TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ...... ..... . ..REMAJATENIS JAKARTA-73 TGL 14-16 SEPTEMBER 2018 DI LAP TENIS MARINIR CILANDAK..........REMAJATENIS BANDUNG TGL 21-23 SEPT DI LAP TENIS CARINGIN BANDUNG.....ASIAN PARA GAMES 2018 ,MULAI 6-13 OKTPOBER 2018......... MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Jokowi Memotivasi Kaum Difabel di Pembukaan Asian Para Games 2018,

REMAJA-TENIS.COM,JAKARTA-Pembukaan Asian Para Games 2018 menyalurkan pesan kemanusiaan, dan memberikan pemahaman mengenai disability. Mereka punya kekurangan tapi sekaligus juga memiliki kelebihan.
Spirit itu coba ditularkan Presiden Jokowi kepada kaum difabel saat membuka Asian Para Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno, kemarin. Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto memuji Presiden Jokowi yang menggunakan bahasa isyarat dalam sambutan.

“Presiden Jokowi menggunakan bahasa isyarat sebagai bentuk dukungannya kepada kaum difabel,” kata Hasto.

Aksi Jokowi, bersama penyandang disabilitas Karunia dan atlet panahan Abdul Hamid melepaskan anak panah membidik tulisan DISABILITY yang membuat huruf DIS jatuh dan tersisa tulisan ABILITY.

“Ini tidak sekedar atraksi yang menghibur. Presiden menggulung lengan kemeja sebelum memanah. Presiden Jokowi ingin memberi motivasi bagi semua penyandang difabel bahwa banyak hal positif yang bisa dan mampu dilakukan,” ujarnya.
“Termasuk menciptakan prestasi meski kondisi tubuh tak sempurna. Ini sejalan dengan semangat kerja, kerja dan kerja yang dikampanyekan Presiden Jokowi,” papar Hasto, Minggu (7/10/2018).

Pemerintah juga memberikan apresiasi bagi atlet yang berprestasi di Asian Para Games dengan nilai yang sama dengan atlet peraih medali Asian Games 2018 lalu.

“Ini sesuai dengan spirit Asian Para Games, We are one. Kita ini adalah sama,” tegas Hasto.
Ditegaskan, parade miniatur rumah ibadah dan rumah adat yang mengawali upacara pembukaan sesuai dengan spirit dan tema Asian Para Games.

“Meskipun beda agama, budaya, termasuk beda kemampuan fisik kita adalah satu. Satu bangsa Indonesia dalam bingkai NKRI. Selamat bertanding kepada seluruh atlet,” pungkas Hasto.(www.tribunews.com)

Citi Indonesia Dukung Penyelenggaraan Asian Para Games 2018

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA– Citi Indonesia (Citibank) hari ini mengumumkan dukungannya terhadap penyelenggaraan Indonesia 2018 Asian Para Games sebagai Official Sponsor, yang akan berlangsung di Jakarta pada tanggal 6 – 13 Oktober 2018.

Peresmian dukungan dilaksanakan di Citibank Tower, SCBD Lot 10 oleh CEO Citi Indonesia Batara Sianturi, Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Elvera N. Makki, beserta jajaran direksi Citibank, serta dihadiri Wakil Direktur PR dan Media INAPGOC Tina Talisa, dan Head of International Relations Division National Paralympic Committee of Indonesia Sukanti Rahardjo Bintoro.

Hingga 3.000 karyawan Citibank termasuk relay di lima kota, yaitu Bandung, Denpasar, Medan, Semarang, dan Surabaya mendapat kesempatan berjumpa dengan #ParaInspirasi yaitu para atlet yang akan bertanding dalam ajang ini,

Di antaranya atlet Paraswimming dan peraih lima emas ASEAN Para Games 2017 Jendi Pangabean, Atlet Para Powerlifting dan peraih medali perunggu Rio Paralympic 2016 Ni Nengah Widiasih serta Atlet Tenis Meja dan peraih medali perunggu London Paralympic 2012 Dian David Michael Jacobs.

“Sebagai bank berskala global, Citi memiliki komitmen untuk menjamin keberagaman budaya dan inklusivitas baik secara internal maupun dalam komunitas, dimana perbedaan latar belakang serta pengalaman setiap orang sangat kami akui dan hargai. Kerjasama yang kami lakukan bersama dengan INAPGOC dan National Paralympic Committee of Indonesia memungkinkan kami melaksanakan misi kami bersama guna menciptakan masyarakat yang inklusif dan mampu menerima segala bentuk perbedaan,” kata CEO Citi Indonesia Batara Sianturi, dalam sambutannya.

Indonesia 2018 Asian Para Games merupakan pesta olahraga atlet disabilitas berskala internasional. Tahun ini merupakan tahun ketiga penyelenggaraan Asian Para Games, serta merupakan yang pertama kalinya diadakan di Jakarta, Indonesia.

Dengan mengusung slogan “Inspiring Spirit and Energy of Asia”, ajang multi-sport ini direncanakan akan diikuti oleh sekitar 3000 atlet Paralimpik dari 43 negara, yang akan mempertandingkan 15 cabang olahraga Paralympic serta tiga cabang olahraga Non Paralympic.

“Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menyukseskan penyelenggaraan Asian Para Games yang untuk pertama kalinya diadakan di Indonesia, khususnya mitra global seperti Citi. Kami harap dukungan yang diterima dari berbagai pihak serta masyarakat mampu menghasilkan prestasi maksimal dari para atlet paralimpik Indonesia yang berlaga dalam ajang ini dan menunjukkan posisi strategis Indonesia di ajang olahraga berskala internasional. Harapan kami prestasi para atlet paralimpik Indonesia akan menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menggapai prestasi kelas Dunia,” kata Wakil Direktur PR dan Media INAPGOC Tina Talisa.(suaramerdeka.com)

RemajaTenis Jakarta ke 73 Munculkan Petenis Muda Berbakat

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Laga pamungkas kejuaraan nasional (kejurnas) RemajaTenis Jakarta ke 73 mempertandingkan petenis Karawang kontra petenis Kudus di babak final nomor tunggal putra kelompok umur 18 tahun.

Pada partai puncak tersebut, petenis yunior asal Karawang, Rifky Ananda Somantri tampil meyakinkan dan bisa melayani permainan Sebastian Hanzel asal Kudus, Jawa Tengah dalam dua set. Pada set pertama, kedua petenis saling beradu groundstroke baik forehand maupun backhand. Namun Rifky lebih mendominasi jalannya pertandingan dan berhasil mengunci set yang pertama dengan skor 6-4.

Pada set yang kedua, Sebastian tak mampu melanjutkan jalannya laga setelah mengajukan perawatan medis pada gim yang ketiga. Sebelumnya Sebastian terlihat sudah mulai terlihat pincang akibat kakinya terkelupas.

Di kelompok umur 16 tahun putra, Sulistyo Wibowo (DKI) keluar sebagai juara setelah mengalahkan Digmar Rachmat Ghaffary asal Bogor, straight set, 6-4 dan 6-1.
Sedangkan pada kelompok umur 16 tahun putri, keluar sebagai juara Zoelfanny W Saputra (Tangerang) setelah menang telak atas Keishia Saridevi S dari Jakarta.

Untuk kelompok umur 14 tahun putra, keluar sebagai juara petenis asal Bandung, M Hidayatullah Rezky Djufri yang berhasil mengalahkan Razan Dhawy dari DKI Jakarta, dua set langsung, 6-4 dan 6-1. Sementara pada kelompok umur 14 tahun putri, gelar juara diraih oleh Nazwa Syamsabilla asal Ciamis setelah di final mengalahkan petenis yunior asal Tangerang Selatan, Justmin DaCosta, melalui pertarungan cukup sengit yang harus diselesaikan melalui super tie break, dan berkesudahan dengan skor 6-7(5), 6-3, dan 10-5.

Rafalentino DaCosta, putra mantan petenis nasional, Sebastian DaCosta, sukses merengkuh juara kelompok umur 12 tahun putra setelah pada babak final mengalahkan petenis yunior dari DKI Jakarta, Matthew Bradley Listijadhi, dengan skor 8-5. Sedangkan kelompok umur 12 tahun putri, gelar juara diraih oleh petenis asal kota Malang, Jawa Timur, Zoelfanka Saputra yang mencatatkan kemenagan atas petenis asal Bukukumba Sulawesi Selatan, Fitri Nabelita Ridwan, 8-3.

Petenis tuan rumah, Joachim Mika Gunawan menjadi yang terbaik di kelompok umur 10 tahun putra setelah mengalahkan petenis yunior dari Karawang, Raihan Somantri, dengan skor ketat 9-8(4). Sementara untuk kelompok umur 10 tahun putri, petenis tuan rumah, Mischka S Goenadi berhasil keluar sebagai juara setelah di final menundukkan Marvena Maulida dari Serang, 8-6.

Kejurnas RemajaTenis Jakarta ke 73 berlangsung sejak 12 hingga14 September 2018 di lapangan tenis Marinir Cilandak Jakarta, diikuti 100 petenis yang datang dari berbagai daerah seperti Jambi, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta dan bahkan ada yang datang dari Jepang.

“Kami cukup puas melihat animo peserta karena selalu ada wajah-wajah baru yang datang.” ujar Albert Ferdinand Raturandang selaku penyelenggara.

Dikatakan pula, agenda kejurnas RemajaTenis di bulan Oktober sudah dijadwalkan akan dihelat pada tanggal 12 sampai dengan 14 Oktober 2018 ditempat yang sama. (arayana)

Harga Tiket Upacara Pembukaan Asian Para Games 2018

REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA – Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 ( Inapgoc) menyatakan bahwa harga tiket untuk upacara pembukaan Asian Para Games 2018 berkisar mulai dari Rp 500.000 hingga Rp 2.500.000.

