TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1438 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. KEJURNAS AFR REMAJATENIS SUMSEL -XVI TGL 14-16 JULI 2017 DI PALEMBANG....,,,.KEJURNAS AFR REMAJA TENIS SULSEL-XI TGL 14-16 JULI 2017 DI MAKASSAR,,..., AFR REMAJATENIS KALTENG TGL 21-23 JULI 2017 DI PALANGKA RAYA ......JAKARTA-64 TGL 4-6 AGUTUS 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA... REMAJA TENIS CIREBON 1-3 SEPT 2017 DI CIREBON . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA... IKUTILAH WWW.REMAJATENIS.BLOGSPOT,COM ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

MARIA SHARAPOVA : Kagumi Borobudur

REMAJA-TENIS.Com. Diam-diam Maria Sharapova ternyata mengagumi keindahan dan kebesaran Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.Ini bukan sekadar basa-basi, karena petenis cantik Rusia itu menjadikan Borobudur sebagai salah satu tujuan liburannya. Bahkan, dia sudah pernah bertandang ke Borobudur.Melalui akun Facebook-nya, Maria Sharapova mem-publish foto yang berlatar belakang Candi Borobudur. “Menjelang matahari terbenam 5:15, diambil dari sebuah tempat dengan pemandangan indah yang pernah saya lihat,” kata Sharapova dalam akun Facebook-nya.Sayang, Sharapova tidak menyebutkan kapan foto itu diambil. Namun, yang jelas itu sudah membuktikan dia pernah berlibur ke Borobudur. Padahal, sebagai pemain tenis, dia belum pernah secara resmi bertanding di Indonesia.Menyinggung tentang karier tenisnya, Sharapova mengungkapkan target utama untuk 2013. Ia mengaku akan fokus untuk meraih titel Grand Slam Wimbledon dibanding mencoba meraih predikat petenis nomor satu dunia.Sharapova mengakhiri musim 2012 dengan berada di peringkat dua dunia, di belakang petenis asal Belarusia, Victoria Azarenka. Namun, alih-alih mencoba merebut posisi Azarenka, Sharapova lebih berharap untuk mengulangi prestasi 2004 saat menjuarai Wimbledon ketika masih berusia 17 tahun pada musim depan.”Wimbledon akan menjadi prioritas utama saya musim depan. Tahun ini agak sedikit berbeda karena ada Olimpiade. Namun, jika ditanya apa tujuan utama saya untuk 2013, jawabannya tentu saja adalah Wimbledon,” kata Sharapova kepada Reuters.Tahun ini, Sharapova berhasil melengkapi koleksi trofi Grand Slam dengan memenangi Prancis Terbuka. Ia juga berhasil menggondol medali perak Olimpiade London 2012.Sharapova menembus jajaran elit dunia setelah menjadi juara Wimbledon pada 2004. Kala itu, dia baru berusia 17 tahun.Sharapova juga mengaku bertekad mengakhiri rangkaian kekalahan beruntunnya dari Serena Williams pada 2013. Pada tahun ini, petenis berusia 25 tahun itu kalah di tiga pertemuannya dengan Williams termasuk di final Olimpiade dan WTA Championship.

“Dia bermain dengan mengandalkan kekuatan fisik. Saat kondisinya prima, dia sulit dikalahkan. Namun, saya bertekad membalas dendam pada tahun depan,” ujar Sharapova. (suarakaryaonline)

Turnamen Tenis ATP Tour Finals: Kalahkan Tipsarevic, Federer Torehkan Rekor Kemenangan

