TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1438 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. KEJURNAS AFR REMAJATENIS SUMSEL -XVI TGL 14-16 JULI 2017 DI PALEMBANG....,,,.KEJURNAS AFR REMAJA TENIS SULSEL-XI TGL 14-16 JULI 2017 DI MAKASSAR,,..., AFR REMAJATENIS KALTENG TGL 21-23 JULI 2017 DI PALANGKA RAYA ......JAKARTA-64 TGL 4-6 AGUTUS 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA... REMAJA TENIS CIREBON 1-3 SEPT 2017 DI CIREBON . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA... IKUTILAH WWW.REMAJATENIS.BLOGSPOT,COM ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Christopher Rungkat Lolos ke kuarterfinal Challenger di Tiongkok


REMAJA-TENIS.COM, FUJIAN TIONGKOK. Setelah berlatih di Tanah Air, Christopher Rungkat kembali berlaga di turnamen kelas USD 25,000 di daratan Tiongkok, tepatnya di provinsi Fujian. Christo berhasil lolos kebabak kurterfinal setelah mengalahkan petenis tuan ruamh Xi Qi 6-0 6-1. Tantangan berikutnya adalah harus menghadapi unggulan 1 asal Tiongkok Di Wu .

Berpasangan dengan petenis Jepang , Christopher Rungkat/Toshihide Matsui tumbang ditangan petenis tuan rumah dibabak pertama, Xi Qi/Zhuoyang Qiu 5-7 7-6(4), 10-12.

Persiapan tim nasional Indonesia dalam perebutan Davis Cup melawan Sri Langka dikota Solo, Christopher Rungkat dibayang bayangi cidera sehingga sangatlah riskan jika tidak diterapi dengan benar . Ini bisa membahayakan tim nasional Indonesia yang terlalu mengandalkan Christopher Rungkat. Demikian menurut August Ferry Raturandang selaku pengamat tenis.

“Saya sedikit pesimis melihat persiapan tim nasional menghadapi Sri Langka.” ujar pelatih Deddy Prasetyo di lapangan tenis Senayan yang menunggu nasib dibongkar.

Petenis yunior Indonesia lolos kekuarterfinal di Bangkok


REMAJA-TENIS.COM, BANGKOK. Dua pasangan petenis yunior Indonesia lolos kebabak semifinal turnamen Thailand ITF Jr Gr 4 yang sedang berlangsung dikota Bangkok. Kedua pasangan tersebut adalah Nadya Aulia/Setia Indri Harti dan pasangan kembar Fitriani Sabatini/Fitriana Sabrina.

Petenis Indonesia lainnya Oxy Gravitasi Putri berpasangan dengan Tng Ting Linda Liong asal Malaysia sebagai unggulan 8 tumbang dari non unggulan Aaliya Ebrahim (India)/ Avril Look (Hongkong) 2-6 7-6(4) 3-10. Begitu pula Janice Tjen berpasangan dengan Risa Fukutoku asal Jepang dikalahkan oleh pasangan asal India yang unggulan 5 Shivani Amineni/Sravya Shivani Chilakalapudi 6-4 2-6 11-13.

Nadya Aulia/Setia Indri Harti berhasil lolos kekuarter final setelah menumbangkan pasangan unggulan 4 Priyana Kalita(India)/Chammaine Shi Yi Seah asal Singapore 6-0 3-6 10-8. Pasangan Fitriani Sabatini/Fitriana Sabrina berhasil lolos kekuarterfinal setelah menumbangkan unggulan 2 Mai Napati Nitundorn (Thailand)/Sathwika Sama (India) 7-6 (6) 6-2.

Disektor tunggal, hanya Fitriani Sabatini yang berhasil lolos ke semifinal, sedangkan rekan rekan lainnya sudah terhenti langkahnya. Fitriani Sabatini sebagai unggulan 14 berhasil menumbangkan unggulan 4 tuan rumah Napharat Sawangkaew 6-4 6-3. Lawannya dikuarter final adalah Shivani Amoineni unggulan 6 asal India.

