TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1438 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. KEJURNAS AFR REMAJATENIS SUMSEL -XVI TGL 14-16 JULI 2017 DI PALEMBANG....,,,.KEJURNAS AFR REMAJA TENIS SULSEL-XI TGL 14-16 JULI 2017 DI MAKASSAR,,..., AFR REMAJATENIS KALTENG TGL 21-23 JULI 2017 DI PALANGKA RAYA ......JAKARTA-64 TGL 4-6 AGUTUS 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA... REMAJA TENIS CIREBON 1-3 SEPT 2017 DI CIREBON . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA... IKUTILAH WWW.REMAJATENIS.BLOGSPOT,COM ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Yayuk: tenis bukan sekedar olahraga

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA.- Mantan petenis putri terbaik Indonesia Yayuk Basuki menilai tenis bukan hanya sekedar olahraga, namun lebih menyenangkan lagi yakni menjadi jalan mengenal dunia dan mencari persahabatan.

“Tenis itu bukan sekedar olahraga, tapi jadi sarana untuk mengenal dunia luar dan menambah teman dari negara lain,” kata Yayuk di Lapangan Tenis Hotel Sultan, Jakarta, Kamis.

Yayuk mencontohkan hubungan pertemanannya dengan legenda tenis Thailand Tamarine Tanasugarn yang bertemu pertama kali pada tahun 1991 di Pattaya, Thailand.

Selepas pertemuan itu, meskipun menjadi rival berat, keduanya bisa menyampingkan rivalitas mereka jika bertemu di luar lapangan.

“Kalau di dalam lapangan, tentunya kami harus profesional dan sama-sama tidak mau kalah. Tapi setelah itu, dia tidak ada bedanya dengan keluarga saya sendiri. Hal-hal seperti ini menyenangkan sekali, dan terus membuat kami bisa bermain dengan baik,” kata Yayuk.

Akan tetapi, Yayuk melihat hal ini hampir tidak terjadi lagi di masa sekarang di mana menurutnya tenis lebih banyak sebagai cara berbisnis. Karena hal itu juga, lanjut dia, tidak heran banyak pemain-pemain muda yang kerap mengalami “homesick” (rasa kangen) kala harus berada di luar negeri dalam waktu lama untuk tur.

“Karena hanya buat bisnis, pola pikirnya jadi berbeda juga. Mereka jadi sulit mendapat teman, dan akhirnya malah banyak tertekan. Hal ini juga yang mempengaruhi mandeknya pertumbuhan tenis Indonesia,” kata Yayuk.

Dampaknya secara tak langsung, Yayuk melihat, belum ada petenis Tanah Air yang bisa menyamai kualitas dirinya maupun petenis-petenis besar Indonesia lainnya.

“Tentunya, saya berharap tenis bisa populer lagi seperti dulu, supaya mereka yang bermain tenis bisa menganggap ini adalah olahraga yang menyenangkan, bukan hanya sekadar buat bisnis,” ujarnya.(antaranews.com)

Micahel Tanoso dan Cahya Septiningrum Juara 18 Tahun

REMAJA-TENIS.COM, CIREBON. Siswa Kelas XII IPA 1 SMAN 1 Cikarang Pusat, Michael Robert Tanoso berhasil mengukir kemenangan sebagai juara tunggal kelompok 18 tahun putra diajang Kejurnas RemajaTenis Cirebon-2 yang berlangsung sejak 8-10 September 2017 di lapangan tenis Sakapura, Cirebon.

Keberhasilan Michael dengan modal kidal membuat lawannya difinal Rifky Ananda Soemantri asal Karawang kewalahan sejak set awal. Servis gledek Michael sebagai pembuka kemenangan karena mayoritas kemenangan akibat sulit pengembalian servis Michael oleh Rifky. Set pertama Rifky hanya bisa bertahan dalam 2 set saja sebelum ditutup 6-2. Udara terik melanda kota Cirebon juga sebagai ajang ujui fisik setiap atlet yang bertanding selama 3 hari ini.

Memasuki set keduapun Michael tetap konsisten dengan permainannya membuat Rifky tidak bisa berbuat apa apa walaupun sudah mencoba berikan perlawanan dan Michaelpun bermain cukup percaya fdiri dengan berikan pukulan pukulan yang membuat Rifky harus bekerja keras. Akhirnya berbuah kemenangan bagi Michael yang menutup set kledua dengan telak 6-0.

