TERBIT 1 FEBRUARI 2012...... ......JUARA REMAJATENIS JAKARTA 43 ...ADALAH...10 PA LOUIS MAHA VIRA DEO TARIGAN (JKT) 10 PI SAUMAH ASZA (BEKASI), KU 12 PA DIMAS ARYA PUJANGGA WIBISONO (JAKARTA) , KU 12 PI AI TAMAKI (JKT), KU 14 PA RIFQY SUKMA RAMADHAN (BOGOR) , KU 14 PI FELICIA HALIM JAYASAPUTRA (JAKARTA) , KU 16 PA YUSUKE TAMAKI (JAKARTA) , KU 18 PA ANDI MUH SHOLEH YUSUF (KENDARI SULTRA). ......,. REMAJATENIS SUMSEL-14 TGL 15-17 MEI 2015 DI LAP TENIS PEMKOT PALEMBANG... .......REMAJATENIS SULSEL-4 TGL 7-9 AGUSTUS 2015 DI MAKASSAR ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA (AFR) .............. . ..... . CARA DAFTAR REMAJATENIS TERMUDAH DGN SMS ..0813 1031 1045............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

PON Jabar Dinilai Kurang Sosialisasi dan Gaungnya Enggak Sampai Pelosok


REMAJA-TENIS.COM,BANDUNG. – PON XIX akan digelar tahun depan, tepatnya September 2016. Jawa Barat dipercaya menjadi penyelenggaran sekaligus tuan rumah penyelenggaraan even olahraga terbesar tanah air ini.

Hal ini jelas merupakan sebuah kebanggaan sekaligus kepercayaan yang harus diemban bagi segenap rakyat Jawa Barat untuk turut menyukseskannya.
Namun sayang, gaung dan gema PON itu sendiri masih belum terdengar di penjuru Jabar. Alih-alih bergema ke seluruh pelosok, di Kota Bandung saja sebagai ibukota provinsi penyekenggaran, gaung PON masih belum terdengar.

Pengamat sekaligus praktisi olahraga Kota Bandung, Wawan Dermawan mengatakan bahwa gaung PON yang akan bergulir tahun depan, belum terdengar sedikitpun di kalangan masyarakat atau grassroot.

Gaung PON sejauh ini hanya terdengar di kalangan pemerintahan yang terkait dengan PON, organisasi olahraga, hingga hanya sampai atlet saja.”Sementara gaung ke masyarakat belum terdengar sama sekali,” kata Wawan kepada wartawan di Bandung, Rabu (06/05/2015).
Wawan menuturkan, jangan karena merasa penyelenggaraan PON masih berlangsung satu tahun lagi, atau tahun depan, maka sosialisasi PON tidak dilakukan pihak-pihak terkait, dalam hal ini oleh Pemprov Jabar melalui Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONi). Justru menurut Wawan sosialisasi harus segera dilakukan agar gaung PON lebih terdengar je seluruh penjuru Jabar karena hingga kini masih banyak warga Jabar yang tidak mengetahui kapan PON digelar bahkan Jabar selaku tuan rumahnya.

“Sosialisasi PON harus segera dilakukan dari sekarang, jangan menunggu tahun depan, kalau tahun depan sosialisasinya justru harus dilakukan lebih gencar lagi dari sekarang,” katanya. (tribunjabar)

MADRID OPEN 2015 Sharapova Kerja Keras 2,5 Jam


MADRID— Petenis nomor tiga dunia, Maria Sharapova, dipaksa kerja keras untuk bisa meloloskan diri ke perempat final Madrid Open 2015. Unggulan ketiga sekaligus juara bertahan ini harus memeras keringat untuk bisa menyingkirkan Caroline Garcia di babak ketiga, Rabu (6/5/2015). Petenis cantik yang akrab disapa Masha ini melaju setelah menumbangkan Garcia lewat pertarungan tiga set, 6-2, 4-6, 7-5.

Empat musim lalu Garcia juga menjadi rintangan berat bagi Masha di French Open. Petenis asal Rusia tersebut dibuat kelimpungan menghadapi Garcia yang merupakan petenis asal Prancis di babak kedua Roland Garros 2011. Masha selamat setelah memenangi laga tiga set, 3-6, 6-4, 6-0.

Dilansir Wtatennis, di Madrid Masha nyaris kalah. Ia butuh waktu 2,5 jam untuk memulangkan Garcia. Meski begitu dominan bermain di set pertama, juara French Open 2014 ini tergelincir di set kedua. Ia hampir kalah di set ketiga sebelum membalikkan keadaan dan menutup permainan dengan kemenangan.

Sementara itu, juara Wimbledon 2014, Petra Kvitova, juga memastikan diri tiba di babak delapan besar. Petenis ranking keempat dunia ini dengan mudah menyingkirkan petenis Rusia, Anastasia Pavlyuchenkova, straight set, 6-1, 6-4, dalam waktu 68 menit.

“Saya senang bermain lebih baik dari kemarin. Saya lebih agresif, itu yang terpenting. Saya butuh sedikit waktu untuk memahami ini [lapangan tanah liat]. Dengan demikian, kami bisa mulai berkencan,” kelakar Kvitova.

