TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1438 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. KEJURNAS AFR REMAJATENIS SUMSEL -XVI TGL 14-16 JULI 2017 DI PALEMBANG....,,,.KEJURNAS AFR REMAJA TENIS SULSEL-XI TGL 14-16 JULI 2017 DI MAKASSAR,,..., AFR REMAJATENIS KALTENG TGL 21-23 JULI 2017 DI PALANGKA RAYA ......JAKARTA-64 TGL 4-6 AGUTUS 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA... REMAJA TENIS CIREBON 1-3 SEPT 2017 DI CIREBON . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA... IKUTILAH WWW.REMAJATENIS.BLOGSPOT,COM ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Aturan Porprov Masih Bisa Berubah

REMAJA-TENIS.Com - KONI Jateng akan mengundang seluruh pengurus provinsi (Pengprov) cabang olahraga minggu depan guna membahas persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2013 di Banyumas. Di antara hal yang akan dibahas yaitu penetapan jumlah nomor pertandingan dan peraturannya.

”Meskipun sudah dirumuskan dalam workshop di Baturaden, Purwokerto, Juni tahun lalu, namun aturan Porprov perlu dimatangkan lagi agar tidak muncul masalah kendala di kemudian hari. Karena sejumlah pengprov masih ada yang mempertanyakan soal kuota atlet dan nomor pertandingan untuk Pra-PON nanti,” kata Wakil Ketua Umum II KONI Jateng Hartono di Semarang, Selasa (26/2).

Ia mengatakan, seharusnya Pengprov-lah yang berhak mengatur jumlah nomor dan segala peraturan pertandingannya. Hasil workshopdi Baturaden masih bisa berubah. ”Menurut saya workshop itu fleksibel. Masukan dan pendapat Pengprov harus diakomodasi,” katanya.

KONI, katanya, terus mendorong 15 cabang olahraga yang belum menggelar babak Pra-Porprov. Sesuai hasil workshop, ada 15 cabang yang diwajibkan mengadakan Pra-Porprov yaitu bola basket, bola voli pantai, bridge, catur, bulu tangkis, karate, panjat tebing, pencak silat, sepak bola, sepak takraw, tenis lapangan, tenis meja, wushu, tinju dan taekwondo.

”Jelang Porprov, kami bersama bidang organisasi juga akan mengecek lagi kondisi organisasi masing-masing pengprov, apakah ada pengurusnya atau tidak,” ujarnya.

Sementara terkait bonus PON 2012, Hartono mengatakan pembagian bonus terus berjalan. Dia mengakui, baru sebagian Pengprov yang mencairkan bonus. Dia menyebut, lantaran ada proses administrasi, tidak semua pengprov bisa cepat membagi bonus kepada atlet. Administrasi itu menyangkut verifikasi atlet dan pelatih yang menerimanya.

”Sebelum mencairkan bonus ke KONI, pengprov harus melampirkan blanko yang berisi tanda tangan atlet dan pelatih. Kalau cepat mengembalikan blangko, pencairannya, ya, cepat. Tapi kendalanya, tidak semua atlet berada di Semarang, ada yang di luar kota dan di Pelatnas. Seperti cabang karate saja belum mencairkan, karena atletnya tersebar di berbagai kota,” tandasnya.(suaramerdeka)