REMAJA-TENIS.Com- Petenis Swiss Roger Federer mengawali upayanya untuk merebut gelar ketujuhnya pada turnamen ATP Tour Finals dengan mengalahkan Janko Tipsarevic 6-3, 6-1 di O2 Arena London, Inggris, Selasa (6/11).
Kemenangan Federer tersebut juga membuat Federer kini mencatat 40 kemenangan pertandingan dalam 11 penampilannya pada turnamen penutup musim yang bergengsi tersebut, sekaligus memecahkan rekor sebelumnya, yakni 39 kemenangan, yang dipegang oleh Ivan Lendl.
Petenis berusia 31 tahun itu sudah memiliki rekor enam gelar pada turnamen penutup musim setelah memenangi turnamen itu pada dua tahun terakhir dan dia terlihat dalam keadaan yang cukup bagus untuk mencetak trigelar dengan kemenangannya yang mengesankan di Grup B atas unggulan delapan asal Serbia yang hanya dalam waktu satu jam delapan menit.
Sejak memenangi Wimbledon untuk mencatat gelar Grand Slam dia yang ke-17 dan kembali ke peringkat teratas dunia pada Juli lalu, Federer mengalami masa-masa berat.
Dia membuang kesempatan memenangi medali emas nomor tunggal Olimpiade setelah dikalahkan oleh Andy Murray pada final dan kemudian menelan kekalahan mengejutkan mengejutkan pada perempat final AS Terbuka oleh Tomas Berdych.
Federer juga dikalahkan oleh Juan Martin del Potro pada final turnamen di kampung halamannya sendiri di Basel bulan lalu dan harus menyerahkan posisi nomor satu dunianya pada Novak Djokovic.
Namun apapun kesulitannya di tempat lain, Federer selalu berhasil pada turnamen penutup musim dan petenis nomor dua dunia itu dengan cepat masuk ke keberhasilannya itu saat melawan Tipsarevic.

Tipsarevic mengalami serangan virus selama beberapa hari menjelang turnamen itu dan terpaksa mundur dari perempat final Paris Masters pekan lalu karena kelelahan.
Ini keadaan yang hampir tidak ideal untuk menghadapi Federer dan petenis Swiss itu memperlihatkan penampilan yang tanpa ampun dengan mencuri poin servis pada game kedua untuk menuju keunggulan 3-0.
Federer sudah memenangi seluruh lima pertemuan sebelumnya dengan Tipsarevic dan, dengan petenis Serbia itu tidak memberi dampak pada servis lawannya, set pertama berlangsung dalam 30 menit.
Tipsarevic mendapat dua “break point” pada game ketiga set kedua, tapi Federer mempertahankan dominasinya dari garis belakang, tapi kemudian Tipsarevic bisa mencuri angka untuk memperkecil ketinggalan 1-2.
Federer melepaskan tembakan mematikan dengan forehand keras untuk mencuri angka lagi yang mengakhiri peluang kebangkitan lawannya yang asal Serbia itu.
Petenis Argentina Del Potro akan bertanding melawan petenis yang baru saja menjuarai Paris Masters David Ferrer pada pertandingan lain di Grup B. (mediaindonesia.com)

Bali Siap Menjadi Tuan Rumah PON

REMAJA-TENIS.Com Bali harus berani bersaing dan siap menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON), karena sumber daya manusia (SDM), sarana, dan prasarana untuk itu sudah cukup memadai di daerah ini.Demikian dikemukakan Gubernur Bali Made Mangku Pastika saat pembubaran kontengen Bali untuk PON Riau 2012 di Denpasar, Selasa. Bahkan, ia menegaskan, jika Jawa Barat tidak sanggup menjadi tuan rumah PON 2016, Bali siap sebagai penggantinya.Bila Bali menjadi tuan rumah PON, tidak perlu lagi membangun asrama atlet, karena sudah banyak hotel berbintang maupun nonbintang yang bisa menampung semua atlet, termasuk keluarganya yang datang ke Bali.Begitu pula pelaksanaan pertandingan di kabupaten yang ada jaraknya tidak terlalu jauh, seperti halnya di Riau yang jarak tempuhnya hingga delapan jam, seperti halnya ke Bengkalis tempat pertandingan tarung derajat. “Jarak kabupaten di Bali yang paling jauh jarak tempuhnya hanya tiga jam, sehingga tidak terlalu sulit apalagi jalan-jalan menuju pertandingan sudah mulus, sehingga Bali siap menjadi tuan rumah PON kapan saja,” katanya.Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengungkapkan hal itu sebagai apresiasi terhadap keinginan dari kalangan insan olahraga yang mendesak Pemprov Bali bersedia menjadi tuan rumah PON karena memberi banyak keuntungan. Daya tarik Bali dirasakan akan lebih dominan dibandingkan dengan daerah lainnya, sebab sudah banyak insan olahraga di Tanah Air ingin bertanding di Bali sambil menikmati keindahan Pulau Dewata.Di samping itu, posisi Bali juga sangat strategis dan gampang dijangkau, baik dari Indonesia bagian barat maupun timur, karena pulau kecil ini ada di tengah-tengah sehingga transportasi udara lancar. Dengan terlaksananya PON di Bali, banyak manfaat dapat dikembangkan, antara lain penambahan sarana olahraga, peningkatan ekonomi rakyat kecil, makin terkenalnya Bali yang sudah terkenal ini di mancanegara.Mangku Pastika meminta KONI Bali lebih intensif membuat program pembinaan olahraga di daerah ini, sehingga Pulau Dewata bisa menjadi tuan rumah PON dan prestasi atlet lebih meningkat ke peringkat lima. “Bina atlet mulai sekarang sehingga prestasi yang diraih atlet benar-benar berkualitas,” ujar Mangku Pastika.Mangku Pastika merasa bangga atas prestasi atletnya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau sehingga banyak yang terpilih memperkuat tim Merah-Putih di SEA Games Myanmar. “Saya bangga atas prestasi atlet Bali yang mampu bertumpu pada sembilan besar peraihan medali di PON Riau 2012,” katanya saat menyerahkan penghargaan dan bonus kepada atlet PON di Denpasar, Selasa.Selain atlet PON Riau, juga atlet yang pernah meraih medali pada SEA Games Palembang dan Jakarta 2011 menerima bonus yang keseluruhannya bernilai Rp 82,5 juta dari Gubernur Partika.

