TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... JUARA .KEJURNAS AFR REMAJATENIS SULSEL-IX DI MAKASSAR .... FEBBYARO RIBY (DKI JAKARTA, KU 10 PI), M.RAISYA AZZAKI ( MAKASSAR 10 PA), ANNISA AZZAHRA (BALIKPAPAN 12 PI), MUH. ALIEF R (MAKASSAR 12 PA), NOVIA RAHMADHANI (BALIKPAPAN 16 PI), OSCARLINO HALIM ( MAKASSAR 16 PA), MUH RINALDY NB (PALOPO 18 PA).... ... ...KEJURNAS AFR REMAJATENIS JAKARTA-59 TGL 13-15 JANUARI 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Bangkok Tuan Rumah World Junior Tennis 2017


REMAJA-TENIS.COM, BANGKOK. Bangkok menjadi tuan rumah pertama final acara Kualifikasi 2017 untuk ITF World Junior Tennis pada 20-25 Maret.
Tujuh belas negara akan mengambil bagian di ibukota Thailand untuk Asia / Oceania babak Kualifikasi Kelompok umur 14 tahun.

Australia, Tiongkok , Hong Kong, India, Indonesia, Jepang, Kazakhstan, Korea, Republik, Lebanon, Selandia Baru, Filipina, Sri Lanka, Suriah, Uzbekistan, Taiwan dan Thailand Untuk memperebutkan salah satu dari empat tempat kualifikasi ke ITF World Junior Tennis Final di Prostejov, Republik Ceko pada 07-12 Agustus 2017.

Petenis Asia / Oceania telah menikmati banyak kesuksesan di ITF World Junior Tennis dalam beberapa tahun terakhir, dengan lima tim dari wilayah tersebut untuk lolos memperebutkan gelar di Prostejov dalam enam tahun terakhir.

Republik Korea dan Jepang diperebutkan 2011 , sementara pemenang tahun itu Korea, juga memenangkan gelar di tahun 2015 setelah berhasil sebagai runner-up pada tahun 2012. Baru-baru ini, Tiongkok, finalis tahun lalu, jatuh ke Argentina di TK Prostejov Club.

Semua tiga negara akan memiliki harapan yang tinggi dari kualifikasi untuk lolos tantangan gelar pada bulan Agustus.

Sejumlah pemain terbaik dunia telah mengambil bagian dalam ITF World Junior Tennis selama bertahun-tahun – termasuk bakat wilayah Asia / Oceania yang paling tertinggi, Kei Nishikori, yang bermain di 2003 Akhir dengan kekalahan 2-1 untuk pimpinan Muda Donald USA tim.

Indonesia turun dengan materi Azmi Januarsyah asal Jambi, Naufaldojati Agatra, dan Made Eskar Revilla.(itftennis.com)

Angka-Angka Menarik dari Gelar Juara Kelima Federer di Indian Wells


REMAJA-TENIS.COM,INDIAN WELLS. – Roger Federer sukses meraih gelar juara Indian Wells Masters 2017. Tak hanya meraih titel, petenis 35 tahun itu sekaligus mengukir angka-angka menarik dari sana.

Federer memastikan gelar juara Indian Wells usai meraih kemenangan atas rekan senegaranya Stanislas Wawrinka 6-4, 7-5 di Indian Wells Tennis Garden, California, yang usai pada Senin (20/3/2017) pagi WIB. Laga itu bergulir dalam tempo satu jam 20 menit.

Pujian pun diberikan oleh lawan, Wawrinka, kepada Federer. Meski kecewa dengan hasil yang diraihnya, Wawrinka, 31 tahun, salut atas keberhasilan Federer, 35 tahun.

“Saya mengucapkan selamat kepada Roger. Siapapun yang mencintai tenis akan senang menyaksikan penampilan dia,” kata Wawrikan seperti dikutip ESPN.

Gelar juara itu dicatatkan Federer dengan statistik menarik lain. Titel itu menjadi koleksi kelima Federer di Indian Wells. Jumlah itu menyamai koleksi petenis Serbia, Novak Djokovic, di ajang serupa.

