TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... JUARA .KEJURNAS AFR REMAJATENIS SULSEL-IX DI MAKASSAR .... FEBBYARO RIBY (DKI JAKARTA, KU 10 PI), M.RAISYA AZZAKI ( MAKASSAR 10 PA), ANNISA AZZAHRA (BALIKPAPAN 12 PI), MUH. ALIEF R (MAKASSAR 12 PA), NOVIA RAHMADHANI (BALIKPAPAN 16 PI), OSCARLINO HALIM ( MAKASSAR 16 PA), MUH RINALDY NB (PALOPO 18 PA).... ... ...KEJURNAS AFR REMAJATENIS JAKARTA-59 TGL 13-15 JANUARI 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Hijrahnya Atlet Muda keluar daerahnya

  Remaja-Tenis.com. Peningkatan prestasi atlet tenis disadari sekali oleh masyarakat tenis khususnya orangtua yang sangat mendukung putra putrinya  agar menjadi petenis nasional. Hal ini ditunjukkan dengan makin banyaknya atlet tenis yunior dari daerah eksodus ke kota lebih besar untuk peningkatan prestasinya. Hasil dari suatu turnamen merupakan tolak ukur keberhasilan pembinaan atlet dari hasil pembinaannya sehngga termotivasi orangtua mengirimkan putra dan putrinya berguru keluar kotanya.

Saat ini terlihat banyak petenis yunior hijrah ke Jakarta mengikuti pelatihan dilakukan oleh pelatih pelatih tenis kondang di Jakarta. Hal yang sama juga diterima pelatih pelatih dikota besar seperti Bandung, Semarang maupun Surabaya dan Jakarta dengan hijrahnya atlet prestasi dari luar kotanya. Di Jakarta terlihat tempat latihan dari pelatih pelatih kondang seperti Deddy Prasetyo, Roy Morison, Alfred Raturandang, Ardi Rivali, Bunge Nahor, Suharyadi,Sulistyono, Deddy Tedjamukti dan Gunawan Tedjo mulai ramai diikuti petenis dari berbagai daerah seperti dari Manado, Kaltim, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Kaltim, Kalsel, Kalbar, Sumatra Barat, Riau, Sumatra Utara, Sumatra Selatan dan Lampung. Belum lagi yang datang dari berbagai kota di Jawa mengalir ke Jakarta.

Perpindahan atlet ke Jakarta merupakan hal positip bagi atlet tenis yunior karena kegiatan di Jakarta cukup menggembirakan dibandingkan diluar Jakarta. Mengomentari hal ini Christian Budiman Wakil Ketua Bidang Pembinaan Yunior PP Pelti mengatakan kalau demi kemajuan atletnya tentunya sah sah saja. “ Yang penting atlet tersebut tidak meninggalkan sekolahnya.” ujarnya kepada Remaja-Tenis.com

Sering kali hijrahnya atlet tenis jika kurang jeli akan membawa resiko kegagalan dan sudah banyak atlet muda yang awalnya sangat menonjol tetapi kemudian perkembangannya terhenti dan bahkan hilang dari peredaran diturnamen nasional. Ada yang melanjutkan pendidikan keluar negeri tetapi banyak juga melanjutkan ke perguruan tinggi di Indonesia dan menghilang dari turnamen nasional

Tantangan Petenis Muda di PON XVIII Tahun 2012

Remaja-Tenis.Com. Pekan Olahraga Nasional XVIII tahun 2012 di Pekanbaru Riau merupakan ajang pertarungan atlet muda usia karena persyaratan usia diberlakukan oleh PP Pelti maksimum 21 tahun. Artinya banyak peserta masih dalam status yunior atau dibawah 18 tahun. Dengan adanya aturan ini menarik perhatian atlet yunior berprestasi membela nama daerahnya. PP Pelti sendiri selenggarakan Sirkuit Nasional sejak awal tahun 2012 sampai pertengahan Juli 2012. Terlihat munculnya atlet atlet yunior berprestasi yang harus diperhitungkan di Pekan Olahraga Nasional XVIII. Mereka dating dari daerah daerah diluar Jawa yang patut diperhitungkan. Mulai dari Pulau Dewata muncul atlet putri Ni Putu Armini yang pernah juara KU 16 tahun RemajaTenis di Bandung yang patut diperhitungkan di PON XVIII tahun 2012. Munculnya Athena Natalia atlit DKI yang baru tahun 2012 terjun di pertenisan nasional setelah beberapa tahun melalang buana ke Australia ternyata debutnya cukup mengagetkan karena saat ini Athena Natalia berhasil menduduki PNP-8 setelah aktif ikuti Sirkuit Nasional tahun 2012. Munculnya atlet muda asal Lampung Anissa Nandya Putri harus juga diperhitungkan karena prestasi terakhir Anissa berhasil sampai semifinal Sirkuit Nasional-X di Pekanbaru. Begitu juga atlet tuan rumah Vita Taher prestasinya di Sirkuit Nasional X sampai ke final dan kalah dari petenis Beatrice Gumulya asal Kalimantan Timur.

