TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... JUARA .KEJURNAS AFR REMAJATENIS SULSEL-IX DI MAKASSAR .... FEBBYARO RIBY (DKI JAKARTA, KU 10 PI), M.RAISYA AZZAKI ( MAKASSAR 10 PA), ANNISA AZZAHRA (BALIKPAPAN 12 PI), MUH. ALIEF R (MAKASSAR 12 PA), NOVIA RAHMADHANI (BALIKPAPAN 16 PI), OSCARLINO HALIM ( MAKASSAR 16 PA), MUH RINALDY NB (PALOPO 18 PA).... ... ...KEJURNAS AFR REMAJATENIS JAKARTA-59 TGL 13-15 JANUARI 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

PON Harus Ditujukan Buat Prestasi Nasional


REMAJA-TENIS.COM,BANDUNG
. – Menpora Imam Nahrawi berharap penyelenggaran ajang olah raga nasional seperti PON, Porwanas tetap dikaitkan dengan peningkatan prestasi olah raga secara nasional.

Menpora Imam Nahrawi bersama Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Ketua SIWO PWI Raja Parlindungan Pane secara resmi menutup Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) XII 2016 di Gedung Sate, Bandung, Jawa Barat.

Porwanas yang diselenggarakan dari tanggal 25 hingga 30 Juli 2016 itu diikuti sedikitnya 1.870 atlet dari 34 provinsi di Indonesia memperebutkan 33 emas, 33 perak dan 49 perunggu serta mempertandingkan sembilan cabang olahraga yaitu jalan cepat atletik, bulu tangkis, boling, biliar, bridge, catur, futsal, tenis, dan tenis meja.

Menpora Imam Nahrawi mengucapkan selamat atas terselenggaranya Porwanas 2016 yang berjalan baik. “Selamat kepada Jawa Barat yang sukses menyelenggarakan Porwanas sukses ini diikuti Jabar sebagai juara umum,” ucap Menpora.”Selamat juga kepada Papua yang akan menjadi tuan rumah Porwanas ke-13 tahun 2019 dan tuan rumah PON 2020. Porwanas ini juga sebagai ajang tes even Jabar menjelang menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) tahun 2016,” lanjutnya.

Menurutnya pemerintah pusat murni hanya membantu Rp 100 milyar untuk PON 2016 karena keterbatasan selebihnya keberanian gubernur. “Saya ingin olahraga ini berprestasi dan ujungnya adalah harus berjaya di Olimpiade, jumlah atlet kita ke Olimpiade Rio de Jeneiro, Brasil adalah 28 atlet di tujuh cabang olahraga dan ini adalah sejarah jumlah atlet terbanyak semoga kembali dengan prestasi dan medali emas melalui cabor yang berpeluang diantaranya bulutangkis, angkat berat, panahan, bmx dan sebagainya,” ujar Menpora.

Kebijakan pemerintah untuk peraih medali olimpiade yakni tunjangan hari tua yang akan diberikan seumur hidup tetapi tidak diwakilkan apabila meninggal dunia. ” Rp 20 juta untuk peraih emas, Rp 15 juta untuk peraih perak, dan Rp 10 juta peraih perunggu per tahun, ini adalah bagian keseriusan pemerintah bahwa masa depan atlet harus betul betul diperhatikan,” jelas Menpora.

Bonus peraih medali emas lanjutnya, mulai olimpiade 2016 ini dinaikkan menjadi Rp 5 miliar per medali emas dari sebelumnya 1 emas Rp 1 miliar. “Jumlah ini masih kecil bila dibandingkan dengan harga yang tak ternilai sebagai bangsa dimana bendera Merah-Putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan di dunia internasional,” terang Menpora.

Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan merasa senang dan bangga Jabar menjadi juara umum dengan koleksi 10 emas, 5 perak dan 10 perunggu. Diurutan kedua Sulawesi Selatan, disusul Kalimantan Tengah, Lampung dan Jawa Timur di urutan lima besar. “Alhamdulillah Jawa Barat menjadi juara umum, semoga ini pembuka bagi juara-juara berikutnya dan PON 2016 Jabar harus juara umum,atas nama masyarakat dan Pemprov Jawa Barat kami mengucapkan terimakasih Jawa Barat dipercaya menjadi tuan rumah Porwanas,” ucap Aher.