Dengan usia 35 tahun dan tujuh bulan, Federer menjadi juara tertua turnamen ATP Masters 1000 yang merupakan ajang tenis kasta ketiga dunia, di bawah empat turnamen Grand Slam dan ATP World Tour Finals.

Statistik menarik lain dicatatkan ESPN dari sukses Federer. Berikut rangkumannya.

2 – Juara di Indian Wells ini menjadi koleksi titel kedua Federer tahun 2017. Gelar pertama tahun ini didapatkan Federer dari Australia Terbuka di bulan Januari.

5 – Titel kelima Federer di Indian Wells. Hasil itu setara dengan koleksi Novak Djokovic (Serbia).

6 – Peringkat Federer usai menjadi juara Indian Wells. Rankingnya melonjak 11 trap dari 17 dunia pada awal tahun.

13 – Jumlah kemenangan yang dibuat Federer tahun 2017. Dia hanya kehilangan satu gim (13-1) dari tiga turnamen yang diikuti. Federer mencatatkan kemenangan enam kali dan tanpa kekalahan (6-0) atas petenis peringkat 10 besar.

20 – Kemenangan atas Wawrinka itu memperpanjang dominasi Federer dengan 20:3

22 – Juara di Indian Wells menjadi koleksi ke-22 Federer setelah berusia di atas 30 tahun. Dia melampaui Ivan Lendl dengan delapan gelar juara, John McEnroe (5) dan Pete Sampras (1)

25 – Gelar juara Indian Wells itu membuat Federer mengoleksi 25 gelar juara turnamen ATP World Tour Masters 1000 dan gelar juara ke-90 dari semua turnamen.

35 – Usia Federer (35 tahun, 7 bulan) juara Indian Wells 2017. Dia menjadi petenis tertua juara turnamen Masters 1000 tertua sejak Andre Agassi memenangi Cincinnati 2004 (34 tahun, 3 bulan). (detiknews.com)

200 Petenis Adu Strategi di Bupati Cup

.REMAJA-TENIS.COM, KEPANJEN. 200 petensi dari berbagai usia mengikuti kejuaraan nasional (kejurnas) Bupati Cup yang digelar PELTI Kabupaten Malang, Selasa (21/3) sampai Minggu (26/3) mendatang. Mereka berasal dari berbagai daerah di Jatim, Bali dan Kalimantan Utara.

Kejuaraan yang baru pertama kali digelar di Kepanjen ini dibuka Wakil Bupati Malang, H M Sanusi. Kejuaraan tersebut merupakan Turnamen Diakui PELTI (TDP). Dimana peserta dengan peringkat tertentu akan mendapat tambahan poin.

“Anak-anak yang nanti menduduki peringkat satu sampai tiga, akan memperoleh poin yang mempengaruhi peringkat nasional pemainnya,” ujar Ketua Panitia Bupati Cup, Muarifin.

Sesuai regulasi pertandingan tenis, terdapat dua jenis pertandingan dalam turnamen ini. Yaitu perorangan dan beregu. Selain itu beberapa kelompok usia juga ikut dalam turnamen ini.

“Untuk pertandingan perorangan diisi dengan kelompok usia 10 tahun, 14 tahun, dan 16 tahun baik putra putri maupun tunggal dan ganda,” tambahnya.

Muarifin menjelaskan untuk kelompok beregu dibuka dengan tiga partai. Di antaranya partai bebas usia. “Dengan konfigurasi usia seperti ini, kita bisa paham bahwa kejurnas ini merupakan kejuaraan yang meliputi segala usia,” katanya.

Lebih lanjut dia merinci, 200 peserta Bupati Cup terdiri dari 90 peserta kategori perorangan. Selain itu 24 regu yang turun di kategori beregu. “Peserta didominasi dari wilayah Jawa Timur. Tapi beberapa juga hadir peserta dari Bali dan Kalimantan Utara,” ujarnya.

Sementara itu HM Sanusi menyambut antusias kejurnas bertajuk Bupati Cup itu
“Semoga kejuaraan nasional ini dapat memberikan kontribusi untuk meningkatkan prestasi olah raga tenis,” harap Sanusi.

