TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... JUARA .KEJURNAS AFR REMAJATENIS SULSEL-IX DI MAKASSAR .... FEBBYARO RIBY (DKI JAKARTA, KU 10 PI), M.RAISYA AZZAKI ( MAKASSAR 10 PA), ANNISA AZZAHRA (BALIKPAPAN 12 PI), MUH. ALIEF R (MAKASSAR 12 PA), NOVIA RAHMADHANI (BALIKPAPAN 16 PI), OSCARLINO HALIM ( MAKASSAR 16 PA), MUH RINALDY NB (PALOPO 18 PA).... ... ...KEJURNAS AFR REMAJATENIS JAKARTA-59 TGL 13-15 JANUARI 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Rekor, Serena Menangi Sony Open untuk Keenam Kalinya

REMAJA-TENIS.Com – Petenis putri nomor satu dunia, Serena Williams, membukukan rekor enam kali kemenangan berturut-turut di Sony Open, di Miami, Florida, Amerika Serikat, Sabtu (30/3/2013). Tapi, petenis Amerika Serikat ini harus berjuang tiga set, sebelum mengalahkan petenis putri peringkat kedua dunia dari Rusia, Maria Sharapova, dengan skor 4-6, 6-3, 6-0.

Kemenangan Serena di turnamen ini, dimulai pada 2008. Saat itu dia mengalahkan petenis Jerman, Steffi Graf, untuk mengangkat trofi di Crandon Park. Pertandingan Serena melawan Sharapova, kemarin, merupakan pertandingan ketiga di sejarah Sony open yang mempertemukan dua pemain peringkat tertinggi dunia di pertandingan final. Sebelumnya, pertandingan serupa terjadi pada 1985 dan 2000. Gelar Serena di Sony Open memperpanjang deret kemenangannya. Dengan kemenangan ini, Serena telah menggenggam 48 gelar turnamen, mengungguli semua pemain tenis putri yang masih aktif.  Sebaliknya, kekalahan Sharapova kali ini, menjadi kekalahannya yang kelima dari Serena dalam tiga tahun berturut-turut. Sharapova mendapatkan set kemenangan pertamanya dari Serena setelah sebelumnya 14 kali bertemu tanpa satu set pun dimenangkannya. Tapi akhirnya, tetap saja dia harus mencatatkan kekalahan ke-15.

Dikutip dari situs resmi Sony Open, pertandingan berjalan seru di dua set pertama. Pada set pertama, dalam kedudukan 1-1, Serena menyelamatkan tiga poin tie-break dalam reli panjang yang melewati delapan kali deuce. Kedua pemain bertukar angka di game berikutnya, tetapi Sharapova mematahkan permainan Serena saat memimpin 5-4 dan akhirnya memenangi set pertama.  Di set kedua, meski Serena sempat memimpin dengan 2-0, Sharapova dapat ‘mencuri’ tiga game berturut-turut dan terlihat punya peluang mengalahkan Serena untuk pertama kalinya sejak 8,5 tahun lalu. Tapi Serena tak memberikan peluang itu, dengan menutup 10 game terakhir di set itu untuk kemenangannnya.  Set kedua berlangsung selama dua jam delapan menit. Di set ini, Serena memanfaatkan tujuh kesempatan poin tie-break-nya dengan baik. Set ketiga gampang direbut Serena, tanpa satu angka pun untuk Sharapova.(kompas.com)

84 kali reli panjang antara Brilliant dan Luis Darsono

REMAJA-TENIS.Com. Tercatat 84 kali reli reli panjang antar petenis kelompok 10 tahun di turnamen Remajatenis Solo-2 tahun 2013 terjadi antara petenis Surabaya BrilliantDeva  Aspada dengan LuisDarsono Monikha asal Kudus dibabak semifinal. Dengan tidak saling mematikan tetapi lebih cenderung bermain mencari kemenangan (how to win) dengan cara memukul moon ball yang sebenarnya kurang baik bagi pembinaan kedepan petenis yunior kita. Kedua petenis saling kejar mengejar angka dan ketatnya pengumpulan poin sehingga akhirnya Luis unggul 8-6. Luis Darsono putra dari petenis Ngatmono asal Kudus berhasil lolos ke final dan menantang unggulan pertama M.Tito Zuhda . Walaupun baru pertama kali ikut serta RemajaTenis, ternyata unggulan pertama Tito asal Blora tumbang juga ditangan Luis Darsono Monikha -1-8. Sebelumnya Tito disemifinal kalahkan NasimHamid asal Jogjakarta8-2.

