TERBIT 1 FEBRUARI 2012............ TURNAMEN NASIONAL REMAJATENIS JAKARTA-45 TGL 4-6 SEPTEMBER 2015 DI JAKARTA..... TURNAMEN NASIONAL REMAJATENIS SULSEL-4 TGL 4-6 SEPT 2015 DI MAKASSAR. ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0813 1031 1045...................TURNAMEN NASIONAL REMAJATENIS RIAU-2 TGL 11-13 SEPTEMBER 2015 DI PELALAWAN.... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Deria Nur Haliza Diundang ITF ikuti GSDF Tour ke Amerika


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Petenis potensial Indonesia Deria Nur Haliza sekembali dari Eropa diundang oleh ITF ikuti ITF Grand Slam Development Fund Tour ke Amerika selama tiga minggu. kembali bergabung dengan International 18 & under ITF/GDSF Team bertualang selama tiga pekan ke Amerika Utara.
Turnamen pertama diikutinya yaitu Prince George’s County International Hard Court Tennis Championships. Turnamen junior kategori Grade 1 ITF ini berlangsung di Maryland, AS, 24-29 Agustus.
Berikutnya, petenis kelahiran Grobogan, 8 Juni 1997 itu bakal menuju Quebec, Kanada berpartisipasi pada Canadian Open Junior Championships, hingga 5 September. Puncaknya, atlet asuhan Deddy Prasetyo Tennis Club (Detec) ini akan menjajal kemampuan di turnamen kategori grand slam, US Open Junior Championships di New York, AS, 6-13 September.

“Bergabung dengan tim seperti ini tidak hanya memberi kesempatan petenis junior untuk mencicipi level tertinggi kompetisi internasional, namun juga memberi pengalaman tak ternilai menjadi bagian dari touring tim arahan Federasi Tenis Internasional (ITF). Semoga Deria bisa memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya,” tutur Aga Soemarno, Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Junior PP PELTI di kantor induk organisasi tenis itu di kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Deria bergabung bersama dua petenis putri, yakni Pranjala Yadlapali dari India dan Ioana Dania Pietroiu asal Rumania serta di bagian putra, terdiri dari Chung Yunseong (Korea Selatan), Djurabeck Karimov (Uzbekistan) dan Youssef Hossam (Mesir) serta Wu Tung-lin (Taiwan). ITF/GDSF Tour Team ini didampingi pelatih Roberta Burzagli (Brasil) dan Dermot Sweeney (Zambia). Demikian menurut sumber dari PP Pelti.

Tahun lalu petenis asal Bali Tami Grende juga telah menerima undangan dari ITF ikuti America Tour sebelum US Open 2014. (S

Tiga petenis top tumbang di babak pertama AS Terbuka


REMAJA-TENIS.COM, NEW YORK Tiga petenis 10 besar AS Terbuka — Ana Ivanovic, Karolina Pliskova dan Carla Suarez Navarro, langsung tersingkir dari turnamen ini pada partai pembuka mereka, sehingga tinggal unggulan 12 Belinda Bencic yang kemungkin menantang unggulan utama Serena Williams pada perempatfinal.

Petenis Slowakia peringkat 50 dunia Dominika Cibulkova menyingkirkan unggulan ketujuh Ivanovic 6-3, 3-6, 6-3, sehingga petenis Serbia itu tersingkir lebih cepat dari turnamen itu yang pernah dia alami pula pada edisi 2009.

“Sungguh sangat mengecewakan kalah karena saya merasa sudah melewati persiapan yang matang,” kata Ivanovic. “Saya hanya harus terus bekerja.”

Setelah mundurnya unggulan ketiga dari Rusia, Maria Sharapova, Ivanovic menjadi calon lawan paling serius Serena Williams.

Unggulan kedelapan dari Ceko Karolina Pliskova juga tunbang di babak awal terhadap petenis tuan rumah Anna Tatishvili 6-2, 6-1, sedangkan unggulan sepuluh Suarez Navarro ditumbangkan petenis Ceko lainnya Denisa Allertova 6-1, 7-6 (7/5).

Sedangkan satu lagi rival Williams, yakni Venus Williams, tujuh kali juara Grand Slam, maju ke babak berikutnya setelah unggulan 23 itu menaklukkan petenis Puerto Rico Monica Puig 6-4, 6-7 (7/9), 6-3.

Juara bertahan AS Terbuka tiga tahun terakhir Serena Williams, petenis nomor satu dunia, berusaha menyelesaikan tahun kalender Grand Slam yang pertama sejak Steffi Graff melakukannya pada 1998 dan menyamai rekor 22 gelar turnamen Grand Slam

Williams yang kalah dari remaja Swiss Belida Bencic yang mengalahkannya pada semifinal Toronto lalu, bisa saja menghadapi Bencic pada perempatfinal.

Serena melewati babak pertama sehari sebelumnya melawan petenis Rusia peringkat 86 Vitalia Diatchenko, demikian AFP.(antaranews)

US OPEN 2015 Djokovic Menang Mudah, Nishikori Angkat Koper


REMAJA-TENIS.COM,NEW YORK – Novak Djokovic tak menemui kendala berarti untuk melewati babak pertama grand slam Amerika Serikat Terbuka. Djokovic menang mudah atas petenis Brasil, Joao Souza.

Tampil di Arthur Ashe Stadium, New York, Selasa (1/9/2015) dinihari WIB, Djokovic cuma butuh satu jam 11 menit untuk menyudahi perlawanan Souza. Petenis nomor satu dunia itu menang tiga set langsung dengan skor 6-1, 6-1, 6-1.