Olahraga Harus Jadi Industri

REMAJA-TENIS.Com - Anggota DPR RI Utut Adianto mengatakan dunia olahraga harus didorong menjadi industri untuk menghindari ketergantungan kepada pemerintah.
“Ini memang berat karena hanya ada beberapa cabang olahraga yang laku dijual, tapi tidak ada jalan lain untuk menghindari ketergantungan kepada pemerintah,” kata anggota Komisi X itu saat menghadiri Rapat Anggota KONI 2013, di Bandung, Rabu.
Untuk mencapai tujuan agar olahraga bisa menjadi industri, kata Utut, pemerintah idealnya bisa memberikan dukungan berupa regulasi, yaitu memanfaatkan dana dari program tanggung jawab sosial perusahaan atau “Corporate Social Responsibility” (CSR) dari perusahaan BUMN dan swasta.
“Namun, masalah utama CSR di BUMN adalah belum dicantumkannya nomenklatur (penamaan-red) olahraga karena umumnya CSR adalah untuk bidang pendidikan,” kata mantan pecatur nasional itu.
“Para direktur utama perusahaan BUMN sering ketakutan karena dana CSR itulah yang sering jadi sasaran utama pemeriksaan keuangan,” ucapnya.
Menanggapi usulan peserta rapat agar pemerintah memberlakukan sistem prosentase dana APBN untuk membantu pembinaan olahraga di Tanah Air agar cabang yang tidak populer pun mendapat bantuan yang memadai, Utut menegaskan jalan ke arah tersebut  memerlukan perjuangan panjang, namun bukan hal yang tidak mungkin dilakukan.
“Kalau satu persen saja APBN untuk olahraga, jumlahnya bisa mencapai Rp16 triliun. Tapi sekarang ini baru ada dua sistem prosentase, yaitu anggaran pendidikan sebesar 20 persen dan dana alokasi umum sebesar 26 persen,” kata Utut yang juga Ketua Anggaran di Komisi X DPR RI tersebut.
Sementara itu Ketua SIWO PWI Pusat Raja Parlindungan Pane mengatakan bahwa era industri olahraga sudah menjadi sebuah keharusan melihat semakin ketatnya persaingan, terutama di olahraga prestasi.
“Tapi sayangnya tidak semua cabang olahraga prestasi itu bisa dijual dan untuk itu sangat diperlukan peranan DPR dan pemerintah untuk menjadi jembatan bagi cabang olahraga dengan BUMN agar bantuan CSR bisa dialirkan ke cabang yang tidak populer,” ujar Raja.
Lebih jauh Raja mengatakan bahwa sebenarnya BUMN sudah mendapatkan cabang olahraga yang menjadi binaan mereka, tapi fakta bantuan yang diberikan jauh dari harapan. (tribunnews)


Nadal Absen di Miami dan Indian Wells?

REMAJA-TENIS.Com - Rafael Nadal akan absen pada turnamen masters Tur Dunia ATP minggu depan di Miami dan Indian Wells. Demikian dilaporkan koran olahraga Marca, Selasa (26/2/2013).

Meskipun demikian, penjabat perusahaan hubungan masyarakat (PR) juara grand slam 11 kali itu menyatakan bahwa berita itu hanya spekulasi. Pasalnya, Nadal masih diharapkan dapat tampil pada kedua turnamen itu.

“Itu hanya berupa spekulasi yang dilaporkan Marca. Saya berharap mereka salah,” demikian pernyataan yang dikeluarkan Grup BIPR.

Mantan pemain nomor satu dunia ini baru tampil lagi di lapangan setelah tujuh bulan istirahat karena cedera kaki. Tetapi koran itu menyatakan bahwa ia memutuskan hanya bertahan di lapangan tanah liat, sebagai persiapan untuk mempertahankan gelar di Perancis Terbuka pada Mei mendatang.

Petenis nomor lima dunia itu, yang memulai turun lagi di Meksiko Terbuka di Acapulco, Selasa, melawan pemain Argentina Diego Schwartzman, menang pada turnamen Brazil Terbuka pekan lalu, yang merupakan turnamen keduanya dalam dua minggu ini.

Namun ia mengakui ketika tiba di Meksiko, kakinya masih belum 100 persen pulih dari cedera yang menderanya selama beberapa bulan itu.

“Sudah membaik dan saya dapat bertanding, tetapi saya masih belum sembuh betul,” katanya.

“Dalam beberapa hari terasa enak tapi pada beberapa hari berikutnya terasa kambuh lagi. Ini bukan hal ideal bagi saya, karena saya harus sembuh betul baru dapat bertanding,” katanya.

Nadal berencana untuk ikut bertanding di Monaco, April mendatang, juga di Madrid dan Roma Terbuka, sebelum tampil di Perancis Terbuka yang diadakan di Roland Garros di Paris mulai 26 Mei mendatang. Dia mengincar gelar kedelapan grand slam lapangan tanah liat itu (kompas.com)

Pemulihan Li Na Berjalan Lambat

REMAJA-TENIS.Com - Petenis China, Li Na hingga kini masih menjalani terapi penyembuhan cedera pergelangan kaki yang dialaminya  saat pertandingan final Australia Terbuka,  bulan lalu.