Ia menegaskan Porwanas adalah ajang pertandingan yang paling sportif karena yang terpenting adalah prestasi Indonesia, PON Jawa Barat semoga menjadi awal kebangkitan prestasi olahraga Indonesia, harapnya.(kompas.com)

Priska Nugroho Lolos ke final, Christo/Boneng Juara di Vietnam


REMAJA-TENIS.COM, VIETNAM. Tinggal selangkah lagi untuk keluuar sebagai juara tunggal putri turnamen internasional yunior ITF Gr 5 di Vietnam bagi andalan Jakarta, Priska Madelyn Nugroho. Disemifinal Priska berhasil menyisihkan petenis Chinese Taipei K. Lee dalam 3 set, 2-6 6-3 6-4.
Set pertama Priska kewalahan karena sering membuat kesalahan sendiri, tetapi memasuki set kedua Priska mulai menemukan permainannya sendiri sehingga bisa unggul 6-3. Pertandingan set ketiga merupakan penentuan kemenangan Priska mulai makin percaya diri walaupun lawannya telah berusaha menekan permainan Priska, tetapi akhirny Priska berhasil menutup set ketiga 6-4 dan lolos ke final
Difinal lawannya Chao Yi Wang yang muncul dari kualifikasi sebagai penakluk ungulan 2 dibabak pertama, berhasil lolos ke final setelah kalahkan P.Kalita 6-0 7-6(4).

Ini langkah maju bagi Priska Madelyn Nugroho setelah mingu lalu berhasil keluar sebagai juara di Vietnam pula.

CHRISTO dan DAVID KELUAR SEBAGAI JUARA
Pasangan baru Indonesia Christopher Rungkat dan David Agung Susanto berhasil keluar sebagai juara turnamen internasional Vietnam Future-1 (USD 10,000) setelah mengalahkan pasangan Jeang Kikkenchi/Takeshima 6-3 6-1.

Menurut pelatih yang ikut mendampingi kedua petenis Indonesia Andrian Raturandang, kedua petenis ini akan meneruskan ikuti pertandingan sejenis di Vietnam tepatnya di Thu Dao Mot City. ‘Christo langsung babak utama, tetapi Boneng dikualifikasi.” ujar Andrian

Dibabak kualifikasi David Agung Susanto ketemu petenis tuan rumah Hung Minh Huyunh.

Menurut High Performance Director tim pelatnas, Goenawan Tedjo sedang dipersiapkan program untuk tim putri. ” Kami sedang menyusun program untuk Deria Nur Haliza dan kawan kawan.” ujar Goenawan Tedja

Setelah penanganan tim nasional putra dan putri sejak tahun 2013 sampai saat ini prestasi tim nasional makin merosot. Ketua Umum PP Pelti Maman Wirjawan telah mengganti penanggung jawab tim nasional khususnya tim putra, tetapi tim putri direncanakan akan dievaluasi kembali.

Pelatih tim putra telah dialihkan dari pelatih Roy Therik ke Andrian Raturandang sedangkan tim putri Sri Utaminingsih masih dievaluasi kerjanya. PP Pelti masih mencari pelatih yang tepat untuk tim putri. Sebagai penangung jawab tim Nasional telah dialihkan dari Donald Wailan Walalangi ke Goenawan Tedjo.

Menanggapi hal ini, pelatih Deddy Prasetyp mengatakan agar pemilihan pelatih berdasarkan kemampuannya. ” Minta pelatih tersebut buat presentasi programnya ke PP Pelti.” ujar Deddy Prasetyo. Hal senada disampaikan juga oleh mantan pelatih nasional Alfred Henry Raturandang. Diceritakan pula disaat Alfred ditunjuk sebagai pelatih tim putri diera Sarwono Kusumaatmaja sehingga berhasil diarena SEA Games Jakarta. ” Pelatih harus punya tantangan dan berani maju untuk menjadi pelatih tim nasional jika diberikan kesempatan.” ujarnya selaku mantan Tutor ITF Level-1 coaches. (Foto Priska)

Christopher Rungkat/David Agung Susanto ke Final, Priska ke semifinal


REMAJA-TENIS.COM, VIETNAM, Andalan Indonesia Christopher Rungkat langkahnya terhenti dikuarterfinal oleh unggulan pertama asal Korea Seong C Hong 4-6 36. Kegagalan ditunggal ternyata berpasangan dengan David Agung Susanto berhasil lolos ke final setelah kalahkanpetenis Vietnam Ly/Nguyen Hong 6-4 3-6 10-3

Ini salah satu try out petenis nasional yang dipersiapkan menghadapi SEA Games 2017 mendatang. Demikian menurut pelatih tim nasional Andrian Raturandang yang bertepatan HUT tanggal 29 Juli 201 di Vietnam.

Kegiatan try out pelatnas yang menonjol adalah tim putra, sedangkan tim putri terlihat adem ayem. Ketika ditanyakan kepada Goenawan Tedjo selaku penangung jawab pembinaan setelah dialihkan dari Donald Wailan Walalangi mengatakan kalau masih menunggu program try out dari masing masing pelatih.

Wakil Sekjen PP Pelti Goenawan Tedja, selaku High Performance Director dari Satlak Prima telah menghubungi pelatih Dedy Prasetyo selaku pelatih tim putri Deria Nur Haliza.

” Saya diundang ketemu Ketua Umum PP Pelti ” ujar Deddy Prasetyo menyatakan rencana kelanjutan atas program anak asuhnya Deria Nur Haliza.

