TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... JUARA .KEJURNAS AFR REMAJATENIS SULSEL-IX DI MAKASSAR .... FEBBYARO RIBY (DKI JAKARTA, KU 10 PI), M.RAISYA AZZAKI ( MAKASSAR 10 PA), ANNISA AZZAHRA (BALIKPAPAN 12 PI), MUH. ALIEF R (MAKASSAR 12 PA), NOVIA RAHMADHANI (BALIKPAPAN 16 PI), OSCARLINO HALIM ( MAKASSAR 16 PA), MUH RINALDY NB (PALOPO 18 PA).... ... ...KEJURNAS AFR REMAJATENIS JAKARTA-59 TGL 13-15 JANUARI 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

TENIS WIMBLEDON 2015 Hadiah Dinaikkan 7%, Total Rp500 Miliar Lebih


REMAJA-TENIS.COM,LONDON. Para petenis dunia bakal lebih antusias dan semangat untuk berkompetisi dalam Grand Slam Wimbledon 2015. Sebab, pihak penyelenggara resmi menaikkan hadiah turnamen yang menggunakan lapangan rumput ini sebesar 7%. Total hadiah yang dipersiapkan mencapai 26,75 juta poundsterling atau Rp533 miliar.

Penyelenggara mengklaim nominal tersebut adalah yang terbesar sepanjang sejarah tenis profesional melebihi rekor grand prize US Open 2014 yang mencapai Rp499 miliar.

Dari jumlah sebanyak itu para juara di nomor tunggal putra dan putri masing-masing akan menerima hadiah sebesar 1,88 juta poundsterling atau Rp37,4 miliar. Musil lalu kampiun di nomor tunggal mengantongi uang 1,76 juta poundsterling atau Rp35 miliar.

Dilansir Sports.yahoo.com, Rabu (29/4/2015), para petenis yang terhenti di babak pertama tak perlu bersedih. Mereka juga bisa membawa pulang uang hadiah sebesar 29.000 poundsterling atau Rp575 juta. Jumlah ini lebih banyak dari musim lalu yang mendapat 27.000 poundsterling.

“Saya kira tanpa para petenis terbaik di dunia, kami tak mungkin menjadi turnamen paling bagus. Kami mengakui para pemain adalah hal yang paling penting dalam kejuaraan ini. Maka dari itu, level hadiah sebesar itu pantas diberikan,” ungkap Chairman Turnamen, Philip Brook.

Sementara itu, pemenang ganda putra dan putri bisa membawa pulang 340.000 poundsterling atau Rp6,7 miliar. Nilai ini naik 15.000 poundsterling dari musim lalu. Sedangkan juara ganda campuran, akan mendapatkan hadiah sebesar 100,000 poundsterling atau Rp1,9 miliar.

Turnamen grand slam ketiga di musim ini akan bergulir 29 Juni hingga 12 Juli. Wimbledon akan digelar tiga pekan setelah Grand Slam French Open yang dimulai, Minggu (25/5/2015).

Selain itu, ajang ini akan memakai teknologi Hawk-Eye, yakni sebuah sistem komputer yang kompleks untuk melacak visual lintasan bola dan menampilkan catatan statistik. (solopos)

Wimbledon Larang Tongsis


REMAJA-TENIS.COM, Tongkat selfie alias tongsis dilarang di kejuaraan tenis Wimbledon setelah All England Lawn Tennis Club melarang tongsis -yang membantu pengambilan foto protret diri- pada acara tahun ini.

Pemandu pemilik tiket menyebutkan,” Sesuai dengan acara olahraga besar, hiburan dan kebudayaan lainnya, kejuaraan tidak membolehkan tongkat selfie di lapangan.”

Alat ini sudah dilarang di sejumlah museum dan lapangan olahraga.

Juru bicara klub mengatakan kepada media Sunday Times, kebijakan ini diterapkan sebagian karena “nilai mengganggu” tetapi “terutama agar tidak mengganggu kenikmatan para pengunjung”.

Tongsis memberikan jangkauan yang lebih jauh bagi pemakainya ketika menggunakan telepon genggam atau kamera untuk membuat “selfie”, foto potret diri.

Bulan lalu, National Gallery di Trafalgar Square London menyamakan tongsis dengan tripod, yang sudah dilarang sebelumnya.

Istana Versailles Paris, Colosseum Roma dan kelompok museum Amerika Serikat Smithsonian juga telah melarang tongkat selfie.

Setelah munculnya keluhan dari seorang penggemar, Tottenham Hotspur Football Club melarang tongsis di lapangan White Hart Lane.(kompas.com)

Nishikori Pertahankan Juara Barcelona Open


REMAJA-TENIS.COM, BARCELONA. Petenis Jepang, Kei Nishikori keluar sebagai juara Barcelona Open 2015 untuk tahun kedua berturut-turut setelah menang 6-4 6-4 atas petenis Spanyol Pablo Andujar, Minggu (26/4) waktu setempat. Ini merupakan gelar kesembilan untuk petenis asal Jepang, yang kembali menunjukkan daya tahannya.

“Saya tidak pernah berpikir untuk memenangkan turnamen ini. Pasalnya, persaingan cukup ketat, terutama petenis tuan rumah,” kata Nishikoriseperti dikutip Sportanews.com, Senin (27/4/2015).

Ia mengatakan, Andujar memiliki backhand yang baik dan harus merubah taktik dengan memukul bola ke arah mana pun untuk meraih angka.

