TERBIT 1 FEBRUARI 2012.... ... ...SELAMAT IDUL FITRI 1 SYAWAL 1438 H. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN. KEJURNAS AFR REMAJATENIS SUMSEL -XVI TGL 14-16 JULI 2017 DI PALEMBANG....,,,.KEJURNAS AFR REMAJA TENIS SULSEL-XI TGL 14-16 JULI 2017 DI MAKASSAR,,..., AFR REMAJATENIS KALTENG TGL 21-23 JULI 2017 DI PALANGKA RAYA ......JAKARTA-64 TGL 4-6 AGUTUS 2017 DI GOR RAWAMANGUN JAKARTA... REMAJA TENIS CIREBON 1-3 SEPT 2017 DI CIREBON . ................. UNTUK PETENIS INDONESIA, MENTAL YANG PALING PENTING, SERTA KELINCAHAN, MOBILITAS DAN DAYA TAHAN UNTUK MENEMBUS TINGKAT DUNIA... IKUTILAH WWW.REMAJATENIS.BLOGSPOT,COM ............ MENUNGGU ULURAN TANGAN SEBAGAI SPONSOR KEGIATAN REMAJATENIS SILAHKAN HUBUNGI 0856 1900 943...........

Test Event Tennis Road to Asian Games 2018: Ari Fahresi Siap Ladeni Rifqy Fitriadi di Final

REMAJA-TENIS.COM,PALEMBANG - Kejutan Ari Fahresi (15 tahun) terus berlanjut pada ajang Test Event Tennis Road to Asian Games 2018 yang berlangsung di Stadion Tenis Bukit Asam, Jakabaring Palembang.
Belia kelahiran Sampang (Madura), 2 Agustus 2002 itu berhasil melaju ke babak final tunggal putra setelah menggulung unggulan ketiga, Iqbal Bilal Saputra asal Kalimantan Timur, Sabtu (11/11).
Ari yang masuk babak utama turnamen berlabel Kejuaraan Nasional dengan fasilitas wild card ini menang atas Iqbal yang mundur lantaran sakit dalam skor 6-2 4-1.

“Saya beruntung karena lawan sakit. Ini turnamen senior kedua yang pernah saya ikuti. Jadi tidak pernah berpikir bisa masuk sampai babak final,” tuturnya.
Kendati muka baru di level senior, Ari Fahresi adalah salah satu andalan Indonesia di turnamen kelompok umur 14 tahun.

Tahun lalu, siswa kelas X SMA Khusus Atlet Ragunan Jakarta ini memperkuat tim Merah Putih pada ajang World Junior Tennis kualifikasi Asia/Oseania di Bangkok, Thailand.
“Sama dengan babak-babak sebelumnya, pokoknya main bagus saja. Tak ada beban apa pun meski di partai final,” ucapnya.
Di final Kejurnas 2017, Ari bakal terlibat bentrok dengan sesama wakil Jawa Timur, yakni M. Rifqy Fitriadi (18) yang menempati posisi seeded keempat. Rifqi mengandaskan perlawanan unggulan kedua asal Nusa Tenggara Barat, Panji Untung Setiawan. Rifqi unggul straight set, 6-2 6-3.
Selain lolos di final tunggal, Rifqy juga sukses melaju ke babak pamungkas nomor ganda berpasangan dengan petenis asal Jawa Tengah, Iswandaru Kusumo Putro setelah menyisihkan duet DKI, Hendrawan Susanto/Odeda M. Arazza 6-2 6-3.
Di final, Minggu (12/11), ganda unggulan ketiga itu akan menjajal ketangguhan seeded kedua, Achad Imam Maruf (Jabar)/Indra Adiguna (DKI).
Sementara itu, unggulan teratas tunggal putri, Fitriana ‘Ana’ Sabrina (16) memenangi partai all DKI Jakarta semi final. Ana mengalahkan rekan sedaerahnya, Oxi Gravitasi Putri 6-2 6-3. Pada laga puncak, Ana akan meladeni petenis senior, Deria Nur Haliza (DKI) yang mengempaskan wakil Bali, Putu Armini 6-0 6-1.
Pasangan gado-gado, Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan) dan Putri Sanjungan Insani (Kalimantan Utara) memboyor gelar juara ganda putri Test Event Tennis Road to Asian Games 2018. Fadona/Putri menghentikan perlawanan duet Jawa Barat, Shevita Aulana/Novela Rezha 6-3 6-1.(tribunnews.com)