“Usia 10 tahun tidak bagus kalau bermain seperti tadi. Karena target kita adalah bukan juara dikelompok 10 tahun, melainkan ditingkat senior.” ujar August Ferry Raturandang selaku promotor RemajaTenis kepada Bambang orangtua dari Brilliant. ” Harusnya anak anak memukul sekeras kerasnya sehingga pola pukulan anak anak sudah bisa terbentuk sedini mungkin karena menggunakan bola khusus 10 tahun.” ujar AF Raturandang kepada Bambang orangtua Brilliant yang juga salah satu anggota pengurus Pelti Jawa Timur yang belum lama ini dilantik oleh Ketua Umum PB Pelti Maman Wirjawan.

Sharapova Vs Serena di Final, Murray Berpeluang Geser Federer

REMAJA-TENIS.Com – Maria Sharapova akan bertemu Serena Williams di final turnamen WTA Tour Miami Masters. Sementara itu di sektor tunggal putra, petenis Inggris Raya, Andy Murray, akan ditantang pemain Perancis, Richard Gasquet, di babak semifinal.
Williams, petenis nomor satu dunia, hanya memerlukan waktu 65 menit untuk menyingkirkan unggulan keempat yang merupakan juara bertahan, Agnieszka Radwanska, dengan 6-0, 6-3. Sementara itu Sharapova, yang memenangi turnamen Indian Wells awal bulan ini, menang 6-2, 6-1 dalam waktu satu jam atas petenis Serbia, Jelena Jankovic, mantan petenis nomor satu dunia.
Dengan demikian, terciptalah final ideal di sektor putri karena mempertemukan pemain nomor satu dan dua dunia. Akan tetapi, Williams yang lebih difavoritkan untuk menjadi pemenang, karena meskipun Sharapova sedang dalam performa terbaik, tetapi Williams hampir selalu dominan dalam duel dengan si cantik asal Rusia itu karena unggul 11-2, dan memenangkan 10 pertandingan terakhir dengannya.
“Saya senang melawannya. Saya senang melihat dia di sisi lawan karena dia baru saja memperlihatkan permainan yang bagus. Saya senang mendapat tantangan dari orang yang sudah membuat sejarah dan yang melakukannya dengan baik,” ujar Williams kepada wartawan.
“Dia bermain menakjubkan. Saya sangat berharap akan tercipta sebuah pertandingan yang sulit.”

Sementara itu Sharapova, yang masuk satu dari hanya 10 pemain yang sudah mengoleksi semua gelar grand slam, belum pernah memenangi Sony Open meskipun sudah empat kali tampil di final. Karena itu, dia bertekad mengakhiri penantiannya tersebut untuk merengkuh gelar turnamen yang berlangsung di “rumah”nya di Florida.
“Ini akan sangat berarti bagiku,” ujar Sharapova. “Saya menyukai kota ini. Ini adalah kota pertama yang saya datangi ketika saya tiba di Amerika Serikat sebagai perempuan kecil.”

Murray berpeluang rebut posisi Federer

Dari sektor putra, Murray mampu bangkit dari ketertinggalan setelah dua kali lawan mematahkan servisnya. Tetapi, mental yang bagus membuat juara Olimpiade London 2012 ini berhasil bangkit untuk menyingkirkan petenis Kroasia, Marin Cilic, dengan kemenangan 6-4, 6-3.
“Ini pertarungan yang sulit. Set kedua khususnya, sangat panjang, permainan yang panjang dan poin yang sulit,” ujar unggulan ketiga ini.
Murray, juara AS Terbuka, menjadi unggulan tertinggi yang bertahan di turnamen ini, setelah pemain nomor satu dunia Novak Djokovic disingkirkan unggulan ke-15 dari Jerman, Tommy Haas. Jika mencapai final dan berhasil menjadi juara, maka Murray akan naik ke peringkat kedua dunia, yang berarti menggeser posisi petenis Swiss, Roger Federer.
“Saya ingin menduduki peringkat kedua pekan ini. Ini akan menyenangkan, tetapi saya lebih senang fokus untuk mencoba memenangkan pertandinganku,” ujar Murray, yang unggul 4-3 dalam head-to-head dengan Gasquet.(kompas.com)