Pemerintah Provinsi Bali menetapkan bagi mereka yang meraih satu medali emas PON 2012 mendapat bonus Rp 110 juta atau lebih besar dari PON 2008 yang hanya Rp 100 juta. Sementara bagi mereka yang meraih perak perseorangan pada PON 2012 diberikan Rp 35 juta per keping, sedangkan perunggu Rp 17,5 juta per keping.(suarakaryaOnline)

ATP World Tour Final : Murray dan Djokovic Lalui Rintangan Pertama

REMAJA-TENIS.com – Juara AS Terbuka, Andy Murray, mengalahkan petenis Ceko, Tomas Berdych, dalam laga perdana turnamen ATP World Tour Final di London, Senin (5/11/2012) malam di London, Inggris.
Kemenangan ini adalah yang pertama bagi Murray di negerinya sejak dia menjuarai turnamen AS Terbuka. Sementara itu dipertandingan lain petenis Serbia, Novak Djokovic, mengatasi perlawanan petenis Perancis, Jo-Wilfried Tsonga.
Murray yang mendapatkan sambutan meriah di O2 Arena bak seorang pahlawan itu, menyudahi perlawanan Berdych dalam tiga set, 3-6, 6-3 dan 6-4. Sedangkan Djokovis hanya membutuhkan dua set, 7-6 dan 6-3 untuk mengalahkan Tsonga dan memimpin Grup A.
Djokovic dan Murray akan saling berhadapan pada Rabu (7/11/2012). Pemenangnya akan mendapatkan keuntungan besar saat menuju ke babak semifinal turnamen penutup musim ini.
Meski mampu menang, Murray mengatakan dia berjuang keras untuk mengatasi pukulan Berdych yang sangat keras.
“Beberapa kali di set pertama, saya benar-benar tak bisa mengatasinya,” kata Murray kepada para wartawan.
Di set pertama, kegagalan Murray menuntaskan beberapa kali break point, mengakibatkan dia kehilangan set pertama. Beruntung di dua set berikutnya permainan Murray membaik dan dia berhasil memenangkan pertandingan.
Sementara itu, juara bertahan Roger Federer baru akan turun pada Selasa malam waktu setempat menghadapi petenis nomor sembilan dunia Janko Tipsarevic. Petenis Serbia itu bisa masuk ke turnamen yang hanya diikuti delapan petenis berperingkat tertinggi itu karena menggantikan Rafael Nadal yang cedera.(kompas.com)

