TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1438 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. KEJURNAS AFR REMAJATENIS SUMSEL -XVI TGL 14-16 JULI 2017 DI PALEMBANG....,,,.KEJURNAS AFR REMAJA TENIS SULSEL-XI TGL 14-16 JULI 2017 DI MAKASSAR,,..., AFR REMAJATENIS KALTENG TGL 21-23 JULI 2017 DI PALANGKA RAYA ......JAKARTA-64 TGL 4-6 AGUTUS 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA... REMAJA TENIS CIREBON 1-3 SEPT 2017 DI CIREBON . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA... IKUTILAH WWW.REMAJATENIS.BLOGSPOT,COM ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

ITF Umumkan Restrukturisasi Entry Level Tenis Profesional  


REMAJA-TENIS.COM, ITF ( International Tennis Federation) telah menyetujui restrukturisasi besar dari tenis profesional di entry level-nya. Program reformasi perubahan akan mencakup pengurangan radikal jumlah pemain benar-benar profesional dan penciptaan global ITF Transisi Tour baru di tahun 2019 yang akan memberikan kesempatan bagi generasi berikutnya pemain berbakat untuk masuk ke jalur profesional.
 
Program reformasi dalam menanggapi tiga tahun ITF Pemain Pathway review tenis profesional dan junior yang termasuk analisis player dan data tahun 2001-2013, dan survei lebih dari 50.000 pemangku kepentingan. Review menetapkan bahwa terlalu banyak pemain mencoba untuk bersaing di sirkuit profesional, terlalu sedikit pemain yang mencapainya dan usia pemain ini meningkat. Saat ini sekitar 14.000 pemain bersaing dalam acara-acara tenis profesional, hampir setengah dari mereka tidak mendapatkan hadiah apapun uang.
 
Review ini juga mengidentifikasi bahwa itu adalah mengambil lebih lama bagi pemain untuk mencapai tingkat atas olahraga, dan bahwa banyak pemain junior berbakat mengalami kesulitan dalam transisi ke tenis profesional.
 
Untuk mengatasi masalah ini, Board of Director ITF telah menyetujui pelaksanaan di tahun 2019 dari baru ITF Transisi Tour, menampilkan kategori baru dari turnamen interim pada entry-level yang lebih baik akan membantu transisi dari junior ke tenis profesional dan menjamin kesempatan yang berlangsung selama pemain dari negara manapun untuk bergabung dengan jalur pemain. Turnamen ini akan diselenggarakan dalam struktur sirkuit lokal yang mengurangi biaya dan meningkatkan kesempatan bagi pemain, dan mengurangi biaya pementasan untuk penyelenggara.
 
Turnamen transisi akan dibuat melalui reposisi ada $ 15.000 (Level I) turnamen di Sirkuit Pro ITF yang akan tidak lagi diadakan sebagai bagian dari Circuit Pro di 2019. Turnamen transisi akan menawarkan ITF point masuk ke ATP / Peringkat WTA poin, dengan dua sistem terkait untuk memastikan bahwa para pemain lebih berhasil dapat menggunakan entry point ITF mereka untuk mendapatkan penerimaan dalam ITF turnamen Sirkuit Pro.
 
Restrukturisasi yang diusulkan ITF secara radikal akan mengurangi jumlah pemain profesional bersaing untuk peringkat ATP dan WTA poin. Penyebaran yang luas ITF telah menyebabkan sekelompok pemain profesional dianjurkan tidak lebih dari 750 pria dan 750 pemain wanita. Pendekatan baru ini akan memperkenalkan lebih jelas dan lebih efektif jalur profesional dan memastikan bahwa tingkat hadiah uang di ITF peristiwa Pro Circuit lebih baik ditargetkan untuk memastikan bahwa lebih banyak pemain dapat hidup dari permainan profesional.
 
Pemain di Sirkuit Pro ITF telah mendapat keuntungan dari program ekstensif hadiah uang meningkat pada tahun 2016 dan 2017 setelah bagian pertama dari pemain Pathway review, dengan total hadiah uang meningkat sekitar $ 1,5 juta.
 
ITF diusulkan Transisi Tour akan melengkapi kelompok profesional yang baru, memastikan bahwa semua pemain lain, terutama generasi berikutnya muncul bakat, terus mengakses peluang bermain lokal yang dapat menyebabkan masuk ke permainan profesional.
 
ITF sekarang akan bekerja sama dengan negara-negara anggotanya, ATP dan WTA pada pelaksanaan Transisi Tour, termasuk konfirmasi persyaratan teknis, jadwal turnamen dan struktur titik peringkat baru.
 