“Untuk tiket pembukaan Asian Para Games 2018, harganya mulai dari Rp 500.000 yang paling murah sampai Rp 2.500.000 yang paling mahal,” kata Wakil Direktur Media dan PR Inapgoc, Tina Talisa, di Jakarta, Selasa (18/9/2018). Sebelumnya, melalui akun resmi Twitter Asian Para Games 2018, @asianpg2018, Inapgoc telah mengumumkan harga tiket pembukaan. Tiket tersebut dibagi menjadi empat kelas dengan harga yang berbeda-beda.

Kelas bronze tiket dihargai Rp 500.000, kelas silver Rp 750.000. Adapun untuk kelas golden dihargai Rp 1.500.000 serta kelas platinum Rp 2.500.000.

Lebih lanjut, dia menyatakan, informasi mengenai waktu dan tempat-tempat penjualan tiket tersebut akan disampaikan pada Kamis (20/9/2018). Pihaknya pun berharap masyarakat sabar menunggu hingga waktu tersebut. “Hari Kamis (20/9/2018) nanti, kami akan mengumumkan informasi lengkap mengenai tiket untuk pembukaan, pertandingan, dan lain-lain. Selain itu, hari Kamis itu juga tiket-tiket sudah mulai dijual kepada masyarakat,” ujar Tina.

Sementara itu, berkaitan dengan upacara pembukaan Asian Para Games yang akan dilaksanakan pada 6 Oktober 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, pihaknya mengaku telah menyiapkan serangkaian acara pertunjukan.

“Dalam upacara pembukaan itu, kami sudah siapkan serangkaian acara, tetapi belum bisa kami bocorkan sekarang, masih rahasia. Nanti akan ada penampilan dari para penyandang disabilitas, ada juga penyanyi disabilitas, dan masih banyak lagi,” tutur Tina. Dia pun mengaku optimistis penyelenggaraan Asian Para Games 2018 akan mendapatkan sambutan yang meriah dan positif dari masyarakat sehingga dapat berjalan dengan sukses.

“Untuk acara pembukaannya, tidak akan kalah seru sama Asian Games. Yang pasti, Asian Para Games 2018 bukan hanya pesta bagi para penyandang disabilitas, melainkan ini juga merupakan pesta kita semua,” kata Tina.

Asian Para Games akan diselenggarakan mulai 6 hingga 13 Oktober 2018 dan diikuti oleh 41 negara peserta National Para Olympic dengan total 2.800 atlet, 1.800 ofisial, serta 500 media, baik dari dalam maupun dari luar negeri. Terdapat sebanyak 18 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam ajang tersebut, antara lain bola basket, bola voli, anggar, tenis meja, renang, menembak, judo, bersepeda, catur, angkat beban, bowling, bola gawang, bulu tangkis, lari, panahan, boccia, bola tangan, dan tenis.(kompas.com)
Editor : Eris Eka Jaya

Hari Ini, Kirab Obor Asian Para Games Singgah di Makassar

REMAJA-TENIS.COM, MAKASSAR- Kirab obor Asian Para Games 2018 pada hari Rabu (12/9/2018) akan singgah ke ibu kota Sulawesi Selatan, Kota Makassar. Rencananya, obor akan diarak keliling Kota Makassar dari kantor gubernur hingga ke Lapangan Karebosi. Koordinator Panitia Pawai Obor Kota Makassar, Angelica Maria Rompas, mengaku optimistis acara ini akan berjalan lancar. “Kami sudah siap melaksanakan pawai Obor Api Asian Para Games III secara maksimal,” kata Koordinator Panitia Pawai Obor Kota Makassar, Angelica Maria Rompas, dalam siaran pers yang diterima BolaSport.com, Selasa (11/9/2018)

“Yang pasti, kami akan kemas acaranya dengan baik sehingga membawa kesan dan pesan baik bagi masyarakat Kota Makassar sekaligus menyukseskan kampanye Indonesia sebagai negara ramah kaum disabilitas yang sejak awal digaungkan Pak Raja Sapta Oktohari,” ujar Angelica.

Obor api Asian Para Games III dengan slogan “Gelorakan Semangat Peduli Disabilitas” sudah diterbangkan dari Ternate sejak 9 September lalu ke Makasar. Begitu tiba, api langsung diinapkan di rumah jabatan Gubernur Sulsel. Pawai obor di kota Makassar ini akan dihadiri berbagai kalangan. Mereka adalah Ketua Panitia Pelaksana Asian Para Games (Inapgoc) Raja Sapta Oktohari, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Kapolda Sulsel Irjen Umar Septono, Kasdam XIV Hasanuddin, Brigjen TNI Budi Sulistijono, dan pejabat setempat.

” Kami juga mengundang berbagai komunitas disabilitas lainnya untuk memeriahkan pawai obor api Asian Para Games III,” ucap Angelica.

Pihak panitia juga akan menghadirkan trio paralimpian Sulsel. Mereka adalah Bahar Rahman (peraih medali emas cabang atletik ASEAN Para Games Vietnam 2005) sebagai pembawa obor didampingi Suwarni (peraih tiga emas cabang atletik Porcanas Kalimantan Timur 2008), dan Saldi (peraih emas cabang bulu tangkis Peparnas Riau 2012). (kompas.com)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media