dimulai.”

Sebelumnya dalam laporan dari Promotor Remaja Tenis August Ferry Raturandang (AFR) disampaikan 120 peserta yang mendaftar berasal dari 10 provinsi di Indonesia yaitu Sumbar, Jambi, Sumsel, Bangka Belitung, Sulut, Papua, Jatim, Jabar, Banten dan DKI Jakarta.
“ Kami laporkan RemajaTenis merupakan salah satu solusi terhadap kebutuhan atlet tenis di Indonesia untuk meningkatkan prestasi ke nasional maupun internasional. Kami telah selengarakan sampai ke 22 Provinsi di Indonesia”

Setelah itu sambutan datang dari Ketua Umum SIWO PWI Pusat, Raja Parlindungan Pane menyampaikan agar para atlet yunior ini bisa meniru kakak kakakya yang telah mengangkat nama bangsa Indonesia didunia Internasional. “Lagu Indonesia Raya itu dinyanyikan diluar negeri hanya dua event yaitu saat Presiden Indonesia berkunjung keluar negeri dan saat atlet Indonesia juara turnamen internasional.” Ujarnya dengan memberikan semangat agar atet muda bisa berprestasi Internasional.

Dalam kesempatan ini, Ketua Harian PP Pelti Sutikno Mulyadi menyampaiakn kalau kegiatan RemajaTenis ini perlu didukung oleh Pelti. Apa yang Pelti bisa berikan kepada RemajaTenis. Dianjurkan juga untuk bisa menghubungi Bidang Hubungan Daerah PP Pelti agar kerjasama dengan Pengda Pelti bisa lebih lancar.
Stelah pembukaan dolanjutkan dengan pertandingan. Beberapa atlet luar Jakarta memperlihatkan ketangguhanya. Giovan Lumenta asal Sulawesi Utara dikelompok 14 tahun, berhasil lolos kebabak kedua setelah menyisihkan petenis asal Palembang Kaka Alfarizie 60 62. Sedangkan atlet Palembang lainya Rafa Satya berhasil lolos kebabak kedua setelah menyisihkan Darrel Khayru asal Tangerang Selatan 62 61. Demikian pula at;et Jambi Zidan Albani menyisihkan \Arsya Philo asal Tangerang Selatan 60 62
“ Saya bisa menang karena lawan banyak buat kesalahan sendiri.” Ujar Zidan Albani setelah pertandingans elesai
Begitu pula atlet Musi Banyuasin Sumatra Selatan, Rizky Fadilah berhasil lolos kebabak kedua kelompok 16 tahun setelah kalahkan petenis tuan rumah Iclasul H 61 61.
Dikelompok 10 tahun, atlet Bangka Belitung, M. Faiz HR lolos kebabak kedua seteah mengalahkan atlet Bekasi Arib Tanuwijaya 84. Atlet Karawang Reihan Soemantri berhasil menyisihkan atlet tuan rumah Gabriel BM 85. Rafalentino mengalahkan petenis tuan rumah Rama Oksha 80. Atlet Bekasi lainnya Oscar Iqbal berhasil mengalahkan atlet tuan rumah Gardan H 86. Sedangkan atlet tuan rumah Jaden Eliott lolos kebabak kedua setelah mengalahkan Fathony Akmal asal Jakarta 81.
Pertandingan hari ini sempat terhenti dengan turunya huja tetapi setelah berhenti maka pertandingan dilanjutkan setelah dikeringkan.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media