Presiden ITF David Haggerty mengatakan: “Studi Pemain Pathway ITF adalah review paling komprehensif dari tenis profesional yang pernah dilakukan dan telah menyoroti tantangan yang cukup besar di dasar permainan kami. Lebih dari 14.000 pemain berkompetisi di tingkat profesional tahun lalu yang hanya terlalu banyak. perubahan radikal yang diperlukan untuk mengatasi masalah transisi antara permainan junior dan profesional, bermain keterjangkauan, dan biaya turnamen.
 
“Kami telah mengambil langkah maju yang penting dengan meningkatkan tingkat hadiah uang di ITF turnamen Pro Circuit. Langkah berikutnya adalah untuk memastikan struktur tenis profesional sesuai dengan tujuan melalui pendekatan kesempatan kerja yang ditargetkan yang akan menciptakan kelompok yang lebih kecil dari pemain profesional sejati. Pada saat yang sama sangat penting bahwa kita tidak mengurangi kesempatan untuk pemain dari setiap bangsa atau latar belakang untuk memulai perjalanan mereka menuju puncak 100. Kami percaya bahwa pengenalan entry level baru untuk jalur profesional akan memungkinkan pemain untuk mengambil langkah pertama untuk menjadi juara masa depan dalam struktur sirkuit lebih bertarget dan terjangkau. Perubahan ini juga akan memastikan bahwa pemain dan dukungan anggota tim mereka dapat memahami dan mengukur kemajuan mereka.”
 
ITF Pemain Pathway tinjauan dilakukan untuk memahami struktur turnamen di bawah tingkat Tour. Review memandang meningkatkan masuknya pemain ke tenis profesional; meningkatkan hadiah uang dan kemampuan untuk lebih banyak pemain untuk mencari nafkah; meningkatkan standar acara dengan fokus pada perlindungan integritas; dan memastikan dan yakin negera berlembang bisa mencapaikan petenisnya menjadi pemain dunia. (*PR)

COMBIPHAR INDONESIA OPEN : Christo Lolos Kebabak Kedua


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA – Petenis tuan rumah, Christopher Rungkat (27 tahun) berhasil lolos ke babak kedua turnamen internasional Combiphar Tennis Open 2017 yang berlangsung di lapangan tenis hotel Sultan Jakarta.

Diawali dengan kehilangan set pertama , Christo sebagai unggulan ketiga dengan peringkat dunia ke-445 dunia itu berhasil mengalahkan wakil Inggris, Jonathan Gray dengan skor 3-6 6-2 6-1.

“Sejujurnya, di set pertama saya sempat linglung, sulit menemukan kembali ritme permainan tunggal. Maklum, beberapa turnamen terakhir saya memang lebih fokus bermain ganda,” ucap Christo usai laga yang berlangsung di lapangan tenis The Sultan Hotel and Residence Jakarta, Rabu (29/3).

Sukses dipertandingan tunggal, Christo pun berhasil di ganda yang berpasangan dengan Justin Barki (16). Pasangan tuan rumah ini merupakan unggulan kedua turnamen berhadiah total 15.000 dollar AS ini mengalahkan perlawanan ganda gado-gado, Aria Harajchi (Swiss) dan Yuanfeng Li (Tiongkok). Justin/Christo menang dua set lkangsung dengan skor akhir 6-2 6-2.

Nasib berbeda dialami oleh petenis tuan rumah lainnya, Aditya Hari Sasongko (28). Petenis kidal itu gagal memaksimalkan fasilitas wild card untuk mendulang poin peringkat internasional. Aditya kalah rubber set dari petenis Taipei yang lolos dari babak kualifikasi, Yu Hsiang Chiu 6-1 3-6 2-6.

Aditya yang berpasangan dengan Sunu Wahyu Trijati (29) juga terjungkal di sektor ganda. Adit/Sunu akhirnya kalah dari Pirmin Haenle (Jerman) / Karunuday Singh (India) dalam partai lanjutan yang kemarin tertunda karena hujan 4-6 7-6(3) [8-10].

Babak kedua yang berlangsung Kamis (30/3), kubu tuan rumah tinggal bertumpu pada dua wakil di nomor tunggal. Justin Barki akan menantang Kittiphong Wachiramanowong (Thailand), sedangkan Christopher Rungkat meladeni Soichiro Moritani (Jepang).