Djokovic selanjutnya akan menghadapi Vasek Pospisil (Kanada) atau Andreas Haider-Maurer (Austria) di babak kedua. “Saya cuma berharap bisa main seperti ini terus. Jika saya mampu melakukannya, saya pikir saya punya peluang yang cukup bagus melawan siapapun,” kata Djokovic seperti dilansir detiksport.

Sementara pada pertandingan lainnya, kejutan besar terjadi ketika unggulan keempat asal Jepang, Kei Nishikori, tersingkir. Nishikori dijegal oleh petenis Prancis, Benoit Paire, dalam duel maraton sepanjang lima set yang berakhir dengan skor 4-6, 6-3, 6-4, 6-7, 4-6.

Bagi Nishikori, hasil ini merupakan sebuah kemunduran. Pasalnya, tahun lalu dia bisa menembus babak final AS Terbuka sebelum akhirnya kalah dari Marin Cilic.

Cilic sendiri mengawali perjuangannya untuk mempertahankan gelar dengan mengalahkan Guido Pella 6-3, 7-6, 7-6 di babak pertama. Unggulan kesembilan asal Kroasia itu selanjutnya akan berhadapan dengan Evgeny Donskoy.

Petenis Spanyol yang jadi unggulan ketujuh, David Ferrer, juga melangkah ke babak kedua. Ferrer lolos setelah mengalahkan Radu Albot 4-6, 7-5, 6-1, 6-0. Lawan yang akan dia hadapi di babak kedua adalah Filip Krajinovic. (solopos.com)

Resep Cantik dan Bugar Ala Ana Ivanovic


REMAJA-TENIS.COM,Sebagai atlet tenis profesional, Ivanovic tentunya juga harus menjaga tubuhnya tetap fit. Karenanya ia cukup memperhatikan waktu istirahatnya.
Petenis asal Serbia itu mengaku selalu berusaha tidur selama sembilan jam setiap harinya, meski hal itu tak selalu terjadi.

“Saya butuh sembilan jam tidur karena semua aktifitas yang saya lakukan. Itu tak selalu terjadi, tapi saya benar-benar berusaha. Saya biasanya bangun sekitar pukul tujuh pagi,” tuturnya.

Saat bangun pagi hari, Ivanovic juga melakukan hal yang dilakukan banyak orang pada umumnya. Seperti mendengarkan musik sambil menikmati kopi hitam dan membaca surat kabar.

“Hal pertama yang saya lakukan adalah menyetel musik dan membuat kopi hitam. Saya kembali ke tempat tidur 10 menit selama saya minum kopi. Setelahnya saya membaca surat kabar dan menjawab pesan dari keluarga. Seringkali ada perbedaan zona waktu yang gila antara kami. Selanjutnya, saya gosok gigi, cuci muka, memakai krim wajah, dan bersiap latihan,” ucapnya.
Ana Ivanovic memang biasa berlatih tenis pada pagi hari. Namun jika tak sempat, ia melakukannya pada malam hari. Jika berlatih tenis pada pagi hari, Ana Ivanovic baru menyantap sarapan setelah latihan. Namun jika akan bertanding pada pagi hari, Ivanovic memilih sarapan terlebih dulu.

“Kebanyakan saya berlatih pagi hari, tapi saya juga berlatih saat malam hari. Saya melakukan berbagai jenis latihan pada pagi hari. Jika saya berlatih pagi hari, saya sarapan setelahnya. Tapi latihan tenis terlalu lama dan intens. Jika saya bertanding pagi hari, saya harus sarapan dulu,” jelasnya (tribunnews)

Kebiasaan Mandi Es Ala Ana Ivanovic: Sirkulasi Tubuh Terjaga


REMAJA-TENIS.COM,Menjalani pertandingan tenis selama berjam-jam tentu melelahkan. Setiap atlet tenis memiliki kebiasaan tersendiri bagaimana mereka menghabiskan waktunya usai bermain dalam sebuah pertandingan. Seperti Ana Ivanovic, yang mengaku suka mandi es setelah bertanding.
Ana Ivanovic banyak bercerita mengenai kebiasaan dan tips perawatan kecantikan yang dilakukannya saat wawancara bersama Allure.
Termasuk menjelaskan alasan dirinya suka mandi es dan pijat es. Menurutnya melakukan mandi es pada awalnya memang berat, namun ia merasa lebih baik setelahnya karena membantu sirkulasi dalam tubuh.
“Itu sulit, tapi saya merasa lebih baik setelahnya. Setelah pertandingan, di hotel tempat saya menginap, saya akan memanggil dan meminta lima ember es. Mereka membawakan satu, dan saya seperti ‘tidak, saya perlu mengisi seluruh bak mandinya’,” ujar Ivanovic.
“Saya melakukannya selama lima menit (di bak mandi), dua menit keluar, dan lima menit masuk kembali. Atau 90 detik masuk, 30 detik keluar, dan 90 detik masuk kembali. Itu tergantung bagaimana saya merasakannya. Pijat es sebenarnya pijat biasa, tapi menggunakan es batu,” lanjutnya.
Ana Ivanovic memang tidak langsung mandi es setelah bertanding. Kekasih Bastian Schweinsteiger itu biasanya pergi ke gym terlebih dahulu untuk melakukan cooling down. Saat melakukan cooling down, Ivanovic biasa menggunakan latihan sepeda selama tujuh menit.
Setelahnya, ia melakukan peregangan, melatih otot perut, dan melakukan angkat beban yang ringan selama lima menit. “Kemudian saya mandi es dan pergi menemui media. Saya hanya butuh waktu satu jam untuk melakukan semua itu,” ucapnya.(Foto Ana d Bastian S/tribunnews)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media