Sebelumnya disemifinal Michael berhasil menyisihkan petenis asal Jakarta Anto Risyanto 6-3 6-4, sedangkan Rifky berhasil mengalahkan petenis tuan rumah Kharisma Agung 6-1 6-0.

Kelompok putri petenis tuan rumah Cahya Septiningrum berhasil membawa pulang gelar juara setelah menumbangkan ungulan kedua Intan Dwi Cahyaningrum 6-3 3-6 10-8. Sebelumnya disemifinal Cahya berhasil menumbangkan ungulan utama asal Jakarta Christy Isman 7-5 6-3, sedangkan Intan mengalahkan Ismi Afifah Ramadina asal Cirebon 6-3 6-3.

Kejurnas RemajaTenis Cirebon-2 dimulai tanggal 8 September 2017 dibuka oleh Ketua Umum KONI Kota Cirebon didampingi anggota DPRD dari Fraksi Demokrat.

Mengomentari hasil pertandingan di Cirebon, August Ferry Raturandang selaku promotor RemajaTenis melihat potensi petenis dikota Cirebon cukup besar. Buktinya 4 gelar juara dipegang oleh petenis Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon

” Sudah saatnya petenis di Cirebon dan sekitarnya diberikan kesempatan yang sama dengan petenis kota lainnya. Caranya digelar kembali turnamen turnamen nasional sesering mungkin.” ujarnya.

Dikatakan pula dukungan juga datang dari masyarakat asal Cirebon yang peduli terhadap pertenisan kota Cirebon seperti David Budiman yang cukup mendorong August Ferry Raturandang untuk bisa berbuat untuk kota Cirebon. ” Terima kasih Pak David Budiman.”

Selanjutnya kegiatan RemajaTenis Jakarta-65 dilaksanakan di lapangan tenis Kelapa Gading Sport Club Jakarta Utara p[ada tanggal21-24 September 2017

Petenis Tuan Rumah Kuasai Kelompok 16 Tahun

REMAJA-TENIS.COM, CIREBON. Petenis tuan rumah mulai beraksi dikelompok 16 tahun. Natasha Emmanuella Santosa asal Cirebon berhasil mempertaruhkan nama tuan rumah setelah difinal berhasil mengalahkan petenis Tegal Yunizar Lusida Putri 6-4 6-1.

Set pertama cukup sengit perlawanan dilakukan oleh Yunizar, tetapi dengan modal forehand kerasnya Natasha berhasil mengendalikan angka sehingga bisa unggul diset pertama. Hal yang sama diset kedua dilakukan oleh putri mantan petenis nasional Joice Riana Suteja sehingga bisa menang lebih mudah dan menutup set kedua 6-1. Natasha berhak menjadi juara.

Disemifinal Natasha berhasil menumbangkan ungulan 2 asal Cilegon Melanie Oka Sabina dalam pertandingan cukup ketat. Set pertama Natasha begitu mudahnya menunudukan perawanan Melanie yang banyak buat kesalahan sendiri. Tetapi diset kedua keadaan berbalik setelah Melanie sudah menemui performancenya. Bahkan Melanie begitu mudah ungul 6-1. Set penentuan terjadi , kedua pemain salaing kejar mengejar angka, tetapi keberuntungan kembali ditangan Natasha dan ungul 12-10 dalam perebutan super tie break.

Disemifinal Yunizar berhasil menumbangkan unggulan utama asal Jambi Bella Ayu Setiani. Yunizar berhasil mengatasi pukulan sikidal Bella sehingga membuat Bella banyak buat kesalahan sendiri. Yunizar menang 6-2 6-4

Kelompok putra, petenis tuan rumah Bregastya Safruddin berhasil keluar sebagai juara setelah difinal menumbangkan unggulan 2 asal Tegal, Setyo Pambudi 6-4 6-4. Disenifinal Bregastya berhasil menumbangkan unggulan 3 asal Musi Bantyuasin (Sumsel) Syahrul Ramadhan 6-2,6-2. Sedangkan Setyo Pambudi mangalahkan Wismoyo Adi Linuwih asal Brebes 6-1 6-1.