Cedera ini membuat Li Na batal tampil dalam pertandingan eksebisi di Hong Kong pekan ini. Sebelumnya, Li Na juga menarik diri dari keikutsertaanya di turnamen  Qatar Terbuka.

Pemain berusia 31 tahun ini mengalami terkilir pergelangan kaki dua kali katika ia dikalahkan oleh  petenis Belarus, Victoria Azarenka di final  Australia Terbuka. Padahal ia dijadwalkan menghadapi petenis Denmark, Caroline Wozniacki dalam turnamen eksebisi BNP Paribas di Hongkong pada 4 Maret.

Li Na mengakui  ia masih berkutat dengan cedera pergelangan kaki yang dialaminya. “Sayang sekali saya masih mengalami cedera yang saya alami di Australia Terbuka dan belum siap tampil kembali.”

“Saya tahu saya punya banyak penggemar di Hong Kong. Saya harap tahun depan akan datang dan bertemu mereka,” demikian pernyataan Li Na. Posisi Li Na akan digantikan petenis peringkat empat dunia, Agnieszka Radwanska.

Para penggemar Li Na berharap pemain China tersebut akan pulih dan dapat tampil di ajang turnamen grand slam  Perancis Terbuka. Pada 2011 ia menjadi pemain asal Asia pertama yang menjadi juara tunggal sebuah turnamen grand slam.(kompas.com)

Wang Qiang singkirkan Wozniacki di Malaysia Terbuka

 

REMAJA-TENIS.Com – Unggulan teratas dan petenis yang pernah menduduki peringkat satu dunia Caroline Wozniacki tersingkir pada babak pertama turnamen BMW Malaysia Terbuka setelah dikalahkan oleh petenis kualifikasi Wang Qiang, Rabu.

Petenis asal Denmark, yang merasa tidak sehat karena suhu tinggi pada Selasa, kesulitan menghadapi pengembalian Wang pada tahap-tahap akhir pertandingan itu dan menelan kekalahan 6-2, 6-7 (1/7) 1-6.

“Saya sudah mengeluarkan kemampuan terbaik saya tapi saya tidak memiliki energi. Saya tidak mengambil peluang saya,” kata petenis peringkat 10 Wozniacki.

“Saya meminta dokter dan fisioterapi untuk memijat kaki-kaki saya. Tidak banyak lagi yang bisa mereka lakukan. Saya berharap bisa kembali lagi tahun depan.”   Wang, yang menempati peringkat 189 dunia, mengatakan tahu Wozniacki tidak sehat saat dia meminta waktu untuk diperiksa dokter pada akhir set kedua.

“Saya mencoba untuk membuat dia berlari lebih banyak untuk memanfaatkan sakitnya dia dan itu berhasil. Ini kemenangan terbaik selama karir saya dan memberi saya kepercayaan diri yang lebih,” kata petenis 21 tahun mengenai kemenangan pertamanya atas petenis 10 besar dunia.

Sebelumnya belum ada petenis unggulan teratas yang memenangi turnamen Malaysia Terbuka yang berusia empat tahun itu.

Wang menjadi petenis kualifikasi kelima yang mencapai babak kedua, bergabung dengan petenis Thailand Luksika Kumkhum dan Nudnida Luangnam, Zarina Diyas dari Kazakhstan, dan petenis Uzbekistan Akgul Amanmuradova.
Diyas menumbangkan unggulan kedelapan Kristyna Pliskova dari Republik Ceko dalam tiga set untuk maju ke babak kedua.

Unggulan ketiga Anastasia Pavlyuchenkova dari Rusia juga nyaris tersingkir namun dia masih bisa mempertahankan ketenangannya untuk menyisihkan petenis senegaranya Vera Dushevina 2-6, 6-3, 7-6 (8-6) pada pertandingan yang terganggu hujan.
Unggulan keempat Ayumi Morita dari Jepang menyingkirkan petenis Turki Cagla Buyukakcay 6-1, 6-1. (antaranews.com)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media