Hasil Sabtu (11/11)
Babak Semi Final
Tunggal Putra
Ari Fahresi (Jatim) v 3-Iqbal Bilal Saputra (Kaltim) 6-2 4-1 retired
4-M. Rifqy Fitriadi (Jatim) v 2-Panji Untung Setiawan (NTB) 6-2 6-3
Ganda Putra
3-Iswandaru Kusumo Putro (Jateng)/M. Rifqy Fitriadi (Jatim) v Hendrawan Susanto/Odeda M. Arazza (DKI) 6-2 6-3
2-Achad Imam Maruf (Jabar)/Indra Adiguna (DKI) v 4-Jeremy Nahor/Yoga Argisyahputra (DKI) 2-6 6-4 [10-6]

Tunggal Putri
1-Fitriana Sabrina (DKI) v 4-Oxi Gravitasi Putri (DKI) 6-2 6-3
6-Deria Nur Haliza (DKI) v 7-Ni Putu Armini (Bali) 6-0 6-1
Final Ganda Putri
Fadona Titalyana (Kalsel)/Putri Sanjungan Insani (Kaltara) v Shevita Aulana/Novela Rezha (Jabar) 6-3 6-1

Jadwal Minggu (12/11)
Final
Tunggal Putra
Ari Fahresi (Jatim) v 4-M. Rifqy Fitriadi (Jatim)
Ganda Putra
Achad Imam Maruf (Jabar)/Indra Adiguna (DKI) v
Tunggal Putri
1-Fitriana Sabrina (DKI) v 6-Deria Nur Haliza (DKI)

Test Event Tennis Road to Asian Games 2018: Unggulan Rontok

REMAJA-TENIS.COM,PALEMBANG - Kejutan mulai mewarnai babak perempat final Test Event Tennis Road to Asian Games 2018 yang berlangsung di Stadion Tenis Bukit Asam, Jakabaring Palembang, Jumat (10/11/2017).
Sejumlah petenis yang menempati posisi unggulan bertumbangan, gagal melaju ke semi final ajang Kejuaraan Nasional Tenis 2017 ini.
Wakil Jawa Timur, Ari Fahresi (15 tahun) berhasil menjungkalkan unggulan teratas, Arief Rahman dari Kalimantan Timur.

Petenis yang masuk babak utama dengan fasilitas wild card itu mengandaskan peraih medali perak tunggal putra PON 2016 itu melalui pertarungan rubber set dengan skor 4-6 7-5 3-0 ret.

“Saya tak pernah menyangka bisa melaju hingga semi final, apalagi di set kedua sudah tertinggal 2-5 setelah kalah pada set pertama. Beruntung lawan mengalami cedera hingga tak bisa meneruskan pertandingan,” tutur Ari, belia kelahiran Sampang (Pulau Madura), 2 Agustus 2002.

Di semi final, Sabtu (11/11), siswa kelas X SMA Khusus Atlet Ragunan Jakarta itu akan menjajal ketangguhan unggulan ketiga, Iqbal Bilal Saputra (Kaltim).

“Pokoknya nothing to lose saja. Main bagus tanpa terbebani hasil akhir,” ucapnya.

Seeded kedua tunggal putri, Fitriani ‘Ani’ Sabatini (16) pun gagal melaju ke babak empat besar. Ani harus mengakui ketangguhan seniornya, Deria Nur Haliza (20) di perempat final.