Tito, Nasim, Brilliant dan Luis masuk semifinal


REMAJA-TENIS.Com. Datang untuk kejar prestasi dilakukan oleh petenis tamu seperti Brilliant Deva Aspadia dari surabaya, M.Tito Zuhda asal Blora, Luis Darsono Monikh asal Kudus dan Nasim Hamid asal Jogjakarta. Keempat petenis ini sebagai penghuni babak semifianl tunggal putra kelompok 10 tahun berhasil mengaahkan lawan lawannya. M.Tito Zuhda sebagai unggulan pertama berhasil mempertahankan nama baiknya sebagai unggulan dan kalahkan Dimas Antonio Luka Diadora asal Sukoharjo 8-6, sedangkan unggulan 2 asal Kudus Luis Darsono Monikha berhasil kalahkan Nouval Ali Achmadi asal Blora 8-1. Unggulan 3 asal Jogjakarta Nasim Hamid kalahkan Fauza Rusda Robani asal Semarang 8-0 dan unggulan 4 asal surabaya Brilliant D kalahkan M.Dicky Saputra asal Magelang 8-1. Besok disemifinal Tito ditantang Nasim sedangkan Luis ditantang Brilliant Deva Aspada.Kelompok 10 tahun putra disayangkan tidak diikuti oleh petenis tuan rumah sehingga merupakan pesta bagi petenis luar Solo. Tetapi kali ini kelompok 10 tahun ini diisi oleh petenis yang memiliki peringkat nasional terbaik 1-5 kecuali peringkat 1 absen sedangkan semifinalis terdiri dari PNP-2-5

Zidan Harmy lawan Gammas pertandingan terlama 2 jam 15 menit


REMAJA-TENIS.Com. Pertandingan paling alot dan terlama makan waktu 2 jam 5 menit dikelompok 14 tahun putra antara unggulan 2 Zidan Harmy Ramadhan asal semarang melawan rekannya sendiri Gammas Satria F Chandra dibabak kuarter final. Kedua petenis memperlihatkan kelasnya cukup tinggi dengan adu ground stroke sejak game pertama sampai set ketiga tetap berjalan dengan serunya. Set pertama milik Zidan Harmy tidak menutup kemungkinan set kedua menjadi milik Gammas. Ini terjadi juga, set pertama milik Zidan 7-6 (3). Set kedua Gammas dengan semangat juang cukup tinggi dengan ketekunannya memberikan jalan baginya untuk tetap menempel keunggulan Zidan dan berhasil mempimpin set kedua 7-5. Memasuki set penentuan dengan sistem tie break, Zidan unggul 5-1, dan bahkan unggul 9-5. Adu ground strokepun erjadi reli reli panjang sampai 10-12 kali bola belum mati juga. Secara perlahan Gammas mulai bangkit mengejar ketinggalannya dan terjadilah 9-9. Disinlah kematangan juara bagi Zidan teruji dan Zidanpun menutup angka setelah unggul 10-9, disaat pengembaian backhand Gammas nyangut ke net, dan pertandingan milik Zidan untuk masuk ke semifinal. Sudah menunggu disemifinal Manggi Wardoyo (Klub SMART Semarang) yang mengalahkan ivan Dwi Chandra asal Magelang 6-3 6-2. Semifinalis lainnya adalah unggulan 1 asal klub SMART Semarang Iva Dwi Hascaryo yang kalahkan Dwi Listiantoro (Semarang) 6-3 6-3 dan Lingga Kurniawan (klub Mutiara Semarang) yng kalahkan Fazi Ihza Purwantoko asal Surabaya 63 36 10-6. Keempat semifinalis ternyata berasal dari 2 klub Mutiara asuhan pelatih Djumat H dan klub SMART asuhan elatih Terry Sugijatty.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media