Sedangkan saudara kembarnya Fitriana Sabrinaterhenti dibabak kedua ditangan unggulan 15 asal Singapore Charmaine Shi Yi Seah 1-6 1-6. Begitu pula Nadya Aulia maupun Setia Indri Harti dan Oxy Gravitasi Putri terhenti langkahnya dibabak kedua. Begitu pula nasib petenis yunior putra Indonesia terhenti dibabak kedua yaitu Muhamad Althaf D, Steven Harianto Poedji. (Foto Fitriani/Fitriana)

Terlalu Terbuka, Nike Tarik Pakaian Tenis Putri untuk Wimbledon


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Tiga hari sebelum Wimbledon dimulai, Nike menarik seluruh pakai yang disiapkan untuk petenis-petenis putrinya. Pakain tersebut dianggap ‘mengungkap terlalu banyak bagian tubuh’.

Dikutip dari Dailymail, Nike telah meminta seluruh petenis yang memakai brand mereka untuk mengirim kembali pakaian yang sudah diterima. Setidaknya ada 20 petenis putri yang memakai brand Nike, dan mereka harus mengembalikan pakaian itu untuk dipermak.

Penarikan tersebut dilakukan karena beberapa pemain merasa terganggu karena pakaian yang mereka gunakan kerap tersibak tinggi sampai sebatas pinggang. Kondisi itu dirasakan menghambat permainan di atas lapangan. Pakaian itu juga dinilai bisa melangar aturan berpakaian di Wimbledon.

“Kami butuh melakukan sedikit perubahan pada pakaian tenis Anda karena terkait aturan Wimbledon. Bisakah Anda membawa pakaian tersebut ke Nike Wimbledon House,” demikian email yang dikirim perwakilan Nike pada atletnya di Wimbledon.

Pada babak Kualifikasi Wimbledon yang sudah digelar pekan ini, Katie Boulter (Inggris) memodifikasi sendiri pakaian tenisnya. Dia memakai sebuah ikat pinggang hasil improfisasi demi membuat pakaiannya tidak mudah tersingkap jika berlari atau tertiup angin.

Beberapa petenis top yang diyakini harus melakukan perbaikan pada pakaiannya adalah Eugenie Bouchard dan Laura Robson. Sementara Serena Williams memakai pakaian yang berbeda, dengan penjepit di bagian pinggang serta kerah yang lebih tinggi.

Wimbledon punya aturan tegas soal bagaimana atlet yang berlaga di turnamen itu harus berpakaian. Termasuk yang paling mendasar adalah keharusan menggunakan pakaian berwarna putih. Bahkan penggunaan bra serta pakaian dalam selain putih juga pernah dipermasalahkan.(detiknews.com)

Fitriana Sabrina / Janice Tjen Juara di Bangkok


REMAJA-TENIS.COM, BANGKOK. Ramadhan membawa berkat besar bagi pertenisan nasional Indonesia. Khususnya bagi kedua atlet tenis yunior Indonesia diajang turnamen internasional ITF Junior Grade 4 di Bangkok, Thailand.
Berkah Ramadhan telah diberikan dengan keluarnya juara bagi pasangan putri asal Jakarta Firtriana Sabrina berpasangan dengan Janice Tjen telah berhasil mengondol untuk pertama kalinya dialami petenis Indonesia ini diajang turnamen internasional setelah turnamen sejenis di Jakarta bulan lalu
Keberhasilan pasangan Fitriana Sabrina / Janice Tjen memberikan angin segar bagi petenis Indonesia diajang turnamen ITF Junior grade4. Keluar sebagai juara diturnamen yang berlangsung sejak 20-25 Juni 2016, Fitriana Sabrina berpasangan dengan Janice Tjen berhasil keluar sebagai juara setelah difinal menumbangkan ungulan 5 asal Filipina Maia B Balce/ Nagomi Higgashitam dalam 2 set 7-6(1) 6-2.

Petenis Indonesia lainnya yang sudah sering ikuti ajang internasional seperti Shebvita Aulana gagal dibabak pertama baik tunggal dan ganda lolos kebabak kedua karena mendapatkan bye dan dibabak kedua gagal melaju. Shevita berpasangan dengan petenis Singapore Charmaine Shi Yi Sheah tertahan dibabak kedua.