Priska Madelyn Nugroho Lolos ke Semi Final

Juara Vietnam ITF Gr 5 minggu lalu, Priska M Nugroho berhasil lolos ke semifinal tungal putri di Vietnam. Kedua rekannya Samantha Nanere asal Bandung tertahan dibabak kedua sedangkan Nadhila Safira tertahan dibabak pertama.

Priska berhasil menumbangkan ungulan 4 asal China Hongkong Vania Yeung 6-2 6-4. Disemifinal Priska menantang unggulan 8 asal Chinese Taipei Kuan Yi Lee yang berhasil menumbangkan ungulan utama asal Jepang H Sato 6-0 6-4

Permintaan Wild Card Aldila Sutjiadi Ditolak Pengda Pelti DKI Jakarta


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Kejurnas Piala Gubernur DKI Jakarta 2016 siap digelar oleh Pengda Pelti DKI Jakarta pada tanggal 1-7 Agustus 2016 di lapangan tenis Kelapa Gading, Jakarta Utara. Demikian menurut Direktur Turnamen Johanes Susanto. ” Kali ini yang ditandingkan hanya tunggal baik putra maupun putri.” ujarnya

Permintaan wild card oleh mantan atlet DKI Jakarta, Aldila Sutjiadi ditolak mentah mentah oleh penyelengara. Aldila yang dalam PON XVIII Riau 2012 lalu sebagai pemain inti DKI Jakarta, tetapi kali ini berpaling ke Jawa Timur untk menghadapi PON XIX 2016 di Jawa Barat. Permintaan Aldila langsung ke penyelenggara ditolak, tetapi Aldila berupaya meminta wild card ke PP Pelti yang memiliki jatah 2 wild card sesuai dengan ketentuan TDP,

Penyelenggara telah memutuskan wild card diberikan kepada Fitriani Sabatini (DKI), Nadya Aulia (DKI), Setia Indri (Kalsel) dan Rifabty Dwi Kahfiany (Jabar) dan untuk putra diberikan kepada Odeda Azarra (Tangerang), Daniel Valentiono Soemarno (Pamekasan), Akbar Hidayat (DKI), Priyank Soni (DKI), Daffa I dan M.Althaf B (Bogor)

Penolakan Pengda Pelti DKI Jakarta atas permintaan PP Pelti diberikan alasan karena terlambat mengajukannya sehingga setelah diputuskan Rabu siang jatah wild card tersebut dimana jatah putri diisi sepenuhnya ditentukan sedangkan jatah putra masih tersisa 1 sebagai cadangan, sehingga diberikan kepada M.Althaf B sesuai permintaan PP Pelti.

PP Pelti sendiri mengajukan 3 nama kepada Pengda Pelti yaitu Aldila Sutjiadi dan Lakshmi N dan untuk putra M.Althaf B. Sempat terjadi ketegangan antara wakil sekjen PP Pelti Goenawan Tejo dengan Direktur Turnamen yang juga wakil ketua Pengda Pelti DKI Jakarta Johannes Susanto masalah jatah PP Pelti. Wakil Sekjen meminta jatah 2 wild card tersebut untuk putri, tetapi hanya diberikan permintaan wild card putra yaitu M. Althaf B.

Johannes Susanto yang mantan Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti periode 2012-2017, menunjukan ketentuan TDP yang menyatakan penyerahan permintaan wild card itu seminggu sebelumnya, sedangkan Wakil Sekjen PP Pelti tidak mengetahui masalah tersebut.

” Ini agar PP Pelti mematuhi ketentuan TDP yang dibuat PP Pelti sendiri. Beri contoh dong” ujarnya di Senayan. ” Sudah bagus kami berikan 1 permintaan wild card putra. Kami tidak menolak seluruh permintaannya. ” ujar Johannes Susanto. (Foto Aldila S/AFR Collection)

Langkah Christopher Rungkat ke Kuarterfinal, ganda lolos ke semifinal


REMAJA-TENIS.COM, VIETNAM. Christopher Rungkat anggota tim nasional Indonesia berhasil lolos ke babak kuarterfinal ITF Vietnam Futures-1 yang berlangsung dikota Ho Chi Minh. christopher Rungkat berhasil kalahkan petenis Thailand Wisaya Trongcharoenchakul 7-6(6) 7-5. Sedangkan rekanya David Agung Susanto gagal kebabak kedua setelah ditahan dibabak pertama oleh petenis ungulan 4 asal Perancis M.Tagatruong 4-6 4-6.

Tetapi disektor ganda putra, pasangan Christopher Rungkat/David Agung Susanto berhasil melangkah ke semifinal setelah mengalahkan pasangan Thailand yang ungulan 4 W.Trongcharoenchakul/K.Wachiramanowong 6-2 6-4.
Disemifinal pasangan Christopher Rungkat/David Agung Susanto akan bertemu pasangan tuan rumah yang masuk melalui fasilitas wild card Nam Huang Ly/T.Nguyen Huang

Sedangkan Christopher Rungkat dibabak kuarterfinal menantang unggulan utama asal Korea S.Hong.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media