Dipertandingan ganda Justin/Christo akan melakoni laga perempat final. Pasangan juara turnamen Indonesia F3 bulan lalu itu bakal terlibat bentrok dengan pasangan Swiss, Maxime Guichoud/Jessy Kalambay untuk memastikan satu tempat di babak semi final.(Foto Christopher/Humas Pelti)

Hasil Rabu (29/3)
Babak Pertama
Tunggal
3-Christopher Rungkat v Jonathan Gray 3-6 6-2 6-1
Yu Hsiang Chiu (Taipei) v Aditya Hari Sasongko 1-6 6-3 6-2
Ganda
Pirmin Haenle (Jerman) / Karunuday Singh (India) v Aditya Hari Sasongko / Sunu-Wahyu Trijati 6-4 6-7(3) [10-8]
Justin Barki / Christopher Rungkat [2] v Aria Harajchi (Swiss) / Yuanfeng Li (China) 6-2 6-2

Tim Junior Fed Cup Indonesia Urutan ke Sepuluh

. REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Tim tenis putri Junior Fed Cup Indonesia telah kembali dari New Delhi India dengan menjadi urutan ke 10 dari 16 negara peserta diajang Kualifikasi Junior Fed Cup zone Asia Oceania yang berlangsung sejak 20-25 Maret 2017. Dengan materi pemain Samantha Nanere(Bandung), Fitriani Sabatini (Jakarta) dan Firiana Sabrina (Jakarta ) dengan pelatih Peter Susanto.

Hari pertama Indonesia melawan Hongkong, Indonesia kalah 1-2. Awalnya sudah ungul dipartai pertama Fitriani Sabatini menag kemudian tunggal kedua Samantha Naere kalah sehingga kedudukan 1-1, dan pertandingan penentuan ganda Fitriani Sabatini dan Fitriana Sabrina kalah sehingga kedudukan 2-1 untuk Hongkong

Hari kedua melawan Australia, Fitriani Sabatini turun sebagai tungal pertama kalah kemudian Fitriana Sabrina menang sehinga kedudukan 1-1. Sayangnya dipenetuan ganda Samantha Nanere/FFitriani Sabatini kalah sehinga kedudukan 2-1 untuk Australia. Hari ketiga lawan Kazakhstan Indonesia ungul 3-0. Sehingga posisi tim Indonesia da;ah grup menjadi urutan ketiga.
Selanjutnya melawan Srilangka, Indonesia ungul 3-0 dan melawan Malaysia ungul 2-0 sehinga kedudukan Indonesia mencapai urutan ke sepuluh.

Mengomentari kekalahan dialami atlet Indonesia, Peter Susantto mengakui kalau minimnya persiapan dibandingkan tim lainnya, juga minimnya pemngalaman internasional dialami atlet2 Indonesia sehingga tim Indonesia yang bermateri Fitriani Sabatini dengan ITF rank 500 an, Fitriana Sabrina 600 an dan Samantha Naere 800an, berakibat tim Indonesia tiodak diungulkan.

“Anak anak sudah berjuang dengan keterbatasan yang ada.” ujar Peter Susanto.

Wisma Atlet Kemayoran Akan Diwariskan


REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA, Kompas.com – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan Wisma Atlet Kemayoran yang akan digunakan untuk Asian Games 2018 di Jakarta nantinya akan diwariskan kepada masyarakat.

“Perkampungan ini nanti hanya akan dipakai, katakanlah sebulan atau nanti tambah ‘paraolimpic’ sebagiannya, setelah itu nanti untuk masyarakat, apakah rusunawa, apakah milik, nanti kita atur kemudian,” kata JK setelah meninjau proyek Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu.

Oleh karena itu, Wapres menegaskan pembangunan kompleks apartemen yang terdiri atas tujuh gedung itu harus memenuhi standar kualitas dan tenggat waktu.

“Ini ‘kan sangat penting kualitasnya, walaupun baik sekali, tapi tidak selesai tepat waktu salah juga ‘kan, dan walaupun selesai cepat, tapi kualitasnya jelek salah juga,” kata dia seperti dikutip Antara.

JK menilai dari mulai penancapan tiang pertama pada awal 2016 lalu hingga saat ini proses pembangunan Wisma Atlet Kemayoran sudah memenuhi syarat kualitas dan tenggat waktu.

“Tapi ini kita sudah memenuhi syarat kualitas dan waktu, ‘Insya Allah’ terpenuhi sehingga kita berterima kasih kepada semua pelaksana mulai dari menterinya dan para pekerja di sini,” kata dia.

“Mereka kerja di sini sampai jam 1 malam, jangan lupa itu. Itu cukup berbakti lah untuk mengejar waktu,” imbuh JK.

Selain meninjau pembangunan Wisma Atlet Kemayoran, Wapres selaku Ketua Pengarah Panitia Asian Games 2018 juga menginspeksi proyek renovasi kompleks olahraga Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta Pusat, yakni Stadion Utama GBK, sarana Aquatik, dan Istora Senayan.

Wapres RI juga berkunjung ke stadion atletik Velodrome, Jakarta Timur, arena pacuan kuda Equestrian Pulo Mas, Jakarta Timur.

Turut serta dalam kunjungan tersebut Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Sekretariat Negara Pratikno, dan Ketua Komite Penyelenggara Asian Games Indonesia (INASGOC) Erick Thohir.

