TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... JUARA .KEJURNAS AFR REMAJATENIS SULSEL-IX DI MAKASSAR .... FEBBYARO RIBY (DKI JAKARTA, KU 10 PI), M.RAISYA AZZAKI ( MAKASSAR 10 PA), ANNISA AZZAHRA (BALIKPAPAN 12 PI), MUH. ALIEF R (MAKASSAR 12 PA), NOVIA RAHMADHANI (BALIKPAPAN 16 PI), OSCARLINO HALIM ( MAKASSAR 16 PA), MUH RINALDY NB (PALOPO 18 PA).... ... ...KEJURNAS AFR REMAJATENIS JAKARTA-59 TGL 13-15 JANUARI 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

PON XVIII : Bantul siapkan Bonus dan Uang Saku

REMAJA-TENIS.COM - Pemerintah Kabupaten Bantul mendukung penuh perjuangan atlet-atlet DIY yang akan tampil di Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII/2012 di Riau, September mendatang. Salah satu bentuk dukungan nyata tersebut terwujud dalam bentuk bonus khusus bagi peraih medali dan uang saku bagi 56 atlet dan ofisial asal Bantul.

“Jelas kami sangat mendukung perjuangan atlet-atlet kami yang akan tampil di PON. Untuk itu kami akan siapkan bonus bagi atlet Bantul yang meraih medali di,” tegas Bupati Bantul, Hj Sri Surya Widati kepada di sela acara Syawalan Pengcab PSSI Bantul di Rumah Dinas Bupati Bantul, Selasa (28/8/2012).

Dikatakan, pemberian bonus ini sebagai bentuk apresiasi dan pembinaan yang dilakukan oleh Pemkab Bantul kepada atlet-atlet yang tampil di ajang nasional. Harapannya, dengan adanya atlet-atlet asal Bantul yang berprestasi di tingkat nasinal, ke depan bisa menjadi pemicu semangat generasi muda Bantul lainnya untuk meningkatkan prestasi di bidang olahraga(krjogja.com)

Kontingen PON Riau dikukuhkan hari ini

Remaja-Tenis.com- Tim Pelatda KONI Riau sudah memastikan akan menggelar pengukuhan kontingen PON Riau, Jumat (31/8) hari ini. Pengukuhan tersebut dilaksanakan, di aula Gubernuran Riau Jalan Diponegoro Pekanbaru, sekitar pukul 14.30 WIB.
Pelaksanaan kegiatan ini memang maju dari jadwal akhir pelaksanaan TC Penuh, 6 September mendatang. Kondisi ini disebabkan, karena ada dua cabor yang pertandingannya lebih awal digelar. Dua cabor tersebut masing-masing aeromodeling pertandingannya digelar 5 September dan sepakbola pada 6 September.
Karena kondisi itu lah, Tim Satgas KONI Riau mengambil kebijakan, lebih dulu menggelar pengukuhan dari jadwal yang sebelumnya ditetapkan, 6 September. Ketua Harian KONI Riau Yuherman Yusuf, Kamis (30/8) menjelaskan, pengukuhan kontingen ini langsung dipimpin Gubernur Riau Rusli Zainal.”Kita sudah lakukan persiapan itu, saat latihan parade defile belum lama ini,” tegas Yuherman Yusuf saat berbincang dengan Tribun.  Jumlah kontingen inti PON Riau yang tampil di PON XVIII mendatang sebanyak 834 orang .
Jumlah ini terdiri dari 691 atlet, 133 pelatih dan official sebanyak 10 orang. Mereka terdiri dari 39 cabor yang sudah resmi dipertandingkan. Hanya saja, cabor yang mengikuti pengukuhan ini, khusus cabor yang dipertandingkan di Pekanbaru saja.
Sementara cabor yang dipertandingkan di sembilan kabupaten/kota yang sudah resmi menjadi tuan rumah, tidak wajib untuk mengikutinya. Seperti diketahui, jumlah cabor yang dipertandingkan di Pekanbaru sebanyak 25 cabor. Sedangkan sisanya, 14 cabor dipertandingkan di daerah.Pelaksanaan TC Penuh atlet Pelatda PON Riau sudah berjalan dua bulan lebih, terhitung sejak 6 Juli silam. Semua cabor sudah melaksanakan program-program unggulan selama TC Penuh itu, meski satu bulan di antaranya, bulan puasa. TC Penuh tersebut seyogyanya akan berakhir pada 6 September mendatang. Meski nanti atlet sudah dikukuhkan, KONI Riau tetap melaksanakan program TC Penuh sesuai jadwal. Bahkan KONI Riau akan mengantarkan masing-masing cabor yang lebih dulu bertanding, sesuai tempat yang ditetapkan.
“Kontingen cabor ini kita antar ke pemondokan selama PON, dua atau tiga hari sebelum mereka bertanding. Kita juga pantau mereka selama berada di pemondokan tersebut. Koordinasi pemantauan tersebut tetap kita lakukan sampai PON selesai,” janji Yuherman Yusuf. (tribunpekanbaru.com)