Sedangkan nasib petenis Indonesia lainnya yang terhennti diajang turnamen ini adalah Nadya Aulia asal Bogor tertahan dibabak pertama dari Chanta 2-6 2-6, Janice Tjen kalah diabak pertama dari N Piwbangruk 4-6 2-6. Fitriana Sabrina bernasib lebih baik karena tertahan langkahnya dibabak kedua ditangan petenis tuan rumah M Sawungkaew 2-6 6-7(5). Nasib yang sama dialami saudara kembarnya Fitriani Sabatini tertahan dibabak kedua ditangan petenis tuan rumah Pat Vasuratna 4-6 2-6.

Kelomppok putra, Christian Alvin Edison tertahan langkahnya dibabak kuarterfinal dari petenis asal Jepang Shinja Hazawa 3-6 1-6. Rekannya MuhammadAlthaf Dhaifullah terhenti langkahnya dibabak kedua dari petenis tuan rumah Pelaphorn Kovapitukted 6-2 4-6 1-6 Demikian pula petenis asal Surabaya Stefen Harianto Poedji tertahan dibabak pertama dari Tim Pamee 5-7 3-6

Kejurnas Tenis Yunior Piala Peltha XXII kembali digelar


REMAJA-TENIS.COM, MAKASSAR. PELTHA atau Perkumpulan Tenis Tunas Harapan akan menggelar Kejurnas Tenis Yunior dengan judul Piala Peltha XXII 2016 di lapangan tenis Karebosi Makassar. Tepatnya tanggal 17-23 Juli 2016.

Kejurnas Piala Peltha XXII 2016 merupakan salah satu bagian dari program Kerja Pengda Pelti Sulswesi Selatan. Menurut Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas Peltha XXII 2016, Aditya Rizky Tedja, kejurnas ini jugas sebagai penyebaran dan pemerataan lokasi penyelenggaraan turnamen kekawasan Indonesi Timur.

“ Piala Peltha adalah kegiatan turnamen tenis yunior nasional yang dilaksanakan setiap tahun sesuai dengan kalender turnamen PP Pelti. Kejurnas ini unuk meningkatkan frekuensi bertanding kelompok umur yunior yang bertaraf nasional maupun internasional.” Ujarnya Sehingga , lanjutnya, dapat menambah pengalaman bertanding dan sebagai wadah pengumpulan poin untuk masuk dalam daftar peringkat nasional Pelti (PNP) khususnya atlet yang dipersiapkan pada PON XIX 2016 di Jawa Barat, September mendatang.

Sekretaris Panitia Sahril Bosrah mengatakan, Kejurnas Tenis Yunior Piala Peltha XXII 2016 dilangsungkan dilapangan tenis Karebosi Makasar. Ada empat kategori kelompok umur yang dipertandingkan yaitu kelompok umur 10 tahun, 12 tahun, 14 tahun dan 16 tahun.

“Pendaftaran telah dibuka dan ditutup pada tanggal 16 Juli 2016. Setiap peserta wajib melampirkan fotocopy akte/ijazah terachir serta memperlihatkan yang aslinya, Kirim diemail sahrilbondeng@yahoo.co.id” ujarnya

Sahril menambahkan semua peserta diwajibkan sign-in atau daftar ulang pada tangal 16 Juli 2016 jam -09.00-14.00 di lapangan tenis Karebosi Makasar. Beaya pendaftaran dikutip sebesar Rp 300.000 perorang untuk pertandingan tunggal dan ganda. Peserta akan mendapatkan souvenir kaos

Mengomentari keberadaan Piala Peltha di Makassar, August Ferry Raturandang, selaku pengamat tenis menganjurkan Piala Peltha ditingkatkan menjadi turnamen internasional yunior. ” Sebaiknya PP Pelti berikan kesempatan bagi kota Makassar sebagai tuan rumah ITF Junior .” ujarnya Diakuinya pula kalau jatah ITF Junior diberikan oleh ITF sangat terbatas. Saat ini ada 4 turnamen ITF Junior Grade-4


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media