Andujar mematahkan servis pada game pembuka dan memanfaatkan kesalahan Nishikori menyamakan skor 2-2 sebelum Nishikori memegang servis.

Nishikori sempat diajak duel reli panjang oleh Andujar yang mengalahkan unggulan ketiga David Ferrer di semifinal. Ia mencatat, 13 kali unforced error, meaki unggul dengan skor 5-4 untuk memenangi set pertama.

Di set kedua, Nishikori kembali membuat kesalahan, hingga lawannya unggul lebih dulu 2-0 di depan dan kemudian Andujar menyelamatkan break point untuk unggul 3-1.

Namun, Andujar tak mampu mempertahankan konsistensi permainannya, sehingga Nishikori mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4 sebelum menutup kemenangan 6-4

Di HUT ke 28, Sunu Wahyu Raih 2 gelar Piala Gubernur DKI 2015


REMAJA-TENIS.COM.JAKARTA. Sebagai hadiah ulang tahun ke 28, petenis Sunu Wahyu Trijati berhasil mempersembahkan bagi keluarganya juara tunggal dan ganda turnamen nasional Piala Gubernur DKI 2015 di lapangan tenis Kelapa Gading Jakarta. Disamping itu pula hadiah uang sebesar Rp 13.926.500 untuk tunggal dan Rp 6.520.000 untuk ganda.

Lawannya difinal adalah petenis potensial asal Semarang Anthony Susanto, yang kelihatan tidak berdaya hadapi seniornya yang jauh lebih tua usianya.

Set pertama perlawanan Anthony sepertinya hilang menghadapi nama besar Sunu Wahyu yang masih dimasukkan dalam pelatnas SEA Games 2015.

Servis Anthony yang merupakan andalannya hari ini tidak membuat Sunu gentar karena mudah dijinakkan sehingga Anthony banyak buat kesalahan sendiri karena penempatan bola Sunu yang masih tanjam baik backhand slice Sunu menyulitkan pengembalian backhand spin Anthony.

Set pertama, Sunu menutup dengan baik 6-2. Diset kedua, permainan Anthony masih belum bisa mengatasi permainan Sunu yang jauh lebih berpengalaman dibandingkan yuniornya ini sehingga set kedua Anthony masih belum bisa mengendalikan tekanan dalam dirinya membuat Anthony jadi labil.

Set keduapun Sunu unggul 6-2 sehingga keluar menyandang gelar Juara.

Keberhasilan di tunggal di hari ulangtahunnya, ditunjukkan kembali dipertandingan ganda. Berpasangan dengan rekannya mantan petenis nasional yang sekarang beralih ke soft tennis, Prima Simpatiaji melawan Anthony Susanto/Roy Cahyo.

Awalnya permainan kedua petenis yunior ini masih bisa mengatasi permainan Sunu dan Prima. Kesalahan banyak dilakukan oleh Prima Simpatiaji dimanfaatkan oleh Roy dan Anthony. Tetapi pengalaman keduanya lebih tinggi dan kelemahan Prima diatasi oleh Sunu yang cukup brilian dalam penempatan bolanya , sehingga bisa mengatasi perlawanan Anthony dan Roy. Set pertama Sunu dan Prima unggul 6-4.

Set keduapun terjadilah kejar mengejar angka tetapi pengalaman Sunu dan Prima masih lebih tinggi dan Sunu/Prima pun menutup set kedua 7-5 dan berhak keluar sebagai juara. Babak final ini disaksikan juga oleh Ketua Pengda Pelti Jakarta Agus dan petinggi Pengda Pelti DKI Jakarta lainnya dan juga Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi DKI Jakarta Zainal. Tidak tampak anggota pengurus Pelti Pusat, dianggap tidak semestinya terjadi. (Foto Sunu dan Anthony/AFR)

Vita Taher Juara setelah kalahkan Rifanty di final


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Persaingan antara dua petenis putri dibabak final turnamen nasional Piala Gubernur DKI Jakarta, Vita Taher (20 th) berhasil mematahkan perlawanan yuniornya asal Bandung Rifanty Dwi Kahfiani dalam 3 set.
Set pertama kedua petenis muda ini berhasil memperlihatkan pukulan pukulan yang memukau baik forehand maupun backhand drivenya sehinggs terjadi kejar mengejar angkapun sehingga kedudukan sama 5-5. Bahkan kelihatan Vita alami kesulitan dalam pengembalian bola bola dengan penempatan yang sulit dan Rifanty bisa menutup set pertama 7-5.
Walaupun set pertama Rifanty unggul 7-5 tetapi diset kedua stamina Rifanty drop sehingga dibuat tidak berdaya sehingga Vita unggul dengan mudah karena Rifanty mulai kedododran dalam penempatan bola yang banyak keluar. Akhirnya Vita unggul 6-0.
Memasuki set ketiga, Rifanty belum bisa recovery staminanya, dan Vitapun memanfaatkan kesempatan kendornya permainan Rifanty, dan Vita akirnya menutup set kedtiaga 6-1.

“Saya minggu lalu baru pulang dari India ikuti IRF Junior Grade B-1. Kelihatannya capek saya.” ujar Rifanty setelah selesai pertandingan dilapangan tenis Kelapa Gading.
Gagal ditunggal, Rifanty akan bertanding difinal untuk ganda putri yang dipertandingkan setelah selesai ganda putra.(Foto Vita Taher dan Rifanty/AFR)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media