PON : DKI Siap Dalam Kondisi Apapun

Remaja-Tenis.com : Kontingen Pekan Olahraga Nasional (PON) DKI Jakarta siap menghadapi pertandingan dalam kondisi apa pun. Persiapan tuan rumah yang sudah maksimal harus dihargai, meskipun hasilnya belum dapat memuaskan semua pihak.Penegasan ini disampaikan Ketua Kontingen PON DKI Jakarta Eddy Widodo kepada Suara Karya di Jakarta, Kamis (30/8). Menurut Eddy, yang juga Ketua Harian KONI DKI Jakarta ini, PON adalah milik semua. Jadi, semua kontingen harus menghargai kerja keras panitia, dalam hal ini tuan rumah Riau.”Jangan sampai kondisi yang tidak sempurna itu menjadi alasan bagi siapa saja yang terlibat di PON ini untuk tidak berprestasi. Semua peserta akan mengalami hal yang sama, karena itu mari kita hargai apa yang sudah dilakukan Riau sebagai tuan rumah untuk melayani tamu-tamunya,” kata Eddy.Menyadari kondisi itu, KONI DKI memberikan uang saku kepada setiap atlet sebesar Rp 5 juta per orang untuk memenuhi segala kebutuhannya sehari-hari, seperti untuk makan, minum, dan cuci pakaian. Sementara kepada manajer tim diberikan kas kecil yang jumlahnya berbeda-beda setiap cabor sesuai jumlah anggota cabor.Namun, semua pengeluaran dari kas kecil manajer tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan dengan bukti-bukti pembelanjaan. Bila masih tersisa uangnya harus dikembalikan kepada bendahara kontingen. “Kalau belum selesai administrasinya ini akan menghambat proses kepulangan cabor bersangkutan,” katanya.Khusus untuk kontingen DKI Jakarta, Eddy mengharapkan setiap cabang olahraga (cabor) memberikan kontribusi medali di PON nanti, apakah itu medali emas, perak, maupun perunggu. Kalau ada cabor yang tidak meraih medali, maka itu akan menjadi beban dalam tim.Sejumlah cabang yang dominan memberikan medali emas di PON nanti di antaranya golf, boling, terbang layang, bisbol, sofbol, sepatu roda, futsal, basket, bulutangkis, dan tenis. Sementara cabang lain seperti catur dan bridge peluangnya masih fifty-fifty.Eddy menambahkan, DKI sebagai kontingen terbesar dengan jumlah atlet 656 orang harus tetap memelihara target 150 medali emas untuk memastikan juara umum PON. Pesaing yang perlu diwaspadai adalah Jawa Timur, Jawa Barat, dan Riau.