Sebelumnya petenis terbaik Republik Cheska ini bersusah payah untuk menggapai babak ketiga. Kvitova yang sempat absen dalam sejumlah turnamen karena kelelahan dibikin pusing saat menghadapi petenis asal Amerika Serikat, CoCo Vandeweghe. Mantan petenis nomor dua dunia itu lolos setelah banting tulang tiga set, 6-4, 2-6, 6-3.

Menghadapi Pavlyuchenkova, Kvitova bermain lebih konsisten. Petenis berusia 25 tahun itu pantang menyia-nyiakan setiap peluang yang didapat. Tak butuh waktu lama baginya untuk memastikan satu tiket ke perempat final dan menghadapi petenis Rumania, Irina-Camelia Begu, Kamis (7/5).(solopos)

PPLP Kota Bandung Bakal Buka 20 Cabor


REMAJA-TENIS.COM, BANDUNG. Untuk menunjang prestasi olahraga Kota Bandung, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bandung akan membentuk Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) di semua cabang olahraga (Cabor). Minimal tahun depan, telah ada 20 cabor di PPLP.

“Kita akan bentuk PPLP, saat ini kita sudah punya kajian akademisnya. Mudah-mudahan tahun ini bisa terbentuk,” ujar Kepala Bagian Olahraga, Dinas Pemuda dan olahraga (Dispora) Kota Bandung, Dasep Ruswana kepada galamedianews saat ditemui di kantor Dispora Kota Bandung, Jalan Aceh, Selasa (5/5/2015).

Dasep mengaku, saat ini Dispora baru membentuk kelembagaan tiap-tiap cabor yang dimana nomer perorangan yang menjadi skala prioritas.

“Langkah ini dilakukan sesuai dengan kajian akademis hasil kerjasama kita dengan perguruan tinggi swasta, yang mengarahkan kita kepada beberapa cabor khususnya nomer perorangan,” akunya.

Dikatakannya, hanya saja pada tahun ini Dispora belum bisa membentuk untuk 20 cabor, dikarenakan anggaran untuk PPLP hanya sedikit.

“Mudah-mudahan tahun depan anggarannya bertambah, dan bisa melengkapi 20 cabor. Karena dari 20 cabor ini merupakan kontribusi pemerintah dalam membibit atlet muda,” katanya

Menurutnya, dalam hal ini Dispora mempunyai kewajiban untuk membibit atlit-atlit muda Kota Bandung yang bisa berprestasi.”Jadi nantinya atlet-atlet muda dari tiap-tiap cabor yang berprestasi di PPLP akan dikembangkan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI),” tuturnya.(galanews)

Petenis Yunior mendominasi Piala Walikota Jayapura 2015


REMAJA-TENIS.COM, JAYAPURA. Turnamen nasional Piala Walikota Jayapura berlangsung sejak tanggal 27 April – 3 Mei 2015 telah didominasi petenis luar Papua sehingga tontonan babak final diwarnai dengan maraknya petenis luar Papua, kecuali beberapa petenis yang pindah dari Jawa untuk membela Papua di even Pekan Olahaga Nasional XIX 2016 di Jawa Barat. Minimnya petenis papan atas ikut mewarnai kegiatan ini di Jayapura, sehingga mayoritas petenis yunior yang berlaga kali ini.

Final tunggal putri antara petenis Medan Dede Tari Kusrini melawan Woyla Waluyo asal DKI dimenangkan oleh Dede Tari Kusrini 6-4 7-6(5).

Final tunggal putra Arief Rahman asal Kaltim melawan M.Iqbal Anshori asal Sukoharjo yang hijrah sebagai pemain Papua untuk PON XIX 2016 dimenangkan oleh 6-4 6-1.

Yusuke Tamaki dan Andi M Sholeh Yusuf Juara RemajaTenis Jakarta-43


REMAJA-TENIS.COM, JAKARTA. Petenis Yusuke Tamaki berhasil kembali keluar sebagai juara RemajaTenis Jakarta-43 yang berlnagsung di lapangan tenis Kemayoran Jakarta.

Difinal Yusuke berhasil meredam ambisi petenis tuan rumah Daniel Gunawan 6-4 6-2.

Set pertama awalnya cukup ketat permainan kedua petenis kelompok 16 tahun putra, konsistensi Yusuke yang berhasil meredam permainan Daniel Gunawan. Dan set pertama Yusuke berhasil menutup keunggulannya dengan angka 6-4. Kemudian diset kedua perlawanan Daniel mulai kedodoran sehingga hanya bisa mendapatkan 2 games saja, 2-6 untuk kemenangan Yusuke sehingga berhak menyandang gelar juara.

Kelompok putra 18 tahun, petenis asal Kendari Sulawesi Tenggara, Andi Muh Sholeh Yusuf berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Amarif Abimanyu asal Depok 7-6(2) 7-5.
Set pertama terjadi perlawanan cukup ketat dari Amarif Abimnayu sehingga terjadi kejar mengejar angka sampai kedudukan 6-6. Dan diperebutan tie break Andi berhasil unggul 7-2. Set kedua perlawanan cukup ketat dari Amarif Abimanyu sehingga kejar mengejar angka tidak bisa dielakkan lagi sampai terjadi 5-5. Dan akhirnya Andipun berhasil menutup set kedua 7-5 dan keluar sebagai juara. (Foto Yusuke, Andi M Sholeh dan Amarif/AFR)
.


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media