Niken Ferlyana Juara KU 10

Turnamen Tenis Piala AFR Bantul Seri 2 Solo

REMAJATENIS – Niken Ferlyana masih menjadi yang terbaik di Piala AFR Bantul Seri 2 Solo. Penampilan yunior 10 tahun dari Pati ini selalu menawan bila bertanding di Lapangan Tenis Manahan Solo. Seperti hasil yang diperolehnya saat mengalahkan Aulia Risma Widyaningsih dari Purwodadi dengan 8-3 saat final kelompok umur 10 tahun putri, Minggu (15/7).

Perjalanan Niken untuk meraih tangga juara dalam turnamen ini cukup mudah. Ia menyingkirkan Davina Monica 8-2 dibabak delapan besar dan menghentikan sepak terjang yunior Blitar Alessandra disemifinal dengan 8-2. Sementara Aulia Risma juga bermain cukup baik. Ia berhasil mengalahkan Jessica Christa yang merupakan unggulan pertama dengan skor 8-2.

Dibagian putra, Angga Saputra tampil sebagai juara usai mengalahkan unggulan kedua asal Yogyakarta Nasim Hamid dengan skor 8-3. Disemifinal Angga mengalahkan Naufal Ali 8-2 untuk melaju final. Sedangkan Nasim Hamid mengalahkan M Titto Zuhda 8-5.

Dikelompok 12 tahun putra, partai final mempertemukan dua yunior Blora, Dimas Rizky Pratama dan Faizal Putrantyo. Dimas akhirnya tamil sebagai juara setelah mengalahkan Faizal dengan skor 8-5.

Rheina Putri Fayla dari Kudus mengukuhkan dirinya sebagai juara KU 12 putri usai mengalahkan Wimpy Salsabila difinal dengan skor akhir 8-2. [rov]

Eros Akui Sayed Juara

Turnamen Tenis Piala AFR Bantul Seri 2 Solo

REMAJATENIS – Eros Haidar Naser dari Semarang harus mengakui keunggulan Sayed Wagearso dari Surakarta dalam final putra kelompok umur 14 tahun yang digelar di Lapangan Tenis Manahan Solo, Minggu (15/7). Difinal ia kalah 4-6,1-6.

Set pertama berjalan cukup alot dan saling mengejar angka. Eros mencuri gem pembuka dengan 1-0. Ia selalu unggul pada gem-gem awal sebelum akhirnya Sayed menyamakan kedudukan. Memimpin 2-1, 2-2, 3-2, 3-3, 4-3 hingga 4-4. Sayed yang bertekad menang meluncur meninggalkan Eros 5-4 dan berakhir dengan 6-4 pada set pertama.

Kehilangan tempo permainan diset kedua Eros hanya berhasil mengejar pada gem ketiga saat kedudukan 0-2 menjadi 1-2. Langkahnya terhenti. Sayed makin bersemangat dan menyudahi final tersebut dengan skor akhir 6-1.

Penampilan Sayed Wagearso di Piala AFR Bantul 2 Solo memang cukup baik. Ia mampu menyingkirkan unggulan pertama Zidan Harmy dibabak semifinal dengan 6-3,6-2 dan Lingga Kurniawan dibabak pertama dengan 6-4,6-1. Sementara Eros menghentikan Ifan Dwi Candra dari Magelang dua set langsung 6-3,6-1 disemifnal sehari sebelumnya. [rov]

Novela Reza Kalahkan Ayu Difinal KU 14

Novela Reza saat melawan Ayu Maharani di Piala AFR Bantul 2 Solo@rovitavareTurnamen Tenis Piala AFR Bantul 2 Solo

REMAJATENIS – Final kelompok umur 14 tahun putri Piala AFR Bantul Seri 2 di Solo mempertemukan dua yunior dari Yogyakarta, Novela Reza dan Ayu Maharani. Novela Reza yang diatas kertas lebih unggul dari Ayu akhirnya mengukuhkan diri sebagai yang terbaik dikelompoknya, Minggu (15/7) di Lapangan Tenis Manahan Solo.

Novela Reza langsung memimpin 2-0 pada awal pertandingan set pertama. Ayu memberi perlawanan pada gem ketiga dengan merebut poin menjadi 1-2. Namun keragu-raguan dalam setiap melakukan serve membuatnya harus kehilangan set tersebut. Novela unggul 6-1.

Set kedua Ayu mencuri gem pertama 1-0. Tak ingin kehlangan kesempatan Reza merebut gem kedua menjadi 1-1 dan meluncur jauh hingga skor 4-1. Ayu Maharani berusaha mengejar dengan meraih satu gem menjadi 4-2. Namun lagi-lagi kematangan dan penampilan Reza yang cukup baik membuatnya tampil sebagai juara dan menyudahi pertandingan tersebut dengan skor akhir 6-2. [rov]


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media