Selama ini Pemkab Malang menaruh perhatian dan dukungan untuk meningkatkan prestasi dalam bidang olahraga. Dukungan terhadap kejuaraan nasional tenis Bupati Cup datang dari berbagai kalangan. Termasuk KONI Kabupaten Malang.

“Ini merupakan suatu kehormatan dan harus kita dukung sepenuhnya, khususnya dalam kategori usia muda,” kata Ketua Umum KONI Kabupaten Malang, Asyari.

Sebab lanjut dia, hal ini berhubungan dengan program kerja KONI tahun 2017. Dimana setiap cabang olahraga akan mengirimkan atlet di Puslatda Jawa Timur. (malangpost.net)

Verendea Pungus


REMAJA-TENIS.COM, PALU. Kejuaraan Nasional Tenis Junior yang bertajk AFR Remaja 2017 yang berakhir , Minggu (10/3) kemarin tak hanya menghasilkan jawara jawara muda yang kedepannya akan menjadi andalan Indonesia. Namun juga menjadi daya Tarik dengan hadirnya petenis berparas cantil, salah satunya Verendea Pungus, atlet asal Manado Sulawesi Utara.

Verendea yang takluk dari petenis Palu dibabak final mengakui banyak membuat kesalahan sendiri pada final yang digelar Sabtu (17/3/2017) pagi. “ Saya banyak membuat kesalahan sendiri dan mungkin Karena pengaruh panas da nagak silau matahari,” terang pelajar kelas II IPA SMS itu.

Terkait dengan Kejurnas AFR, putri dari pasangan Max Pungus dan Yulita Mangundap ini berharap dapat dipertahankan agar atlet atlet berbakat dapat terpantau.” Saya mendukung even yang diadakan seperti sekarangini, Karena kalau tidak kita tiodak akan maju maju dan juga dengan adanya kejuaran AFR agar bakat bakat petenis baru bias terlihat.” Ujar cewek manis pengidola Maria Sharapova.

Verendea yang telah meraih berbagai prestasi di Makassar dan Jakarta juga berpesan kepada remaja remaja untuk menggeluti olahraga, khususnya tenis.

“ Saya hanya berpesan kepada semua teman seusia saya untuk mencintai olahraga dan selanjutnya berlatih terus mengejar prestasi Karena kalau tidak berlatih tentunya tidak akan bias meraih sukses.” Tutupnya. (mercusuar/Foto AFR collection)

Federer raih gelar kelima turnamen Indian Wells


REMAJA-TENIS.COM, INDIAN WELLS – Petenis Swiss Roger Federer mengalahkan petenis senegaranya Stan Wawrinka 6-4, 7-5 di final turnamen BNP Paribas Open di Indian Wells, Amerika Serikat, Minggu (Senin WIB), untuk membukukan gelar kelimanya dan menjadi juara tertua dalam sejarah turnamen tersebut.

Petenis 35 tahun yang kembali setelah absen enam bulan karena cedera untuk menjuarai Australia Terbuka Januari lalu itu tampil meyakinkan, tidak mengalami kekalahan satu set pun.

Pengulangan semifinal Australia Terbuka itu menampilkan kedua teman dekat itu berbagi angka dari servis masing-masing hingga game ke-10 set pertama, saat Federer unggul 5-4 dari Wawrinka.

Wawrinka, yang tampil pertama kalinya di final Indian Wells, pada set kedua menjadi petenis pertama yang bisa mencuri angka servis Federer dalam dua pekan ini dan kemudian lolos dari dua break point pada game berikutnya untuk unggul 2-0.

Tapi Federer tidak pernah ragu dan dengan tenang memenangi tiga game berikutnya dan kemudian mencuri angka servis Wawrinka pada game ke-12 untuk menutup pertandingan dalam waktu 80 menit.

Federer kini bergabung dengan Djokovic sebagai petenis yang lima kali menjuarai turnamen tersebut dan menjadi juara tertua dalam sejarah turnamen itu, melampaui Jimmy Connors yang menjadi juara pada 1984 dalam usia 31 tahun, demikian menurut warta kantor berita Reuters.(antaranews.com)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media