“Perhatian wapres sangat luar biasa. Boleh dibilang ini kerja maraton beliau sebagai ketua tim pengarah Asian Games, setelah kemarin rapat terbatas dengan INASGOC selama 2 jam lebih, hari ini berkunjung ke Kawasan GBK, Pulomas, Rawamangun, dan juga Kemayoran. Singkat kata, beliau terkesan,” ujar Erick Thohir. Saat meninjau Stadion Utama, Erick yang juga Ketua umum KOI menjelaskan pula tentang keberadaan Stadion yang akan digunakan untuk upacara pembukaan Asian Games 2018.

Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimulyono, hingga saat ini pembangunan dan renovasi venue berjalan lancar dan menunjukkan kemajuan hingga 53,95 persen. Rincian kemajuan terdiri dari kompleks Gelora Bung Karno (GBK) yang sudah mencapai 32,52 persen untuk tujuh paket pekerjaan yaitu 14 venues di kompleks sudah mencapai kemajuan pembangunan hingga 32,47 persen dan dua paket penataan kawasan GBK 37,34 persen.

Sementara untuk kompleks Kemayoran progres fisik mencapai 65,66 persen dengan rincian dua blok Wisma Atlet mencapai 65,61 persen dan satu paket penataan kawasan Wisma Atlet dengan progres 29,97 persen. Sedangkan, kompleks Jakabaring Palembang sudah mencapai kemajuan hingga 46,89 persen dengan rincian dua paket Wisma Atlet 98,71 persen dan dua paket pekerjaan venues 8,78 persen.

“Kunjungan wapres sudah kian memotivasi kami untuk bekerja tepat waktu. Kami mantargetkan semua venue akan selesai Oktober tahun 2017 sehingga bisa digunakan untuk test event,” ujar Basuki.(kompas.com)

COMBIPHAR INDONESIA OPEN 2017 : Justin Melenggang ke Babak Kedua


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA.Petenis muda Indonesia, Justin Barki (26 tahun) sukses melewati babak pertama turnamen Indonesia F4 Men’s Future berlabel Combiphar Tennis Open 2017, Selasa (28/3). Justin memenangi duel sesama penerima wild card dengan mengalahkan wakil Tiongkok, Chengze Lyu 7-5 6-2.

“Ini sepenuhnya perang mental karena kami berdua sudah saling mengenal permainan masing-masing di tempat latihan,” ucap Justin usai laga berdurasi satu jam 30 menit.

Pada set pembuka, petenis kidal yang kini bercokol di peringkat tunggal ke-1600 dunia itu mempunyai peluang menang lebih cepat. Namun setelah sukses melakukan break dan unggul 5-4, Justin malah kehilangan service dan terkejar 5-5.

“Harusnya bisa menang 6-4, tapi saya malah gemetaran setelah mampu mematahkan service lawan. Bersyukur, saya bisa kembali fokus dan mengambil set pertama. Saya puas dengan penampilan hari ini dan itu menumbuhkan kepercayaan diri untuk menghadapi babak selanjutnya,” lanjutnya.

Di babak kedua, remaja kelahiran 26 Mei 2000 ini bakal terlibat bentrok dengan wakil Thailand, Kittiphong Wachiramanowong yang hari ini menjungkalkan seeded keenam, Alejandro Tabilo dari Chile.

Sayangnya langkah gemilang Justin gagal diikuti oleh Anthony Susanto (19). Bermain di babak utama sebagai lucky loser, keberuntungan peraih tiga medali emas PON 2017 itu berakhir setelah menang di set pertama atas wild card dari Thailand, Punnakrit Kritakara 7-6(6). Anthony menyerah di dua set berikutnya, 3-6 1-6.

Rabu (29/3), turnamen yang berlangsung di lapangan tenis The Sultan Hotel & Residences Jakarta ini masih menggelar babak pertama, baik tunggal maupun ganda. Andalan Merah Putih, Christopher Rungkat yang menempati posisi unggulan ketiga bakal meladeni wakil Inggris, Jonathan Gray. Sementara berpasangan dengan Justin Barki, duet unggulan kedua ini akan menghadapi ganda gado-gado, Aria Harajchi (Swiss) dan Yuanfeng Li (China).(*PR/Foto Justin/Humas Pelti)

Hasil Selasa (28/3)
Tunggal
Justin Barki v Chengze Lyu (China) 7-5 6-2
Punnakrit Kritakara (Thailand) v Anthony Susanto 6-7(6) 6-3 6-1
Ganda
Maxime Guichoud/Jessy Kalambay (Swiss) v Muhammad Althaf Dhaifullah/Akbar Hidayat
Yu Hsiang Chiu/Cheng Yu Yu (Taipei) v M. Rifqi Fitriadi/Anthony Susanto
Pirmin Haenle/Karunuday Singh (Jerman/India) v Aditya Hari Sasongko/Sunu Wahyu Trijati


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media