ATP World Tour Finals : Federer Bicara tentang Absennya Nadal

REMAJA-TENIS.Com - Pertarungan delapan petenis top dunia di London pada turnamen ATP World Tour Finals diawali secara spektakuler. Tata lampu, musik, dan kemenangan pemain favorit tuan rumah, Andy Murray, menjadi kisah pembuka yang manis dalam pertarungan selama delapan hari ke depan.
Sayang, pementasan keempat event akhir tahun yang berlangsung di River Thames di O2 Arena sedikit kehilangan atraksi utama. Pasalnya, pemain nomor empat dunia asal Spanyol, Rafael Nadal, tak bisa ambil bagian karena sedang dalam usaha menyembuhkan cedera.
Petenis asal Mallorca ini selalu tampil di London dalam tiga episode terdahulu dan mencapai final pada 2010 ketika dia kalah dari rival lamanya, Roger Federer. Tetapi cedera lutut memaksa mantan pemain nomor satu dunia ini harus istirahat, bahkan dia tak pernah mengayun raket sejak enam bulan lalu.
Meskipun tanpa Nadal, tetapi turnamen kali ini pun tetap punya daya tarik yang besar. Publik langsung tertuju kepada persaingan antara Murray dan pemain nomor satu dunia, Novak Djokovic, di mana mereka berada dalam satu grup. Di samping itu, kehadiran Federer, peraih 17 gelar grand slam, juga menjanjikan pertarungan yang seru di event akhir tahun ini.
Federer akan mengawali perjuangannya untuk mempertahankan gelar saat ditantang pemain Serbia, Janko Tipsarevic. Duel akan berlangsung pada Selasa (6/11/2012).
“Setelah turnamen ini dimulai, anda akan melupakan apa yang terjadi di sekitar anda,” ujar Federer, yang kini menempati peringkat dua dunia.
“Kalian sedikit melupakan hal-hal kecil itu. Sadar bahwa mungkin undian punya potensi sedikit lebih mudah, tak dapat disangkal bahwa karena Rafa seorang juara sejati dan saya yakin dia dirindukan banyak penggemar, yang dengan keberadaannya membuat turnamen ini semakin semarak, tetapi kemudian hal ini memberikan keuntungan kepada satu atau lebih dari dua pemain.
“Ini jelas tidak pernah sama ketika Rafa tidak masuk dalam turnamen, tetapi cedera bisa datang kapan saja, dan kami semua berharap yang terbaik agar dia dapat kembali di tahun depan,” tambah Federer, yang mengincar gelar ketujuh turnamen ini dan hat-trick di London.
Mengenai kandidat juara tahun ini, Federer menilai Djokovic pantas difavoritkan. Petenis berusia 31 tahun ini pun sangat sepakat jika rivalnya dari Serbia tersebut pantas menjadi nomor satu dunia setelah menggesernya di awal pekan ini.
“Nomor satu sejati, kita tahu siapa itu dan Novak pantas mendapatkannya. Jadi, saya pikir tak perlu ada perdebatan lagi mengenai hal itu,” ujar Federer, yang tahun ini melewati rekor Pete Sampras dengan menjadi pemain nomor satu dunia selama 286 pekan.
“Menjadi nomor satu bukan hal yang kebetulan. Ranking merupakan sesuatu yang memperlihatkan bagaimana anda bermain dalam periode selama 365 hari.
“Ini bisa menjadi berubah lagi saat di Australia Terbuka, dan tidak ada keraguan mengenai hal tersebut, tetapi untuk saat ini jelas.
“Event ini adalah bonus, jelas, karena di turnamen ini dipertemukan delapan petenis terhebat yang saling bertemu, dan mencoba apa yang terbaikdan semoga mengakhiri musim ini dalam kondisi bagus.”
Federer juga mengakui bahwa duel antara Murray dan Djokovic akan menjadi yang paling dikenang saat di final AS Terbuka.
“Saya tahu bahwa Andy dan Novak akan selalu berada di bagian teratas, jadi untuk saat ini mereka tetap pada posisi utama, dan menurutku, ini ketika mereka menunjukan permainan yang terbaiknya,” jelas Federer.
“Jelas kami merindukan Rafa karena dia memenangkan grand slam tahun ini. Saya sangat ingin melihat dan bermain dengannya saat ini karena saya tidak berpikir bermain melawannya dalam beberapa tahun terakhir.”(kompas.com)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media