Deria memenangi duel sesama wakil DKI Jakarta itu melalui laga straight set 6-3 6-2 dan akan meladeni unggulan ketujuh asal Bali, Putu Armini di semi final.

“Saya optimistis bisa menjuarai turnamen ini, namun harus terus beradaptasi dengan lapangan tenis di Jakabaring. Permukaannya agak kasar hingga laju bola menjadi lebih lambat,” tutur Deria yang meraih medali perunggu ganda campuran Asian Indoor and Martial Art Games 2017 di Ashgabat, Turkmenistan ini.

Nasib berbeda dialami kembaran Ani, Fitriana ‘Ana’ Sabrina. Seeded teratas tunggal putri itu tampil perkasa, memupus perlawanan wakil Jawa Barat, Novela Rezha 6-1 6-2.

Di semi final, Ana bakal terlibat bentrok sesama petenis asal ibu kota negara, Oxi Gravitasi Putri yang menang susah payah atas Nadya Aulia (Jabar) 6-7(4) 6-4 6-3.

Namun duet Ana-Ani pun terjungkal di nomor ganda putri. Pasangan unggulan pertama itu gagal melangkah ke final setelah menyerah dari ganda gado-gado, Fadona Titalyana (Kalimantan Selatan)/Putri Sanjungan Insani (Kalimantan Utara) 6-4 3-6 [10-12].

Di laga pamungkas, Sabtu (11/11), Fadona dan Putri menantang seeded kedua dari Jawa Barat, Novela Rezha/Shevita Aulana yang unggul mudah atas duet belia, Felicia Halim/Happiness Beauty Heart (DKI) 6-1 6-1.(tribunew.com)

Hasil Jumat (10/11)
Babak Perempat Final
Tunggal Putra
Ari Fahresi (Jatim) v 1-Arief Rahman (Kaltim) 4-6 7-5 3-0 ret
3-Iqbal Bilal Saputra (Kaltim) v 5-Iswandaru Kusumo Putro (Jateng) 6-3 2-6 6-4
4-M. Rifqy Fitriadi (Jatim) v 8-Hendrawan Susanto (DKI) 6-1 6-2
2-Panji Untung Setiawan (NTB) v M. Rezky Nugraha (Babel) 6-7(4) 7-6(4) 6-2

Tunggal Putri
1-Fitriana Sabrina (DKI) v 5-Novela Rheza (Jabar) 6-1 6-2
4-Oxi Gravitasi Putri (DKI) v 8-Nadya Aulia (Jabar) 6-7(4) 6-4 6-3
7-Ni Putu Armini (Bali) v 3-Shevita Aulana (Jabar) 6-3 5-7 6-4
6-Deria Nur Haliza (DKI) v 2-Fitriani Sabatini (DKI) 6-3 6-2

Lapangan Dikeluhkan Peserta Test Event Tennis Road to Asian Games 2018

REMAJA-TENIS.COM, PALEMBANG - Memasuki babak kedua Test Event Tennis Road to Asian Games 2018, beberapa petenis mengeluhkan kondisi lapangan tenis Bukit Asam di Jakabaring, Palembang, Kamis (9/11/2017).

Partai tunggal putra antara unggulan kelima, Iswandaru Kusumo Putro dari Jawa Tengah menghadapi wakil DKI Jakarta, Yoga Argisyahputra yang berlangsung di show court harus terhenti dan berpindah ke lapangan tiga.

“Muncul rembesan air di sekitar area service sepanjang baseline atau garis belakang,” tutur Iswandaru yang akhirnya berhasil melaju ke babak perempat final setelah menang straight set 6-4 6-2.

Tak hanya itu, laga ganda di lapangan empat pun sempat tertunda lantaran muncul rembesan air di pagar pembatas belakang dan permukaan lapangan yang menggelembung di sekitar baseline.