Kejurnas RemajaTenis Cirebon-2 berlangsung sejak 8-10 September 2017 di lapangan tenis Sakapura Cirebon.
Keberhasilan petenis tuan rumah ini menunjukkan tuan rumah masih ada potensi dikelompok yunior. Demikian komentar August Ferry Raturandang selaku romotor RemajaTenis di lapangan tenis Sakapura.

” Sebaiknya hasil RemajaTenis Cirebon-2 ini bisa digunakan oleh Pengcab Pelti Cirebon mempersiapkan tim tenis menghadapi PORDA atau PORPROV 2018 di Cibinong.” ujar August Ferry Raturandang

Achmad Fauzan Pertahankan reputasi Kabupaten Cirebon

REMAJA-TENIS.COM, CIREBON. Petenis cilik asal Bandung Sabrina Adia Putri berhasil mengondol gelar juara kelompok 10 tahun putri di Kejurnas RemajaTenis Cirebon-2 yang berlangsung sejak 8-10 September 2017 di lapangan tenis Sakapura Cirebon. Difinal Sabrina berhail mengalahkan petenis cilik asal Jakarta Catelyn Isman 8-5.
Pertandingan kedua petenis sebenarnya seimbang, hanya saja ketika ada kesalahan wasit yang tidak melihat jatuhnya bola menimpa kaki Sabrina, sehingga membuat mental Catelyn jatuh. Dan perlawananpun menjadi kendor dan berakibat perlawanannya menurun.
Ketika hal ini ditanyakan oleh Referee, wasit yang bertugas mengatakan tidak melihat peristiwa tersebut. Referee mengakui lemahnya wasit wasit yang bertugas akibat minimnya turnamen nasional dikota Cirebon.

Keompok 12 tahun putra, petenis asal Kabupaten Cirebon, Achmad Fauzan berhasil keluar sebagai juara setelah difinal mennumbangkan ungulan 2 asal Musi Banyuasin (Sumatera Selatan), Jackquilynn Zavio Audrey Yoza 8-5
Disemifinal Achmad Fauzan juga berhasil mengalahkan Rafael Dandi Perwira Paska asal Semarang 805. sedangkan Jackquilynn menyisihkan petenis cilik asal Ciamis M.Hadi Albuhari 8-0

Kelompok putri 12 tahun, Galuh Retno Wulanasal Tegal berhasil keluar sebagai juara setelah difinal menumbangkan unggulan utama asal Jakarta Nicole Isman 8-2. Disemifinal Galuh menumbangkan unggulan 2 asal Cirebon Siti Lailatul Farah 8-3, sedangkan Nicole Isman menyisihkan Dinda Alyssa Lusida Putri asal Tegal 8-3.

Audric dan Nurin keluar sebagai Juara kelompok 14 tahun

REMAJA-TENIS.COM, CIREBON. Petenis kelahiran 2005 asal Kabupaten Bekasi berhasil mengondol gelar juara kelompok 14 tahun putra diajang Kejurnas RemajaTenis Cirebon-2 yang berlangsung di lapangan tenis Sakapura. Audric Madyapanna berhasil menyisihkan ambisi petenis tuan rumah Timothy Lucian Tandean 7-6(5) 6-3. Keberhasilan petensi tuan rumah kefinal setelah sebelumnya disemifinal berhasil menumbangkan unggulan 1 asal Palembang Rafa Saptya 6-1 6-4. Hal yang sama dilakukan Audric disemifinal menyisihkan petenis asal Tegal Azmi Basyar Maulana 6-0 6-1.

Keberhasilan Audric berkat ketekunannya menghadapi lawan lawannya diudara panas terik kota Cirebon.
” Terima kasih kepada Tuhan yang telah berikan kekuatan kepada saya sehinga bisa jadi juara.” ujar Audric setelah memetik kemenangan dilapangan tenis Sakapura.

Atlet asal Cilegon Banten, Nurin Nabila Wahyu Agustin sebagai non ungulan berhasil keluar sebagai juara dikelompok putri 14 tahun. Nurin disemifinal berhasil menumbangkan unggulan 2 asal Sumedang Zulfa Amatilah 6-0 6-2. Sedangkan lawannya difinal adalah Risma Azizah Lutfiani asal Brebes. Nurun diset pertama cukup dapatkan perlawanan dari Risma tetapi akhirnya Nurin berhasil menutup set pertama 7-5. Memasuki set kedua Nurin tampil lebih percaya diri berhasil menutup kemenangan 602 sehinga berhasil menggondol gelar juara.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media