“Sejak awal kita sudah membuat klasifikasi atlet mulai dari atlet nonprioritas, prioritas, dan super prioritas. Kendati yang mendapat tugas berat untuk medali emas adalah atlet prioritas dan super prioritas, bukan berarti atlet nonprioritas tidak punya tanggung jawab,” kata Eddy. (Suara Karya)

Asahan Motivasi atlet PON SUMUT

Remaja-Tenis.com.Pengurus KONI Asahan memberi motivasi kepada atlet Asahan yang akan memperkuat Sumut di PON XVIII Riau, sekaligus menyampaikan dana penali kasih kepada mereka seusai acara buka puasa bersama di Asrama Haji Medan baru-baru ini.
Hadir dalam acara itu pesepakbola Agus Lasmono, M Irfan, Edi Syahputra, M Solih, Zulkifli, Lasmana Hardi, dan atlet sepak takraw Boy Armanda Sima. Sedangkan beberapa atlet yang tidak hadir dikarenakan mengikuti latihan di luar daerah, seperti Zulkarnaen Purba, Agustina Mardika Manik (atletik), Subhan Hasan, M Nur Rofiq, Rizky Delynugraha, Erwin Wihardi, Rizki Amelia, Rina Andriani (bulutangkis), Nova Sinaga (karate).

Dari KONI Asahan hadir Ketua Umum Nurkarim Nehe, Sekretaris Umum Efi Irwansyah Pane, Bendahara Umum Widya Sastra SH, Wakil Sekretaris Umum Bambang Sujarwo, Wakil Bendahara Dodi Riswanda Sitorus SP, dan Kabid Organisasi Anda Rambe SH.
Nurkarim berharap atlet tetap menjaga nama baik Kabupaten Asahan dengan memberi kontribusi prestasi bagi kontingen Sumut di PON XVIII Riau 2012. “Kami sangat berharap mereka tampil baik, sehingga meraih prestasi maksimal,” ujar Nehe.

100 Persen Siap

Ketua Harian KONI Sumut, John Ismadi Lubis, yang juga Ketua Kontingen PON Sumut, menuturkan bahwa atlet telah siap 100 persen. Menurutnya, Sumut menjadi juara umum PON XVIII Riau itu sulit, tetapi pihaknya akan berusaha menjadi juara dalam beberapa cabang olahraga di PON XVIII Riau.
John juga merespon peran serta kabupaten/kota yang memberi motivasi dalam bentuk moril dan materil kepada atletnya yang mempekuat kontingen Sumut. “Seperti yang pertama kali dilakukan Kabupaten Asahan terhadap kontingen Sumut ke PON XVIII Riau. Hendaknya ini diikuti kabupaten/kota lain,” harap John.(Waspada Online)

Banten pasang target 10 besar PON XVIII

Remaja-Tenis.com– Pemerintah Provinsi Banten akan mengupayakan target 10 besar pencapaian prestasi pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Pekan Baru, Provinsi Riau mendatang. Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah saat berlangsungnya acara pelepasan kontingen PON Banten di Hotel Ratu Bidakara, Kota Serang, Rabu (29/8). Tidak hanya mematok target prestasi, Gubernur juga berjanji akan memberikan bonus atau reward bagi atlet yang berhasil meraih medali emas pada PON XVIII di Provinsi Riau pada 11 September mendatang. Gubernur juga menghimbau kepada seluruh stakeholder dan perusahaan besar di Banten untuk ikut berpartisipasi dalam membangun dan meningkatkan prestasi olahraga di Provinsi Banten.

“Saya menghimbau kepada pihak dunia usaha dan seluruh stakeholder untuk berpartisipasi aktif melakukan pembinaan dan pengembangan olahraga di Provinsi Banten terutama agar terbentuk prestasi terbaik yang kita harapkan bersama” pinta Gubernur.

Pada PON XVIII kali ini, Provinsi Banten memberangkatkan 228 atlet dan 41 pelatih dari 36 cabang lomba yang akan diikuti. Sementara untuk rincian medali yang menjadi terget pada PON tahun ini, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banten menargetkan 26 emas, 21 perak dan 23 perunggu pada
di Provinsi Riau 11 September mendatang. Pelepasan kontingen PON kali ini juga dibarengi dengan pelepasan sejumlah atlet Tunagrahita tingkat nasional asal Banten yang akan berangkat ke Singapur pada hari Kamis (30/8) untuk mengikuti Kompetisi Special Olympics Indonesia (SOIna) tingkat ASEAN.(humas protokol.bantenprov.go)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media