“Inilah perlunya test event, salah satunya untuk menguji kesiapan venue yang akan menjadi arena pertandingan Asian Games. Ini pekerjaan rumah untuk mempersiapkan arena sebaik mungkin sebelum ajang yang sesungguhnya,” tutur Susan Soebakti selaku Competition Manager Tennis Asian Games 2018.

Dari ajang Kejuaraan Nasional 2017, seluruh petenis putri yang menempati posisi unggulan berhasil melaju ke babak perempat final.
Seeded teratas, Fitriana ‘Ana’ Sabrina menang mudah atas petenis Kalimantan Timur, Safira Nadila. Wakil DKI Jakarta itu unggul mutlak 6-0 6-1.

Namun jalan terjal harus dilewati saudara kembarnya, Fitriani Sabatini yang menempati unggulan kedua.
Ani harus berjibaku untuk menyingkirkan wakil Kalimantan Selatan, Fadona Titalyana di babak kedua.

Ani unggul rubber set 6-2 2-6 6-4 untuk menjajal ketangguhan petenis senior, Deria Nur Haliza pada babak perempat final, Jumat (10/11).(tribunnews.com)

Hasil Kamis (9/11)
Babak Kedua
Tunggal Putra
1-Arief Rahman (Kaltim) v M. Gunawan (Jatim) 6-3 6-2
Ari Fahresi (Jatim) v Achad Imam Maruf (Jabar) 4-6 7-6(4) 7-6(5)
3-Iqbal Bilal Saputra (Kaltim) v Odeda M. Arazza (DKI) 6-3 2-6 6-2
5-Iswandaru Kusumo Putro (Jateng) v Yoga Argisyahputra (DKI) 6-4 6-2
8-Hendrawan Susanto (DKI) v M. Rahardian Hidayat (Babel) 6-4 7-6(2)
4-M. Rifqy Fitriadi (Jatim) v Rafidhiya Mohammad (Sumsel) walk over
M. Rezky Nugraha (Babel) v Dimas Kolopita (Banten) 6-3 6-7(1) 6-0
2-Panji Untung Setiawan (NTB) v Muhammad Adhitya (Jabar) 6-3 6-1
Tunggal Putri
1-Fitriana Sabrina (DKI) v Safira Nadila (Kaltim) 6-0 6-1
5-Novela Rheza (Jabar) v Niken Mega Tanti (Sumsel) 6-0 6-0
4-Oxi Gravitasi Putri (DKI) v Nur Rosida Mega Hadiati (Jateng) 6-1 6-0
8-Nadya Aulia (Jabar) v Felicia Halim (DKI) 1-6 6-3 6-3
7-Ni Putu Armini (Bali) v Putri Sanjungan Insani (Kaltara) 2-6 6-2 6-4
3-Shevita Aulana (Jabar) v Silvia Audy (DKI) 6-1 6-1
6-Deria Nur Haliza (DKI) v Happiness Beauty Heart (DKI) 6-0 6-1
2-Fitriani Sabatini (DKI) v Fadona Titalyana (Kalsel) 6-2 2-6 6-4

Stadion Tenis Bukit Asam Layak kata Shunmugam Uthrapathy

REMAJA-TENIS.COM, PALEMBANG – Stadion Tenis Bukit Asam di kawasan olahraga Jakabaring, Palembang dinilai cukup memadai sebagai arena laga pesta olahraga negara di benua Asia.
Hal itu diungkapkan oleh technical delegate, Shunmugam Uthrapathy ketika meninjau Test Event Tennis Road to Asian Games 2018, Rabu (8/11/2017).
Pria asal Singapura itu menyatakan bahwa dimensi lapangan, jarak antara pagar dan baseline sudah sesuai dengan ketentuan Federasi Tenis Internasional (ITF).

“Perlu ada pembatas antara lapangan satu dengan yang lainnya, bisa berupa jaring agar bola tidak menerobos ke lapangan sebelahnya hingga mengganggu jalannya pertandingan saat Asian Games,” ujarnya.

Hanya saja, Uthrapathy menegaskan bahwa stadion tenis yang telah digunakan untuk beberapa event internasional seperti SEA Games, Islamic Games dan Piala Davis ini masih harus melengkapi beberapa fasilitas penunjang

“Ruang ganti serta toilet pemain harus dibenahi. Butuh ruang lebih luas karena lebih banyak petenis yang bertanding pada ajang Asian Games dibandingkan event sebelumnya,” lanjutnya.

Kompleks lapangan tenis Bukit Asam Jakabaring ini telah memiliki delapan lapangan dan sedang membangun delapan lapangan tambahan sehingga secara keseluruhan bakal tersedia 16 lapangan tenis.

“Jumlah lapangan sudah cukup, kami memerlukan 10 hingga 12 lapangan untuk pertandingan dan empat hingga enam lapangan untuk latihan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya, Basyaruddin Ahmad menyatakan kesiapan Sumatera Selatan untuk merampungkan pembenahan lapangan sesuai dengan jadwal.

“Delapan lapangan baru akan siap sebelum akhir tahun, deadlinenya 20 Desember 2017. Pemasangan lampu memang baru dilakukan tahun depan,” tuturnya.(www.tribunnews.com)

Test Event Road to Asian Games 2018 : Palembang siap Kata Alex Noerdin

REMAJA-TENIS.COM, PALEMBANG - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Nasrun Umar membuka Test Event Tennis Road to Asian Games 2018 di Stadion Tenis Bukit Asam, Jakabaring, Palembang, Selasa (7/11).
Ajang berupa Kejuaraan Nasional (Kejurnas) itu akan berlangsung hingga Minggu (12/11).

Nasrun yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin menyatakan bahwa Palembang sudah sangat siap menjadi tuan rumah pesta olahraga Asia itu tahun depan.

Khusus untuk lapangan tenis, Sumsel tengah merampungkan penyelesaian akhir pembangunan delapan lapangan tambahan.
“Kami bekerja keras untuk mewujudkan tiga sukses sebagai tuan rumah Asian Games, yakni sukses penyelenggaraan, sukses prestasi dan sukses pemberdayaan ekonomi kerakyatan,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Djoko Pramono, Wakil Deputy 1 INASGOC, menyebut bahwa Test Event Tennis ini merupakan bagian dari uji coba masing-masing cabang yang bakal dipertandingkan pada ajang Asian Games 2018.

“Ada 40 cabang olahraga yang bakal menggelar test event hingga awal Desember nanti, karena menggunakan anggaran 2017. Jadi harus selesai akhir tahun ini,” tuturnya.

“Yang diuji coba adalah kesiapan panitia penyelenggaranya, jadi kami membolehkan induk organisasi cabang yang bersangkutan untuk menggelar Kejuaraan Nasional,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Pertandingan PP Pelti, Susan Soebakti yang juga menjabat selaku Competition Manager Tennis Asian Games menyatakan bahwa Kejurnas Tenis 2017 ini diikuti oleh 47 petenis putra dan 26 putri dari 14 daerah di Tanah Air.

“Unggulan teratas kelompok putra adalah Arief Rahman dari Kalimantan Timur yang berperingkat keempat nasional, sedangkan di bagian putri adalah Fitriana Sabrina dari DKI,” ujarnya.

Kejurnas Tenis 2017 ini mempertandingkan nomor tunggal dan ganda, baik putra maupun putri. Selasa (7/11) telah berlangsung babak final kualifikasi tunggal putra.
Namun hujan yang mengguyur kawasan Jakabaring, membuat panpel terpaksa menunda satu partai tunggal dan empat laga kualifikasi ganda putra.(www.tribunnews.com)


TOTAL VISITOR
Sponsor
banner-169x41-tennisicoach banner-169x41-playstay banner-169x41-itf banner-169x41-fedcup banner-169x41-daviscup
Marquee Content Powered By Know How Media